Meimonews.com – PB Gabsi siap menggelar kembali Kejurnas Bridge Pelajar/Mahasiswa secara online melalui platform Bridge Base Online (BBO) pada 15 September – 9 Oktober 2021.

Pada kejurnas kali ini, jelas Ketua Bidang Komite Online PB Gabsi, Ronny A Lontoh seperti dikutip Humas PB Gabsi Bert Toar Polii kepada Meimonews.com, Senin (26/7/2021), akan mempertandingkan nomor beregu Antar SD, SMP dan SLA untuk pelajar serta nomor beregu putra dan putri untuk kategori mahasiswa.

“Kepada para pemenang akan mendapatkan hadiah sertifikat dari PB Gabsi serta master point online lanjutnya,” sebut Lontoh.

Ketua Umum PB Gabsi, Miranda S Goeltom menjelaskan, event ini kembali digelar karena animo peserta yang begitu tinggi di kalangan pelajar dan mahasiswa yang sudah haus untuk menikmati kembali suasana Kejurnas Bridge walaupun online di tengah Pandemi Covid-19 yang membuat event offline tidak mungkin diadakan,”

Pendaftaran dibuka pada 1 Agustus – 12 September 2021. Disilahkan mendaftar secara online melalui : http://s.id/pendaftaran_nama_team_kejurnas2021 dan input data pemain disini : s.id/data_pemain_kejurnas2021.

“Namun perlu diperhatikan setiap peserta wajib sudah terdaftar sebagai anggota Gabsi,” tegas Berce sapaan akrab Polii.

Untuk mengetahui apakah nama sudah terdaftar sebagai anggota Gabsi, silahkan cek dulu disini : http://s.id/lihatgabsi . Jika belum silahkan daftar disini : http://s.id/gabsi.
Bila menemui kesulitan disilahkan menghubungi Mirza Noprian U +62 852-8080-9559 atau Deddy Wirata +62 877-3152-8339.

Pertandingannya sendiri akan diawali babak penyisihan sistim Swiss sebanyak maksimal 9 session atau 9 hari karena setiap hari hanya memainkan 1 session.

Untuk kategori SD/SMP dan SLA dimainkan sore hari jam : 14.30 – 17.00 WIB sedangkan kategori mahasiswa bermain pada malam hari Mahasiswa : 19.30 – 22.00 WIB. Jika peserta yang ikut kurang dari 21 tim maka akan diatur tersendiri.

Selanjutnya ada babak knock out untuk 8 regu terbaik babak penyisihan, Babak 8 besar sampai dengan babak final akan memainkan masing-masing 4 session atau 4 hari.

Ketentuan lainnya, untuk kategori mahasiswa, pertama, setiap tim terdiri dari 4 – 8 orang, kedua, terdaftar sebagai mahasiswa yang dibuktikan dengan kartu mahasiswa atau surat keterangan dari Universitas. Khusus untuk mahasiswa yang diterima pada tahun 2021, bukti penerimaan dari Universitas dapat digunakan sebagai pengganti Kartu Mahasiswa.

Ketiga, mahasiswa dengan kelahiran 15 September 1993 atau sesudahnya. Keempat, mahasiswa yang telah wisuda tidak diizinkan untuk bermain. Kalina, gabungan antar universitas diizinkan namun tim tersebut hanya dapat menggunakan nama satu universitas. f. Pelajar SD / SMP / SMA tidak diizinkan untuk bermain pada kategori mahasiswa.

Untuk kategori oelajar, pertama, setiap tim terdiri dari 4 – 8 orang, kedua, terdaftar sebagai siswa SD / SMP / SMA yang dibuktikan dengan kartu pelajar atau surat keterangan dari sekolah. Ketiga, gabungan antar sekolah diizinkan namun tim tersebut hanya dapat menggunakan nama satu sekolah.

Keempat, pelajar SD boleh bergabung dengan pelajar SMP, namun harus bermain di kategori Beregu SMP. Kelima, pelajar SMP boleh bergabung dengan pelajar SMA, namun harus bermain di kategori Beregu SMA. Keenam, pelajar SD tidak boleh bergabung untuk main di kategori SMA. (lk)

Meimonews.com – PB Gabsi (Pengurus Besar Gabungan Bridge Seluruh Indonesia) akan menghadapi kalender kejuaraan besar yang sangat padat di tahun 2020. Dengan harapan pandemi covid-19 sudah mulai mereda, World Bridge Federation telah mengagendakan dua kejuaraan dunia pada tahun 2022 yang akan diikuti PB Gabsi.

“Walaupun ini melanggar aturannya sendiri, hanya ada satu kejuaraan dunia setiap tahun, tapi ini terpaksa diambil karena semua kejuaraan dunia di tahun 2020 dan 2021 dibatalkan,” ujar Humas PB Gabsi Bert Toar Polii kepada Meimonews.com via WhashApp, Sabtu.(19/6/2021).via

Kejuaran dunia pertama adalah World Teams Championship yang mempertandingkan Bermuda Bowl, Venice Cup, d’Orsi Senior Trophy and Wuhan Trophy. Kejuaraan ini direncanakan digelar di Salsomagiore, Italia pada akhir Februari 2022 atau awal Maret.

Kejuaraan dunia kedua adalah World Bridge Series yang mempertandingkan Rosenblum Cup, McConnell Cup, Rand Cup, Mixed Teams, Open / Women / Senior/  Mixed Pairs yang direncanakan digelar di Wroclaw, Polandia pada 2-17 September 2022.

“Akibat keputusan ini maka Kejuaraan Dunia Junior tidak diadakan pada tahun 2022,” sebut Berce, sapaan pengurus sekaligus pemain andal ini.

Sayangnya, sambung Berce, jika rencana ini berjalan sesuai jjadul maka akan bertabrakan dengan jadwal Asian Games 2022 di Hangzhou, China yang dijadualkan pada 10 – 25 September 2022.

Satu kejuaraan besar lagi adalah Asia Cup yang akan digelar di China. Namun, sampai saat ini belum ada pemberitahuan secara resmi mengenai kota penyelenggara dan tanggal penyelenggaraan.

Namun, sebut andalan DKI Jakarta ini, event yang direncanakan sebagai arena ‘pemanasan’ untuk Asian Games 2022 biasanya digelar pada periode April – Juni. Namun, umumnya diselenggarakan pada bulan Juni.

Dijelaskan, menghadapi event pertama tahun 2022 yaitu World Teams Championship maka Asia Pasifik Bridge Federation(APBF) telah menetapkan, dalam memilih 3 tim yang akan mewakili APBF di World Teams Championship maka akan diadakan seleksi online pada 14 – 21 Juli 2021.

Dalam event online ini akan mempertandingkan 4 kategori, yaitu Open, Ladies, Mixed dan Senior Team. Indonesia sendiri sedang menggodok pemain yang akan mewakili Indonesia di empat kategori ini.online

“Karena pendatran baru akan ditutup pada 26 Juni 2021 maka para pemain yang terpilih belum bisa diumumkan saat ini,” ujarnya seraya berharap, pandemi covid-19 bisa teratasi di tahun 2021 sehingga kalender pertandingan tersebut bisa terlaksana. (lk)