Meimonews.com – Guna penguatan perencanaan pembangunan kependudukan di daerah, BKKBN Perwakilan Gorontalo bersama Pemerintah Kabupaten Pohuwato melaksanakan kegiatan Finalisasi Penyusunan Draft Dokumen Peta Jalan Pembangunan Kependudukan (PJPK) Kabupaten Pohuwato Tahun 2025–2029

Kegiatan yang diadakan di Kantor Bupati, Kamis (5/3/2026) ini dihadiri Kepala Perwakilan BKKBN Gorontalo Diano Tino Tandaju, Wakil Bupati Pohuwato Iwan Sjafruddin Adam, Kepala Dinas OPD Pengendalian Penduduk dan KB Kabupaten Pohuwato, Ketua Koalisi Kependudukan Provinsi Gorontalo Nelson Pomalingo beserta tim pakar, Tim Penyusun PJPK Kabupaten Pohuwato, serta Tim Kerja Pengendalian Penduduk BKKBN Gorontalo.

Dalam kegiatan tersebut dibahas sejumlah konsep utama dalam penyusunan PJPK, antara lain pengendalian kuantitas penduduk agar sejalan dengan daya dukung lingkungan, peningkatan kualitas penduduk melalui pembangunan sumber daya manusia termasuk percepatan penurunan stunting, serta penguatan pembangunan keluarga sebagai fondasi ketahanan masyarakat.

Kaper BKKBN Gorontalo menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan tahapan penting untuk memastikan dokumen PJPK memiliki kualitas yang baik dan selaras dengan pedoman penyusunan yang ditetapkan pemerintah pusat.

“Tujuannya satu, agar dokumen PJPK Kabupaten Pohuwato tahun 2025–2029 yang dihasilkan benar-benar berkualitas, berbasis pada data yang akurat, serta selaras dengan pedoman penyusunan yang telah ditetapkan oleh Direktorat Perencanaan Pengendalian Penduduk,” ujarnya.

Mantan Kaper BKKBN Sulut ini berharap melalui forum diskusi tersebut dapat tercipta pertukaran gagasan yang konstruktif antara pemerintah daerah dan kalangan akademisi.

“Saya berharap melalui FGD ini akan lahir diskusi yang dinamis antara OPD dan para akademisi dari Koalisi Kependudukan, sehingga dokumen PJPK yang disusun benar-benar menjadi arah strategis pembangunan kependudukan di Kabupaten Pohuwato,” tambahnya.

Wakil Bupati Pohuwato menjelaskan, dokumen PJPK menjadi instrumen penting dalam perencanaan pembangunan daerah yang berbasis kependudukan.

“Pemerintah Kabupaten Pohuwato sangat mendukung penyusunan PJPK ini, karena dokumen ini akan menjadi pedoman strategis dalam mengarahkan pembangunan yang memperhatikan dinamika kependudukan. Dengan perencanaan yang baik, kita dapat memastikan pembangunan yang berkelanjutan dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat,” ujarnya. (lex)

Meimonews.com – Bank Pembangunan Daerah Sulawesi Utara Gorontalo (Bank SulutGo/BSG) menerima kunjungan kerja Wakil Bupati Pohuwato Iwan Adam di Kantor Pusat Bank SulutGo, Jumat (18/7/2025).

Kunjungan ini bertujuan untuk mengadakan audiensi dengan jajaran direksi Bank SulutGo sekaligus menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) terkait implementasi Sistem Informasi Pemerintahan Daerah Republik Indonesia (SIPD-RI).

Wakil Bupati Pohuwato yang di dampingi beberapa pejabat penting Pemkab Pohuwato, disambut Direktur Operasional Bank SulutGo Louisa Parengkuan dan beberapa pemimpin divisi.

Dalam pertemuan yang berlangsung hangat dan produktif tersebut, dibahas berbagai potensi kolaborasi dan peningkatan layanan perbankan untuk mendukung pembangunan di Kabupaten Pohuwato.

“Kami sangat menyambut baik kunjungan Bapak Wakil Bupati Pohuwato. Ini adalah wujud komitmen kami untuk terus bersinergi dengan pemerintah daerah dalam memajukan daerah masing-masing,” ujar Louisa.

Penandatanganan PKS SIPD-RI ini, tambahnya, merupakan langkah konkrit Bank SulutGo dalam mendukung transparansi dan efisiensi pengelolaan keuangan daerah, sejalan dengan arahan pemerintah pusat.

PKS SIPD-RI ini akan memungkinkan Bank SulutGo untuk menyediakan layanan perbankan yang terintegrasi dengan sistem informasi pengelolaan keuangan daerah yang digunakan oleh Pemkab Pohuwato.

Dengan integrasi ini, diharapkan proses transaksi keuangan daerah, mulai dari perencanaan, penganggaran, penatausahaan, hingga pelaporan, dapat berjalan lebih efektif, efisien, dan akuntabel.

Wakil Bupati Pohuwato, dalam sambutannya mengungkapkan apresiasi atas dukungan Bank SulutGo. “Kami berharap dengan adanya kerja sama SIPD-RI ini, pengelolaan keuangan di Pemkab Pohuwato akan semakin baik dan transparan. Bank SulutGo adalah mitra strategis kami dalam mencapai tata kelola pemerintahan yang baik,” ujarnya.

Kerjasama ini menegaskan peran Bank SulutGo sebagai motor penggerak ekonomi daerah dan mitra strategis pemerintah daerah dalam mewujudkan pelayanan publik yang prima dan tata kelola keuangan yang akuntabel.

Diharapkan, implementasi SIPD-RI ini dapat segera berjalan lancar dan memberikan manfaat optimal bagi Pemerintah Kabupaten Pohuwato dan masyarakatnya. (Afer)