Meimonews.com – Festival Seminar Online (FSO) SMA Negeri 8 (Smandel) Manado Keempat menampilkan Prof. Dr. Ir. Eko Indrajit M.Sc., M.B.A., M.Phill., M.A (Rektor Pradita University) sebagai narasumber.

Pelaksanaan FSO hasil kerjasama dengan komunitas Marijo Belajar terakhir memperingati Bulan Bahasa ini dilaksanakan dalam bentuk Talk Show.

FSO/webinar yang sekaligus menutup rangkaian kegiatan mengangkat sub tema Pesakitan di Era Digital : Seberapa Sekarat Kemanusiaan Kita ?

Sebelum memasuki pemaparan oleh Prof. Eko, tim multimedia menampilkan karya video Sanggar Nuraga Smandel yang dibuat khusus untuk sub tema kali ini.

Pemaparan materi Prof. Eko pun sangat menarik karena dilakukan secara gelar wicara atau biasa disebut talk show, sehingga membuat para peserta menjadi lebih aktif sekaligus terhibur.

Selama materi dipaparkan, tidak tanggung-tanggung Prof. Eko juga memberikan hadiah kepada siapa saja yang menjawab dengan cepat pertanyaan yang diberikannya.

Pemilik kanal youtube Prof EKOJI Channe ini mengingatkan agar peserta webinar cepat beradaptasi dengan berkembangnya jaman, dan lebih bijak serta berhati-hati dalam menggunakan sosial media agar tidak berdampak buruk terhadap masa depan kita.

“Di era digital yang lebih maju ini kita semua bisa mengakses di mana saja, dan kapan saja tetapi semuanya kembali kepada diri kita sendiri mau menyimpulkan bagaimana ataupun menggunakan teknologi tersebut dengan baik,” ujarnya.

Kita, tanbahnya, harus bisa mencerna mana yang baik dan yang tidak baik dalam internet. Kita harus menjaga privasi kita di dalam internet karena semuanya akan terekam dan tersimpan di data internet.

Karena privasi itu bisa menentukan keberhasilan cita-cita kita di masa depan nanti. “Kita harus mengikuti dan berkembang sesuai jaman karena jika kita tidak mengikuti perkembangan kita akan tertahan dalam masa lalu,” ujar Prof. Eko.

Dalam akhir webinar ada sambutan dari Co-Founder komunitas Marijo Belajar Vicky Manangkalangi S.Pd. yang diwakilkan oleh moderator, dan Kepala SMAN 8 Manado Mediatrix M Ngantung M.Pd. (lk)

Meimonews.com – Inspektur Jendral Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) Republik Indonesia Dr. Chatarina Muliana, SH, SE, MH mengapresiasi pelaksanaan Bulan Bahasa oleh SMA Negeri 8 Manado dengan pelbagai kegiatan.

“Selamat memperingati Bulan Bahasa dan selamat berkompetisi bagi siswa- siswa dan guru-guru SMA Negeri 8 Manado,” ujar Chatarina saat membuka kegiatan Festival Seminar Online (FSO) lewat zoom meetings conference, baru-baru.

Kegiatan FSO bertema Generasi yang Sakit dan Saling Menyakiti hari pertama tersebut merupakan pembukaan rangkaian kegiatan Bulan Bahasa SMA Negeri 8 Manado.

Ada beberapa kegiatan yang diadakan selama Peringatan Bulan Bahasa yang diketuai Agnes Prativi Senduk tersebut.

Kegiatan-kegiatan tersebut, sebut Kepala SMA Negeri 8 Manado Mediatrix N. Ngantung, adalah Festival Seminar Online (FSO) selama 4 hari, Workshop Menulis Artikel Ilmiah,.dan Perlombaan Lima Bahasa selama 5 hari.

“Mari kita rayakan Bulan Bahasa dan Sastra (BBS) 2021 dengan wujid apresiasi dan cinta terhadap bahasa Indonesia,” ajak Irjen Kemendikbud.

Dikemukakan, sebagai satu-satunya Sekolah Penggerak Negeri di Manado diharapkan SMA Negeri 8 Manado dapat mewujudkan visi pendidikan Indonesia dalam mewujudkan cita-cita founding fathers kita mencerdaskan kehidupan bangsa melalui terciptanya pelajar Pancasila sebagai SDM unggul dengan peran dan sinergi orangtua dan masyarakat sebagai komponen tak terpisahkan dari tri Pusat Pendidikan.

“Semoga Tuhan yang Mahaesa senantiasa kekuatan bagi kita semuanya. Terima kasih. Salam damai sejahtera. Shalom.. Assaalam ‘mualaikum warahmatulahi wabarakatu,” tutup Chatarina.

Dalam percakapan dengan Meimonews.com di SMA Negeri 8 Manado, Kamis (4/11/2021), Mediatrix N. Ngantung (Kepala Sekolah) menjelaskan latar belakang pelaksanaan FSO dalam rangka Bulan Bahasa di sekolah yang dipimpinnya.

Diungkapkan, dalam perjalanan panjang setelah Sumpah Pemuda, Negara menetapkan Bulan Oktober sebagai Bulan Bahasa untuk memperingati sejarah 1928 silam dengan terus melestarikan kecintaan terhadap Bahasa dan Sastra Indonesia.

“Bahasa merupakan cerminan diri. Suatu bahasa menjadi refleksi atas kepribadian dan kedewasaan penuturnya.” ujar Ngantung mengutip. Cesar Chavez.

Bahasa sejatinya, sebut mantan Kepala SMA Negeri 9 Manado ini, merupakan tonggak pemersatu sekaligus menjadi cerminan jati diri Bangsa Indonesia. Namun, tak ayal generasi demi generasi mewariskan tombak estafet yang saling menyakiti melalui tutur kata.

