Meimonews.com – SMK Negeri 3 Manado menggelar Peningkatan Komptensi Guru dan Tenaga Kependidikan dan Kebijakan yang menunjang Pencegahan dan Penyalahgunaan Narkoba.

Kegiatan yang diikuti 30-an guru dan tenaga kependidikan di sekolah tersebut dilaksanakan di aula sekolah, Selasa (25/3/2025).

Kepala Bidang Pembinaan SMK Dinas Pendidikan Sulut Vecky Pangkerego saat memberikan materi

Ada dua narasumber yang dihadirkan pada kegiatan yang dibuka pelaksanaannya oleh Kepala SMK Negeri 3 Manado Sylvia AC Ransulangi di dampingi Wakepsek Kurikulum Novaldi Bapayung dan Wakepsek Kesiswaan Janry Kawengian.

Dua narasumber tersebut adalah Kepala Bidang Pembinaan SMK Dinas Pendidikan Sulut Vecky Pangkerego serta Penggiat dan Relawan Anti Narkota Lexie Kalesaran (Ketua KTN dan Ketua PPP Brimob). Sebagai pemandu / moderator Sandra G. Supit.

Penggiat dan Relawan Anti Narkoba Lexie Kalesaran ketika memberikan materi

Dalam sambutannya, Kepsek mengimbau dan mengajak para guru dan tenaga kependidikan untuk memahami dan mengikuti dengan seksama apa-apa yang disampaikan para narasumber.

Foto bersama Kabid Pembinaan SMK Dinas Pendidikan Sulut bersama peserta kegiatan

Hal ini, sebut Ransulangi, agar tujuan yang diharapkan dapat diterapkan dengan baik untuk pengembangsn kompetensi para pendidik dan tenaga kependidikan dalam memajukan SMK Negeri 3 Manado yang berkualitas.

Selain itu, bisa menghasilkan output-output yang bisa mengikuti perkembangan yang ada dan sedang melaju cepat supaya pendidiksn SMK Negeri 3 Manado tidak ketinggalan. (Fer)

Meimonews.com – Hasil didikan/binaan para guru dan keterlibatan pihak terkait/berkompeten di SMK (Sekolah Menengah Kejuruan) Negeri 3 Manado membuahkan hasil yang membanggakan.

Kebangaan yang tidak saja bagi sekolah yang berlokasi di Jalan TNI No. 4 Tikala Ares Manado ini tetapi juga bagi para lulusan/alumni sekolah ini.

Salah satu contohnya terkait dengan kompetensi di bidang kuliner, ‘pembekalan’ yang diberikan para guru dan melibatkan pihak terkait seperti pihak perhotelan dan restoran yang adalah anggota PHRI (Perkumpulan Hotel dan Restoran Indonesia), para lulusan/alumni di sekolah ini banyak yang menjadi chef handal di hotel-hotel ternama di Sulut.

Kepala SMK Negeri 3 Manado Sylvia AW Ransulangi dalam percakapan dengan Meimonews.com via telefon, Selasa (18/2/2025) menjelaskan, pihak sekolah senantiasa melibatkan pihak perhotelan dan restoran (anggota PHRI)untuk memantapkan kompetensi para siswa.

Pihak sekolah, jelasnya, selalu mengundang pihak hotel dan restoran untuk menjadi narasumber dalam kegiatan workshop dan menjadi asesor di tiap kegiatan uji kompetensi keahlian kuliner dan perhotelan baik saat pra UKK (Uji Kompetensi Keahlian) maupun saat UKK.

“Karena sekolah sudah bekerjasama dalam meningkatkan kompetensi para peserta didik di SMK Negeri 3 Manado maka sebagian besar alumni sekolah sudah menjadi chef handal di hotel-hotel ternama di Sulut,” ujar mantan Wakil Kepala.Sekolah Bidang Kurikulum ini.

Hasil tersebut, menurutnya, bisa terjadi karena kualitas yang ada di sekolah dan kemitraan sekolah vokasi yang saling mendukung dengan dunia usaha dan dunia kerja di sektor kepariwisataan yang ada di Sulut. (Fer)

Meimonews.com – Tim Dinas Pendidikan Daerah (Dikda) Sulut yang dipimpin Julien Sundalangi di dampingi Fenny Bolang dan Handri Suwaji berkunjung ke SMK Negeri Manado, Senin (17/2/2025).

