Meimonews.com – Tim dosen dan mahasiswa Jurusan Farmasi Politeknik Kesehatan Masyarakat (Poltekkes) Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Manado yang dipimpin Jovie Mien Dumanauw bersama anggota Juliet Tangka dan Nurningsih Suleman serta beberapa mahasiswa mengadakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat (Pengabmas) di Balai Desa Maumbi, Kabupaten Minahasa Utara, pekan lalu.
Kegiatan pengabmas ini terkait dengan mendeteksi penyakit tidak menular (PTM) dengan melakukan skrining kebugaran dan edukasi pemanfaatan bahan alam sebagai alternatif untuk pengobatan
Kegiatan yang merupakan implementasi tridharma perguruan tinggi ini melibatkan pemerintah, pengurus TP PKK serta masyarakat setempat.
Fokus utama kegiatan adalah skrining penyakit tidak menular bagi masyarakat Desa Maumbi, pelatihan bagi pengurus dan kader PKK agar mampu melaksanakan skrining kebugaran untuk deteksi PTM dan edukasi pemanfaatan tanaman obat.

Dalam kegiatan ini, masyarakat mendapatkan pemeriksaan kesehatan berupa pengukuran tekanan darah, penimbangan berat badan dan pengukuran lingkar perut, pemeriksaan kadar gula darah, kolesterol dan asam urat.
Selain itu, Tim Pengabmas melaksanakan edukasi tentang pemanfaatan tanaman obat untuk penyakit tidak menular.
Kegiatan ini disambut dengan antusias oleh pemerintah dan masyarakat yang hadir. Banyak warga memanfaatkan kesempatan untuk melakukan pemeriksaan kesehatan untuk memperoleh informasi mengenai kondisi kesehatan mereka sehingga dapat menjaga atau meningkatkkan pola hidup sehat.
Dumanauw menjelaskan, pemeriksaan dini untuk mendeteksi penyakit menular sangat penting dilakukan untuk menjaga kebugaran tubuh agar kualitas hidup masyarakat dapat diertahankan atau ditingkatkan.
“Harapan kami, kiranya pengurus melalui Kader TP PKK agar makin giat melakukan pemeriksaan terhadap parameter-parameter kebugaran tubuh dengan peralatan yang pemeriksaan yang selanjutnya menjadi aset desa,” ujarnya.
Hukum Tua Desa Maumbi Yan Abraham Enoch sangat mengapresiasi atas pelaksanaan program ini. “Kami sangat berterima kasih kepada tim dosen dan mahasiswa yang sudah datang melakukan pengabdian di Desa Maumbi. Program seperti ini sangat bermanfaat karena membantu masyarakat untuk dapat menjaga hidup tetap sehat dengan melakukan kontrol kesehatan dengan menjaga pola hidup sehat,” ujarnya.
Di akhir kegiatan, Tim Pengabmas menyerahkan peralatan untuk skrining kebugaran berupa timbangan badan, pengukur tinggi badan, lingkar perut, tensimeter, alat pemeriksaan kadar gula darah, kolesterol dan asam urat dan peralatan penunjang pemeriksaan lainnya.
Penyerahan alat-alat pemeriksaan kebugaran ini dilakukan untuk memperlengkapi Pengurus TP PKK dan kader PKK agar dapat melakukan pemeriksaan bagi masyarakat. (lex)

