Meimonews.com – Brigjen Pol Yudo Hermanto, SIK, MM resmi menjadi Kapolda Sulut menyusul Upacara Serah Terima (Sertijab) yang dipimpin Kapolri Jenderal Pol. Drs. Listyo Sigit Prabowo di Mabes Polri, Jakarta, Rabu (2/9/2026).

Sertijab ini dilakukan bersamaan dengan sertijab sejumlah pejabat utama Mabes Polri dan beberapa pejabat kewilayahan seperti Kapolda berdasarkan mutasi Polri yang tertuang dalam Surat Telegram Kapolri Nomor ST/1877/VIII/KEP./2026, ST/1878/VIII/KEP./2026, dan ST/1879/VIII/KEP./2026 tertanggal 30 Agustus 2026, yang salah satunya yaitu pergantian Kapolda Sulawesi Utara.

Jabatan Brigjen Pol. Hermanto sebelumnya adalah Karopaminal Divpropam Polri, sementara Irjen Pol. Langie dipromosikan menjadi Astamaops Kapolri, menggantikan Komjen Pol Dr. Mohammad Fadil Imran, M.Si. yang dimutasi sebagai Pati Stamaops Polri dalam rangka purna tugas.

Kabid Humas Polda Sulut Kombes Pol. Alamsyah Parulian Hasibuan menjelaskan, pergantian jabatan Kapolda Sulut merupakan bagian dari dinamika organisasi Polri yang dilakukan dalam rangka pembinaan karier, penyegaran serta peningkatan kinerja organisasi.

“Pergantian jabatan ini merupakan bagian dari pembinaan karier, penyegaran, dan peningkatan kinerja organisasi di tubuh Polri secara berkala, serta dalam rangka tour of duty dan tour of area,” ujarnya.

Mutasi dan pergantian pejabat, sebutnya, merupakan hal yang wajar dalam organisasi Polri. Setiap pejabat yang mendapat amanah baru diharapkan dapat melanjutkan program-program yang telah berjalan sekaligus menghadirkan inovasi dalam pelaksanaan tugas.

“Kami menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Irjen Pol Roycke Harry Langie atas dedikasi, pengabdian, dan kepemimpinannya selama menjabat sebagai Kapolda Sulawesi Utara. Selanjutnya, kami menyambut dan mendukung Brigjen Pol Yudo Hermanto sebagai Kapolda Sulut yang baru,” ujarnya.

Seluruh jajaran Polda Sulut siap mendukung kepemimpinan Kapolda yang baru serta menjaga kesinambungan pelaksanaan tugas kepolisian, khususnya dalam memberikan pelayanan, perlindungan dan pengayoman kepada masyarakat.

“Kami berharap kepemimpinan Kapolda yang baru dapat semakin memperkuat soliditas internal dan sinergitas dengan seluruh elemen masyarakat, sehingga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di Sulawesi Utara tetap aman, kondusif dan terpelihara,” ujarnya. (AF)

Meimonews.com – Menjelang malam pergantian tahun dari tahun 2025 ke tahun 2026, Kapolda Sulawesi Utara Irjen Pol Roycke Harry Langie melakukan pantauan udara situasi kamtibmas di dua daerah wilayah Sulut, Rabu (31/12/2025).

Kapolda Sulut melakukan patroli udara untuk memastikan situasi dan kondisi keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas) di Sulawesi Utara jelang malam pergantian tahun, aman dan kondusif.

Dengan menggunakan helikopter Bell 429/P-3202 Baharkam Polri, Kapolda mengecek kondisi arus lalu lintas Kota Manado dan mengunjungi Kota Bitung.

Kepala Bidang (Kabid) Humas Polda Sulut Kombes Pol Alamsyah Parulian Hasibuan menjelaskan, kegiatan Kapolda untuk melakukan pemantauan melalui udara terkait kondisi kamtibmas maupun arus lalu lintas jelang malam pergantian tahun.

