Meimonews.com – Bank SulutGo (BSG) bersama seluruh industri keuangan di bawah naungan Mega Corp turut menyukseskan acara LPS Financial Festival yang diadakan di Dyandra Convention Center, Surabaya, Kamis-Junat (6-7/8/2025).

Kegiatan edukatif dan hiburan ini menarik perhatian ribuan pengunjung apalagi sejumlah tokoh-tokoh penting dan selebriti tidak sekedar hadir tapi mengisi acara.

Sebagai bagian dari komitmen untuk memajukan literasi keuangan, BSG dan Mega Corp menunjukkan dukungan penuh terhadap inisiatif Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) ini.

Acara ini juga menjadi ajang bagi BSG untuk berinteraksi langsung dengan masyarakat dan memperkenalkan berbagai produk serta layanan perbankan unggulan mereka.

Festival ini dimeriahkan oleh kehadiran sederet tokoh nasional yang menjadi daya tarik utama. Tokoh bisnis ternama Chairul Tanjung, hadir sebagai pembicara utama.

Pada hari pertama, ia mengisi acara Business Talk bersama Walikota Surabaya Emil Dardak, dan Muhammad Rifqi, Chief Economist LPS.

Diskusi yang penuh wawasan ini membahas tantangan dan peluang ekonomi di masa depan, serta peran penting industri keuangan dalam stabilitas perekonomian nasional.

Chairul Tanjung juga kembali hadir pada hari kedua untuk memimpin Educational Seminar, di mana ia berbagi pengetahuan dan pengalaman berharga mengenai dunia bisnis kepada para peserta, termasuk mahasiswa dan pelaku usaha muda.

Acara ini juga menghadirkan nama-nama besar di dunia hiburan yang memberikan inspirasi, seperti Raffi Ahmad dan Cinta Laura. Mereka berdua tampil sebagai pembicara dalam sesi Motivational Speech, membagikan kisah sukses dan tips untuk mencapai impian.

Kehadiran mereka berhasil membakar semangat para peserta, khususnya generasi muda, untuk terus berinovasi dan berani mengambil langkah dalam mencapai tujuan finansial.

Keberhasilan LPS Financial Festival di Surabaya menunjukkan tingginya antusiasme masyarakat terhadap edukasi keuangan.

Partisipasi aktif dari Bank SulutGo dan seluruh industri keuangan di bawah Mega Corp menjadi bukti nyata kolaborasi yang efektif antara sektor publik dan swasta dalam meningkatkan pemahaman masyarakat tentang pentingnya perencanaan keuangan yang baik.(Afer)

Meimonews.com – Dalam rangkaian acara peresmian Hotel Lume’os di Cempaka Putih dan peluncuran buku Pesulap Merah dari Sulut, Bank SulutGo (BSG) berhasil mencuri perhatian dengan penandatanganan kesepakatan pembentukan Kelompok Usaha Bank (KUB) bersama PT Mega Corpora.

Acara yang diadakan di Jakarta, Senin (14/10/2024) yang dipimpin Gubernur Sulawesi Utara sekaligus Pemegang Saham Pengendali BSG Olly Dondokambey ini turut dihadiri para bupati dan walikota se-Sulawesi Utara dan Gorontalo, serta perwakilan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Penandatanganan KUB antara BSG dan Mega Corpora menjadi tonggak penting dalam upaya memperkuat perekonomian daerah. Kerjasama ini diharapkan dapat mendorong pertumbuhan bisnis yang lebih luas dan berkelanjutan, serta membuka peluang investasi baru di Sulawesi Utara.

Penandatanganan KUB ini merupakan langkah strategis BSG yang kini Dirutnya Revino M. Pepah untuk memenuhi ketentuan modal inti minimum yang ditetapkan oleh OJK sebesar Rp, 3 triliun hingga tahun 2024.

Sesuai dengan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 12 Tahun 2020 tentang Konsolidasi Bank Umum, seluruh Bank Pembangunan Daerah (BPD) yang bergerak di bidang perbankan diwajibkan memenuhi persyaratan tersebut.

Dalam sambutannya, Chairman CT Corp, Chairul Tanjung mengungkapkan optimismenya terhadap kerjasama ini. “Kemitraan dengan BSG merupakan langkah strategis bagi Mega Corpora untuk turut berkontribusi dalam pembangunan Sulawesi Utara. Kami yakin, sinergi ini akan memberikan nilai tambah bagi kedua belah pihak dan masyarakat luas,” ujarnya.

Gubernur Sulut dalam sambutannya menyampaikan, pembentukan KUB merupakan langkah strategis untuk meningkatkan sinergi antara BSG dan sektor swasta. “Kemitraan ini akan memperkuat posisi BSG sebagai bank pembangunan daerah dan mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif,” ujarnya.

Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK Dian Ediana Rae menyambut positif inisiatif BSG dalam menjalin kerjasama dengan pihak mega. “Kemitraan ini sejalan dengan kebijakan pemerintah untuk memperkuat sektor keuangan dan mendorong pertumbuhan ekonomi nasional. OJK akan terus mendukung upaya-upaya yang bertujuan untuk meningkatkan stabilitas dan resiliensi sistem perbankan,” ungkapnya.

Acara yang berlangsung meriah ini juga dihadiri sejumlah tokoh penting, di antaranya Deputi Komisioner Pengawasan Konglomerasi Keuangan OJK, Teguh Supangkat, dan Kepala OJK Provinsi Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat, Darwisman.

Kehadiran mereka semakin menegaskan pentingnya kerjasama antara pemerintah, regulator, dan pelaku usaha dalam mendorong pembangunan daerah.

Dengan terjalinnya kerjasama antara BSG dan Mega Corpora, Bank SulutGo telah resmi memenuhi modal inti yang ditetapkan oleh OJK, kerjasama inidiharapkan dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat Sulawesi Utara dan Gorontalo. (afer)