Meimonews.com – Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) menggelar Sidang Terbuka Senat dalam rangka Wisuda Gelombang III Tahun Akademik 2025/2026.

Kegiatan yang dibuka pelakaanaannya oleh Barnabas Harold Ralph Kairupan ((Ketua Senat) ini diadakan di Auditorium Unsrat Manado, Kamis (11/12/2025).

Hadir dalam kegiatan ini, antara lain Rektor Unsrat Oktovian Bertu Alexander Sompie,
para Wakil Rektor dan pimpinan lembaga Unarat, para Dekan, Inspektur Daerah Sulut Jemmy Stani Kumendong (mewakili Gubernur Sulut Mayjen TNI Purn. Yulius Selvanus), wisudawan dan keluarga serta para anggota Senat Unsrat.

Kepada para wisudawan, Rektor Unsrat berpesan agar melangkah dengan pasti dan meyakini bahwa masa depan akan semakin cerah ketika bekerja dengan hati, integritas dan semangat pelayanan.

Rektor juga menegaakan, Unsrat sebagai almamater menaruh harapan agar para wisudawan menjadi terang dan duta kebaikan yang berdampak nyata bagi daerah Sulawesi Utara, bangsa Indonesia dan bagi dunia yang lebih luas.

Di momen membahagiakan ini, Rektor mengungkapkan bahwa di penghujung tahun 2025 ini, Dirjen Dikti Kemediktisaintek RI secara resmi memberikan persetujuan pembukaan Fakultas Kedokteean Gigi Unsrat.

“Ini merupakan tonggak sejarah bagi Unsrat,” ujar Rektor.

Gubernur Sulut dalam sambutannya yang disanpaikan Kumendong menyebutkan kontribusi nyata Unsrat sangat sangat nyata bagi pembangunan daerah mulai dari pengembangan riset, inovasi teknologi, pemberdayaan masyarakat hingga mencetak tenaga profesional yang tersebar diberbagai sektor.

Wisuda, menurut Gubernur, bukanlah garis akhir, melainkan garis start menuju babak baru kehidupan. Oleh kareannya, jangan berhenti belajar, bangun keberanian untuk mencoba hal baru, jaga integritas, dan bekerjalah dengan hati.

Selain itu, kembangkan relasi, karena kolaborasi adalah kunci pertumbuhan di era modern, dan anda harus mampu memberi kontribusi nyata. (FA)

Meimonews.com – Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Manado mengadakan Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru (PKKMB) Tahun 2025 di Auditorium Unsrat Manado, Kamis – Jumat (14-15/8/2025).

Pembukaan kegiatan dilakukan dalam Sidang Senat Terbuka Unsrat yang dipimpin Ketua Senat Unsrat Barnabas Harold Ralph Kairupan dan dihadiri antara lain Senat Unsrat, Pimpinan Unsrat, Pimpinan Fakultas se-Unsrat dan ribuan mahasiswa baru (maba) Unsrat, Kamis (14/8/2025).

Selama PKKMB, para maba akan mendapat pembekalan oleh para narsumber baik dari dalam maupun luar lingkungan Unsrat.

Dalam sambutannya, Rektor Unsrat Oktovian Berty Alexander Sompie menegaskan, PKKMB ini bukanlah sekedar seremonial tetapi sebagai jembatan pertama menuju dunia kampus, di mana para maba akan menempa diri, menggali ilmu dan membentuk karakter sebagai calon pemimpin bangsa.

Universitas Sam Ratulangi, sebut Rektor memiliki satu visi yaitu menciptakan sumber daya manusia unggul yang berdaya saing global.

Untuk mewujudkannya, para maba harus belajar, berinovasi dan berkontribusi positif, junjung nilai-nilai kejujuran, disiplin dan menjaga etika.

Rektor mengajak untuk menjadikan Universitas Sam Ratulangi sebagai tempat lahirnya para pemikir, pencipta dan pemimpin masa depan. (FA)

Meimonews.com – Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) bersama Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara menggelar Rountable Meeting dengan tema Membangun Koalisi untuk Transisi Net Zero di Provinsi Sulawesi Utara.

Kegiatan ini merupakan bagian dari inisiatif program PAIR (Partnerships for Australia-Indonesia Research) yang bertujuan untuk menggalang kerjasama lintassektor dalam mencapai target emisi nol bersih atau Net Zero di wilayah Sulawesi Utara.

Berbagai pemangku kepentingan, termasuk perwakilan dari pemerintah provinsi, akademisi, sektor swasta, dan organisasi non-pemerintah hadir pada kegiatan yang diadakan di Ruang Rapat Kantor Pusat Unsrat Manado, Rabu (6/8/2025) ini.

Rountable Meeting yang turut dihadiriWakil Gubernur Sulut Johanis Victor Mailangkay ini diharapkan dapat merumuskan langkah-langkah konkret untuk membentuk sebuah Koalisi Net Zero Sulawesi Utara yang solid.

Rektor Unsrat Oktoviab Berty Alexander Sompie dalam sambutan yang dibacakan Wakil Rektor 1 Unsrat Arthur G. Pinaria menjelaskan, dalam forum ini akan dibahaa agenda besar membangun koalisi menuju transisi energi net zero di Sulut.

Semua tahu bahwa perubahan iklim adalah kenyataan yang tidak bisa diabaikan. Damaknya sudah dirasakan yakni cuaca ekstrim, kenaikan nuka air laut, dan kerentanan daerah pesisir yang semakin meningjat.

“indonesia telah menegaskan target net zero emission pada tahun 2060 atau lebih cepatcepat. Ini bukan tugas mudah. Butuh jerha keras lintas sektor dan lintas generas,” tegasnys.

Sulawesi Utara, menurut Rektor, meniliki peluang emas. Kita memiliki potensi energi terbarukan yang luar biasa yakni energi surya di pesisir, enerpi angin di kepulauan, bioenergi dari limbah pertanian, hingga mikrohidro di pegunungan. Semua ini adalah modal besar untuk membangun masa depan rendah karbon yang sesuai konteks lokal.

“Universitas Sam Ratulangi siap berada di garis depan. Kami melakukan riset strategisstrategis, khususnya pada transisi energi di fasilitas kesehatan, yang tidak hanya mengurangi emisi tetapi juga meningkatkan layanan kesehatan di daerah terpencil yang rentan terhadap dampak iklim,” ujar Pinaria membacakan sambutan Rektor. (FA)