Meimonews.com – Prestasi penting dan membanggakan diukir Pemerintah Kota (Pemkot) Manado di bawah kepemimpinan Walikota Andei Angouw dan Wakil Walikota Richard Sualang pada Lomba Inovasi Pelayanan Publik Urusan Administrasi Kependudukan.

Pada lomba yang digelar Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulut di Kantor Gubernur Sulut ini, Pemkot Manado memborong 3 (tiga) juara/penghargaan sekaligus.

Penghargaan diserahkan Gubernur Sulut Mayjen TNI Purn. Yulius Selvanus kepada Walikota Manado Andrei Angouw, Selasa (21/7/2026).

Ketiga penghargaan tersebut diraih Pemkot Manado, dalam.hal ini, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kota Manado pimpinan Erwin Kontu (Kepala Dinas).

Perinciannya, Juara 1 kategori Non Digital melalui inovasi KASIH (Kolaborasi Antisipatif Semangat Mapalus dalam Penyelesaian Permasalahan Hukum) Terkait Adminduk; Juara 2 kategori Non Digital melalui inovasi CAPIL PDKT (Pelayanan Lebih Dekat ke Masyarakat); serta Juara 3 kategori Digital melalui inovasi SIPANDU (Sistem Pengaduan Terpadu). (elka

Meimonews.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Manado lewat Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Manado berkolaborasi dengan Pengadilan Negeri (PN) Manado menggelar Sidang Keliling Teroadu di Kompleks Kantor Dukcapil Manado, Tikala, Jumat (10/7/2026).

Kegiatan ini merupakan bentuk sinergi antara PN Manado dan Pemkot Manado di bawah kepemimpinan Walikota Andrei Angouw dan Wakil Walikota Richard Sualang dalam memberikan kemudahan akses layanan hukum bagi masyarakat, khususnya terkait proses persidangan yang berkaitan dengan dokumen Dukcapil.

Melalui layanan jemput bola seperti ini, masyarakat dapat mengurus proses hukum secara lebih cepat, mudah, dan tanpa harus datang langsung ke pengadilan.

Dinas Dukcapil Kota Manado di bawah kepemimpinan Erwin Kountu (Kepala Dinas) berkomitmen untuk terus melanjutkan dan mengembangkan kerjasama ini secara berkelanjutan, sebagai wujud pelayanan publik yang semakin dekat dengan masyarakat Kota Manado. (elka)

Meimonews.com – Walikota Manado Andrei Angouw dan Tim menghadiri Rapat Kerja Nasional (Rakernas) XVIII Asosiasi Pemerintahan Kota (Apeksi) Tahun 2026.

Kegiatan yang mengangkat tema Kota Tangguh, Bangsa Berdaulat ini berlangsung Minggu – Sabtu (28/6-4/7/2026) di Medan, Sumatera Utara.

Kegiatan ini juga dirangkaikan dengan berbagai agenda strategis, antara lain Indonesia City Expo, forum tematik, Dialog Kota Tangguh, Karnaval Nusantara, serta bazar UMKM yang melibatkan pelaku usaha dari berbagai kota di Indonesia.

Rakernas Apeksi menjadi wadah penting bagi para kepala daerah untuk memperkuat sinergi, berbagi pengalaman dan inovasi, serta merumuskan langkah-langkah kolaboratif dalam mewujudkan pembangunan perkotaan yang berkelanjutan, tangguh, dan berdaya saing.

Kehadiran Walikota Manado dan tim dalam forum nasional ini merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Kota Manado untuk terus memperkuat kerja sama antarpemerintah kota, mendorong kolaborasi lintas daerah, serta mendukung perumusan kebijakan strategis guna mewujudkan tata kelola pemerintahan yang semakin inovatif, adaptif, dan berdaya saing.

