Meimonews.com – Guna memperkuat fondasi ekonomi kerakyatan, Bank SulutGo (BSG) bersama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Minahasa secara resmi meluncurkan Kredit Usaha Rakyat (KUR) Bohusami, Senin (8/12/2025).

Launching yang dihadiri oleh perwakilan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bank Indonesia (BI) ini menandai komitmen kuat dalam mendukung pertumbuhan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) lokal.

Launching ini dimeriahkan dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara Direktur Utama BSG Revino M. Pepah dan Bupati Minahasa Robby Dondokambey.

Turut hadir dan memberikan dukungan Direktur Pemasaran BSG, seluruh pimpinan cabang BSG di wilayah Kabupaten Minahasa dan sekitarnya, serta puluhan pelaku UMKM beserta offtaker produk-produk unggulan mereka.

Bupati Minahasa, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada BSG, OJK, dan BI atas dukungan penuhnya dalam pengembangan UMKM di Minahasa.

“Kolaborasi ini adalah bukti nyata sinergi antara pemerintah daerah, perbankan, dan otoritas keuangan untuk membawa kemandirian dan kesejahteraan ekonomi bagi masyarakat kita,” ujar Robby.

Direktur Utama BSG menegaskan kesiapan BSG untuk terus berkolaborasi dengan Pemkab Minahasa. “Program KUR Bohusami ini merupakan wujud nyata komitmen BSG dalam mewujudkan ekonomi berkelanjutan. Kami tidak hanya memberikan akses pembiayaan, tetapi juga mendampingi UMKM untuk tumbuh dan kompetitif,” jelas Revino.

Launching KUR Bohusami turut dirangkaikan dengan kegiatan Edukasi Keuangan Gencarkan (Gerakan Cerdas Keuangan) yang diinisiasi oleh OJK.

Kegiatan ini bertujuan meningkatkan literasi dan inklusi keuangan para pelaku UMKM, agar dapat mengelola pembiayaan dan usahanya dengan lebih optimal.

BSG mencatat kinerja positif dalam penyaluran KUR di Kabupaten Minahasa sepanjang tahun 2025. Dengan target awal sebesar Rp 15 Miliar, realisasi penyaluran hingga periode ini telah mencapai Rp 14,2 Miliar atau 95 persen.

Capaian ini menunjukkan respons yang sangat positif dari dunia usaha dan efektivitas strategi penyaluran yang dilakukan BSG.

Program KUR Bohusami diharapkan dapat semakin mendorong angka realisasi tersebut, sekaligus menjadi stimulus baru bagi terciptanya wirausaha-wirausaha baru dan pengembangan produk UMKM Minahasa yang berdaya saing, baik di pasar lokal maupun nasional. kerakyatan. (elka)

Meimonews.com – PT Bank Pembangunan Daerah Sulawesi Utara Gorontalo (Bank SulutGo) menjadi perhatian nasional setelah menjadi Co-Host acara Penyaluran Massal Kredit Usaha Rakyat (KUR) dan Launching resmi KUR Program Perumahan (KUR KPP).

Acara yang menandai perluasan akses pembiayaan bagi UMKM di seluruh Indonesia ini diselenggarakan secara serentak dan terpusat di berbagai provinsi, dengan titik utama di Aula Mapalus Kantor Gubernur Sulawesi Utara, Manado, Selasa (21/10/2025).

Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara bertindak sebagai Host dan Bank SulutGo sebagai Co-Host untuk wilayah Sulut.

Acara tersebut tersambung secara virtual dengan lokasi utama di Surabaya dan disiarkan live streaming di 38 provinsi, di mana Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyampaikan keynote speech secara virtual.

Direktur Utama BSG Revino M. Pepah menegaskan, kegiatan ini merupakan wujud nyata komitmen BSG dalam mendukung pertumbuhan UMKM. “Bank SulutGo tidak hanya fokus pada penyaluran KUR reguler untuk modal kerja dan investasi, tetapi hari ini, kami bangga dapat menjadi bagian dari peluncuran nasional KUR KPP. Inovasi ini akan membantu para pelaku UMKM, debitur KUR, untuk juga memiliki akses pembiayaan rumah yang terjangkau,” ujar Pepah.

