Meimonews.com – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menegaskan, pihaknya siap mengamankan kepulangan Kepala Negara dan Delegasi peserta Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ke-42 ASEAN di Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Diketahui, Kepala Negara dan Delegasi akan mulai kembali ke negara asalnya setelah melalui seluruh rangkaian kegiatan KTT ASEAN, Kamis (11/5/2023).

Disebutkan, kepulangan para Kepala Negara dan Delegasi berbeda waktunya. Ia pun menyatakan Polri akan siap menyesuaikan pengamanan kepulangan.

“Tadi pagi kita sudah melaksanakan evaluasi dari beberapa kegiatan kemarin. Tentunya memang akan terjadi kepadatan karena memang kepulangannya berbeda-beda. Ada yang masih melaksanakan kegiatan dan mungkin juga masih ada yang stay untuk menikmati indahnya Labuan Bajo,” ujar Sigit di Command Center 91, Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur, Kamis (11/5/2023).

Menurut mantan Kabareskrim Polri ini, dalam proses pengamanan kepulangan Kepala Negara dan Delegasi, pihaknya berkoordinasi dengan seluruh stakeholder, termasuk Paspampres yang berada di ring 1 pengamanan.

“Tentunya, anggota kita telah melakukan langkah-langkah persiapan perencanaan dan juga koordinasi dengan seluruh stakeholder terkait dengan rekan-rekan dari Paspampres dari ring 1, sehingga terkait kegiatan yang ada atau tiba-tiba ada perubahan rencana bisa diinformasikan lebih cepat sehingga kita pun bisa segera menyesuaikan,” ujarnya.

Meskipun jadual kepulangan Kepala Negara dan Delegasi berbeda, mantan Kapolda Banten ini menegaskan, pada prinsipnya Polri akan berupaya semaksimal mungkin untuk melaksanakan tugas pengamanan dan pengawalan seluruh kegiatan yang ada. Khususnya terkait dengan kegiatan di venue yang saat ini masih berlangsung dan juga kepulangan dari seluruh rombongan. (AF)

Meimonews.com – Kapolda  Bali Irjen. Pol. Drs. Putu Jayan Danu Putra, SH menjemput kepulangan jenazah warga Bali yang menjadi korban gempa di Turki, Kamis (23/2/2023).

Jenazah Ni Wayan Supini (44) tiba di Terminal Cargo Domestik Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Bali, sekitar pukul 16.00 Wita. Supini merupakan Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Klungkung yang menjadi salah satu korban gempa Turki.

Suasana haru terasa saat petugas TNI-POLRI menandu jenazah Supini untuk selanjutnya dimasukkan ke dalam mobil ambulans RS Bhayangkara Denpasar.  Suami Supini, I Nyoman Ranten dan anaknya pun turut di dalam mobil tersebut

Ranten menjelaskan jenazah istrinya akan dimakamkan di setra atau kuburan Desa Negari, Banjarangkan, Klungkung pada 10 Maret mendatang.

Ranten juga mengatakan, jenazah Supini tidak langsung dibawa ke rumah duka di Banjarangkan melainkan dititipkan di RSUD Klungkung terlebih dahulu. “Kami akan menginapkan jenazah di RSUD Klungkung terlebih dahulu karena di rumah masih ada upacara,” jelasnya.

Penjemputan jenazah ini difasilitasi oleh Polda Bali. Puluhan polisi mengawal ketat jalannya prosesi kedatangan jenazah yang tiba di Terminal Cargo Domestik, Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai.

Kapolda Bali Irjen Putu Jayan Danu Putra mengungkapkan, duka cita terhadap keluarga korban gempa Turki. Ia menjelaskan Polda Bali diberi tanggung jawab untuk mengurus kepulangan jenazah korban mulai dari Jakarta hingga Bali dan meneruskannya ke keluarga di Klungkung.

“Kami sudah mempersiapkan puluhan personil anggota Polri yang kemudian akan mengantar jenazah sampai tujuan di Klungkung,” ujar Kapolda. (Xie)