Meimonews.com – Momen penuh sukacita mewarnai Penamatan Siswa SMA Negeri Negeri 8 (Smandel) Manado yang dilaksanakan di aula sekolah, jalan Politeknik Kairagi Dua Manado, Selasa (5/5/2026).

Ada sebanyak 357 siswa (189 laki-laki dan 168 perempuan) yang dalam tahun ajaran 2025/2026 yang telah dinyatakan selesai belajar di institusi pendidikan menengah atas yang memiliki visi Terwujudnya manusia unggul yang bernapaskan Pancasila ini. 351 siswa telah dinyatakan lulus sementara 6 siswa masih ditangguhkan kelulusannya karena harus menyelesaikan tagihan dalam ujian esai.

Walaupun dalam suasana sederhana merujuk pada aturan Dinas Pendidikan Daerah (Dikda) Suut namun para siswa yang telah tiga tahun (6 semester) belajar dan lulus pada ujian akhir tetap dengan penuh sukacita mengikuti acara penamatan.

Kepala SMA Negeri 8 Manado Mediatrix Maryani Ngantung dalam sambutannya mengungkapkan, tidak terasa hari ini akhirnya tiba di mana adik-adik siswa mengakhiri tugas belajar selama 3 tahun di SMA Negeri 8 Manado.

Kebersanaan selama 3 tahun belajar di SMA Negeri 8 Manado, prestasi-prestasi yang telah diraih selama ini, proses belajar yang sudah dijalani semuanya telah dilalui dan dinikmati bersama. Dan itu akan menjadi kenangan. Kenangan yang manis selama berada di sekolah ini.

Setelah ini, sebutnya, anda (para lulusan) akan menapaki dunia yang lebih luas lagi. Bukan lagi sebatas di lokasi sekolah tetapi akan melangkah ke dunia yang lebih luas lagi. Ada yang ke perguruan tinggi di Sulut tapi ada yang akan keluar daerah atau dunia kerja. Itu masa depan anda.

“Selaku Kepala Sekolah, saya menyampaikan banyak selamat kepada semua siswa kelas 12 yang telah menyelesaikan tugas belajar selama 3 tahun di sekolah ini. Selamat berjuang menghadapi hari esok,” ujarnya,

Kepala sekolah penggerak kreatif dan inovatif ini mengemukakan, cita-cita anda (para lulusan) masih panjang. Masih jauh. Masih banyak yang bisa diraih. Bawalah nama almamater, berikanlah yang terbaik di manapun berada.

“Tunjukkanlah kemampuan diri anda sendiri. Berbaktilah kepada keluarga, kepada gereja, kepada agama dan kepada masyarakat dan negara. Dan terlebih berikanlah diri anda yang terbaik untuk dunia,” ujarnya.

Ketika memberikan sambutan, Kepala Bidang Pembinaan SMA Dinas Pendidikan Daerah Sulut Jefri Umboh (mewakili Kadis Diksa Sulut Femny J. Suluh) menjelaskan, acara penamatan dan kelulusan adalah agenda resmi dari Pemerintah Provinsi Sulut karenanya telah diterbitkan surat edaran untuk dilakukan oleh setiap sekolah. Oleh karena itu, terima kasih kepada Kepala SMA Negeri 8 Manado yang telah merealisasikan isi edaran tentang acara penamatan/kelulusan siswa seperti sekarang ini.

“Ini (kesederhaan) adalah bagian dari dunia pendidikan menunjang program nasional tentang efisiensi tidak perlu berbiaya mahal. Sederhana tapi tidak boleh mengurangi semangat dan kebahagiaan kita,” tandasnya.

Karena apa yang diawali adik-adik di sini, juga adalah bagian dari kesukacitaan dari Dinas Pendidikan Daerah Sulut karena telah menyelenggarakan program pendidikan secara luas.

Apa yang didapat selama belajar di sekolah ini menjadi bekal/modal di kemudian hari. Mulai besok, kalian (para lulusan) akan berada di lingkungan yang lebih luas. Tidak lagi datang jam 06.30 ke sekolah dan pulang jam 15.00. Status siswa tidak ada lagi. Anda sudah berada di tengah-tengah masyatakat.

Dinamika yang ada di lingkungan sosial masyarakat jauh lebih maju, jauh lebih rumit dan sulit untuk dihadapi. Semangat yang diberikan selama di SMA Negeri 8 Manado menjadi modal kuat bagi adik-adik untuk masuk ke dunia modern saat ini.

