Meimonews.com – Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) me oflalui Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan (Ditjen GTK) terus mengupayakan kesejahteraan bagi guru di seluruh Indonesia.

Upaya tersebut didukung dengan hadirnya Peraturan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Permendikbudristek) Nomor 45 Tahun 2023 tentang Petunjuk Teknis Pemberian Tunjangan Aparatur Sipil Negara Daerah.

Sehubungan dengan terjadinya keterlambatan pencairan Tunjangan Profesi Guru (TPG) triwulan I tahun 2024, Dirjen GTK Prof. Dr. Nunuk Suryani menyampaikan, Ditjen GTK mendorong Pemda untuk dapat menyalurkan dana TPG ke rekening guru sebelum batas waktu 14 hari kerja sejak dana TPG diterima di rekening Kas Umum Daerah.

“Kami secara konsisten terus mengawal proses distribusi TPG sesuai dengan ketentuan serta berkoordinasi dengan Kementerian Keuangan (Kemenkeu) dan Pemda untuk memastikan kelancaran proses penyaluran TPG bagi para guru,” tegas Nunuk Suryani di Jakarta, Rabu (8/5/2024).

Terkait proses penyaluran dana TPG triwulan I tahun 2024 ke rekening guru, Dirjen GTK menyebutkan bahwa hingga minggu ke-2 bulan Mei 2024, baru terdapat 26 pemerintah daerah (Pemda) yang telah menyalurkan dana TPG ke rekening guru.

“Sebanyak 297 Pemda sedang dalam proses menyalurkan dana TPG ke rekening guru, dan sebanyak 223 Pemda belum dapat menyalurkan dana TPG mengingat masih dalam proses penyaluran dana dari Kas Negara ke Kas Umum Daerah setelah Kemendikbudristek melalui Ditjen GTK memberikan rekomendasi untuk percepatan penyaluran dana dari Kas Negara ke Kas Umum Daerah,” sebutnya.

Pihaknya akan terus memastikan kelancaran penyaluran TPG ke depan. “Kami mendorong satuan pendidikan dalam memperbarui Data Pokok Pendidikan (Dapodik) dan mengisi pemenuhan beban kerja guru untuk dilakukan verifikasi dan validasi,” ujarnya.

Ditambahkan, jika memenuhi syarat akan diajukan operator Pemda sebagai calon penerima dana TPG, sesuai dengan tenggat waktu yang ditentukan untuk menghindari terjadinya hal serupa (keterlambatan pencairan). (Fer)

Meimonews.com – Dirjen GTK (Guru dan Tenaga Kependidikan) Kemendikbudristek RI Prof. Dr. Nunuk Suryani, M.Pd dan rombongan di antaranya Sekretaris Temu Ismail, S.Pd., M.Si, Direktur Kepala Sekolah, Pengawas Sekolah, dan Tenaga Kependidikan (KSPSTK) Dr. Kasiman, dan Direktur Pendidikan Profesi Guru Adhika Ganendra, S.Si., MM  berkunjung ke SMA Negeri 7 Manado, Kamis (5/10/2023).

Dirjen dan rombongan diterima di lembaga pendidikan yang terletak di Kelurahan Tingkulu Kota Manado ini oleh Kepala SMA Negeri 7 Manado Willem Hanny Rawung, S.Sos dan staf serta sejumlah siswa mulai dari pintu gerbang hingga ruang pertemuan.

Turut hadir di antaranya Kepala Bidang GTK Dinas Pendidikan Daerah Sulut Debbie Mamangkey, S.Pd dan Staf Khusus Gubernur Sulut Bidang Pendidikan Dra. Anne Areros Dondokambey.

Saat berada di sekolah ini, Dirjen dan rombongan disuguhi sejumlah atraksi dan diperlihatkan hasil karya siswa/sekolah.

Sejumlah penjelasan diberikan baik oleh kepala sekolah dan staf maupun siswa sehingga Dirjen dan rombongan mendapat informasi/keterangan terkait hal yang disuguhi/diperlihatkan.

Usai melihat karya-karya siswa/sekolah, dan sebelum meninggalkan kompleks sekolah, Dirjen dan rombongan makan siang bersama.

Rawung sangat berterima kasih dengan kunjungan yang tak disangka ini dan berharap masukkan yang diberikan akan menjadi perhatian dan ditindaklanjuti.

Diketahui, kunjungan Dirjen dan rombongan dari Jakarta ke daerah Sulut karena ada beberapa agenda kegiatan yang akan diikuti/dihadirinya, terutama Rapat Koordinasi Internal Ditjen GTK (Rapim B) Bersama BBGP/BGP se-Indonesia. (Fer)