Bahasa kerap digunakan sebagai senjata untuk menebar sakit dan membunuh jiwa yang rapuh. Bahkan ruang pendidikan sebagai rumah belajar untuk memanusiakan diri kerap berakhir sebagai tempat pesakitan saling menebar penyakit mental.

“Berangkat dari masalah ini, kami menghadirkan ruang refleksi dalam Festival Seminar Online dengan mengangkat tema Generasi yang Sakit dan Saling Menyakiti.

Ada sejumlah narasumber yang ditampilkan pada FSO lewat zoom meetings conference tanggal 28 Oktober serta 1, 8 dan 10 November 2021.

Pemateri-pemateri tersebut adalah Dr. Seto Mulyadi, S.Psi., M.Si (Ketua LPAI), Drs. Rudy Senduk, M.Pd. (Instruktur Nasional Pendidikan Keluarga), Prof. Dr. Ir. Eko Indrajit, M.Sc., M.B.A., M.Phil., M.A
(Rektor Pradita Universty), Dr. Yuni Pratiwi, M.Pd (Koordinator Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia Pascasarjana Universitas Negeri Malang).

Selain itu, Rhesa Edrick Tendean (Peraih Medali Perak di IPhO), Timothy Michael Wen, S.Sn.(Creative Director ECMET), Stefania Arshanty Felicia (Penerima Beasiswa Kennedy-Lugar Youth Exchange and Study to United States), Kusnan, S.Pd., M.Hum (Agen Penguatan Karakteristik Puspeka Kemendikbud Ristek), dan.Dr. Kamajaya Al Katuuk, M.S. (Ketua Tim Program Mapalus Unggul Unima). (lk)

Meimonews.com – Memperingati Bulan Bahasa (28 Oktober – 10 November) 2021, SMA Negeri 8 (Smandel) Manado menggelar beberapa kegiatan yakni Festival Seminar Online (FSO) selama 4 hari, Workshop Menulis Artikel Ilmiah, dan Perlombaan Lima Bahasa selama 5 hari.

“Melalui rangkaian kegiatan ini, diharapkan masing-masing dapat merefleksikan hal-hal yang perlu diperbaiki demi mencapai kedamaian hidup,” ujar Ketua Panitia Agnes Pratiwi Senduk kepada Meimonews.com lewat telefon, Kamis (3/11/2021).

Terkait dengan tujuan kegiatan, Guru Smandel Manado yang sementara kuliah S-2 di Universitas Malang ini menjelaskan, diadakannya kegiatan ini adalah agar para peserta mampu mengetahui akar masalah hubungan interpersonal sekolah, siswa, dan orang tua.

Selain itu, mencari solusi untuk memperbaiki hubungan interpersonal tersebut agar menjadi lebih baik, serta
mengembangkan keterampilan berbahasa untuk menyuarakan aspirasi.

Kegiatan Festival Seminar Online (FSO) yang mengusung tema Generasi yang Sakit dan Saling Menyakiti pertama (Kamis, 28/10/2021) sekaligus pembukaan kegiatan, sebut Mu’Alimah Hasanah (tim jurnalistik) yang mendampingi Kepala Smandel Manado Mediatrix N. Ngantung dalam percakapan terpisah di sekolah tersebut, mengangkat Sub tema Dan Saya untuk Saya : Keberanian Mendobrak Batas.

Pematerinya adalah Stefania Arshanty Felicia (penerima beasiswa Kennedy-Lugar Youth Exchange and Study to United States dan Timothy Michael Wen, S.Sn. (Creative Director ECMET)

FSO kedua (Kamis, 4/11/2021) dengan
subt ema Teruntuk Mama dan Papa : Anakmu Bukanlah Milikmu menampilkan
Dr. Seto Mulyadi, S.Psi., M.Si. (Ketua LPAI), Drs. Rudy Senduk, M.Pd. (Instruktur Nasional Pendidikan Keluarga), Dr. Kamajaya Al Katuuk, MS. (Ketua Tim PMU Unima) dan Kusnan, S.Pd. M.hum (Agen Penguatan Karakteristik Puspeka Kemdikbud Ristek)

FSO ketiga (Senin, 8/11/2021)
dengan sub tema Antara Sekolah dengan Siswa : Buka Wawasan Bangun Kepercayaan menampilkan pemateri Dr. Yuni Pratiwi, M.Pd. (Koordinator Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia Pascasarjana Universitas Negeri Malang)

FSO keempat sekaligus penutupan kegiatan (Rabu, 10/11/202) dengan sub tema Pesakitan di Era Digital : Seberapa Sekarat Kemanusiaan Kita ? menampilkan pemateri Prof. Dr. Ir. Eko Indrajit, M.Sc., M.B.A., M.Phill., M.A (Rektor Pradita University).

Kegiatan Workshop Menulis Artikel Ilmiah yang ditujukan khusus untuk guru se-Sulut, sebut Ngantung, diadakan dua hari yakni Rabu (3/11/2021) dan Jumat (5/11/2021).

“Bertindak sebagai instruktur adalah Nuphan Iljas, Ph.D,” ujar mantan Kepala SMA Negeri 9 Manado ini.

Kegiatan Lomba dimulai dengan pendaftaran 7 – 19/10/2021), pengumuman karya (19 – 22/10/2021).

Pengumuman lomba Bahasa Indonesia Jumat (29/10/2021, pengumuman lomba Bahasa Inggris dan Bahasa Jerman Selasa, (2/11/ 2021), pengumuman lomba Bahasa Prancis dan Jepang Selasa (9/11/2021). (lk)