Meimonews.com – Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail, secara resmi meluncurkan Samsat Digital Nasional serta Gerai Inovasi Integrasi Samsat (GIIS) sebagai langkah besar dalam transformasi layanan publik

Acara strategis yang diadakan di Kantor Bapenda Provinsi Gorontalo, Rabu (29/4/2026) ini menjadi tonggak penting dalam upaya modernisasi pemungutan pajak daerah dan peningkatan pelayanan bagi masyarakat di Bumi Serambi Madinah.

Salah satu agenda utama dalam kegiatan ini adalah penguatan kolaborasi antara pemerintah daerah dan sektor perbankan. Bank SulutGo (BSG), sebagai mitra utama keuangan daerah, menegaskan komitmennya dalam mendukung ekosistem digital tersebut.

Mewakili manajemen Bank SulutGo, Pimpinan Cabang Gorontalo Tomi Gobel, melakukan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) terkait layanan Samsat Provinsi Gorontalo.

Penandatanganan ini disaksikan oleh jajaran pemangku kepentingan utama, menandai kesiapan infrastruktur perbankan dalam memfasilitasi transaksi non-tunai yang aman dan cepat.

Kehadiran para tokoh penting seperti Kapolda Gorontalo Irjen Pol. Widodo, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Gorontalo Dian Nugraha, dan Direktur Operasional Bank SulutGo Luoisa J. Parengkuan dalam acara ini menunjukkan urgensi dari program digitalisasi tersebut.

Peluncuran GIIS diharapkan dapat memangkas birokrasi dan mendekatkan layanan kepada wajib pajak. Dengan integrasi ini, proses administrasi kendaraan bermotor hingga pembayaran pajak kini dapat diakses dengan lebih transparan.

“Digitalisasi bukan lagi pilihan, melainkan keharusan untuk menciptakan pelayanan publik yang akuntabel. Kami mengapresiasi dukungan Bank SulutGo dalam mewujudkan ekosistem keuangan daerah yang terintegrasi,” ujar Gusnar.

Louisa menjelaskan, keterlibatan BSG dalam Samsat Digital Nasional adalah bagian dari visi bank untuk menjadi penggerak ekonomi digital di Sulawesi Utara dan Gorontalo.

“Melalui peran aktif Bpk. Tomi Gobel di tingkat cabang, BSG memastikan layanan perbankan akan selalu siap mendukung setiap inovasi yang diluncurkan Bappenda,” ujarnya.

Dengan adanya sinergi antara Pemprov, Kepolisian, Bank Indonesia, dan Bank SulutGo, Gorontalo kini selangkah lebih maju dalam penerapan teknologi informasi guna meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) demi pembangunan yang berkelanjutan. (elka)

Meimonews.com – Walikota Manado Andrei Angouw menghadiri kegiatan Peluncuran dan Dialog Pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih di Sulawesi Utara, yang diselenggarakan di Aula Mapalus Kantor Gubernur Sulawesi Utara, Sabtu (31/5/2025).

Kegiatan ini dihadiri Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Republik Indonesia Yandri Susanto,, Gubernur Sulut Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus, jajaran Forkopimda Sulut, para kepala daerah se-Sulut serta undangan lainnya.

Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih merupakan lembaga ekonomi yang beranggotakan masyarakat desa/kelurahan dan dibentuk untuk meningkatkan kesejahteraan warga melalui prinsip gotong royong, kekeluargaan, dan partisipasi aktif masyarakat.

 

Program ini bertujuan memperkuat perekonomian desa, meningkatkan nilai tukar petani, menekan inflasi, menciptakan lapangan kerja, serta mendorong inklusi keuangan.

Dalam sambutannya, Susanto menyampaikan bahwa program ini merupakan gagasan Presiden RI dan telah tertuang dalam Keppres Nomor 9 Tahun 2025 yang mengatur tentang Satuan Tugas Percepatan Pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih.

Susanto mengapresiasi kesiapan Sulut dalam menyambut dan menjalankan agenda percepatan pembentukan koperasi ini.

Susantoi optimistis, dengan semangat gotong royong serta kolaborasi lintas sektor, Koperasi Merah Putih akan menjadi pilar penggerak ekonomi desa. (Afer)