Tim yang mendampingi Walikota Manado kegiatan nasional tersebut, Ketua TP PKK Irene Angouw Pinontoan, Asisten 1 Julises Ohler, Asisten 2 Atto Bulo, Inspektur Kota Juddy Eduard Mantiri, Kadis Perindag Hendrik Warroka, Kadis Pendidikan Bart Peter Assa, Kaban BPBD Donald Sambuaga, Kaban Bappenda Jeffry Mondong, Kadis PMPTSP M. Sofyan serta sejumlah Kadis dan Kepala Bagian Setdakot. (elka)

Meimonews.com – Beberapa hari belakangan ini telah terjadi kebakaran di beberapa lokasi. Walau mungkin berbeda penyebab atau sumber permasalahannya, tapi itu dipastikan telah merugikan masyarakat baik dari segi material maupun korban nyawa.

Oleh karena itu diperlukan upaya pencegahannya, apalagi, saat ini memasuki musim kemarau, di mana risiko terjadinya kebakaran meningkat akibat cuaca yang panas dan kering.

Terkait dengan itu, Pemerintah Kota Manado di bawah kepemimpinan Walikota Manado Andrei Angouw dan Wakil Walikota Manado Richard Sualang mengeluarkan imbauan.

Seluruh masyarakat diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan serta bersama-sama melakukan langkah pencegahan.

Ada lima hal yang perlu diperhatikan. Pertama, jangan membakar sampah, lahan, atau rumput kering; kedua, pastikan kompor, regulator gas, dan instalasi listrik dalam kondisi aman sebelum meninggalkan rumah.

Ketiga, hindari penggunaan stop kontak secara berlebihan; keempat, jangan membuang puntung rokok sembarangan, terutama di area yang banyak terdapat rumput atau bahan mudah terbakar.

Kelima, siapkan alat pemadam sederhana apabila memungkinkan dan segera laporkan jika melihat tanda-tanda kebakaran. (elka)

Meimonews.com – Gerak cepat tanggap darurat ditunjukkan Pemerintah Kota (Pemkot) Manado di bawah kepemimpinan Walikota Andrei Angouw dan Wakil Walikota Richard Sualang.

Itu terlihat ketika terjadi gempa bumi tektonik berkekuatan 7,7 SR mengguncang wilayah barat laut Tahuna, Kabupaten Kepulauan Sangihe, Sulawesi Utara, pada Senin (8/6/2026) pagi, Pemkot Manado lewat Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Manado langsung membentuk Satgas (Satgas),

‘Kami segera membentuk Tim Satgas untuk memantau kondisi di sekitar pesisir kota Manado dan berkoordinasi dgn aparat di wilayah kecamatan dan kelurahan terutama yang berada di pesisir kota Manado,” ujar Kepala Pelaksana BPBD Kota Manado Donald Sabuaga kepada Meimonews.com, usai memantau lokasi di pesisir teluk Manado.

Lokasi yang dimaksud adalah di kawasan Boulevard Megamas, Sindulang Tumumpa, Bailang, Malalayang, Bahu, Bunaken Pesisir, Kawasan Pelabuhan dan Reklamasi.

Walikota dan.Wakil.Walikota, menurut Sambuaga, mengimbau agar masyarakat tetap waspada namun tidak panik serta segera mencermati kondisi alam apakah ada tanda tanda di laut seperti penurunan muka air laut atau tidak, dan segera melaporkan
Ke BPBD dan Pemkot lewat layanan telegon 112.

Diungkapkan, hingga saat ini (wawancara), belum ada laporan resmi mengenai kerusakan atau korban di Kota Manado akibat gempa tersebut. (elka)

Meimonews.com – Jumat (29/5/2026) menjadi hari yang istimewa bagi Pemerintah Kota (Pemkot) Manado di bawah kepemimpinan Walikota Andrei Angouw dan Wakil Walikota Richard Sualang.

Betapa tidak, di tanggal tersebut Pemkot Manado mencatatkan capaian membanggakan dengan meraih tiga prestasi signifikan dalam satu hari.

