Meimonews.com – Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Manado, pekan lalu menggelar wisuda gelombang pertama tahun akademik 2026/2027 di Auditorium Unsrat Manado.

Salah satu yang diwisuda adalah Daniela Vanessa Wowor wisudawan Fakultas Hukum yang berpredikat Cum Laude.

Tata, demikian panggilan sehari-hari, selain meraih peringkat 1 terbaik lulusan fakultas Hukum Unsrat dengan IPK 4.00 adalah Presiden ALSA ( Asian Law Students Asociation), sebuah wadah internasional perkumpulan mahasiswa hukum se-Asia.

Menurut sang ayah, Patrick Wowor (alumni Fekon Unsrat) di dampingi istrinya Penatua Grace J. Waleleng (Kajur Ilmu Komunikasi FISIP Unsrat dan Sekretaris Jemaat GMIM Bukit Sion Taas Manado), Tata sejak kecil telah menunjukkan multitalenta dan rasa keinginantahuan yang tinggi.

Saat SD, juara lomba vokal grup Piala Gubernur, di SMP Kristen Eben Haeser Manado raih medali perak pada Festival Choir di Singapura. Bakat tampil publik muncul saat meraih posisi Ketua OSIS SMA Kristen Eben Haeser Manado.

Saat mahasiswa Fakultas Hukum Juara 1 Lomba Debat Hukum Piala Mahkamah Agung RI, beberapa kali ikut lomba Debat Hukum mewakili Fakultas Hukum Unsrat di beberapa kota pulau Jawa dan di luar negeri selalu meraih juara 1. Tahun 2024 – 2025, Tata tercatat sebagai mahasiswa berprestasi Fakultas Hukum Unsrat.

Tahun 2025, Tata melalui pemilihan ketat, dipercaya didaulat sebagai Presiden ALSA dan sekarang selesai wisuda, akan ke Korea Selatan menghadiri serahterima jabatan Presiden, wadah internasional perkumpulan mahasiswa hukum se-Asia tersebut.

Salah satu anak bangsa yang pernah satu semester mengenyam kuliah di Durham University Inggris ini semasa mudanya lebih banyak berkiprah aktif di forum forum internasional.

Dari percakapan dengan Patrick Wowor terungkap, semangat tidak pandang menyerah dari Tata ternyata diturunkan dari sang Opa, Ben Wowor, penulis sejarah dan salah satu pejuang Peristiwa Heroik Merah Putih 14 Februari 46 di Sulawesi Utara. Bakat seni Tata yang suka main gitar, piano, keyboard, dan biola itu diturunkan dari gen mamanya. (FA)