Meimonews.com – Salah satu rangkaian kegiatan dalam Apresiasi Duta GenRe Provinsi Sulawesi Utara Tahun 2025 adalah Speech Challenge, yang sukses digelar dengan penuh semangat dan antusiasme dari para peserta terbaik perwakilan kabupaten/kota.

Kegiatan yang diselenggarakan Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Kemendukbangga) / Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Sulut ini diadakan Aula Mapalus Kantor Gubernur Sulut, Jalan 17 Agustus Manado, Sabtu (26/7/2025).

Kegiatan ini menjadi ajang adu gagasan dan keterampilan komunikasi para remaja, dengan topik-topik strategis seputar perencanaan kehidupan berkeluarga, kesehatan reproduksi remaja, pencegahan stunting, dan peran generasi muda dalam pembangunan berkelanjutan.

Tim Penilai Speech Callenge

Para peserta yang merupakan perwakilan dari Kabupaten/Kota se-Sulut ini tampil memukau dengan pidato inspiratif dan penuh makna, mencerminkan wawasan yang luas dan kepedulian terhadap isu-isu generasi muda.

Melalui kegiatan ini, Kemendukbangga / BKKBN Perwakilan Sulut mendorong lahirnya duta-duta remaja yang tidak hanya berprestasi, tetapi juga mampu menjadi agen perubahan di lingkungan masing-masing.

Menjadi tim penilai adalah Preisy Siby (Psikologi), Lady Deby Ante (Sekretaris Kemendukbangga/BKKBN Perwakilan Sulut) dan Vincent Mandey.

Kaper Kemendukbangga/BKKBN Sulut Jeanny Yola Winokan saat memberiksn sambutan

Kepala Perwakilan Kemenduknangga / BKKBN Sulut Jeanny Yola Winokan dalam sambutannya menyampaikan ajang ini merupakan wahana pembentukan karakter dan kepemimpinan remaja.

“Kami berharap para peserta mampu menjadi contoh dan penggerak di tengah masyarakat, khususnya dalam menyuarakan pentingnya perencanaan kehidupan berkeluarga sejak dini,” ujarnya.

Ajang Speech Challenge ini tidak hanya menjadi bagian dari kompetisi, tetapi juga media edukasi dan penyadaran publik tentang pentingnya program Generasi Berencana (GenRe) dalam menciptakan generasi muda yang sehat, cerdas, dan berdaya saing. (Afer)

Meimonews.com – Setelah melewati proses seleksi ketat, Laode Dzaky dari Kabupaten Minahasa Selatan dan Kristenia Saragih dari Kabupaten Minahasa meraih juara pertama kategori putra dan putri GenRe Sulut Tahun 2025.

Penobatan Laode dan Kristenia sebagai Duta Putra dan Duta GenRe Putri dilakukan pada malam Grand Final Apresiasi Duta GenRe (Generasi Berencana) Sulut Tahun 2025 di Aula Mapalus Kantor Gubernur Sulut, Jalan 17 Agustus Manado, Sabtu (26/7/2025).

Malam grand final Apresiasi Duta GenRe Sulut tahun 2025 yang digelar Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Kemendukbangga)/BKKBN Perwakilan Sulut ini diikuti 19 finalis yang terdiri dari 10 putra dan 9 putri utusan Kabupaten/Kota di Bumi Nyiur Melambai ini.

Laode Dzaky dan Kristenia Saragih, Duta GenRe Sulut 2025

Tampil sebagai tim yuri pada pada kegiatan ini adalah Leonny Mongi (Direktur Tsunagu Japan Indonesia dan pemerhati perlindungan anak), Ester Pontoh Wowor (TP-PKK Sulut, Eukharistio Yululano (Ketua Forum Genre Sulut), Eliana Gloria (Aktivis Remaja UNICEF Indonesia, dan Lady Ante (Sekretaris Kemendukbangga/BKKBN Sulut).

