Meimonews.com – Kapolresta Manado Kombes Pol. Irham Halid menegaskan, Polri tidak hanya berperan dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga mendukung program-program strategis pemerintah, termasuk di sektor ketahanan pangan.

“Melalui kegiatan panen jagung ini, kami ingin memberikan motivasi kepada masyarakat agar terus memanfaatkan lahan yang ada secara optimal. Ketahanan pangan merupakan tanggung jawab bersama yang membutuhkan kolaborasi semua pihak,” ujar Kapolresta Manado terkait pelaksanaan Panen Jagung di Desa Sea Kecamatan Pineleng (Minahasa), Rabu (5/8/2026).

Panen jagung tersebut digelar Polresta Manado sebagai bentuk dukungan terhadap program swasembada pangan nasional di lahan pertanian yang berada di desa Sea.

Kegiatan ini juga menjadi wujud nyata sinergi Polri bersama pemerintah daerah dan masyarakat dalam memperkuat ketahanan pangan, sekaligus mendorong pemanfaatan lahan produktif untuk meningkatkan hasil pertanian.

Panen jagung ini dihadiri oleh jajaran pejabat utama Polresta Manado, unsur pemerintah setempat, kelompok tani, serta berbagai pihak terkait. Suasana kebersamaan tampak mewarnai kegiatan yang berlangsung dengan semangat gotong-royong.

Kapolresta Manado menambahkan, keterlibatan Polresta Manado dalam program ketahanan pangan diharapkan mampu mendorong peningkatan produktivitas pertanian sekaligus memperkuat kesejahteraan para petani.

Kegiatan panen jagung tersebut menjadi bagian dari komitmen Polresta Manado dalam mendukung terwujudnya swasembada pangan, sekaligus mempererat sinergi antara Polri, pemerintah, dan masyarakat dalam mewujudkan ketahanan pangan yang berkelanjutan. (AF)

Meimonews.com – Walikota Manado Andrei Angouw menegaskan, seluruh instansi harus mengubah pola penanganan bencana dari yang bersifat reaktif menjadi preventif.

“Kolaborasi lintas sektor menjadi kunci agar dampak El Nino dapat diminimalkan sejak dini,” ujar Walikota ketika memberikan sambutan pada Apel Gelar Pasukan Tanggap Bencana di Lapangan Apel Mapolresta Manado, Selasa (4/8/2026).

Apel tersebut, menurut Walikota, menjadi langkah awal memperkuat koordinasi lintas instansi sekaligus memastikan kesiapan personil dan peralatan dalam menghadapi berbagai potensi bencana selama musim kemarau.

Apel ini juga digelar menyusul meningkatnya kewaspadaan terhadap dampak fenomena El Nino yang diperkirakan memicu penurunan curah hujan dalam beberapa bulan ke depan.

Kondisi tersebut berpotensi menyebabkan kekeringan, berkurangnya pasokan air bersih, meningkatnya risiko kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), serta terganggunya ketahanan pangan dan stabilitas harga kebutuhan pokok

Sejumlah langkah strategis pun disiapkan, mulai dari penegakan larangan pembakaran lahan (zero burning), peningkatan patroli dan pemantauan titik panas (hotspot), penguatan koordinasi Satgas Pangan untuk menjaga ketersediaan bahan pokok, hingga pengawasan distribusi air bersih dan penyediaan sumber air di wilayah yang berpotensi mengalami kekeringan.

Kapolresta Manado Kombes Pol Irham Halid, menegaskan, Polresta Manado siap mendukung penuh upaya mitigasi yang dilakukan pemerintah daerah. Menurutnya, seluruh personel telah diarahkan untuk meningkatkan kesiapsiagaan melalui patroli, deteksi dini, edukasi kepada masyarakat, serta koordinasi yang intensif dengan seluruh instansi terkait.

“Penanganan dampak El Nino membutuhkan kerja sama semua pihak. Kehadiran Polri bukan hanya saat terjadi bencana, tetapi juga dalam upaya pencegahan agar risiko yang muncul dapat ditekan semaksimal mungkin. Sinergi yang kuat akan menjadi modal utama dalam melindungi masyarakat,” ujar Kapolresta.

Melalui apel tersebut, sambung Kapolresta seluruh peserta juga melakukan pengecekan kesiapan personil dan perlengkapan sebagai bentuk komitmen menghadapi berbagai kemungkinan yang dapat terjadi selama musim kemarau.

