Meimonews.com – Pimpinan Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) menerima kunjungan kehormatan dari jajaran pimpinan TNI Angkatan Darat (AD) dalam pelaksanaan Job Fair Unsrat 2026 yang digelar di Auditorium Prof. Soemitro Djojohadikoesoemo Unsrat, Kamis (1/10/2026).

Pimpinan TNI AD yang terdiri dari Pangdam XIII/Merdeka Mayjen TNI Mirza Agus bersama Danrem 131/Santiago Brigjen TNI Yuri Elias Mamahit, disambut hangat oleh Wakil Rektor Bidang Akademik Unsrat Arthur Gehart Pinaria, Kepala LPMPP Max RJ Runtuwene dan sejumlah Dekan fakultas se-Unsrat.

Kunjungan ini bertujuan untuk mempererat hubungan kelembagaan serta mendukung ruang kolaborasi antara dunia militer dan perguruan tinggi, khususnya dalam penyediaan peluang karier, pengabdian negara, serta pengembangan potensi generasi muda.

Kunjungan pada kegiatan yang diselenggarakan LPMPP Unsrat ini tidak hanya bersifat seremonial tapi wujud nyata dukungan seperti terlihat ketika Pangdam memberikan sambutan/materi kepada pencari kerja yang memadati lokasi serta mendatangi booth-booth/tenan-tenan yang ada dan berdialog dengan penyedia lapangan kerja dan pimpinan Unsrat.

Wakil Rektor 1 Unsrat menyampaikan apresiasi yang tinggi atas kehadiran para pejabat utama Kodam XIII/Merdeka dan Korem 131/Santiago di tengah penyelenggaraan bursa kerja kampus.

Kehadiran pimpinan TNI AD ini memberikan dorongan motivasi bagi para mahasiswa dan alumni yang tengah mempersiapkan diri memasuki dunia kerja.

Melalui sinergi ini, diharapkan lulusan Unsrat tidak hanya siap bersaing di sektor industri dan profesional, tetapi juga memiliki wawasan kebangsaan yang kuat serta peluang untuk berkontribusi bagi bangsa dan negara melalui jalur pengabdian TNI. (FA)

Meimonews.com – Kolaborasi berskala besar antara Unsrat (Universitas Sam Ratulang)i dan Kodam (Komando Daerah Militer) XIII/Merdeka dalam program Karya Bakti 2026 terus membuahkan hasil nyata bagi masyarakat Kabupaten Kepulauan Talaud.

Aksi nyata ini mencakup penyediaan akses air bersih, survei energi terbarukan, hingga inovasi material bangunan ramah lingkungan.

Hingga Senin (20/7)/2026, menurut Dokumen Unsrat, Tim Dosen dan Mahasiswa Unsrat telah menuntaskan survei geolistrik di 14 titik yang tersebar di Kecamatan Essang, Beo, dan Rainis. Survei yang bertujuan mendukung Korem 131/Santiago dalam menentukan lokasi sumur bor ini akan berlanjut hingga 23 Juli 2026 di Kecamatan Rainis dan Melonguane.

Selain air bersih, tim mikrohidro Unsrat bersama Korem 131/Santiago juga mengeksplorasi potensi energi terbarukan di Air Terjun Makatara dan Air Terjun Ampa Doap.

Danrem 131/Santiago Brigjen TNI Yuri Elias Mamahit bahkan turun langsung memimpin survei Jembatan Taloare serta rencana pengaspalan paving stone di Desa Bantik Lama, Kecamatan Beo.

Tak hanya di lapangan, kontribusi ilmiah Unsrat juga ditunjukkan melalui riset Genteng Komposit Berbahan Dasar Sabut Kelapa yang saat ini tengah diuji di Laboratorium Kimia FMIPA Unsrat.

Memanfaatkan kandungan selulosa tinggi pada limbah sabut kelapa, riset ini diproyeksikan menghasilkan material bangunan ramah lingkungan yang kuat, optimal, dan efisien secara biaya.

Di tingkat tapak, integrasi horizontal terwujud erat melalui mahasiswa Unsrat di berbagai posko kecamatan yang bahu-membahu bersama personil TNI dan warga lokal dalam mempercepat pembangunan infrastruktur jalan desa.

Sinergi ini menegaskan komitmen nyata akademisi dan TNI dalam mendorong kesejahteraan dan pembangunan berkelanjutan di wilayah beranda utara NKRI. (FA)