Kunjungan tersebut dalam rangka verifikasi Uji Kompetensi Keahlian (UKK) di sekolah yang terletak di Jalan TNI No. 4 Tikala Ares Manado ini.

Mendampingi Sylvia AW Ransulangi (Kepala Sekolah) dalam kunjungan Tim Dikda Sulut ini, di antaranya Lance Yacob (Wakepsek Bidang Kurikulum), Aneke Tumangken (Wakepsek Sarpras) dan Virginia Helena Saneba (Kajur Perhotelan).

Semua fasilitas, karya siswa dan lain-lain yang menjadi poin-poin yang perlu diverifikasi didatangi dan diperiksa satu-satu dan dilakukan secara teliti.

Hal ini dimaksudkan agar penilaian atau verifikasi terjadi secara objektif dan apa adanya. Bahkan, karya siswa berupa kuliner langsung dirasakan saat jedah kegiatan.

“Verifikasi tempat uji kompetensi ini kami lakukan sebelum pelaksanaan Ujian UKK,” ujar Sundalangi kepada Meimonews.com di sela kegiatan.

Salah satu anggota Tim Dikda Sulut saat melihat kamar hotel Edotel milik SMK Negeri 3 Manado yang menjadi tempat praktik siswa

Sebelum pelaksanaan UKK, sambungnya, tim melihat layak atau tidak layak, sesuai atau tidak sesuai.

“Sesuai jadual, kami mendatangi sekolah ini untuk melihat keadaan yang ada di sini,” ujar Sundalangi.

Tim Verifikasi di dampingi Kepala SMK Negeri 3 Manado Sylvia AW Ransulangi merasakan karya kuliner siswa di jedah kegiatan

Item-item yang diverifikasi adalah kuliner, perhotelan, usaha layanan pariwisata, PPLG (Pengembangan Perangkat Lunak Lunak dan Gim, TJKT (Teknik Jaringan Komputer dan Telekomunikasi), serta Kecantikan dan Spa. (Fer)

Meimonews.com – Meriahkan SMK Expo 2024 yang digelar di Atrium Mantos 1 Manado, SMK (Sekolah Menengah Kejuruan) Negeri 3 Manado pimpinan Silvya AV Ransulangi memanerkan hasil karya siswanya.

Ada sejumlah hasil karya siswa kelas 11 kuliner sekolah yang beralamatkan di Kln. TNI No. 4 Tikala Ares Kecamatan Tikala Manado ini yang dipamerkan selama pelaksanaan kegiatan, Rabu-Kamis (20-21/11/2024).

Hasil karya tiga orang siswa (Deren Darongke, Viona Kalamu dan Sahira Ramadhani) dengan guru pembimbing/pendamping Margaretha Nora Rotinsulu tersebut di antaranya kue kering, klaper tart, pizza, pie buah, cake zebra.

Mereka mengerjakan semua karya sesuai proses waktunya dengan jumlah yang terbilang cukup.

Menariknya, hasil karya tersebut diminati pengunjung stan sekolah. Ada yang meminta merasakannya tapi tidak sedikit yang tidak hanya merasakan tapi langsung membelinya karena terasa enak.

Para siswa, guru pembimbing/pendamping dan beberapa guru sekolah yang hadir serta kepala sekolah senang dengan respons positif dari pengunjung stan karena itu berarti hasil karya tersebut sesuai standart dan diminati.

Pengamatan Meimonews.com di lokasi, terlihat para siswa dan para guru senang karena hasil karya tersebut diminati, bahkan lebih dari itu, hasil karya tersebut menjadi bekal pengetahuan siswa ke depan.

Dalam percakapan dengan Meimonews.com di sela kegiatan, Rabu (20/11/2024) mengungkapkan, bekal pengetahuan yang didapat siswa saat menimbah ilmu di sekolah bisa diimplementasikan di rumah baik saat ini maupun ke depan. (Fer)