Kepada.masyarakat diimbau untuk ikut berperan aktif dalam upaya pencegahan bencana dengan menggunakan air secara bijaksana, tidak membuka lahan dengan cara membakar, serta segera melaporkan kepada aparat apabila menemukan titik api atau potensi kebakaran di lingkungan sekitar.

Melalui sinergi antara Polri, TNI, pemerintah daerah, dan seluruh elemen masyarakat, diharapkan Kota Manado mampu menghadapi dampak El Nino secara lebih siap, sehingga keselamatan masyarakat, kelestarian lingkungan, dan stabilitas keamanan tetap terjaga selama musim kemarau berlangsung.

Hadir pada apel yang dipimpin Walikota Manado yang juga membacakan amanat Kapolda Sulut Irjen Pol. Roycke Harry Langie ini adalah Wakapolresta Manado AKBP Eko Sisbiantoro, Kepala Dinas Kebakaran dan Penyelamatan Kota Manado Jimmy Rotinsulu, Kepala Pelaksana BPBD Kota Manado Donald Sambuaga, Kepala Satpol PP Kota Manado Novly Siwy, jajaran TNI-Polri, personil Dinas Kebakaran dan Penyelamatan, BPBD, Satpol PP, serta undangan lainnya. (FA)

Meimonews.com – Melalui program bantuan sarana air bersih memperingati Hari Bhayangkara 2026, Polresta Manado meresmikan sumur bor dan pompa air yang diperuntukkan bagi warga Kelurahan Bailang Lingkungan II, Kecamatan Bunaken, Manado, Selasa (30/6/2026).

Peresmian dilakukan oleh Kapolresta Manado Kombes Pol Irham Halid dan dihadiri Camat Bunaken Heri Anwar, Lurah Bailang Aldo KE Sumerah, Imam Masjid Baitul Muslimin Tana Ramo, tokoh masyarakat, tokoh agama, serta warga sekitar yang turut menyaksikan momen penuh kebersamaan tersebut.

Bantuan sumur bor dan pompa air yang dibangun di atas lahan milik Fahli Gobel ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan sosial Polresta Manado dalam menyambut Hari Ulang Tahun ke-80 Bhayangkara.

Kehadiran fasilitas tersebut diharapkan mampu membantu masyarakat dalam memperoleh akses air bersih yang lebih mudah, sekaligus meningkatkan kualitas hidup warga di lingkungan sekitar.

Dalam sambutannya, Kapolresta Manado menegaskan, Polri tidak hanya hadir sebagai institusi penegak hukum, tetapi juga sebagai bagian dari masyarakat yang memiliki tanggung jawab sosial untuk membantu menjawab kebutuhan dan permasalahan warga.

“Hari Bhayangkara adalah momentum untuk memperkuat makna pengabdian. Kami ingin kehadiran Polri tidak hanya dirasakan ketika masyarakat membutuhkan perlindungan dan pelayanan keamanan, tetapi juga melalui program-program yang menyentuh langsung kebutuhan hidup masyarakat,” ujarnya.

Bantuan sumur bor dan pompa air ini, jelasnya, merupakan bentuk kepedulian Polresta Manado agar masyarakat dapat menikmati akses air bersih yang layak dan berkelanjutan.

Kapolresta Manado menyampaikan, kedekatan Polri dengan masyarakat merupakan modal penting dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban yang kondusif.

“Polri yang kuat adalah Polri yang dekat dengan masyarakat. Ketika kita saling peduli, saling mendukung, dan bergandengan tangan membangun lingkungan yang lebih baik, maka keamanan dan kesejahteraan akan tumbuh bersama. Kami berharap bantuan ini dapat memberikan manfaat jangka panjang dan menjadi simbol kebersamaan antara Polri dan masyarakat,” tambahnya.

Suasana haru dan penuh syukur mewarnai kegiatan tersebut. Warga yang hadir mengaku sangat terbantu dengan adanya fasilitas air bersih tersebut dan menyampaikan apresiasi kepada Polresta Manado atas perhatian yang diberikan kepada masyarakat Kelurahan Bailang.

Melalui kegiatan ini, Polresta Manado kembali menunjukkan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat, tidak hanya sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat, tetapi juga sebagai mitra yang peduli terhadap kebutuhan dan kesejahteraan warga.

