Meimonews.com – LPPM (Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat) Unsrat pimpinan Jefrey Ignatius Kindangen mengadakan Pembekalan KKT (Kuliah Kerja Terpadu) Angkatan 149 Semester Ganjil Tahun Ajaran 2026/2027).

Kegiatan pembekalan ini diadakan selama 3 hari yakni Selasa – Kamis (15-17/9/2026) di Auditorium Unsrat Manado.

Tujuan diadakannya KKT adalah menghasilkan sarjana yang memiliki kepedulian dan mampu menanggulangi permasalahan di masyarakat secara nyata dan interdisipliner; Menerapkan ilmu pengetahuan dan teknologi yang diperoleh di ruang kelas untuk membantu pembangunan masyarakat; serta Memenuhi pilar ketiga dari Tri Dharma Perguruan Tinggi, yaitu pengabdian kepada masyarakat.

Ada sejumlah materi yang diberikan kepada para mahasiswa peserta KKT tersebut. “Ada beberapa materi yang diberikan kepada para mahasiswa KKT TA 2026/2027,” ujar Kepala Pusat Pengelolaan dan Pengembangan KKT LPPM Unsrat Rignolda Djamaluddin kepada Meimonews.com, usai kegiatan hari pertama.

Materi-materi pembekalan, jelas Rignolda, mencakup aspek strategis pelaksanaan KKT yang harus dipahami oleh mahasiswa, yakni Arah kebijakan KKT unsrat; Struktur organisasi pelaksana dan tata-laksana tugas dan koordinasi; Kelengkapan dan tata-kelola posko.

Selain itu, Penyusunan program kerja utama/tematik dan tambahan; Pemerintahan desa/kelurahan; Pelaporan dan yudisium; Simulasi pembentukan posko dan penyusunan program.

Ke- 7 hal tersebut diselesaikan di dalam kelas besar. Selanjutnya pembekalan tingkat dosen pembimbing dan pengawas untuk memastikan kesiapan pemberangkatan. Mahasiswa yang ke lapangan harus berhasil mengikuti pembekalan.

“Untuk mahasiswa dengan program tematik akan diberi pembekalan khusus berkaitan dengan tema yang akan dikerjakan mahasiswa atau berdasarkan kerjasama dengan institusi tertentu,” tambahnya. (FA)

Meimonews.com – Bimbingan Teknis (Bimtek) Penyusunan Dokumen Hak Kekayaan Intelektual (HKI) merupakan langkah strategis dalam mendukung peningkatan kualitas luaran penelitian dan inovasi yang dihasilkan oleh Universitas Sam Ratulangi.

Hal tersebut disampaikan Rektor Unsrat Oktovian Berty Alexander Sompie ketika memberikan sambutan pada kegiatan Bimtek HKI yang diselenggarakan di Quality Hotel Manado, Selasa (9/6/2026).

Kegiatan yang diikuti kaum intelektual kampus yang memiliki visi Bersama Menata Universitas Sam Ratulangi Menjadi Universitas Unggul dan Berbudaya ini dibuka pelaksanaannya oleh Rektor.

“Hak kekayaan intelektual bukan sekadar dokumen administratif, tetapi merupakan pengakuan atas kreatifitas, inovasi dan kerja keras para dosen peneliti atau iinventor,” ujar Rektor pada kegiatan yang diselenggarakan Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat LPPM) Unsrat pimpinan Jefrey Ignatius Kindangen.

Rektor berharap, seluruh peserta dapat memperoleh pengetahuan dan keterampilan dalam menyusun dokumen HKI, mulai dari identifikasi potensi kekayaan intelektual hingga proses pengajuan dan pendaftarannya. (FA)