Diungkapkan, Sulawesi Utara yang mengikuti ujian tahun ini (kelas 12) ada 20.126. SMA Negeri 8 Manado mampu menjadi penyelenggara pendidikan di atas rata-rata. SMA Negeri 8 telah memberikan peran yang luar biasa bagi kemajuan pendidikan di Sulawesi Utara.

“Tetaplah berprestasi. Ingat anda 3 tahun hidup di sekolah ini. Ketika anda meninggalkan sekolah ini, ingat yang anda harus buat. Sekecil apapun itu untuk kemajuan SMA Negeri 8 Manado yang dicintai bersama ini,” pesan Kabid Dik SMA Dikda Sulut.

Setelah sambutan dari Ketua Komite Smandel Manado Johanes Don Bosco diadakan penyerahan secara simbolis ijasah kepada siswa perwakilan kelas.

Penyerahan dilakukan oleh Kabid Dik SMA Dikda Sulut di dampingi Kepala Sekolah, Ketua Komite Smandel Manado serta disaksikan para wakil Kepala Sekolah, para wali kelas serta guru dan staf. (Fer)

Meimonews.com – SMA Negeri 8 (Smandel) Manado menyelenggarakan berbagai kegiatan kerohanian dalam momentum bulan suci menyambut Paskah 2026 dan Idul Fitri 1447 Hijriah sebagai wujud pembinaan iman dan karakter peserta didik.

Pada masa Prapaskah, siswa Kristen Protestan melalui Pelsis mengadakan Kebaktian Kebangunan Rohani (KKR) dipimpin Guru Agama Anneke Karaeng. Kegiatan ini menjadi sarana penguatan iman serta refleksi rohani bagi para siswa.

Sementara itu, siswa Katolik melalui ISKA melaksanakan penanaman daun palma di ladang pekuburan Katolik Porta Caeli, Minahasa Utara, sebagai bagian dari tradisi menyambut Minggu Palma.

Pada bulan Ramadhan, siswa muslim mengisi kegiatan kerohanian dengan seminar keagamaan bertema “Ramadhan: Momentum Penguatan Identitas Muslim” yang dibawakan oleh Ustad Ramin Malahedi.

Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman dan kesadaran peserta tentang pentingnya memanfaatkan bulan Ramadhan untuk memperkuat iman, akhlak, dan jati diri.

Rangkaian kegiatan meliputi pembukaan, penyampaian materi, sesi tanya jawab, serta refleksi bersama dengan fokus pada makna Ramadhan, peningkatan kualitas ibadah, dan penerapan nilai-nilai Islam dalam kehidupan sehari-hari.

Puncak kegiatan dilaksanakan pada Selasa (7/4)2026).  Siswa Kristen Protestan dan Katolik merayakan Paskah melalui ibadah bersama yang dipimpin oleh Pastor Miller Senduk, MSC. Setelah itu, siswa muslim melaksanakan kegiatan Halal bi Halal sebagai ajang mempererat silaturahmi.

Melalui kegiatan yang diadakan di lingkungan sekolah, SMA Negeri 8 Manado pimpinan Mediatrix Maryani Ngantung ini terus menumbuhkan nilai keimanan, toleransi, dan kebersamaan dalam keberagaman. (*/Fer)

Meimonews.com – Suatu kepercayaan berharga diterima Kepala SMA Negeri 8 (Smandel) Manado Mediatrix Mariyani Ngantung dari Balai Guru dan Tenaga Kependidikan (BGTK) Sulut.

Pada program pelatihan khusus bagi calon kepala sekolah yang diadakan BGTK baru-baru tersebut, Mediatrix dipercayakan menjadi mentor.

Selama sesi mentoring, Kepala Sekolah Penggerak ini membagikan pengalaman manajerial, tantangan, serta solusi yang sangat berharga selama kurang lebih 18 tahun menjabat sebagai kepala sekolah di jenjang SMA.

Para bakal calon kepala sekolah juga diundang langsung ke SMA Negeri 8 Manado untuk melihat secara langsung manajemen sekolah dalam tataran perencanaan, pelaksanaan, hingga evaluasi program kerja, perkembangan sarana-prasarana, bagaimana membangun relasi dengan pihak lain demi memajukan sekolah, serta manajemen keuangan.

Kegiatan ini dilakukan dalam rangka memantapkan pemahaman dan memperkuat keterampilan pengelolaan sekolah bagi para calon kepala sekolah di Sulawesi Utara. (Fer)

Meimonews.com – Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) RI Abdul Mu’ti mengadakan kunjungan ke daerah Sulawesi Utara, untuk beberapa kegiatan.

