Meimonews.com – Universitas Negeri Manado (Unima) menggelar Sidang Senat Terbuka dengan agenda Wisuda Semester Genap Tahap II Tahun Akademik 2025-2026 di Auditorium Maria Walanda Maramis Unima, Tondano, Rabu (24/6/2026).

Ada sebanyak 562 orang lulusan baik strata 1 (S1), S2 maupun S3 yang diwisuda pada sidang senat yang dihadiri pimpinan dan anggota senat Unima, Rektor, para Wakil Rektor dan pimpinan lembaga/staf Unima, para Dekan dan pimpinan fakultas se-Unima, civitas akademika Unima, wisudawan dan keluarga, Kepala Bapelitbang Sulut Yani Lukas (mewakili Gubernur Sulut), pejabat TNI dan Polri, sejumlah pejabat Pemkab Minahasa serta undangan lainnya.

Menariknya dan membanggakan, di antara yang diwisuda, ada yang memiliki keterbatasan (disabilitas) tapi bisa menyelesaikam studinya di universitas yang memiliki visi Menjadi Perguruan Tinggi yang Unggul, Mandiri, Kompetitif, dan Entrepreneurial ini.

Semangat menempuh proses perjalanan perkuliahan ini patut diapresiasi dan diharapkan bisa menjadi motovasi bagi penyandang disabilitas lainnya serta mahasiswa normal lainnya.

Dengan jerih-payah dan tanpa mengenal lelah mereka bersemangat pantang menyerah berupaya dan bekerja keras agar bisa menyelesaikan studinya di Unima.

Dan, upaya serta kerja keras tersebut membuahkan hasil. Mereka bisa diwisuda dan disaksikan banyak orang. Mereka resmi menyandang gelar akademik. Mereka sarjana lulusan Unima.

Prestasi tersebut, tentu menjadi kebanggan diri sendiri, keluarga dan masyarakat serta perguruan tinggi di mana mereka studi bahkan pemerintah.

Sebagai bentuk konkrit apresiasi terhadap mereka, Rektor Unima Joseph Philip Kambey memberikan sertifikat penghargaan kepada mereka saat acara wisuda, yang dilaksanakan bersamaan dengan rekan-rekan mereka yang normal.

Sebagai Wakil Ketua Tim Disabilitas Unima, Kepala Biro Akademik dan Kemahasiswaan Vivi Winny Saroinsong mengungkapkan rasa gembiranya karena walaupun mereka memilik keterbatasan (disabilitas) tapi mereka bisa menyelesaikan studinya.

“Kami (Tim Disabilitas Unima yang diketuai Dekan FIPP Aldjon Dapa) senang dan bersyukur karena mereka bisa menjadi sarjana. Bisa menyelesailkan studinya di Unima,” ujarnya dalam percakapan dengan Meimonews.com di ruang kerjanya, usai acara wisuda. (Lexie Kalesaran)