Meimonews.com – Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow (Pemkab Bolmong) meluncurkan Kartu Kredit Pemerintah Daerah (KKPD) dan Kartu Kredit Indonesia (KKI) dalam acara yang berlangsung di Hotel The Sentra Manado, Selasa (10/12/2024).

Peluncuran ini menandai langkah maju dalam upaya digitalisasi dan peningkatan efisiensi pengelolaan keuangan di Kabupaten Bolaang Mongondow, sejalan dengan program pemerintah untuk memperluas digitalisasi di seluruh daerah.

Peluncuran dilakukan secara simbolis oleh Direktur Operasional (Dirops) Bank SulutGo (BSG) Louisa J. Parengkuan kepada Kepala Badan Keuangan Kabupaten Bolmong Ashari Sugeha.

Acara ini merupakan bagian dari Kegiatan High Level Meeting TP2DD (Tim Percepatan Perluasan Digitalisasi Daerah) dan TPID (Tim Pengendalian Inflasi Daerah) Provinsi Sulawesi Utara.

Peluncuran KKPD dan KKI ini diharapkan dapat mendukung upaya digitalisasi dan pengelolaan keuangan yang lebih efisien di tingkat daerah.

Dalam sambutannya, Louisa menyampaikan, inisiatif ini langkah penting dalam mendukung transformasi digital di sektor pemerintahan daerah. “Dengan adanya KKPD dan KKI, kami berharap dapat meningkatkan transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan keuangan daerah,” ujarnya.

Ashari menyambut baik peluncuran ini dan menyatakan komitmennya untuk memanfaatkan fasilitas ini demi kemajuan Kabupaten Bolaang Mongondow. “Kami berterima kasih kepada BSG atas dukungannya dan siap untuk mengimplementasikan penggunaan KKPD dan KKI dalam operasional keuangan kami,” katanya. (Afer)

Meimonews.com – Bank SulutGo (yang kini dipimpin Revino M. Pepah sebagai Dirut) berperan penting sebagai agregator pajak daerah dengan mendukung penguatan ekosistem transaksi digital pemerintah daerah melalui produk dan layanan BSGdigital.

Hal tersebut disampaikan Direktur Operasional Bank SulutGo Louisa J. Parengkuan pada Rapat Tim Pembina Samsat Sulut yang dilaksanakan Badan Pendapatan Daeah (Bapenda) Sulut di Aula Kantor Pusat BSG, Manado (19/11/2024).

“Dukungan ini diharapkan dapat membantu pemerintah daerah dalam menghindari potensi kehilangan penerimaan serta meminimalisir praktik calo dan pungli yang merugikan,” ujar Louisa.

Louisa menekankan pentingnya mempermudah pelayanan kepada wajib pajak. “Kami berkomitmen untuk menciptakan sistem yang lebih transparan dan efisien, sehingga wajib pajak dapat merasa nyaman dalam memenuhi kewajibannya,” tandasnya.

Rapat kali ini membahas peningkatan penerimaan pajak daerah sekaligus mensinkronisasikan tugas dan tanggung jawab bersama. Kegiatan ini juga bertujuan untuk mengaktualisasikan fungsi Tim Pembina Samsat Sulut.

Dibahas pula pentingnya sinergitas antara BSG dan tim pembina Samsat Sulut serta Gorontalo. Dengan kolaborasi yang kuat, diharapkan dapat tercipta solusi yang inovatif dalam pengelolaan pajak daerah.

Para peserta sepakat bahwa kolaborasi lintas sektor sangat penting untuk mencapai tujuan bersama dalam meningkatkan penerimaan pajak daerah.

Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan semua pihak dapat lebih memahami tugas dan tanggung jawab masing-masing serta berkontribusi secara maksimal dalam meningkatkan penerimaan pajak daerah di Sulawesi Utara.

Kegiatan yang dibuka pelaksanaannya oleh Kepala Bapenda Sulut June E. Silangen mewakili Sekdaprov Sulut Steve AH Kepel ini dihadiri Dirlantas Polda Sulut yang diwakili AKBP Nur Kholis, perwakilan dari PT Jasa Raharja, Kepala Cabang PT Jasa Raharja Sulut AA Lanang Dawan Winsu Wardana dan Dirops BSG.

Selain itu, pimpinan PT Pos Indonesia Sulut yang diwakili Yatri Marina dan perwakilan dari PT Pertamina Novan Reza Pahlevi yang menyatakan dukungan penuh terhadap inisiatif ini. (Afer)