Terpilihnya Laode dan Kristenia sebagai Duta GenRe Sulut 2025 maka keduanya akan mengemban tugas selama satu tahun untuk menyuarakan edukasi seputar kesehatan reproduksi remaja, pencegahan pernikahan dini, narkoba, seks bebas, serta promosi kehidupan berkeluarga yang terencana dan berkualitas.

Mereka juga akan mewakili provinsi Sulut dalam ajang Pemilihan Duta GenRe Tingkat Nasional tahun 2026.

Dalam sambutannya, Kepala Perwakilan (Kaper) Kemendukbangga/BKKBN Sulut Jeanny Yola Winokan menegaskan, para Duta GenRe bukan hanya simbol representatif, namun juga agen perubahan yang diharapkan mampu menurunkan angka kelahiran remaja usia 15–19 tahun di Sulut.

“Kami percaya, para Duta GenRe ini akan menjadi perpanjangan suara program Bangga Kencana untuk menciptakan generasi unggul dan berdaya saing,” ujarnya.

Gubernur Sulut Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus dalam sambutan tertulis yang dibacakan Kepala Disdukcapil KB Sulut Christodharma Sondakh menyampaikan apresiasi tinggi atas penyelenggaraan kegiatan ini.

“Program Duta GenRe merupakan langkah sistematis untuk menciptakan remaja Sulut yang tangguh, berkarakter, dan berdaya saing global. Ini bukan hanya kompetisi simbolik, tapi panggilan strategis untuk membekali remaja dengan empat pilar kehidupan: pendidikan, karir, kesehatan reproduksi, dan kesiapan berkeluarga,” sebutnya.

Daftar lengkap pemenang Duta GenRe Sulut 2025 untuk Kategori Putra adalah juara 1 – 3 adalah: Laode Dzaky (Kabupten Minahasa Selatan),: Moses Paath (Kabupaten Minahasa), dan Israel Aror (Kota Tomohon).

Kategori Putri juara 1 – 3) adalah Kristenia Saragih (Kabupaten Minahasa), Diva Manoppo (Kota Kotamobagu) Renata Rumbay (Kabupaten Minahasa Tenggara).

Dengan semangat dan komitmen tinggi dari para finalis serta dukungan semua pihak, kegiatan ini menjadi bukti nyata kolaborasi strategis dalam mewujudkan remaja Sulut yang sehat, cerdas, dan siap menghadapi masa depan. (Afer)

Meimonews.com – Sekretaris Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Kemendukbangga) / Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Perwakilan Sulut Lady D. Ante menegaskan, data yang dihasilkan dalam pendataan keluarga ini akan menjadi fondasi penting bagi berbagai program nasional.

Program nasional itu mulai dari percepatan penurunan stunting, pengentasan kemiskinan, program Bangga Kencana, hingga kebijakan perlindungan sosial.

Penegasan tersebut disampaikan Lady pada acara penutupan Workshop Pemutakhiran Pendataan Keluarga Tahun 2025 di Sulawesi Utara, Kamis (10/7/2025).

Workshop ini diselenggarakan Kemendukbangga / BKKBN Perwakilan Sulut di Aston Hotel Manado, Rabu – Kamis (9 – 10/7/2025).

Kegiatan yang dibuka pelaksanaannya oleh Kepala Perwakilan (Kaper) Kemendukbangga / BKKBN Sulut Jeanny Yola Winokan ini diikuti para pengelola data dan informasi Dinas PPKB kabupaten/kota se-Sulawesi Utara, serta PKB/PLKB selaku Manager Data dan Manager Pengelola.

Bahkan, sambung Lady (mewakili Kaper), data ini juga akan digunakan oleh berbagai lembaga dalam perencanaan dan pelaksanaan program pembangunan di tingkat pusat maupun daerah.

“Para pengelola data di daerah harus mampu membuktikan bahwa data yang dikumpulkan adalah data yang akurat, valid, dan dapat dipertanggungjawabkan,” tegasnya.