Semangat Hari Bhayangkara tahun ini pun diwujudkan melalui aksi nyata yang membawa manfaat langsung bagi masyarakat. (AF)

Meimonews.com – Memperongati Hari Bhayangkara ke-80, Polresta Manado telah dan akan menyelenggarakan sejumlah kegiatan. Salah satu kegiatan dalam rangkaian peringatan tersebut, Polresta Manado menggelar Bakti Sosial, Rabu (24/6/2026).

Dengan semangat pengabdian dan kepedulian kepada sesama terus jajaran Polresta Manado bersama Bhayangkari Cabang Kota Manado turun langsung mengunjungi dan menyalurkan bantuan kepada anak-anak di sejumlah panti asuhan yang berada di wilayah hukum Polresta Manado.

Kegiatan yang sarat makna kemanusiaan ini dipimpin langsung Kapolresta Manado Kombes Pol Irham Halid dan Wakapolresta Manado AKBP Eko Sisbiantoro dengan melibatkan para Pejabat Utama Polresta Manado, para Kapolsek jajaran, serta Bhayangkari Cabang Kota Manado.

Bakti sosial dilaksanakan secara serentak di empat panti asuhan yakni Panti Asuhan Putri Bukit Harapan, Panti Asuhan AN-NUR Kota Manado, Panti Asuhan Terang Titipan Tuhan di Kelurahan Malendeng, Kecamatan Tikala, serta Panti Asuhan Al Ikhwan Manado.

Kapolresta Manado bersama Tim I mengunjungi Panti Asuhan Putri Bukit Harapan dan Panti Asuhan AN-NUR Kota Manado. Sementara Tim II yang dipimpin Wakapolresta Manado melaksanakan kegiatan serupa di Panti Asuhan Terang Titipan Tuhan dan Panti Asuhan Al Ikhwan Manado.

Dalam kunjungan tersebut, rombongan menyerahkan bantuan sosial berupa paket kebutuhan pokok dan kebutuhan sehari-hari sebagai bentuk perhatian dan kepedulian Polri kepada anak-anak panti asuhan. Tidak hanya menyerahkan bantuan, jajaran Polresta Manado juga berbaur dan berbincang langsung dengan para pengurus serta anak-anak panti, menciptakan suasana penuh kehangatan dan kekeluargaan.

Kapolresta Manado menjelaskan, kegiatan bakti sosial ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80 , Wujud Bhayangkari Peduli dan Polwan Peduli yang tidak hanya berfokus pada kegiatan seremonial, tetapi juga menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Hari Bhayangkara adalah momentum refleksi pengabdian Polri kepada masyarakat. Melalui kegiatan bakti sosial ini, kami ingin berbagi kebahagiaan, mempererat tali silaturahmi, serta menunjukkan bahwa Polri selalu hadir di tengah masyarakat, termasuk bagi anak-anak yang membutuhkan perhatian dan dukungan bersama,” ujar Kapolresta,

Ditegaskan, nilai utama yang ingin dibangun dalam peringatan Hari Bhayangkara tahun ini adalah semangat kepedulian, kebersamaan, dan gotong royong sebagai fondasi dalam menjaga keamanan dan keharmonisan masyarakat.

Kehadiran Kapolresta Manado, Wakapolresta, para pejabat utama, para Kapolsek, serta Bhayangkari Cabang Kota Manado mendapat sambutan hangat dari pengurus dan anak-anak panti asuhan. Senyum dan rasa bahagia tampak menghiasi wajah para penghuni panti saat menerima bantuan dan perhatian dari jajaran Polresta Manado.

Melalui kegiatan ini, Polresta Manado kembali menegaskan komitmennya bahwa Polri tidak hanya hadir sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat, tetapi juga sebagai sahabat yang peduli terhadap berbagai aspek kehidupan sosial masyarakat. Semangat berbagi yang ditunjukkan dalam bakti sosial tersebut menjadi wujud nyata pengabdian Polri yang Presisi dalam menyambut Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026. (AF)

Meimonews.com – Kapolresta Manado Kombes Pol. Irham Halid mengikuti kegiatan Pembukaan Turnamen Badminton Internal Polri Kapolda Cup yang digelar Polda Sulawesi Utara dalam rangka menyambut Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026.

Kegiatan yang berlangsung di GOR Badminton Naushad, Kelurahan Malendeng, Kecamatan Paal Dua, Kota Manado, Senin (15/6/2026) tersebut dibuka Wakapolda Sulut Brigjen Pol. Awi Setiyono.

Turnamen yang diikuti 70 tim dari berbagai satuan kerja dan jajaran Polda Sulut ini juga menjadi sarana mempererat tali silaturahmi, membangun kekompakan, serta meningkatkan semangat sportivitas di lingkungan Polri.