Sebelum kembali kembali ke Jakarta, Mendikdasmen menyempatkan diri mendatangi SMA Negeri 8 Manado, yang berlokasi di Jalan Buha Kairagi 2 Kecamatan Mapanget, Manado, Jumat (26/9/2025).

Ketika tiba di kompleks sekolah, Mendikdasmen disambut tarian cakalele, nyong dan noni Smandel serta atraksi para siswa yang tergabung dalam gerakan Pramuka sekolah.

Di kompleks sekolah, Mendikdasmen di dampingi SKM Bidang Manajemen dan Kelembagaan, Dirjen PAUD Dikdasmen, Sesditjen PAUD Dikdasmen dan Direktur SMA memantau perkembangan pembangunan revitalisasi dengan anggaran Rp. 1,5 miliar

Secara seksama, Mendikdasmen di dampingi Direktur SMA dan tim melihat langsung kondisi yang ada dan mendengar penjelasan dari Kepala SMA Negeri 8 Manado Mediatrix Maryani Ngantung serta pelaksana dan pengawas proyek.

Setelah melihat kondisi yang ada dan mendengar penjelasan tersebut, Mendikdasmen menegaskan, menambah anggaran pembangunannya besar Rp. 250 juta.

“Ditambah Rp 250 juta sehingga anggaran pembangunannya menjadi Rp. 1,550 miliar,” ujar Mendikdasmen, yang disambut tepuk tangan pimpinan sekolah, sejumlah staf dan siswa, Kepala Dikda Sulut Femny Suluh, Kepala BPMP Sulut Febry HJ Dien, Kabid SMA Sri Ratna Pasiak, dan tamu lain.

Usai memantau proyek revitalisasi tersebut, Mendikdasmen dan rombongan melewati salah satu ruangan kelas yang ada para siswa yang tergabung dalam Palang Merah Remaja. Setelah berbincang sejenak dengan para siswa tersebut, Mendikdasmen memberikan pesan dan motivasi kepada mereka.

Setelah itu, Mendikdasmen dan rombongan menuju ke aula sekolah yang sudah ditunggu sejumlah siswa serta para guru dan staf, kemudian menuju ke sebuah gazebo untuk melihat produk Kamberu (Kampanye Bertani Urban) dan Taman Numerasi (Mahir Numersasi, Majukan Negeri).

Di gazebo ini, Mendikdasmen dan tim mendapat informasi seputar Kamberu (inovasi hijau, program unggulan sekolah) serta terkait apa yang ada di Taman Numerasi.

Sebelum meninggalkan kompleks sekolah, Mendikdamen menyempatkan menyumbangkan dua lagu bersama band siswa sekolah, di halaman sekolah, di bawah kerindangan pohon.

Mendikdasmen mengapresiasi siswa sekolah yang memiliki bakat seni dan memotivasi untuk terus berkarya di samping tetap semangat menempuh pendidikan untuk masa depan.

Kepada sejunlah wartawan, Mendikdasmen berhararap dengan adanya revitalisasi ini, bisa meningkatkan pemenuhan sarana dan prasarana di sekolah ini yakni pembangunan beberapa ruang kelas baru dan laboratorium, berlantai dua. (Fer)

Meimonews.com – Guru-guru SMA Negeri 8 Manado pimpinan Mediatrix Maryani Ngantung mengikuti kegiatan In House Training (IHT) Pembelajaran Mendalam di kompleks sekolah, baru-baru.

Partisipasi aktif para guru dalam IHT ini menjadi langkah nyata SMA Negeri 8 Manado dalam menghadirkan pembelajaran yang bermutu dan penuh makna.

Kegiatan ini menjadi ruang belajar bersama bagi para pendidik untuk memperkaya pemahaman mengenai strategi pembelajaran yang tidak hanya berfokus pada capaian akademik, tetapi juga pada pengalaman belajar yang bermakna bagi peserta didik.

Melalui IHT dengan narasumber Jane Panungkelan ini, para guru diajak untuk mendalami konsep pembelajaran yang berkesadaran, melibatkan olah pikir, olah rasa, olah hati, dan olah raga.