Oleh karena itu, Lady yang didampingi Ketua Tim Kerja Pelaporan dan Statistik serta Pengelolaan TIK Fuad Saud menyampaikan 5 (lima) poin penting sebagai arahan yang harus ditindaklanjuti di tingkat kabupaten/kota.

Pertama, memahami pentingnya data sebagai dasar intervensi program strategis; kedua, memperkuat koordinasi lintas sektor, dari tingkat provinsi hingga kelurahan/desa.

Ketiga, mempercepat tindak lanjut berupa sosialisasi internal, pembekalan petugas, serta kesiapan logistik dan anggaran; keempat, mengoptimalkan pemanfaatan teknologi dan aplikasi SIGA, disertai peningkatan kapasitas SDM; dan kelima, melaksanakan monitoring dan evaluasi secara berkala untuk menjamin kualitas proses dan hasil pendataan.

“Workshop ini diharapkan mampu memberikan pemahaman yang komprehensif dan meningkatkan kesiapan seluruh stakeholder daerah dalam menghadapi pelaksanaan Pemutakhiran Pendataan Keluarga Tahun 2025,” sebutnya.

Lady menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh peserta workshop atas partisipasi aktif dan komitmen luar biasa selama kegiatan berlangsung.

Di akhir sambutannya, Lady menyampaikan optimisme bahwa provinsi Sulawesi Utara akan mampu menjadi contoh bagi daerah lain dalam pelaksanaan pendataan keluarga yang akurat, lengkap, dan berkualitas.

Lady mengajak seluruh peserta untuk kembali ke daerah masing-masing dengan semangat baru dan menerapkan ilmu yang telah diperoleh demi kemajuan program pembangunan keluarga.

“Berencana itu keren ! Salam sehat dan sejahtera untuk seluruh keluarga di Sulawesi Utara,” ujarnya. (Afer)

Meimonews.com – Menyongsong Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-32, Perwakilan Kemendukbangga/BKKBN Sulut bersama Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kabupaten Minahasa Selatan melaksanakan Pelayanan KB Serentak di Puskesmas Ongkaw, Minsel, Senin (16/6/2025).

Kegiatan ini dihadiri Kepala Perwakilan (Kaper) Kemendukbangga/BKKBN Sulut Jeanny Yola Winokan dan staf, yang disambut Kepala Puskesmas Ongkaw Vianny D. Ch. Maramis beserta jajaran tenaga kesehatan.

Para petugas kesehatan terlihat siap melayani masyarakat dengan berbagai pilihan metode kontrasepsi, baik jangka pendek maupun jangka panjang.

Pelayanan KB Serentak ini merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk memperluas akses pelayanan keluarga berencana (KB) yang berkualitas, merata, dan terjangkau, khususnya bagi masyarakat di daerah terpencil.

Kegiatan ini juga menjadi instrumen penting dalam strategi nasional percepatan penurunan stunting (PPS) melalui penguatan layanan kesehatan reproduksi dan perencanaan keluarga yang optimal.

“Melalui momentum Harganas, kita ingin mengingatkan kembali bahwa keluarga adalah fondasi utama pembangunan bangsa. Perencanaan keluarga yang baik akan berdampak langsung pada kualitas generasi mendatang,” ujar Kaper dalam sambutannya.

Harganas diperingati setiap tanggal 29 Juni untuk mengenang momen bersejarah kembalinya para pejuang ke pelukan keluarga pasca-perang pada tahun 1949, yang juga bertepatan dengan dimulainya gerakan Keluarga Berencana Nasional.

Peringatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya keluarga sebagai unit terkecil dalam masyarakat, serta sebagai penguat ketahanan nasional.

Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan masyarakat semakin memahami pentingnya peran keluarga dalam menciptakan generasi yang sehat, berdaya, dan berkualitas menuju Indonesia Emas 2045. (Afer)