Meimonews.com – Walikota Manado Andrei Angouw menerima Tanda Kehormatan Satyalancana Wira Karya bidang Pemerintahan dalam Pengelolaan, Pengembangan dan Pembangunan Kelautan dan Perikanan.
Turut pula menerima Satylancana Wira Karya seperti ini adalah Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru, Gubernur Kepri Ansar Ahmad , Gubernur Kalteng Periode 2016-2024 Sugianto Sabran, Bupati Demak Eisti’anah, Bupati Pangkep Muhamad Yusran Lalogau, dan Kadis Perikanan dan Kelautan Jawa Timur Muhamad Isa Anshori.
Tanda Kehormatan ini diserahkan Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian di Aula Sasana Bakti Praja Kementerian Dalam Negeri, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta, Minggu (31/5/2026).

Diketahui, Satyalancana Wira Karya adalah tanda kehormatan sipil yang diberikan oleh Pemerintah Republik Indonesia kepada warga negara Indonesia yang telah memberikan darma bakti dan kontribusi besar kepada negara.
Satyalancana ini adalah bentuk apresiasi negara atas jasa, inovasi, atau prestasi luar biasa di bidang tertentu yang memberikan manfaat bagi keselamatan, kesejahteraan, dan kemajuan bangsa.
Penerima penghargaan ini ditetapkan melalui Keputusan Presiden, setelah sebelumnya dilakukan verifikasi lapangan dan sidang dari tim penilai untuk kelayakan penerima.
Walikota Manado menerima tanda kehormatan ini sebagai bukti nyata bahwa kinerja pembangunan kelautan dan perikanan di Kota Manado telah mendapat pengakuan di tingkat nasional, terutama dengan kebijakan Walikota Manado terkait dengan pemanfaatan pesisir laut Kota Manado sebagai area ekonomi dan pembangunan.
Diketahui, sjak awal kepemimpinan Walikota Manado Andrei Angouw dan Wakil.Walikota Richard Sualang telah menunjukkan komitmen yang kuat dalam memperkuat dan memberdayakan sektor ekonomi kreatif, khususnya melalui pemberdayaan Industri Kecil Menengah (IKM), UMKM, serta optimalisasi potensi pariwisata daerah.
​Langkah ini menjadi krusial karena ekonomi kreatif terbukti memberikan dampak berganda (multiplier effect) yang langsung dirasakan oleh masyarakat, mulai dari sektor kuliner, kriya, fashion, hingga pemanfaatan platform digital seperti Tabea Manado. (elka)

