Meimonews.com – Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Kemendukbangga)/Kepala Badan Kependudukan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) RI Wihaji membuka pelaksanaan Pelayanan KB Serentak Nasional dari Kabupaten Rote Ndao, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Senin (23/6/2025).

Kegiatan yang diselenggarakan dalam memperingati Hari Keluarga Berencana Nasional (Harganas) ke-32 ini diikuti secara daring oleh Kemendukbangga/BKKBN Perwakilan provinsi-provinsi di Indonesia.

Untuk Sulut, kegiatan ini terfokus di Puskesmas Kecamatan Gemeh, Kabupaten Kepulauan Talaud (daerah terdepan dan terluar Indonesia).

Pelaksanaan di Talaud dihadiri Kepala Dinas PPKB Kabupaten Kepulauan Talaud Meike Maatuil, beserta jajaran Pemerintah Daerah, tokoh masyarakat, tokoh agama, petugas lapangan KB, serta para kader dan tenaga kesehatan, PLKB.

Dari Kemendukbangga/BKKBN Perwakilan Sulut yang merupakan fasilitator pencanangan serentak secara nasional, hadir Tim Kerja Keluarga Berencana dan Kesehatan Reproduksi Nilawati dan Tim Kerja Advokasi KIE, Hubungan antar Lembaga dan Informasi Publik Vin Mamarodia.

Menariknya, dari sekian banyak perwakilan BKKBN di seluruh Indonesia, hanya tiga daerah yang mendapat sapaan langsung dari Menteri Dukbangga/Kepala BKKBN RI. Salah satunya adalah Kabupaten Kepulauan Talaud, sebuah kebanggaan tersendiri bagi daerah ini.

Pemerintah Kabupaten Kepulauan Talaud menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam pelaksanaan kegiatan ini.

Antusiasme masyarakat pun sangat tinggi, terbukti dari jumlah peserta layanan KB yang mencapai 102 akseptor, meliputi berbagai jenis layanan seperti implan dan IUD.

Kegiatan berjalan lancar dan sukses, menjadi momentum penting dalam meningkatkan kesadaran akan peran keluarga dalam menciptakan generasi unggul, sebagai bagian dari upaya mewujudkan Indonesia Emas 2045.

Mewakili Kaper Kemendukbangga/BKKBN Sulut Jeanny Yola Winokan, Nilawati menyampaikan apresiasi bagi Pemerintah Kabupaten Kepulauan Talaud melalui Dinas Dalduk-KB dalam membantu pihak Perwakilan Kemendukbangga/BKKBN Sulut untuk bersama-sama memfasilitasi Hari Puncak Pelayanan KB serentak dalam rangka Harganas ke-32 Tahun 2025 melalui kegiatan Menteri Menyapa secara VM.

Sulut menjadi salah satu provinsi yang disapa Menteri di tengah segala keterbatasan cuaca yang pada saat itu hujan angin yang memungkinkan terjadinya gangguan pada jaringan. Tapi dalam pelaksanaannya tetap dapat berjalan secara lancar.

Kabupaten Kepulauan Talaud mendapat penilaian dengan temukan tangan dari Menteri dan jajaran yang ada di titik hari puncak di Pulau Rotte (NTT) karena penjelasan dari Kepala Dinas Dalduk-KB terkait pelaksanaan program Bangga Kencana di Kabupaten Kepulauan Talaud yang lengkap dan terperinci termasuk keberhasilan penurunan stunting. (Afer)

Meimonews.com – Menyongsong Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-32, Perwakilan Kemendukbangga/BKKBN Sulut bersama Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kabupaten Minahasa Selatan melaksanakan Pelayanan KB Serentak di Puskesmas Ongkaw, Minsel, Senin (16/6/2025).

Kegiatan ini dihadiri Kepala Perwakilan (Kaper) Kemendukbangga/BKKBN Sulut Jeanny Yola Winokan dan staf, yang disambut Kepala Puskesmas Ongkaw Vianny D. Ch. Maramis beserta jajaran tenaga kesehatan.

Para petugas kesehatan terlihat siap melayani masyarakat dengan berbagai pilihan metode kontrasepsi, baik jangka pendek maupun jangka panjang.

Pelayanan KB Serentak ini merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk memperluas akses pelayanan keluarga berencana (KB) yang berkualitas, merata, dan terjangkau, khususnya bagi masyarakat di daerah terpencil.

Kegiatan ini juga menjadi instrumen penting dalam strategi nasional percepatan penurunan stunting (PPS) melalui penguatan layanan kesehatan reproduksi dan perencanaan keluarga yang optimal.

“Melalui momentum Harganas, kita ingin mengingatkan kembali bahwa keluarga adalah fondasi utama pembangunan bangsa. Perencanaan keluarga yang baik akan berdampak langsung pada kualitas generasi mendatang,” ujar Kaper dalam sambutannya.

Harganas diperingati setiap tanggal 29 Juni untuk mengenang momen bersejarah kembalinya para pejuang ke pelukan keluarga pasca-perang pada tahun 1949, yang juga bertepatan dengan dimulainya gerakan Keluarga Berencana Nasional.

Peringatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya keluarga sebagai unit terkecil dalam masyarakat, serta sebagai penguat ketahanan nasional.

Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan masyarakat semakin memahami pentingnya peran keluarga dalam menciptakan generasi yang sehat, berdaya, dan berkualitas menuju Indonesia Emas 2045. (Afer)

Meimonews.com – Kepala Perwakilan (Kaper) Kemendukbangga/BKKBN Sulut Jeanny Yola Winokan bersama Bupati Minahasa Selatan (Minsel) Franky Donny Wongkar menghadiri Pelayanan KB Serentak di Tempat Kerja memperingati Hari Buruh 2025 di PT Tropica Cocoprima, Desa Lelema, Minsel, Rabu (7/5/2025).