Kapolresta Manado yang juga bertindak sebagai Ketua Panitia menyampaikan laporan pelaksanaan turnamen. Dijelaskan, kejuaraan ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi olahraga, tetapi juga wadah untuk memperkuat soliditas internal dan mempererat hubungan kekeluargaan antarpersonel Polri.

Wakapolda Sulut dalam sambutannya menyampaikan bahwa peringatan Hari Bhayangkara hendaknya menjadi momentum refleksi untuk terus meningkatkan kualitas pengabdian dan pelayanan kepada masyarakat. Menurutnya, melalui olahraga dapat dibangun karakter yang disiplin, tangguh, dan menjunjung tinggi nilai-nilai kebersamaan.

Turnamen ini bukan semata-mata mencari juara, tetapi juga menjadi sarana mempererat persaudaraan, membangun kebersamaan, dan menumbuhkan semangat sportivitas di antara sesama anggota Polri.

“Saya berharap seluruh peserta dapat bertanding dengan menjunjung tinggi fair play dan memberikan yang terbaik bagi satuannya masing-masing,” ujar Wakapolda Sulut.

Usai sambutan, Wakapolda Sulut secara resmi membuka Turnamen Badminton Internal Polri Kapolda Cup Tahun 2026 yang ditandai dengan pemukulan shuttlecock pertama sebagai simbol dimulainya pertandingan.

Kehadiran Kapolresta Manado bersama para Pejabat Utama Polda Sulut dan Polresta Manado menunjukkan komitmen kuat dalam mendukung pembinaan olahraga di lingkungan Polri.

Selain menjadi ajang pencarian prestasi, turnamen ini juga diharapkan mampu memperkuat sinergi, soliditas, dan jiwa korsa seluruh personel dalam menghadapi berbagai tantangan tugas ke depan.

Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan foto bersama dan pertandingan persahabatan yang berlangsung dalam suasana penuh keakraban.

Semangat kebersamaan yang tercipta dalam turnamen ini menjadi cerminan semangat Polri Presisi yang terus bertransformasi untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat menjelang peringatan Hari Bhayangkara ke-80. (AF)

Meimonews.com – Pasca gempa bumi yang berkekiatan 7,6 Skala Richter yang dirasakan di wilayah Sulawesi Utara, khususnya Kota Manado, Kapolresta Manado Kombes Pol Irham Halid menyampailan imbauan penuh empati kepada masyarakat agar tetap tenang, tidak panik, serta mengutamakan keselamatan diri dan keluarga.

Kapolresta menekankan bahwa situasi seperti ini membutuhkan ketenangan dan kewaspadaan bersama sertq diingatkan masyarakat agar tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum jelas kebenarannya atau hoaks yang dapat memicu keresahan.

“Kami mengimbau seluruh masyarakat untuk tetap tenang dan tidak panik. Pastikan informasi yang diterima berasal dari sumber resmi seperti BMKG dan pemerintah daerah,” ujarnya.

Kapolresta juga mengingatkan pentingnya kewaspadaan terhadap potensi gempa susulan. Warga diminta untuk menghindari bangunan yang mengalami keretakan atau berpotensi roboh, serta segera menuju tempat terbuka apabila kembali terjadi guncangan.

Perhatian terhadap keselamatan keluarga, sebutnya, menjadi hal utama. Masyarakat diimbau memastikan anak-anak, orang tua, dan anggota keluarga lainnya berada dalam kondisi aman, serta menyiapkan perlengkapan darurat sebagai langkah antisipasi.

Bagi masyarakat yang berada di wilayah pesisir atau berencana menuju kawasan tersebut, diingatkan untuk terus memantau perkembangan informasi resmi terkait potensi tsunami dan mengikuti arahan petugas di lapangan.

Sebagai bentuk kesiapsiagaan dan komitmen pelayanan, Polresta Manado mengoptimalkan layanan kepolisian 110 yang aktif selama 24 jam. Layanan ini dapat dimanfaatkan masyarakat untuk melaporkan kejadian darurat, kerusakan, korban, maupun situasi yang membutuhkan kehadiran aparat secara cepat.

“Kami siap hadir untuk masyarakat. Jangan ragu untuk menghubungi layanan 110 apabila membutuhkan bantuan kepolisian,” jelasnya.

