Meimonews.com – Ada sejumlah korban serangan yang dilakukan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan, Minggu (6/4/2025). Di antara korban tersebut, ada empat warga asal Kabupaten Minahasa Utara (Minut).
Insiden berdarah ini terjadi di kawasan pertambangan emas tempat para korban bekerja sebagai pendulang.
Dari keempat korban, tiga orang dinyatakan tewas, sementara satu orang berhasil selamat dan kini dalam kondisi trauma berat. Korban selamat tersebut menyatakan perlunya perhatian serta pendekatan psikologis mendalam terhadap para korban maupun keluarga yang ditinggalkan.
Keempat korban diketahui berasal dari Jaga 12, Desa Kawangkoan Baru Jaga 12 Kecamatan Kalawat, Kabupaten Minut. Mereka adalah CD (30), SH (43) dan FB (29) yang merupakan korban meninggal dunia serta SK (17) yang merupakan korban selamat tapi mengalami trauma.

Menurut keterangan warga, para korban memiliki hubungan keluarga atau kedekatan sebagai tetangga di lingkungan yang sama.
Kabar duka ini mengejutkan warga Desa Kawangkoan Baru. Camat Kalawat bersama Hukum Tua Desa Kawangkoan Baru serta perangkat desa lainnya mengunjungi rumah keluarga korban untuk menyampaikan belasungkawa secara langsung, Jumat (11/5/2025).
Kepala Jaga 12 mengatakan, pihaknya masih menunggu kepastian resmi dari pihak berwenang, meskipun keluarga telah mengonfirmasi adanya korban meninggal.
Suasana duka menyelimuti rumah para korban. Ibadah penghiburan telah digelar sejak dua malam terakhir, dan tenda duka terlihat berdiri di halaman rumah. Warga setempat terus berdatangan untuk memberikan dukungan moril kepada keluarga.
Samuel, korban selamat yang berhasil melarikan diri dari lokasi pembantaian, mengimbau agar warga yang hendak bekerja di wilayah konflik seperti Papua untuk mempertimbangkan kembali keputusan tersebut.
“Kalau mau kerja ke tempat konflik, lebih baik dipertimbangkan kembali dan serahkan penanganan kasus seperti ini kepada aparat hukum dan pemerintah,” ujarnya. (*)

