Meimonews.com – Suatu hal yang patut dibanggakan, Universitas Negeri Manado (Unima) masuk urutan 20 Ramah Disabilitas UI GrenMetric.
Oleh karena itu, dan terkait dengan dukungan Unima pimpinan Joseph Philip Kambey (Rektor) terhadap program Asta Cita Presiden Prabowo, berbagai langkah strategis terus dilakukan Unima untuk program Ramah Disabilitas.
Berbagai langkah tersebut diungkap dan ditekankan untuk terus dilaksanakan ketika Wakil Rektor 1 Unima Mister Gideon Maru memberikan sambutan mewakili Rektor pada pertemuan Unima Ramah Disabilitas yang diselenggarakan Biro Perencanaan, Kerjasama dan Hubungan Masyarakat (PKHM) Unima, Selasa (28/10/2025).
Kegiatan yang didukung Unit Pelayanan Disabilitas Unima dan dihadiri pimpinan Unima dan Fakultas-fakultas se-Unima ini dilaksanakan di Ruang Rapat Lantai 2 Unima Tondano
Langkah strategis Unima Ramah Disabilitas adalah pertama, penyiapan Unit Layanan Disabilitas; kedua, Penyiapan dokumen SOP layanan disabilitas; ketiga, penyediaan sarana yang aksesibel; dan keempat, pemberian beasiswa ADIK untuk semua mahasiswa disabilitas Unima.
“Hal-hal tersebut sedang dilakukan Unima di bawah kepemimpinan Rektor (Joseph Philip Kambey – Red),” ujar Kepala Unit Pelayanan Disabilitas Unima Aldjon Nixon Dapa (Dekan Fakultas Ilmu Pendidikan dan Psikologi Unima) kepada Meimonews,com, usai kegiatan.
Langkah-langkah strategis ini, sebut Kepala Biro PHKM Unima Vivi W. Saroinsong yang dihubungi terpisah di lokasi kegiatan, sejalan dengan amanah Permendikbudristek Nomor 48 Tahun 2023 dan guna mendukung program Asta Cita Presiden Prabowo.
Dalam Permendikbudristek, antara lain diatur tentang akomodasi yang layak pada semua jenjang pendidikan harus ramah disabilitas.
Dapa menyebutkan, di Unima, ada sekitar 32 mahasiswa. (FA)