Dengan semangat kebersamaan dan nilai kearifan lokal, Kapolresta Manado mengajak seluruh elemen masyarakat untuk saling peduli, saling membantu, serta menjaga situasi tetap aman dan kondusif.

“Mari kita hadapi situasi ini dengan tenang, saling menguatkan, dan tetap waspada. Bersama kita jaga Manado tetap aman — Mapalus Torang Jaga Manado Aman,” imbaunya. (AF).

Meimonews.com – Sejumlah Pos Pengamanan Operasi (Pospamops) Ketupat Samrat 2026 yang tersebar di wilayah hukum Polresta Manado ditinjau Kapolresta Manado Kombes Pol. Irham Halid, Selasa (17/3/2026).

Peninjauan dilakukan guna memastiikan kesiapsiagaan personil dalam pelaksanaan operasi Ketupat Samrat 2026.

Kegiatan peninjauan ini turut melibatkan para pejabat utama Polresta Manado yang telah ditunjuk dan ditempatkan di masing-masing pos, antara lain Kabag Ops AKP Budy Datau di Pos Terpadu, Kasat Intelkam AKP Andri Permadi di Pos Pam Paving, Kasat Reskrim AKP Elwin Kristanto di Pos Pam TKB, serta Kasat Lantas AKP Angelico Timotius Sulu di Pos Yan Pelabuhan.

Selain itu, personil lainnya seperti Kasi TIK AKP Frangky Janis, Kasi Humas Iptu Agus Haryono, dan Kanit Provos Ipda Oudy Amuseng turut mendukung pelaksanaan pengamanan.

Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Polresta Manado dalam memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat selama perayaan Hari Raya Idul Fitri, dengan mengedepankan pendekatan preventif, humanis, serta responsif terhadap setiap potensi gangguan kamtibmas.

Dengan adanya peninjauan ini, diharapkan seluruh pos pengamanan dapat berfungsi optimal dalam mendukung keberhasilan Operasi Ketupat Samrat 2026 di wilayah Kota Manado.

Kapolresta Manado meninjau langsung kondisi Pos Terpadu serta Pos Pam Jembatan Merah, Pos Pam Paving, Pos Pam TKB, dan Pos Yan Pelabuhan guna memastikan kesiapan sarana prasarana, kelengkapan administrasi, serta kesiapsiagaan personil dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Dalam arahannya, Kapolresta Manado menekankan pentingnya sinergitas antar instansi serta kehadiran Polri yang humanis di tengah masyarakat, khususnya selama arus mudik dan balik Lebaran.

“Seluruh personil harus melaksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab, memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, serta menjaga keamanan dan kelancaran arus lalu lintas selama pelaksanaan Ops Ketupat Samrat 2026,” ujarnya. (AF)

Meimonews.com – Sebanyak 92 anak yatim piatu diajak Tim Polresta Manado untuk berbelanja kebutuhan lebaran dan buka puasa bersama di salah satu pusat perbelanjaan di Manado, Kamis (12/3/2026).

Kegiatan sosial/berbagi kasih di bulan suci Ramadhan 1447 H ini dipimpin Kapollresta Manado Kombes Pol. Irham Halid dan di dampingi pejabat utama, para Kapolsek, perwira dan personil Polresta Manado, serta Ketua dan pengurus lain Bhayangkari Cabang Manado.

Anak-anak tampak antusias dan bahagia saat memilih pakaian baru yang akan mereka kenakan di hari kemenangan nanti.

Setelah berbelanja, kegiatan dilanjutkan dengan penyerahan bingkisan kepada anak-anak yatim oleh Kapolresta Manado bersama Ketua Bhayangkari Cabang Kota Manado sebagai bentuk perhatian dan kasih sayang kepada mereka.

Kapolresta Manado menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud kepedulian dan kehadiran Polri di tengah masyarakat, khususnya bagi anak-anak yang membutuhkan perhatian dan kasih sayang.

“Di bulan suci Ramadhan ini kami ingin berbagi kebahagiaan bersama adik-adik kita. Semoga kegiatan ini dapat memberikan kebahagiaan dan semangat bagi mereka dalam menyambut Hari Raya Idul Fitri,” ujar Kapolresta.

Dijelaslan, melalui kegiatan seperti ini diharapkan dapat semakin mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat, serta menumbuhkan semangat kepedulian dan kebersamaan.

Rangkaian kegiatan kemudian ditutup dengan buka puasa bersama di pelataran Megamall Manado, yang turut dihadiri pihak pengelolanya.

