Meimonews.con – Universitas Negeri Manado (Unima) menggelar Sidang Senat Terbuka dengan agenda Pengukuhan Guru Besar (Profesor).

Sidang senat yang dipimpin Herry Sumual (Ketua) ini diadakan di Auditorium Unima, Tondano, Jumat (13/3/2026).

Hadir pada kegiaran ini, antara lain para anggota senat, Rektor Joseph Philip Kambey, para Wakil Rektor, pimpinan lembaga dan staf Unima lainnya serta para guru besar yang dikukuhkan dan keluarganya.

Para guru besar yang dikukuhkan pada momen akaremik tersebut adalah Prof. Dr. Roeth AO Najoan, M.Pd, Prof. Dr. Fredrik A. Makadada, M.Kes, AIFO, Prof. Dr. Dra. Elisabeth Z. Oroh, M.Hum, Prof. Dr. Fredrik D. Sumarauw, M.Kes, AIFO dan Prof. Dr. Sherly F. Lensun, S.Pd, M.Pd

Pengukuhan ini menjadi wujud komitmen Unima dalam memperkuat kualitas akademik, penelitian, dan kontribusi keilmuan bagi kemajuan pendidikan dan masyarakat.

Diharapkan dengan adanya pengukuhan ini akan terus menginspirasi membawa kemajuan bagi Unima dan dunia pendidikan. (*/FA)

Meimonews.com – Sebanyak 735 wisudawan/wisudawati Program Pascasarjana, Magiater dan Doktor Universitas Negeri Manado (Unima) Tahap II Semester Ganjil Tahun Akademik (TA) 2025/2026 dikukuhkan Rektor Unima Joseph Philep Kambey.

Pengukuhan ini dilakukan dalam Sidang Terbuka Unima yang dipimpin Herry Sumual (Ketua Senat) di Auditorium Maria Walanda Maramis Kampus Unima, Tondano. Kamis (18/12/2025).

Pengukuhan ini merupakan agenda akademik resmi universitas sebagai bentuk pengukuhan lulusan dari berbagai jenjang pendidikan.

Dalam sambutannya, Rektor Unima menjelaskan, wisuda menjadi penanda selesainya proses akademik sekaligus awal pengabdian lulusan kepada masyarakat.

Rektor menegaskan pentingnya peran lulusan Unima sebagai insan intelektual yang berintegritas, adaptif, dan mampu menjawab tantangan pembangunan di berbagai sektor.

Rektor juga menegaskan komitmen Unima dalam melakukan transformasi kelembagaan dan peningkatan mutu pendidikan tinggi.

Upaya tersebut diwujudkan melalui penguatan tata kelola, peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta pengembangan program studi strategis yang relevan dengan kebutuhan nasional dan daerah.

Melalui pelaksanaan Wisuda Tahap II Semester Ganjil Tahun Akademik 2025/2026 ini, Unima menegaskan perannya sebagai institusi pendidikan tinggi yang berkomitmen menghasilkan lulusan berkualitas, berkarakter, dan siap berkontribusi nyata bagi kemajuan Indonesia.

Di momen penting ini, Rektor menyampaikan apresiasi kepada Presiden Republik Indonesia, Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, serta Gubernur Sulawesi Utara, Mayjen TNI Purn. Yulius Selvanus atas dukungan nyata terhadap pengembangan Unima. (*/FA)

Meimonews.com – Kabar gembira dan membanggakan terdengar dan tersebar menjelang 70 tahun kiprahnya Universitas Negeri Manado (Unima) di dunia pendidikan. Ini merupakan kado istimewa.

Kado istimewa tersebut berupa meningkatnya akreditasi Unima menjadi Unggul melalui Surat Keputusan BAN-PT (Badan Akresitasi Nasional Perguruan Tinggi) serta Peringkat 1 Kategori 2 pelaksanaan Ujian Tertulis Berbasis Komputer (UTBK).

Kado tersebut disampaikan Rektor Unima Joseph Philip Kambey ketika memberikan sambutan pada Sidang Senat Terbuka dalam Rangka Dies Natalis ke-70 Unima dan Wisuda Semester Ganjil Tahap I Tahun Akdemik 2025/2026.

