Meimonews.com – Setelah melaksanakan tugas pengabdian dalam program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Gelombang I Tahun 2025 di Kabupaten Minahasa dan Kota Tomohon, 806 mahasiswa Unima resmi diterima kembali untuk melanjutkan kegiatan akademik di Unima.
Penerimaan kembali peserta KKN skema Reguler dan Merdeka Belajar Kampus Merdeka yang di dampingi ratusan dosen pembimbing lapangan ini diadakan di halaman Kantor Pusat Unima Tondano, Selasa (24/6/2025).
Kegiatan KKN yang mengangkat tema Program Ketahanan Pangan Unima dalam Mengawal dan Merealisasikan Asta Cita Presiden dan Wakil Presiden ini telah memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat di Kabupaten Minahasa dan Kota Tomohon.
Selain mendukung program ketahanan pangan nasional, para mahasiswa juga memperoleh pengalaman berharga dalam pengabdian masyarakat yang relevan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs).

Mewakili Rektor Unima Joseph Philip Kambey, Wakil Rektor 3 (Bidang Kemahasiswaan dan Kerja Sama) Lenny Leorina Simatupang mengapresiasi kontribusi para mahasiswa selama menjalankan tugas pengabdian.
Lenny menegaskan KKN bukan sekadar langkah akademik, melainkan bagian dari pengabdian sebagai anak bangsa.
Kepala LPPM Unima Armstrong F. Sompotan, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada pemerintah daerah yang telah mendukung pelaksanaan KKN.
‘Saya mengucapkan banyak terima kasih kepada Bupati Minahasa Robby Dondokambey, S.Si, MAP. bersama Wakil Bupati Minahasa Vanda Sarundajang, SS dan Walikota Tomohon Caroll JA. Senduk, SH bersama Wakil Walikota Tomohon, Sendy G. A. Rumajar, SE, M.I.Kom yang telah menyambut serta memberikan tempat kepada ratusan mahasiswa Unima untuk melaksanakan KKN Gelombang I tahun 2025,” ujarnya,
Dijelaskan, KKN menjadi pengalaman penting dalam mempersiapkan mahasiswa menghadapi dunia kerja dan pengabdian di tengah masyarakat.
Hadir pada acara ini, jajaran pimpinan Unima seperti Dekan FMIPAK Mokosuli Yermia Semuel, Dekan FEB Sjeddie R. Watung, Dekan FT Hendro Maxwell Sumual, Dekan FIKKM Fredrik A. Makadada, Sekretaris LPPM Rifana SSI Kawet, Ketua SPI James Jeffio Manengkey, Kepala Humas Unima Titof Tulaka, serta para dosen dan mahasiswa. (*/FA)