Momen kebersamaan tersebut berlangsung penuh kehangatan dan kekeluargaan antara jajaran Polresta Manado, Bhayangkari, dan anak-anak yatim.

Kegiatan yang dimulai pada pukul 15.00 Wita tersebut berakhir pada 18.30 Wita ininberlangsung dengan tertib, aman, dan lancar, serta meninggalkan kesan kebahagiaan bagi seluruh peserta yang hadir. (FA)

Meimonews.com – Polresta Manado kembali menunjukkan komitmennya dalam menjaga nilai kebersamaan dan toleransi antarumat beragama melalui kegiatan berbagi takjil di bulan suci Ramadhan.

Kegiatan tersebut dilaksanakan bersama Perhimpunan Tempat Ibadah Tri Dharma Kota Manado dan Bhayangkari Cabang Kota Manado, dengan menyasar masyarakat dan pengendara yang melintas di sejumlah titik strategis di Kota Manado, Senin (2/3/2026).

Kegiatan berbagi takjil ini menjadi simbol sinergitas antara Polri, organisasi keagamaan, dan Bhayangkari dalam membangun kebersamaan di tengah keberagaman masyarakat Kota Manado.

Ratusan paket takjil dibagikan secara langsung kepada masyarakat menjelang waktu berbuka puasa, sebagai bentuk kepedulian dan dukungan kepada umat muslim yang sedang menjalankan ibadah puasa.

Kapolresta Manado Kombes Pol Irham Halid menyampaikan, kegiatan ini bukan sekadar aksi sosial, melainkan juga sebagai wujud nyata mempererat tali silaturahmi serta memperkuat toleransi antarumat beragama di Kota Manado yang dikenal sebagai kota dengan tingkat kerukunan yang tinggi.

“Melalui kegiatan berbagi takjil ini, kami ingin menunjukkan bahwa kebersamaan dan toleransi adalah kekuatan utama dalam menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif. Polresta Manado bersama seluruh elemen masyarakat berkomitmen untuk terus hadir dan memberi manfaat,” ujar Kapolresta Manado.

Perwakilan Perhimpunan Tempat Ibadah Tri Dharma Kota Manado menyampaikan apresiasi atas kolaborasi yang terjalin bersama Polresta Manado dan Bhayangkari.

Kegiatan ini dinilai sebagai langkah positif dalam memperkuat persaudaraan lintas agama serta menciptakan suasana Ramadhan yang penuh kedamaian.

Kegiatan berlangsung dengan tertib dan penuh kehangatan. Masyarakat yang menerima takjil tampak antusias dan mengapresiasi kepedulian yang ditunjukkan oleh jajaran Polresta Manado bersama mitra kerja dan Bhayangkari.

Dengan adanya kegiatan ini diharapkan semangat kebersamaan dan toleransi di Kota Manado terus terjaga, serta situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap dalam keadaan aman dan kondusif selama bulan suci Ramadhan. (AF)

Meimonews.com – Polresta Manado melakukan pengamanan aksi unjuk rasa damai yang digelar Asosiasi Angkutan Umum Kota Manado di Kantor DPRD Sulut, Kamis (29/1/2026).

Puluhan personil gabungan diterjunkan untuk memastikan jalannya penyampaian aspirasi berlangsung aman, tertib, dan kondusif.

Pengamanan dilakukan secara humanis dengan mengedepankan pendekatan persuasif kepada para peserta aksi.

Kapolresta Manado Kombes Pol. Irham Halid mengatakan, kehadiran Polri dalam kegiatan tersebut merupakan bentuk pelayanan kepada masyarakat, sekaligus menjamin hak warga dalam menyampaikan pendapat di muka umum.

“Kami hadir untuk memberikan rasa aman, baik kepada peserta aksi maupun masyarakat pengguna jalan. Pengamanan dilakukan secara profesional dan humanis agar kegiatan berjalan lancar tanpa mengganggu aktivitas publik,” ujarnya,

Kapolresta Manado mengapresiasi para peserta aksi yang telah menyampaikan aspirasi secara damai serta mematuhi aturan yang berlaku.

“Terima kasih kepada seluruh peserta aksi yang tetap menjaga ketertiban. Sinergi seperti ini penting untuk menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif di Kota Manado,” ujarnya,

Selama pelaksanaan aksi, arus lalulintas di sekitar lokasi terpantau lancar dengan pengaturan dari personel Satlantas Polresta Manado. Aksi pun berakhir dengan tertib tanpa adanya gangguan keamanan. (AF)