“Melalui SK BAN-PT Nomor 2732/SK/BAN-PT/Ak/PT/IX/2025, Unima resmi menyandang predikat Unggul,” ujar Rektor pada Sidang Senat yang diadakan di Auditorium Maria Walanda Maramis Unima, Senin (22/9/2025)

Sidang Senat terbuka yang dihadiri para anggota Senat Unima,Wakil Rektor 1 Mister Gideon Maru, Wakil Rektor 2 Donal Matheos Ratu, Wakil Rektor 3 Lenny Leorina Evinita, pimpinan Lembaga/Biro, para Dekan, mantan Rektor Unima, wisudawan dan keluarga, undangan lainnya dan panitia wisuda yang diketuai Irwany Maki ini dipimpin Herry Sumual (Ketua Senat),

Akreditasi Unggul ini, menurut Rektor, merupakan sebuah pencapaian yang luar biasa sekaligus pengakuan atas mutu pendidikan yang telah dibangun selama puluhan tahun. Bukanlah proses yang singkat menuju predikat Unggul ini.

“Keberhasilan ini juga merupakan buah dari upaya kepemimpinan yang sebelumnya dan berkesinambungan sampai saat ini,” ujar mantan Plt. Wakil Rektor 2 (Bidang Perencanaan, Keuangan dan Umum) Unima dan Dekan Fakultas Ekonomi Bisnis (FEB) Unima ini.

Oleh karena itu, di kesempatan berbahagia dan terhormat ini, Rektor menyampaikan terima kasih kepada Deitje Adolfien Katuuk (mantan Rektor sebelumnya) yang telah merintis dan mempersiapkan berbagai langkah strategis menuju Akreditasi Unggul.

Tidak hanya kepemimpinan, keberhasilan ini lahir dari kerja keras seluruh unsur kampus. Tim Akreditasi yang diketuai Sjamsi Pasandatan, dosen, tenaga kependidikan, hingga pimpinan fakultas bekerja siang dan malam menyusun laporan kinerja, melengkapi dokumen serta memastikan standar mutu terpenuhi.

“Kolaborasi lintas unit inilah yang akhirnya membuahkan pengakuan tertinggi dari BAN-PT,” tandas Rektor, yang disambut tepuk tangan hadirin.

Dikemukakan, di balik pencapaian tersebut, aktivitas akademik menjadi fondasi utama. Dosen Unima terus memperkaya keilmuan melalui penelitian yang relewan dengan kebutuhan masyarakat, publikasi di jurnal internasional bereputasi serta inovasi pembelajaran yang berdampak luas.

Kurikulum yang dirancang semakin membuka ruang kolaborasi dengan dunia industri, usaha dan lembaga pendidikan lain sehingga lulusan Unima mampu bersaing di kancah internasional.

Rektor kelahiran Filipina pada 6 Maret 1976 ini lantas memaparkan sejumlah keberhasilan yang diraih tersebut.

Kado istimewa lainnya adalah Unima mendapat peringkat 1 kategori 2 pelaksanaan UTBK. “Bangga Universitas Negeri Manado mendapatkan peringkat 1 atau yang terbaik untuk pelaksanaan UTBK pusat kategori 2 yang terdiri dari 29 PTN di Indonesia.

Untuk itu, Rektor berterima kasih kepada terkait termasuk Tim Sosialisasi Penerimaan Mahasiswa Baru.

“Puji Tuhan, ada begitu banyak pencapaian serta prestasi. Untuk itu, mari terus bersinergi dan bekerjasama untuk kemajuan lembaga yang kita cintai ini,” ujar Rektor.

Terkait dengan sejarah panjang Unima yang berdiri pada tahun 1955 dan akan memasuki usia yang ke-70 tahun, Rektor mengungkapkan, Unima telah mengalami banyak dinamika. Dari awal yang sederhana hingga menjadi institusi pendidikan tinggi yang diperhitungkan baik di tingkat nasional maupun internasional.