Acara ini dihadiri oleh sekitar 500 orang pelaku UMKM di Sulawesi Utara, yang merupakan debitur dan calon debitur KUR dari berbagai bank penyalur, termasuk Bank SulutGo (BSG), Bank Mandiri, Bank BNI, Bank BRI, Bank BTN, dan Bank BSI. Kehadiran ratusan UMKM ini menjadi simbol optimisme ekonomi kerakyatan di Sulut.

Kolaborasi erat antara pemerintah daerah, regulator, dan perbankan tampak jelas dengan kehadiran sejumlah tokoh kunci.

Mewakili Gubernur Sulawesi Utara Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setprov Sulut Christiano Talumepa menyampaikan apresiasi atas sinergi yang terjalin. “Pemerintah Provinsi Sulut siap mendukung penuh program penyaluran KUR dan KUR KPP ini. Kehadiran 500 UMKM hari ini adalah bukti bahwa akses permodalan telah menjadi kunci penting dalam memajukan ekonomi daerah,” katanya.

Kegiatan ini turut dihadiri oleh pimpinan lembaga keuangan dan perbankan utama di Sulut, antara lain Kepala Perwakilan Bank Indonesia Sulut Joko Supratikto, Perwakilan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Irawan, Direktur Pemasaran BSG Pius Batara, dan Komisaris Utama BSG Ramoy Markus Luntungan.

Selain itu, RCEO BRI Elizabet Primasari, Area Head BNI Lucky Lahope, Pincab BTN Manado Raja David Pasaribu, dan Perwakilan Bank Mandiri Bangun Utomo, dan Pejabat Ditjen Perbendaharaan Sulut.

Acara ditutup dengan prosesi Seremonial Akad Massal KUR Serentak dan Simbolis Penyaluran KUR, KUR PMI, dan KUR KPP, yang menunjukkan peran aktif Bank SulutGo dan perbankan lainnya dalam memperkuat tulang punggung ekonomi Indonesia. (Afer)

Meimonews.com – Bank Sulut Gorontalo (BSG) menunjukkan komitmennya terhadap masyarakat Kota Manado yang tertimpa bencana banjir dan longsor dengan memberikan bantuan lewat program BSG Peduli Bencana.

Bantuan yang disalurkan, Sabtu (22)3/2025) berupa berbagai bahan pokok, seperti beras, telur, minyak goreng, ikan kaleng, gula pasir, dan air mineral.

Bantuan tersebut disalurkan ke sepuluh dapur umum yang didirikan oleh Pemerintah Kota Manado.

Beberapa lokasi penyerahan bantuan termasuk gereja-gereja seperti GMIM Sion Ranomuut, GMIM Bukit Moria Tikala Baru, dan GMIM Garden Dendengan Dalam.

Selain itu, bantuan juga diberikan di masjid-masjid seperti Masjid Ar Rahmah Banjer dan Masjid Arsjad Thawil Komo Luar, serta dapur umum Brimob Polda Sulawesi Utara di Mahawu Tuminting.

Penyerahan bantuan dipimpin Noldy Dandel, Pemimpin Divisi Umum Noldy Dandel dan Pemimpin Divisi Corporate Secretary Hence J. Rumende.

Direktur Utama BSG Revino M. Pepah menegaskan, BSG Peduli merupakan wujud kepedulian bank terhadap lingkungan sekitar. “Bantuan ini kami berikan dengan harapan dapat membantu memenuhi kebutuhan dan mengurangi beban para korban bencana,” ujarnya.

Ditambahkan, BSG berkomitmen untuk terus memberikan dukungan kepada masyarakat yang terdampak bencana alam. “Ini adalah bukti bahwa BSG hadir di tengah masyarakat Sulawesi Utara,” jelasnya.

Ketua BPMJ GMIM Bukit Moria Tikala Baru Pdt Handry Dengah, mewakili para korban banjir, menyampaikan rasa terima kasih kepada BSG atas respons cepat mereka.

Dikatakan, BSG adalah instansi non-pemerintah pertama yang datang membawa bantuan natura setelah Pemkot Manado. Bantuan tersebut akan digunakan di dapur umum Wale Bumotik GMIM Bukit Moria Tikala Baru yang melayani lebih dari 500 jiwa dari berbagai denominasi dan golongan agama. (Afer)