Dengan pendekatan ini diharapkan proses belajar di kelas dapat lebih hidup, inspiratif, dan mampu mendorong siswa berpikir kritis serta memahami materi secara mendalam, bukan sekadar menghafal. (Fer)

Meimonews.com – Beberapa prestasi penting dan membanggakan diraih Mediatrix Maryani Ngantung, yang kini memimpin SMA Negeri 8 (Smandel) Manado.

Terbaru, Kepala Sekolah Penggerak ini meraih Kepala SMA Inovatif tingkat nasional Tahun 2024.

Pengumuman dan penyerahan penghargaan tersebut dilakukan saat acara puncak Hari Guru Nasional Tahun 2024 yang dilaksanakan di Jakarta International Velodrome, Jumat (29/11/2024).

Kesuksesan Mediatrix tersebut diraih karena sejunlah terobosan kreatif dan inovatif yang dilakukan, di antaranya menginisiasi Program Kampanye Bertani Urban (Kamberu), yang telah membuat SMA Negeri 8 Manado berhasil menggemakan semangat pertanian hingga kancah internasional.

Inovasi ini dilakukannya dengan didukung oleh sejumlah pihak di antaranya para guru, staf, orangtua siswa serta pemerintah.

Oleh karena itu, pihak sekolah menyampaikan terima kasih kepada Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia, Pemerintah Provinsi Sulut, Balai Penjaminan Mutu Pendidikan Sulut, Balai Guru Penggerak Sulut, Dinas Dikda Sulut, guru, pegawai, orang tua dan seluruh siswa, bahkan para mitra dan aktivis lingkungan yang turut ambil bagian dalam mewujudkan cita-cita mulia Program Kamberu.

Semoga ke depan, inovasi ini dapat semakin menginspirasi banyak sekolah sahabat untuk memajukan pertanian Indonesia dan melindungi bumi. (Fer)

Meimonews.com – Kepala SMA Negeri 8 Manado Mediatrix Maryani Ngantung berharap, pesantren kilat (peskil) yang dilaksanakan Rohis SMA Negeri 8 Manado dapat menjadikan para siswa tetap teguh dalam iman.

Selain itu, “mengimplementasikannya melalui perbuatan baik dan produktif dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Mediatrix ketika membuka peskil, baru-baru.

Kegiatan peskil Rohis sekolah yang akrab disebut Smandel Manado ini dilaksanakan di Wisma Haji Tuminting Manado selama tiga hari,

Selama peskil, para siswa menerima materi dari Ustadzah Suryanti Wagimin dan Ustadz Julianto.

Peskil adalah kegiatan pendalaman ilmu agama Islam dengan cepat atau secara kilat sehingga peserta didik mampu menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari.

“Adik-adik siswa Rohis harus mampu menjadi cerminan wajah umat Islam yang mampu berdiri membela kebenaran, menjaga alam ciptaan Tuhan, serta mampu bertoleransi dengan sesama yang berbeda,” harap Mediatrix.

Kepala sekolah penggerak kreatif dan inovatif ini menitipkan pesan kepada siswa-siswa Rohis Smandel untuk selalu menjaga nama baik diri dan nama baik sekolah melalui sikap baik agar bisa diteladani oleh banyak orang. (Fer)

Meimonews.com – Berbagai terobosan dan inovasi yang selama ini dilakukan Mediatrix Maryani Ngantung sebagai kepala sekolah mendapat apresiasi.

Di momen Jambore GTK Hebat 2024 memperingati Hari Guru Nasional Tahun 2024 yang diselenggarakan secara nasional oleh Direktorat Jenderal Guru dan Kependidikan Kemendikdasmen RI dan tingkat Provinsi Sulut oleh Balai Guru Penggerak (BGP), apresiasi itu berupa penganugerahannya sebagai juara pertama Kepala Sekolah Inovatif.

Ajang Jambore GTK Hebat 2024 yang digelar sebagai bentuk penghargaan bagi para guru dan penyelenggara pendidikan ini dibuka secara nasional (lewat daring) oleh Dirjen GTK Kemendikdasmen Nunuk Suryani.

Untuk tingkat provinsi Sulawesi Utara, kegiatannya dilaksanakan di Hotel The Sentra Manado, Desa Maumbi Kecamatan Kalawat Minahasa Utara, Sabtu-Minggu (9-10/11/2024).

Ada sejumlah lomba/kegiatan yang diadakan di ajang bergengsi ini selain Kepala Sekolah Negeri Inovatif.

Menurut Kepala BGP Sulut Arianto Batara, ajang ini diikuti sekitar 700 orang dari sekitar 40 ribu GTK di daerah ini. (Fer)