“Kita patut bersyukur dan bangga namun tidak boleh berpuas diri. Tantangan ke depan semakin kompleks, mulai dari perkembangan teknologi, perubahan kebutuhan duni kerja hingga tuntutan globalisasi pendidikan,” ujar Joje, sapaan akrab Rektor,

Menurut penghasil 19 karya ilmiah dan 4 karya buku selama mengajar di Unima ini menegaskan, dies natalis bukan sekedar perayaan ulang tahun tetapi merupakan momentum refleksi, evaluasi serta proyeksi tentang perjalanan yang telah ditempuh, pencapaian yang telah diraih serta tantangan yang harus dihadapi ke depan.

Oleh karena itu, sebutnya, tema dies natalis tahun ini yaitu Dies Natalis Unima sebagai momemtun deklarasi inovasi dan implementasi pendidikan transformatif dan kampus berdampak, menjadi sangat relevan.

“Tema ini mengingatkan kita untuk terus berinovasi, meningkatkan triharma perguruan tinggi serta terus mengadakan perubahan untuk membawa dampak yang baik bagi masyarakat dan dunia pendidikan,” ujarnya.

Rektor mengajak seluruh civitas akademika untuk bersama-sama menjaga semangat integritas, inklusivitas, dan inovasi. Jadikan universitas ini sebagai rumah intelektual yang tidak hanya mencetak lulusan yang kompeten tetapi juga berkarakter dan berdampak positif bagi masyarakat.

Pada kesempatan yang indah dan terhormat ini, Rektor menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Presiden RI, Mendiktisaintek atas perhatian dan dukungan untuk Unima serta kepada Gubernur dan Wakil Gubernur Sulut, Bupati, Walikota, bersama seluruh pemangku kepentingan atas kebersamaan dan kerjasama yang telah diberikan.

Disebutkan, bulan lalu, Gubernur Sulut Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus hadir di Unima dan memberikan Kuliah Umum, kunjungan dalam rangka Seminar Nasional di Unima oleh Ketua Komisi Kejaksaan RI, Anggota Bawaslu RI serta kehadiran para narasumber dari luar negeri pada acara International Conffetence Unima pada minggu yang lalu.

Di momen ini, Rektor melaunching logo 70 dan pembukaan secara resmi Pekan Dies Natalis, sementara Sekretaris Rektor Marcia Imelda Watulingas menjelaskan secara detail makna yang terkandung dari logo tersebut. (FA)

Meimonews.com – Tiga (3) Calon Rektor (Carek) Universitas Negeri Manado (Unima) terplih dalam proses pemilihan yang dilaksanakan di Ruang EA Worang Kantor Pusat, Kamis (23/1/2025) telah memenuhi persyaratan sebagaimana diatur dalam Peraturan Menteri dan Statuta Unima.

“Semua persyaratan telah mereka penuhi sehingga Senat mengikutsertakan mereka mulai dari tahapan pendaftaran, pemilihan bakal calon, pemilihan tiga calon suara terbanyak serta pemilihan dan penetapan tiga carek terpilih,” ujar Ketua Senat Unima Herry Sumual.

Bahkan, tambah Sumual dalam percakapan dengan Meimonews.com via telefon, Selasa (28/1/2025), ketiganya telah diundang Kemdiktisaintek untuk proses wawancara (interview) di Jakarta pada Kamis (30/1/2025).

Ditegaskan, bila ada calon yang tidak memenuhi persyaratan atau bermasalah maka dipastikan tidak akan diikutsertakan dalam proses pilrek selanjutnya.

Wakil Rektor 3 Unima Donald Ratu

“Saat sidang-sidang senat untuk proses pilrek, tidak ada keberatan atau laporan terkait dengan adanya calon yang bermasalah atau tidak memenuhi persyaratan seperi isu yang sengaja dikembangkan yakni soal ijasah dan plagiat dari salah satu calon,” jelasnya.

