Meimonews.com – Wujud upaya memperkuat komitmen lintas sektoral dalam menjadikan keluarga sebagai pusat dan fondasi utama pembangunan nasional, Pemerijtah Provinsi (Pemprov) Sulut dan jajaran menggelar Apel serentak, Jumat (4/7/2025).

Pelaksanaan apel merujuk pada Surat Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/BKKBN RI Nomor B-263/KK.02/HARGANAS32/F4/2025, yang kemudian ditindaklanjuti melalui Surat Edaran Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara Nomor 005/25.G301/SEKR-DIS-DUKCAPIL yang ditandatangani oleh Wakil Gubernur Sulawesi Utara.

Melalui surat ini, seluruh perangkat daerah, termasuk DPRD Provinsi, instansi vertikal, dan lembaga pemerintahan lainnya, diminta melaksanakan apel serentak sebagai bentuk penghormatan terhadap momen penting pembangunan keluarga.

Apel dipusatkan di Lapangan Kantor Gubernur Sulawesi Utara, Jalan 17 Agustus, Manado, dan dihadiri oleh seluruh kepala perangkat daerah serta ASN yang berkantor di wilayah tersebut. Bertindak sebagai inspektur upacara, Wakil Gubernur Sulut Johanis Victor Mailangkay. (BACA : Keluarga Kuat dan Harmonis, Lahirkan Generasi Berkualitas, Berakhlak Mulia dan Mampu Bersaing di Era Global)

Sementara itu, bagi instansi yang berkantor di luar jalur 17 Agustus, apel dilaksanakan secara mandiri di kantor masing-masing, yang dipimpin Pejabat Administrator atau Pejabat Fungsional Madya.

Skema pelaksanaan ini mencerminkan semangat sinergi menyeluruh dari seluruh jajaran pemerintahan dalam mendukung pembangunan keluarga secara berkelanjutan.

Dengan pelaksanaan apel serentak di seluruh unit pemerintahan ini, Pemprov Sulut menunjukkan keseriusan dan keselarasan langkah dalam menjadikan keluarga sebagai pusat kebijakan dan fondasi utama pembangunan berkelanjutan di daerah maupun nasional.

Dalam apel tersebut, dibacakan sambutan Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Dukbangga)/Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Republik Indonesia (RI) Wihaji.

Dalam sambutannya, Menteri menekankan bahwa sebagai bagian dari pelaksanaan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/BKKBN telah meluncurkan sejumlah program strategis Quick Win.

Program ini tidak hanya responsif terhadap isu-isu aktual keluarga, tetapi juga ditujukan untuk mempercepat pencapaian target pembangunan manusia dan penguatan keluarga.

Adapun lima program unggulan yang diperkenalkan adalah pertama Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (GENTING). Gerakan gotong royong yang menghubungkan Orang Tua Asuh (OTA) dengan satu juta keluarga berisiko stunting melalui dukungan nutrisi, non-nutrisi, pemantauan kesehatan, dan pengasuhan selama 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK).

Kedua, Taman Asuh Sayang Anak (TAMASYA). Penyediaan layanan penitipan anak dengan standar nasional pengasuhan yang membantu orang tua bekerja serta menjawab kekhawatiran sosial terhadap tren child-free, yang muncul karena anggapan bahwa memiliki anak memperberat beban hidup.

Ketiga, Gerakan Ayah Teladan Indonesia (GATI). Inisiatif untuk meningkatkan peran ayah dan calon ayah dalam pengasuhan anak, pendampingan remaja dan pra-remaja, serta pembentukan karakter generasi muda yang mandiri, bertanggung jawab, dan siap menghadapi masa depan.

Keempat, Lansia Berdaya (SIDAYA). Program yang mendorong keterlibatan lansia dan keluarganya agar tetap aktif, sehat, tangguh, dan produktif, dengan dukungan berbagai sektor dan berbasis pada potensi individu lansia itu sendiri.

Kelima, Superapps Keluarga. Platform digital terintegrasi yang menyediakan layanan informasi, konsultasi, data, dan intervensi keluarga, menjawab kebutuhan masyarakat modern akan akses layanan keluarga berbasis teknologi.

Kelima program ini menjadi penopang utama dalam memperluas jangkauan layanan, memperkuat ketahanan keluarga, dan mendorong kolaborasi multisektor dalam membangun keluarga berkualitas di seluruh Indonesia. (Afer)

Meimonews.com – Menyongsong Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-32, Perwakilan Kemendukbangga/BKKBN Sulut bersama Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kabupaten Minahasa Selatan melaksanakan Pelayanan KB Serentak di Puskesmas Ongkaw, Minsel, Senin (16/6/2025).

Kegiatan ini dihadiri Kepala Perwakilan (Kaper) Kemendukbangga/BKKBN Sulut Jeanny Yola Winokan dan staf, yang disambut Kepala Puskesmas Ongkaw Vianny D. Ch. Maramis beserta jajaran tenaga kesehatan.

Para petugas kesehatan terlihat siap melayani masyarakat dengan berbagai pilihan metode kontrasepsi, baik jangka pendek maupun jangka panjang.

Pelayanan KB Serentak ini merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk memperluas akses pelayanan keluarga berencana (KB) yang berkualitas, merata, dan terjangkau, khususnya bagi masyarakat di daerah terpencil.

Kegiatan ini juga menjadi instrumen penting dalam strategi nasional percepatan penurunan stunting (PPS) melalui penguatan layanan kesehatan reproduksi dan perencanaan keluarga yang optimal.

“Melalui momentum Harganas, kita ingin mengingatkan kembali bahwa keluarga adalah fondasi utama pembangunan bangsa. Perencanaan keluarga yang baik akan berdampak langsung pada kualitas generasi mendatang,” ujar Kaper dalam sambutannya.

Harganas diperingati setiap tanggal 29 Juni untuk mengenang momen bersejarah kembalinya para pejuang ke pelukan keluarga pasca-perang pada tahun 1949, yang juga bertepatan dengan dimulainya gerakan Keluarga Berencana Nasional.

Peringatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya keluarga sebagai unit terkecil dalam masyarakat, serta sebagai penguat ketahanan nasional.

Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan masyarakat semakin memahami pentingnya peran keluarga dalam menciptakan generasi yang sehat, berdaya, dan berkualitas menuju Indonesia Emas 2045. (Afer)