Mendampingi Kaper adalah Sekretaris Lady D. Ante, sementara Bupati di dampingi Asisten I Setdakab Benny Lumingkewas, Kepala Dinas PP KB Meity Tumbuan, Kadis Kesehatan, Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi, Kepala Puskesmas Tumpaan, Ketua IBI, Camat dan Hukum Tua Lelema.

Bupati Minsel mendukung penuh terhadap Program Bangga Kencana. Hal itu disampaikan Bupati ketika memberikan sambutan.

“Pemda Miinsel mengapresiasi atas terselenggaranya kegiatan Pelayanan KB Serentak di Kabupaten Minahasa Selatan yang sangat membantu buruh dan tenaga kerja dalam mengatur jarak kelahiran,” ujarnya.

Bupati berharap program ini dapat membantu pemerintah daerah dalam mewujudkan keluarga berkualitas dan masyarakat yang sehat, sejahtera dan berdaya saing dan tentunya membawa dampak yang baik dalam upaya pencegahan stunting.

Selain kegiatan Pelayanan KB Serentak di Tempat Kerja  yang dirangkaikan dengan kegiatan zoom meeting bersama Kemendukbangga/BKKBN Pusat, juga dilakukan penyerahan bantuan Orang Tua Asuh (OTA) oleh PT Tropica Cocoprima kepada 3 orang anak balita, 2 anak stunting dan 1 orang ibu hamil dengan status KEK.

Tujuan dari bantuan OTA cegah stunting adalah salah satunya mewujudkan generasi yang sehat, cerdas, kuat dan tidak stunting selain meningkatkan kepedulian dan peran serta masyarakat dalam pencegahan dan penurunan stunting. (elka)

Meimonews.com – Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Kemendukbangga)/Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) RI bersama Pengurus Pusat Ikatan Bidan Indonesia (PP IBI) menyelenggarakan Pelayanan KB Serentak Sejuta Akseptor, 5-31 Mei 2025.

Pencanangan nasional kegiatan dalam rangka memperngati HUT ke-75 IBI dan Hari Bidan Internasional Tahun 2025 ini dilakukan secara virtual dari Tempat Praktek Mandiri Bidan (TPMD) Sitti Shalma Tangerang, Banten oleh Menteri Dukbangga/Kepala BKKBN RI Wihaji, Senin (5/5/2025).

Untuk daerah Sulut dilaksanakan di Klinik Agatha Manado yang dibuka Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra Setda Kota Manado Julises Oehlers di dampingi Sekretaris Kemendukbangga/BKKBN Sulut Lady D. Ante, yang juga mengikuti acara pencanangan nasional secara virtual,

Turut hadir Kepala Dinas PPKB Kota Manado Mecky Gosal, Camat Wanea Deysie Kalalo, Dinas Kesehatan Kota Manado, pengurus dan anggota IBI Provinsi Sulut dan Kota Manado.

Menteri Dukbangga/Kepala BKKBN RI Wihaji saat memberikan sambutan (atas), dan Kepala Kemendukbangga/BKKBN Sulut Jeanny Yola Winokan ketika memgikiti secara daring Pencanangan Pelayanan KB Serentak Sejuta Akaeptor

Kepala Kemendukbangga/BKKBN Sulut Jeanny Yola Winokan mengikuti secara daring dari Minahasa Selatan pencanangan kegiatan yang diprioritaskan kepada pelayanan IUD (rekor MURI 50.000 akseptor) dan KB pasca persalinan tersebut.

Dari sejumlah Perwakilan Kemendukbangga/BKKBN yang ada di Indonesia, tiga Perwakilan Provinsi mendapat sapaan langsung dari Menteri Dukbangga/Kepala BKKBN RI. Salah satunya adalah Perwakilan Sulawesi Utara.

Pemerintah Kota Manado memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh bidan di Provinsi Sulut atas dedikasi dalam melayani mayarakat. Diharapkan, pencanangan Pelayanan KB Serentak ini dapat memberikan manfaat yang besar bagi masyarakat.

Diketahui, pelayanan keluarga berencana (KB) merupakan salah satu upaya penting dalam mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan, baik dari segi sosial, ekonomi maupun kesehatan. IBI memiliki kapasitas untuk menjangkau dan memberikan pelayanan langsung kepada masyarakat, salah satunya pelayanan KB.

Untuk Sulut diberikan target pelayanan sebanyak 9.152 akseptor pada Pelayanan KB Serentak untuk semua metode terutama Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP) serta KB pasca persalinan, yang juga dilaksanakan di Kota Bitung di Klinik Clara dan Klinik Julin di Kota Tomohon.

Melalui kegiatan Pelayanan KB Serentak ini, diharapkan dapat meningkatkan capaian Pasangan Usia Subur (PUS) yang menggunakan MKJP serta percepatan peningkatan capaian KB pasca persalinan, dan peran Tim Pendamping Keluarga yang di dalamnya ada bidan.

Ketua IBI Sulut Masye Tokalese menjelaskan, tujuan pelayanan KB serentak ini adalah meningkatkan akses dan kualitas terhadap pelayanan KB dengan menyediakan pilihan metode kontrasepsi sesuai kebutuhan dan kondisi seseorang, serta meningkatkan pelayanan KB di seluruh lapisan masyarakat, baik di daerah pedesaan maupun perkotaan. (elka)