Isu-isu yang dikembangkan tidak benar adanya. Soal ijasah sudah diklarifikasi dari sejumlah pihak terkait termasuk Direktur Pascasarjana dan Irjen Diktisaintek sementara soal plagiat, sudah ada penjelasan resmi dari dosen yang menggunakan nama dari salah satu calon terpilih serta klarifikasi Irjen Diktisaintek.

Dihubungi terpisah, Wakil Rektor 3 Unima Donald Ratu menambahkan, proses Pilrek Unima periode 2025-2029 telah berjalan secara demokratis dan sesuai aturan yang berlaku.

Dan ini, sejalan dengan harapan Plt. Rektor Unima Chatarina Muliana, yang dalam beberapa kesempatan menegaskan agar pelaksanaan Pilrek Unima berjalan demokratis, transparan, sesuai aturan dan tidak ada money politik.

“Tinggal tunggu siapa yang akan ditentukan oleh Kemdiktisaintek,” ujarnya seraya berharap siapapun yang ditetapkan dan dilantik sebagai Rektor Unima empat tahun ke depan adalah yang terbaik untuk kemajuan Unima.

Tiga carek terpilih,.menurutnya, adalah yang terbaik saat ini. Diyakini, dan bila Tuhan berkenan, pasti yang terbaik yang akan menjadi Rektor baru Unima. (FA)

Meimonews.com – Tahapan Pemilihan Rektor (Pilrek) Universitas Negeri Manado (Unima) Periode 2025-2029 memasuki tahap terakhir sebelum pelantikan oleh Menteri Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi (Diktisaintek) RI.

Tahapan ini menegaskan komitmen untuk memastikan bahwa Carek (Calon Rektor) yang terpilih memiliki visi, kompetensi dan integritas yang sesuai standar kepemimpinan di lingkungan pendidikan tinggi.

Oleh karena itu, 3 (tiga) calon terpilih diundang Kemendiktisaintek untuk hadir pada sesi wawancara (interview) yang akan menjadi kesempatan bagi mereka untuk menyampaikan pandangan strategis, program kerja, serta kesiapan mereka memimpin Unima ke depan.

“Ya, ketiga calon Rektor terpilih diundang Kemendiktisaintek untuk wawancara yang akan diadakan Kamis, 30 Januari 2025,” ujar Ketua Senat Unima Herry Sumual Kepada Meimonews.com via telefon, Sabtu (25/1/2025).

Ketiga Carek terpilih yang diundang adalah Dr. Joseph Philip Kambey, SE.Ak, MBA (Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis) yang dalam proses pemilihan Carek Kamis (23/1/2025) meraih suara terbanyak yakni 28 suara, Recky Harold Elby Sendouw, SP, MM, Ph.D (Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum) 14 suara serta Dr. Ignatius Javier Couturier Tuerah, SS, M.Pd (Dekan Fakultas Bahasa dan Seni) 6 suara.

Proses wawancara ini diharapkan menjadi bagian dari upaya mewujudkan kepemimpinan yang berkualitas dan berintegritas di Unima. (FA)

Meimonews.com – Dukungan suara untuk Dr. Joseph Philip Kambey, SE.Ak, MBA (Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis) dalam proses Pemilihan Rektor Unima Periode 2025-2029 tak terbendung.

Dalam proses pemilihan yang berlangsung pada sidang Senat Unima yang dipimpin Herry Sumual dan dihadiri Plt. Rektor Chatarina Muliana di ruang rapat EA Worang, Kamis (23/1/2025), Kambey mendapat 28 suara.

Suara tersebut melebihi lima puluh persen anggota Senat yang menggunakan hak pilihnya, di luar suara dari Kemendiktisaintek (35 persen), yang tidak hadir dan tidak menggunakannya.

Peserta sidang Senat Unima

Menduduki urutan kedua adalah Recky Harold Elby Sendouw, SP, MM, Ph.D (Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum) 14 suara dan Dr. Ignatius Javier Couturier Tuerah, SS, M.Pd (Dekan Fakultas Bahasa dan Seni) dengan 6 suara.

Ketiga nama Calon Terpilih Rektor baru Unima tersebut, nantinya diteruskan ke Kemendiktisaintek untuk penetapan dan pelantikan.