Prestasi tersebut mencakup pengelolaan keuangan daerah, penanganan kemiskinan dan stunting, serta inovasi pembiayaan pembangunan.

Pada siang hari, bertempat di Aula Kantor BPK Perwakilan Sulawesi Utara, Laporan Hasil Pemeriksaan atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Kota Manado Tahun 2025 resmi memperoleh Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP).

Capaian ini menjadi yang kelima kalinya secara beruntun sejak tahun 2022.

LHP diserahkan oleh Kepala BPK Perwakilan Sulut Bombit Agus Mulyo dan diterima oleh Wakil Walikota Manado bersama Ketua DPRD Kota Manado Dra. Aaltje Dondokambey.

Pada malam harinya, di Hotel Claro Kendari, Walikota Manado menerima dua penghargaan nasional yang diberikan oleh Kementerian Dalam Negeri bekerjasama dengan Kompas.

Penghargaan tersebut adalah Peringkat II kategori Pemerintah Daerah yang berhasil menekan angka kemiskinan dan stunting di wilayah Pulau Sulawesi, serta Peringkat III kategori Pemerintah Daerah yang berhasil mengupayakan Creative Financing dalam pembiayaan pembangunan daerah. (elka)

Meimonews.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Manado melaksanakan Rapat Koordinasi (Rakor) Inovasi Daerah Tahun 2026, di Aula Serbaguna Pemkot Manado, Senin (13/4/2026).

Rakor ini dilaksanakan untuk memperkuat pemahaman dan komitmen jajaran pemerintah terhadap pentingnya inovasi daerah sebagai bagian dari peningkatan pelayanan publik, pemberdayaan masyarakat, dan daya saing daerah.

Melalui kegiatan ini, Pemkot Manado mendorong agar setiap perangkat daerah tidak hanya menghadirkan inovasi, tetapi juga menjaga konsistensi pelaksanaan, penguatan pelaporan, serta keberlanjutan manfaatnya bagi masyarakat

Rakor yang dibuka pelaksanaannya oleh Wakil Walikota Manado Richard Sualang di dampingi Sekretaris Kota Manado dan Kepala Bapperida Kota Manado ini dihadiri para asisten, perwakilan perangkat daerah, serta camat dan lurah. (elka)

Meimonews.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Manado terus berkomitmen dalam membentuk generasi muda yang berkarakter, disiplin, dan memiliki semangat nasionalisme yang tinggi.

Hal tersebut terlihat lewat diadakannya kegiatan Seleksi Calon Paskibraka Tingkat Kota Manado Tahun 2026 yang pembukaannya dilaksanakan di Aula Serbaguna Pemkot Manado. Selasa (7/4/2026).

Wakil Walikota Manado Richard Sualang, mewakili Walikota Manado Andrei Angouw bertindak sebagai Pembina Upacara sekaligus membuka secara resmi kegiatan tersebut.

Dalam kesempatan tersebut, disampaikan bahwa menjadi bagian dari Paskibraka merupakan sebuah kehormatan sekaligus tanggung jawab besar. Tidak hanya sekadar mengibarkan Sang Saka Merah Putih, tetapi juga menanamkan nilai disiplin, kerja sama, serta cinta tanah air yang mendalam.

Peserta diharapkan dapat mengikuti setiap tahapan seleksi dengan penuh semangat dan kesungguhan, serta menjadikannya sebagai pengalaman berharga dalam membentuk karakter diri yang lebih baik.

Melalui kegiatan ini, diharapkan terjalin kebersamaan, semangat persatuan, serta lahirnya generasi muda yang siap menjadi kebanggaan Kota Manado. (elka)

Meimonews.com – Kepedulian Pemerintah Kota (Pemkot) Manado di bawah kepemimpinan Walikota Andrei Angouw dan Wakil Walikota Richard Sualang kepada warga miskin/membutuhkan bantuan terus terlihat.

