Meimonews.com – Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) menjalin kerja sama strategis dengan 25 Bank Pembangunan Daerah (BPD) se-Indonesia termasuk Bank SulutGo (BSG) dalam pelaksanaan Surat Perintah Pencairan Dana (SP2D) secara online melalui aplikasi Sistem Informasi Pemerintah Daerah (SIPD).

Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) ini berlangsung di Birawa Hall, Hotel Bidakara, Jakarta, Kamis (17/4/2025)

Direktur Utama Bank SulutGo Revino M. Pepah, mewakili salah satu BPD yang ikut serta, secara langsung menandatangani PKS bersama 24 pimpinan BPD lainnya dari berbagai daerah di Indonesia.

Kerja sama ini merupakan langkah penting dalam mendukung digitalisasi tata kelola keuangan pemerintah daerah, khususnya dalam proses pencairan dana yang kini dapat dilakukan secara lebih cepat, transparan, dan efisien melalui platform SIPD.

Pelaksanaan SP2D secara online diharapkan dapat mempercepat aliran dana dari pemerintah pusat ke daerah, mengurangi potensi kesalahan administrasi, serta meningkatkan akuntabilitas dan transparansi keuangan daerah. Sistem ini juga memudahkan koordinasi antara Kemendagri dan BPD dalam mengelola dana pemerintah daerah secara real-time.

Pepah menyampaikan, partisipasi Bank SulutGo dalam kerja sama ini menunjukkan komitmen bank dalam mendukung transformasi digital di sektor publik dan peningkatan layanan perbankan kepada pemerintah daerah.

Pepah menegaskan, implementasi SP2D online melalui SIPD akan memberikan manfaat besar bagi efisiensi pengelolaan keuangan daerah dan pelayanan publik.

Acara penandatanganan ini menandai tonggak penting dalam kolaborasi antara Kemendagri dan BPD di seluruh Indonesia untuk memperkuat tata kelola keuangan daerah melalui teknologi digital, sejalan dengan upaya pemerintah dalam mewujudkan pemerintahan yang bersih, transparan, dan akuntabel. (Afer)

Meimonews.com – Bank Sulut Gorontalo (BSG) menunjukkan komitmennya terhadap masyarakat Kota Manado yang tertimpa bencana banjir dan longsor dengan memberikan bantuan lewat program BSG Peduli Bencana.

Bantuan yang disalurkan, Sabtu (22)3/2025) berupa berbagai bahan pokok, seperti beras, telur, minyak goreng, ikan kaleng, gula pasir, dan air mineral.

Bantuan tersebut disalurkan ke sepuluh dapur umum yang didirikan oleh Pemerintah Kota Manado.

Beberapa lokasi penyerahan bantuan termasuk gereja-gereja seperti GMIM Sion Ranomuut, GMIM Bukit Moria Tikala Baru, dan GMIM Garden Dendengan Dalam.

Selain itu, bantuan juga diberikan di masjid-masjid seperti Masjid Ar Rahmah Banjer dan Masjid Arsjad Thawil Komo Luar, serta dapur umum Brimob Polda Sulawesi Utara di Mahawu Tuminting.

Penyerahan bantuan dipimpin Noldy Dandel, Pemimpin Divisi Umum Noldy Dandel dan Pemimpin Divisi Corporate Secretary Hence J. Rumende.

Direktur Utama BSG Revino M. Pepah menegaskan, BSG Peduli merupakan wujud kepedulian bank terhadap lingkungan sekitar. “Bantuan ini kami berikan dengan harapan dapat membantu memenuhi kebutuhan dan mengurangi beban para korban bencana,” ujarnya.

Ditambahkan, BSG berkomitmen untuk terus memberikan dukungan kepada masyarakat yang terdampak bencana alam. “Ini adalah bukti bahwa BSG hadir di tengah masyarakat Sulawesi Utara,” jelasnya.