Dr. Joseph Philip Kambey, SE.Ak, MBA (Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis) peraih suara terbanyak

Soal siapa yang ditetapkan dan dilantik sebagai Rektor Unima Periode 2025-2029, menurut Ketua Senat Herry Sumual, tergantung Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi (Kemendiktisaintek) RI.

“Tergantung Menteri. Tergantung Kemendiktisaintek,” tandas Sumual kepada wartawan dalam konferensi pers, usai sidang senat Pemilihan Rektor (Pilrek).

Ketua Senat Unima Herry Sumual saat memberikan keterangan kepada pers usai sidang senat Pilrek Unima Periode 2025-2029

Ketiga calon terpilih tersebut, sambungnya berpeluang untuk dilantik sebagai Rektor Unima Periode 2025-2029.

Sumual berharap, pelantikan Rektor baru bisa dilaksanakan awal Februari nanti. (FA)

Meimonews.com – Proses ulang pemilihan rektor (Pilrek) Universitas Negeri Manado (Unima) akan memasuki tahapan penetapan bakal calon (balon).

Penetapan balon tersebut akan dilakukan dalam Sidang Senat Unima yang akan dilaksanakan di Ruang Senat EA Worang Lantai 3 Kantor Pusat Unima, Senin (13/1/2025).

“Ya. Penetapan bakal calon Rektor Unima akan dilaksanakan pada tanggal 13 Januari 2025,” ujar Ketua Senat Unima Herry Sumual kepada Meimonews.com, Jumat (10/1/2025).

Ditambahkan, sudah ada sembilan orang yang mendaftar di panitia pemilihan (yang diketuai Joulanda Rawis). Yang memenuhi syarat akan ditetapkan sebagai bakal calon dan mengikuti proses/tahapan Pilrek selanjutnya.

Proses Pilrek Unima yang sempat beberapa kali tertunda menjadi perhatian serius dari Pelaksana Tugas (Plt) Unima Chatarina Muliana. Dan, itu disampaikan ketika memberilan sambutan pada Perayaan Natal Yesus Kristus Unima yang dilaksanakan di Auditorium Unima, Tondano, Selasa (7/1/2025).

“Sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Rektor, saya ingin menegaskan komitmen saya untuk mendukung penuh agar proses pemilihan ini berjalan akuntabel, transparan, lancar dan sukses,” ujarnya.

Disebutkan, kita semua berharap agar pemimpin yang terpilih nantinya adalah sosok yang mampu membawa Unima menuju masa depan yang lebih baik.

Di tengah dinamika yang mungkin muncul dalam proses ini, Chatarina mengajak semua civitas akademika untuk menjaga suasana kondusif dan tetap bersatu.

“Mari kita jadikan momen ini sebagai pembelajaran bersama dalam berdemokrasi yang sehat dimana kita mengutamakan kepentingan bersama di atas kepentingan pribadi atau golongan,’ pintanya. (FA)

Meimonews.com – Plt. Rektor Unima sekaligus Irjen Dikti Kemendikti, Sains dan Teknologi Chatarina Muliana berharap Desember 2024 proses pemilihan Rektor (Pilrek) Unima periode 2024-2028 bisa selesai dan terpilihnya Rektor baru.

“Ditargetkan, dalan Desember ini (tahun 2024) pemilihan Rektor bisa selesai. Sudah ada Rektor baru dalan bulan Desember ini,” ujar Ketua Senat Unima Herry Sumual mengutip harapan Chatarina yang disampaikan saat Rapat Senat, Rabu (4/12/2024).

Diketahui, rapat senat Unima yang dipimpin Sumual diadakan di Ruang Senat EA Worang Lantai 3 Kantor Pusat Unima sementara Chatarina mengukuti secara zoom.

Agar proses Pilrek bisa selesai sesuai target maka beberapa hal penting dan mendesak dibahas dan diputuskan dalam rapat senat tersebut.

Sejumlah terkait itu, menurut Sumual dalam percakapan dengan Meimonews.com, usai rapat senat, disampaikan Plt. Rektor serta juga agar prosesnya sesuai aturan yang berlaku.

