Meimonews.com – Universitas Negeri Manado (Unima) memdapat kepercayaan untuk menjadi tuan rumah pelaksanaan Temu Wicara Regional Forum Komunikasi Mahasiswa Teknik Sipil Indonesia (FKMTSI Wilayah XIV.

Kegiatan bertemakan Mepo Waya (torang samua basudara) yang diadakan di Auditroium Maria Walanda Maramis Unima, Kamis – Selasa (12-17/6/2025) ini diikuti mahasiswa teknik sipil yang berasal dari empat provinsi di Indonesia, yakni Sulawesi Utara, Gorontalo, Maluku, dan Maluku Utara.

Kehadiran perwakilan mahasiswa teknik sipil dari 13 perguruan tinggi di empat provinsi menandai kesuksesan Unima dalam menyelenggarakan forum ilmiah dan kemahasiswaan skala regional ini untuk pertama kalinya.

Kegiatan ini diselenggarakan atas kerjasama FKMTSI Wilayah XIV dengan Himpunan Mahasiswa Teknik Sipil (HMTS) Unima, yang bertindak sebagai panitia lokal.

Berbagai rangkaian kegiatan dilaksanakan, mulai dari seminar nasional, lomba miniatur jembatan, studi tour, hingga kongres mahasiswa.

Kegiatan yang dibuka Dekan Fatek Unima Hendra Sumual ini turut dihadiri Wakil Dekan 2 Eugene Kawatu, Wakil Dekan 3 Chrisant Lotulung, serta dosen pembina HMTS yaitu Rocky Roring dan Prylita Rombot.

Tema yang diangkat tersebut mencerminkan semangat persaudaraan, kolaborasi, dan kesatuan di antara mahasiswa teknik sipil se-Wilayah XIV.

Temu wicara ini menjadi ajang strategis untuk memperluas wawasan, memperdalam pengetahuan, serta menambah pengalaman mahasiswa dalam ruang lingkup keilmuan dan profesi teknik sipil.

“Kegiatan ini pastinya sangat bermanfaat bagi mahasiswa, khususnya dalam peningkatan ilmu, implementasi teknik, hingga proyeksi ke dunia kerja di masa depan,” ujar Koordinator Program Studi Teknik Sipil Unima Toar UY Pangkey.

Ketua panitia George Mitang menyampaikan harapannya agar kegiatan ini menjadi forum silaturahmi dan kolaborasi antar mahasiswa, sekaligus memantik semangat menjadi agen perubahan di bidang pembangunan nasional dan daerah.

“Kegiatan ini menarik dan memotivasi kami sebagai mahasiswa untuk mempererat tali persaudaraan, membangun relasi, dan saling berbagi pengalaman antar sesama mahasiswa teknik sipil,” ujar Ketua HMTS Unima. (*/FA)