Ketua BPMJ GMIM Bukit Moria Tikala Baru Pdt Handry Dengah, mewakili para korban banjir, menyampaikan rasa terima kasih kepada BSG atas respons cepat mereka.

Dikatakan, BSG adalah instansi non-pemerintah pertama yang datang membawa bantuan natura setelah Pemkot Manado. Bantuan tersebut akan digunakan di dapur umum Wale Bumotik GMIM Bukit Moria Tikala Baru yang melayani lebih dari 500 jiwa dari berbagai denominasi dan golongan agama. (Afer)

Meimonews.com – Bank SulutGo (BSG) menggelar Ramadhan KUR Fest BSG 2025 di halaman kantor pusat bank pemerintah ini, Selasa – Jumat (17-21/3/2025).

Festival ini bertujuan untuk mempromosikan dan memberdayakan UMKM binaan BSG serta menciptakan suasana kebersamaan dan kepedulian sosial selama bulan suci Ramadan.

Kegiatan yang dibuka pelaksanaannya oleh Dirut BSG Revino M. Pepah ini dihadiri Kepala Bank Indonesia (BI) Sulawesi Utara, Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Direksi, Group Head dan Pemimpin Devisi BSG, mahasiswa Unsrat serta pimpinan dan penghuni Panti Asuhan An-Nur.

Acara pembukaan diwarnai sambutan Dirut BSG, pemberian santunan kepada anak yatim dari PA An-Nur, Tauziah oleh Ustadz Guntur Bilulu, Quis Ramadhan, Doa Buka Puasa Bersama dan Shalat Maghrib Bersama.

Festival ini diisi pula dengan kegiatan Edukasi dan Sosialisasi KUR (kredit usaha rakyat) Pameran produk UMKM (usaha mikro, kecil.dan menengah), Ceramah Agama dan Doa Buka Puasa Bersama dan Shalat Maghrib Bersama.

Edukasi dan Sosialisasi KUR ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada pelaku UMKM tentang KUR dan cara mengaksesnya. BSG menjelaskan berbagai produk pinjaman yang tersedia untuk mendukung usaha mereka

Dalam kegiatan pameran, pelaku UMKM memamerkan dan menjual produk andalan mereka, sehingga masyarakat dapat mengenal lebih dekat potensi bisnis lokal.

Tauziah dan ceramah agama dimaksudkan untuk memberikan pencerahan spiritual kepada peserta, memperdalam pemahaman tentang nilai-nilai Ramadhan.

Quiz Ramadan bertujuan untuk melibatkan peserta dalam suasana Ramadhan yang menyenangkan sekaligus edukatif

Doa Buka Puasa Bersama dilakukan setiap hari selama festival untuk menumbuhkan rasa kebersamaan di antara peserta.

Dalam sambutanya, Pepah menyampaikan harapannya agar festival ini dapat memberdayakan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) lokal. (Afer)

Meimonews.com – Bank SulutGo (BSG) bersama Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) memperkuat komitmennya dalam pencegahan tindak pidana pencucian uang dan pendanaan terorisme (APU-PPT) melalui rangkaian kegiatan edukasi publik Gerakan Nasional APU-PPT.

Kegiatan digelar dalam bentuk PPATK Mengajar, Kampanye Anti Green Financial Crime, serta program Anti Pencucian Uang Goes to Kabupaten Kepulauan Sangihe.

Rangkaian acara ini diselenggarakan dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-600 Kabupaten Kepulauan Sangihe, yang meliputi kegiatan di SMK Negeri 1 Tahuna, Politeknik Negeri Nusa Utara (PNNU), Rumah PJ Bupati, dan puncak acara penanaman pohon PPATK.

Acara ini dihadiri sejumlah pejabat penting, di antaranya Penjabat (Pj) Bupati Sangihe Albert Huppy Wounde, Asisten I Setda Kabupaten Kepulauan SangiheJohanis Pilat, Kepala Pusat Pemberdayaan dan Kemitraan PPATK Supriadi, Kepala Sub Bagian TU Pemberdayaan Kemitraan PPATK Adhitia Abriansyah, Group Head Operasional Bank SulutGo Nolvy Kilanta, Pemimpin Unit APUPPT Ratih Watugigir.