Salah satu di antaranya adalah warga yang memiliki tanggung jawab membayar pajak bumi dan bangunan (PBB) yang nilai objek pajaknya di bawah Rp. 100.000 tahun 2024 dan 2025 dibebaskan pembayarannya atau langsung lunas.

Hal tersebut disampaikan Kepala Bidang Pelayanan PBB dan BPHTB Bapenda Manado Florentino Manalaysay dalam percakapan dengan Meimonews,com di ruang kerjanya, Kamis (5/2/2026).

Pembebasan pajak tersebut dilakukan Satuan Perangkat Pemerintah Daerah (SKPD) Bapenda Manado pimpinan Jefry FR Mongdong (Kepala Badan) dan Pricila Claudya Pinaria (Sekretaris Badan).

“Jadi untuk tahun 2024 dan 2025, nilai PBBnya mulai dari Rp. 0 – Rp. 100.000, PBBnya langsung lunas,” ujarnya.

Walaupun tahun ini (2026) program tersebut sudan tidak ada, namun pihaknya sementara melakukan evaluasi untuk adanya relaksasi. “Tapi, walaupun program relaksasi itu tidak ada lagi tidak berarti tidak ada lagi program relaksasi lainnya,” ujarnya,

Tahun 2026 program tersebut tidak ada lagi karena berdasarkan data yang dimiliki, ternyata pada dua tahun tersebut ada yang dibebaskan dari PBBnya tapi orang/warga tersebut tidak masuk kategori miskin atau yang membutuhkan.

Walaupun demikian, Florentino menegaakan bahwa Bapenda Manado sedang melakukan evaluasi untuk penerapan relaksasi lain agar warga yang mendapatkannya adalah yang memang benar-benar miskin atau yang membutuhkan bantuan.

Dalam hubunganya dengan relaksasi baru, pihaknya akan bekerjasama dengan Dinas Sosial (Dinsos) terkait dengan pendataannya karena data dari Dinsos diyakini lebih akurat.

Pihaknya telah melakukan telaah dan kajian. Jadi, nantinya, begitu dapat datanya akan dibuat surat keputusannya untuk melakukan pendataan langsung ke kelurahan-kelurahan.

“Maret ini kami akan turun ke kelurahan-kelurahan untuk crosscek data-data yang masuk kepada kami,” sebutnya seraya menjelaskan, dengan demikian, data-data yang ada itu lebih tepat digunakan untuk program relaksasi berikutnya. (elka)

Meimonews.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Manado memberikan dukungan penuh terhadap keberadaan Koperasi Kelurahan Merah Putih (KKMP) yang ada di kota Manado.

Hal itu ditegaskan Wakil Walikota (Wawali) Manado Richard Sualang ketika memberikan sambutan pada acara pembukaan Pendidikan dan Latihan (Diklat) Perkoperasian bagi Pengurus KKMP di Hotel Gran Puri Manado, Selasa (9/12/2025).

“Kami (Pemerintah) memberikan full support lewat anggaran APBD untuk akta pendirian, Diklat, dan mengikutsertakan seluruh 87 pengurus dalam BPJS Ketenagakerjaan,” ujarnya.

Mantan Wakil Ketua DPRD Kota Manado ini berharap, setelah Diklat ini, roda usaha KKMP segera berputar untuk mengelola dana, demi meningkatkan ekonomi berbasis komunitas.

Diketahui, KKMP merupakan program Presiden Prabowo Subianto untuk menggerakkan perekonomian di tingkat desa dan kelurahan.

Manado menjadi kota/kabupaten pertama yang berhasil mendirikan KKMP di seluruh 87 kelurahan, menjadikannya tonggak bersejarah.

Hadir pada acara pembukaan yang dilakukan Wawali Manado itu, Kepala Dinas Koperasi dan UKM Tony Novie Mamahit dan Sekretaris Dinas Yunita Makalangi serta narasumber dan seluruh pengurus KKMP se-Kota Manado. (elka)