“Jelang malam pergantian tahun, aktivitas masyarakat meningkat baik. Personil Polda Sulut dan jajaran all out melaksanakan pengamanan,” ujarnya. (AF)

Meimonews.com – Personil gabungan Polda Sulut dari Ditsamapta, Satbrimob dan Ditreskrimum telah diturunkan untuk membantu Polres Minahasa Tenggara (Mitra) dalam menangani perkelahian antarkelompok dua desa yang terjadi di wilayah Kabupaten Minahasa Tenggara, Minggu (30/11/2025) sekitar pukul 01.35 Wita.

Berdasarkan informasi yang ada, diduga kejadian tersebut dipicu karena pengaruh minuman beralkohol.

Bermula ketika kelompok anak-anak muda membuat keributan di desa lain dengan cara berteriak-teriak hingga warga dan anak-anak muda desa setempat terpancing, kemudian melakukan pengejaran dan sempat terjadi aksi saling lempar batu.

Kabid Humas Polda Sulut Kombes Pol. Alamsyah Parulian Hasibuan menjelaskan, Polda Sulut sudah menurunkan personil gabungan untuk meredam kejadian tersebut.

“Sudah diturunkan personil gabungan Ditsamapta, Satbrimob, dan Ditreskrimum Polda Sulut di lokasi kejadian untuk membantu Polres Minahasa Tenggara dan jajaran dalam meredam sekaligus menangani kejadian tersebut,” ujarnya, Minggu (30/11/2025) sore.

Situasi hingga Minggu sore, sebutnya, sudah kondusif namun pihak kepolisian tetap memonitor perkembangan situasi terkini di sekitar lokasi kejadian dan penyelidikan lebih lanjut.

Diungkapkan, sesuai perintah Kapolda Sulut Irjen Pol. Roycke Harry Langie, para pelaku pasti akan ditindak tegas dan diproses hukum. “Kejadian sudah ditangani oleh kepolisian dan pihak terkait. Sesuai perintah Kapolda Sulut, para pelaku pasti akan ditindak tegas dan diproses hukum,” ujarnya.

Oleh karenanya, warga masyarakat diimbau untuk dapat menahan diri, tidak mudah terprovokasi atau terpancing situasi. Jangan mudah percaya atau menyebarkan informasi yang dapat memperkeruh suasana karena situasi saat ini sudah kondusif. “Mari kita jaga kerukunan, persaudaraan, dan kedamaian,” pintanya. (AF)

Meimonews.com – Dalam kurun waktu sebulan, sejak digelar pada 8 Agustus hingga 8 September 2025, Polda Sulut beserta Polres/ta jajaran telah menyalurkan sebanyak 973.325 kg beras SPHP kepada warga masyarakat melalui Gerakan Pangan Murah Polri dan Bulog.

Kabid Humas Polda Sulut Kombes Pol Alamsyah Parulian Hasibuan mengungkapkan, berdasarkan hasil analisa dan evaluasi oleh Satgas Gerakan Pangan Murah Mabes Polri, pada Selasa (9/9/2025), Polda Sulut termasuk Polda yang menunjukkan pencapaian trend naik atau positif dalam hal penyaluran beras SPHP Bulog kepada warga masyarakat.

“Berdasarkan hasil analisa dan evaluasi oleh Satgas Gerakan Pangan Murah Mabes Polri, Polda Sulut juga termasuk Polda yang sudah mencapai 75 persen dari target sebanyak 1.121.579,90 kg beras SPHP,” ujar Kombes Pol Hasibuan kepada wartawan di Mapolda Sulut, Selasa (9/9/2025).

Gerakan Pangan Murah Polri dan Bulog ini, menurutnya, akan dilaksanakan secara berkelanjutan untuk menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan dalam rangka mengendalikan inflasi khususnya inflasi pangan.

“Gerakan Pangan Murah ini akan terus berlanjut di Polda Sulut dan jajaran. Ini merupakan bagian dari program Polri untuk Masyarakat. Tujuannya selain membantu meringankan beban ekonomi warga masyarakat, juga sebagai upaya menstabilkan harga beras di pasaran,” sebutnya. (AF)