Meimonews.com – Sebanyak 30 perwakilan SMA/K baik negeri maupun swasta di daerah ini mengikuti Bimbingan Teknik (Bimtek) Penggiat P4GN yang diselenggarakan BNN Sulut di Hotel Mercure Tateli, Kamis-Jumat, 24-25/8/2022).

Perwakilan yang hadir ada yang berstatus kepala sekolah, wakil kepala sekolah atau staf pengajar/guru.

Kepala BNN Sulut Brigjen Pol. VJ Lasut di dampingi Sam G. Repy dan Terry Tikoalu (Bidang P2M BNN Sulut) serta Dian Yuni Seria (Panitia) membuka kegiatan tersebut. Sementara moderator adalah Michel Singkoh (penggiat P4GN).

Sejumlah narasumber dihadirkan yakni Brigjen Pol. Lasut, Kabid P2M Repy, Wadir Reserse Narkoba Polda Sulut Raswin B. Sirait, Ketua KTN Lexie Kalesaran, Dosen Politeknik Negeri Manado Beldi Tombeg, Psikolog Lengkana Nasman, Direktur Lembaga Bimbingan Psikologi, Pendidikan,  Prestasi dan SDM  Jeanner J. Rawung, serta Balai Bahasa Sulut  Dya Erta  Damayanti.

Brigjen Lasut dalam sambutannya menjelaskan tentang upaya-upaya pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran narkoba (P4GN) yang dilakukan institusi yang dipimpinnya.

Sejumlah program telah dilakukan baik dalam konteks pencegahan dan pemberdayaan, pemberantasan maupun rehabilitasi.

Khusus di lingkungan pendidikan, pihaknya berusaha agar lingkungan ini bersih dari narkoba (bersinar). Oleh karena itu, peranserta pimpinan dan staf termasuk guru-guru sekolah diharapkan berperan untuk upaya P4GN.

“Banyak upaya yang bisa dilakukan dalam P4GN agar sekolah menjadi bersinar (,bersih dari narkoba,” ujar Brigjen Pol. Lasut seraya menyebutkan, untuk itu, BNN Sulut melaksanakan Bimtek ini. (af)

Meimonews.com – Kepala BNN (Badan Narkotika Nasional) Sulawesi Utara membuka kegiatan Bimtek (Bimbingan Teknik) Penggiat P4GN (Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba) Instansi Pemerintah yang diadakan di Hotel Mercuri Tateli, Minahasa, Selasa – Rabu (23-24/8/2022).

Dalam sambutannya, Brigjen Pol. Lasut menjelaskan tentang pentingnya upaya pencegahan dan pemberdayaan masyarakat dalam kaitannya dengan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba di samping pemberantasan yang dilakukan BNN dan Kepolisian.

Dijelaskan tentang pentingnya hal tersebut karena peredaran dan penyalahgunaan narkoba sudah sangat memprihatinkan. Ada peningkatan yang cukup signifikan penyalahgunaan / peredarannya baik secara nasional maupun di daerah termasuk di Sulut.

Di Sulut, ungkap Lasut yang di dampingi Kordbid P2M Sam G. Repy dan Subkorbid Berdaya Terry Tikoalu, ada peningkatan kasus penyalahgunaannya. “Berbagai upaya kami lakukan. Ada sejumlah kasus berhasil kami ungkapkan, diproses,” tandas Lasut.

Itulah sebabnya, sambung mantan Direktur Reserse Umum Polda Sulut ini, perlu adanya kerjasama dari berbagai pihak termasuk instansi Pemerintah baik dalam upaya pencegahan maupun pemberdayaan masyarakat. Maka dalam rangka pemberdayaan masyarakat, BNN Sulut melakukan Bintek bagi Penggiat P4GN.

Kegiatan Bimtek yang digelar BNN Sulut dua hari tersebut diikuti 30 peserta utusan instansi- instansi pemerintah baik provinsi, kabupaten/kota di daerah ini.

Sejumlah narasumber ditampilkan yakni Kepala BNN Sulut yang membawakan materi Strategi Pencegahan dalam P4GN, Koorbid Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat (P2M) tentang Action Plan,  Wadir Reserse Narkoba Polda Sulut AKBP Raswin Bachtiar Sirait tentang Aspek Hukum dalam P4GN, Kerua KTN Lexie Kalesaran tentang Strategi Pemberdayaan Masyarakat dalam P4GN.

Dosen Politeknik Negeri Manado Beldie Tombeg tentang Group Dynamic, Psikolog Lengkana Nasman tentang Pengetahuan Dasar Adiksi Dasar Konseling dan Rehabilitasi, Direktur Lembaga Bimbingan Psikologi, Pendidikan,  Prestasi dan SDM  Jeanner J. Rawung tentang Pengembangan Karakter Individu sebagai Penggiat P4GN, serta Balai Bahasa Sulut  Dya Erta  Damayanti tentang Public Speacking dalam  rangka Penyampaian P4GN. (af)