Plt. Rektor mencabut Peraturan Rektor No. 16 tahun 2024 tentang Senat di Lingkungan Unima. Plt. Rektor mengantisipasi dengan membuat Peraturan Rektor khusus yang hanya terdiri dari 5 pasal, dan pemberlakukan Pertor No. 1 tahun 2023, walau pencabutan ini hanya berlaku sampai terpilihnya Rektor baru. Sesudah itu, akan dibuat peraturan baru Rektor.

“Aturan ini hanya dipakai sampai terpilihnya Rektor yang baru,” jelas Sumual terkait Peraturan Rektor khusus yang dikeluarkan Plt. Rektor.

Berhubungan dengan adanya pengunduran diri seorang anggota panitia pilihan karena sesuatu hal maka senat telah telah memutuskan mengangkat Noldi Pelengkahu dari fakultas yang sama, sebagai penggantinya.

Sumual menyebutkan, dalam rapat yang diikuti lebih dari setengah anggota Senat Unima, Plt. Rektor menegaskan, bila Menteri tidak memberikan suaranya pada Pilrek maka pemungutan suara dilakukan oleh Senat. (FA)

Meimonews.com – Senat Universitas Negeri Manado (Unima) menggelar rapat di Ruang Senat EA Worang Lantai 3 Kantor Pusat Unima, Rabu (4/12/2024).

Setidaknya, ada empat hal penting dan mendesak dibahas dalam rapat yang dipimpin Herry Sumual (Ketua Senat) dan diikuti secara zoom oleh Plt. Rektor Unima/Irjen Dikti Kemendikti, Sain dan Teknologi Chatarina Muliana.

Hal-hal yang dibahas tersebut, di antaranya Peraturan Rektor tentang Pencabutan Pertor No. 16 Tahun 2024 tentang Senat di Lingkungan Unima; Pergantian Antar Waktu Keanggotaan Senat.

Pedoman Teknis Penjaringan Calon Rektor Unima Periode 2024-2028; Pergantian salah satu anggota Panitia Pemilihan Rektor yang mengundurkan diri.

Ketua Senat Unima Herry Sumual kepada Meimonews.com, usai rapat menjelaskan, Anggota Senat Unima saat ini berjumlah 48 orang namun yang resmi baru 44 orang. “Yang ikut rapat lebih dari lebih setengah dan telah memenuhi qourum,” ujarnya. (FA)

Meimonews.com – Beberapa tahapan Pemilihan Rektor Unima periode 2024-2028 ditunda menyusul keluarnya surat dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Riset dan Teknologi Republik Indonesia (Kemendiktiristek RI).

Surat bernomor 0003/M.A/KP.05.02/2024 tertanggal 14 November 2024 yang ditandatangani Plt. Sekretaris Jenderal Togar M. Simatuang tersebut menjadi dasar sehingga Senat Unima melakukan penundaan beberapa tahap Pilrek Unima untuk masa bakti empat tahun ke depan.

Hal tersebut disampaikan Ketua Senat Unima Herry Sumual dalam percakapan dengan Meimonews.com di Kantor Pusat Unima, Tondano, Senin (25)11/2024).

“Adanya surat tersebut maka kami melakukan rapat Senat beberapa waktu lalu untuk menindaklanjutinya,” jelasnya.

Beberapa tahapan Pilrek Unima periode 2024-2028 yang tertunda adalah Penetapan Bakal Calon yang dijadualkan tanggal 14 November 2024, Penyampa visi, misi dan program bakal calon 25 November, Penetapan 3 calon 26 November, Penyampaian ke Kemendiktiristek 28 November dan Pilrek 3 Desember.

Oleh karena itu, saat ini, pihaknya sedang melakukan proses tindak lanjut dari surat tersebut. Soal waktu dari tahapan-tahapan yang tertunda, Sumual belum memberikan kepastian karena harus menyelesaikan hal-hal yang termuat dalam surat tersebut.

“Tunggu saja. Bila sudah tuntas masalahnya, akan diberitahu tahapan-tahapan tersebut,” ujarnya. (FA)