Kegiatan pertama dalam rangkaian ini adalah PPATK Mengajar yang digelar di SMK Negeri 1 Tahuna, Kamis (30/1/2025)

Program ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman siswa tentang bahaya tindak pidana pencucian uang dan pentingnya transparansi keuangan.

PPATK memberikan materi edukatif tentang peran lembaga tersebut dalam pencegahan pencucian uang, sementara Bank SulutGo memperkenalkan layanan perbankan yang aman dan transparan.

Acara ini diikuti oleh ratusan siswa dan guru, yang antusias mengikuti sesi tanya jawab interaktif.

Pada hari yang sama (30/1)2025), Bank SulutGo dan PPATK menggelar Diskusi Kontemporer (DISKO) di Politeknik Negeri Nusa Utara (PNNU) dengan tema Kampanye Anti Green Financial Crime dan Pencegahan Pencucian Uang” yang dihadiri mahasiswa, pelaku usaha, dan masyarakat umum.

Materi yang dibahas meliputi pentingnya literasi keuangan, cara mengenali transaksi mencurigakan, serta upaya pencegahan kejahatan keuangan yang merusak lingkungan (green financial crime).

Acara ini mendapat apresiasi tinggi dari peserta karena relevansinya dengan isu keuangan dan lingkungan saat ini.

Rangkaian acara selanjutnya adalah Pembukaan BOOTH APU-PPT dan Acara Tulude yang dilaksanakan pada Jumat ( 31/1/2025)

Pembukaan BOOTH APU-PPT di Rumah PJ Bupati Kepulauan Sangihe. BOOTH ini menjadi sarana informasi bagi masyarakat tentang upaya pencegahan pencucian uang dan pendanaan terorisme.

Acara ini bertepatan dengan perayaan Tulude, tradisi budaya masyarakat Sangihe yang digelar dalam rangka HUT ke-600 Kabupaten Kepulauan Sangihe.

Pejabat Bupati Albert Huppy Wounde menyampaikan apresiasi atas kolaborasi Bank SulutGo dan PPATK. “Kegiatan ini tidak hanya memperkuat literasi keuangan, tetapi juga memperkaya budaya kita melalui perayaan Tulude,” ujarnya.

Puncak rangkaian kegiatan ini adalah penanaman pohon PPATK pada 1 Februari 2025.

Kegiatan ini merupakan simbol komitmen Bank SulutGo dan PPATK dalam mendukung pelestarian lingkungan dan pembangunan berkelanjutan di Kabupaten Kepulauan Sangihe.

Penanaman pohon ini juga menjadi bagian dari kampanye Anti Green Financial Crime, yang menekankan pentingnya menjaga lingkungan dari kejahatan keuangan yang merusak.

Group Head Operasional Bank SulutGo Nolvy Kilanta menjelaskan, kolaborasi dengan PPATK ini merupakan wujud nyata komitmen Bank SulutGo dalam mendukung edukasi publik dan pencegahan tindak pidana keuangan. “Kami berharap kegiatan ini dapat memberikan manfaat besar bagi masyarakat Sangihe, baik dalam hal literasi keuangan maupun pelestarian lingkungan,” ujarnya.

Kepala Pusat Pemberdayaan dan Kemitraan PPATK Supriadi menambahkan, sinergi antara PPATK dan Bank SulutGo akan terus ditingkatkan untuk menciptakan sistem keuangan yang transparan dan aman. “Kami berkomitmen untuk terus mendukung upaya pencegahan pencucian uang dan pendanaan terorisme melalui edukasi dan kolaborasi dengan berbagai pihak,” tegasnya.

Rangkaian kegiatan Gerakan Nasional APU-PPT ini tidak hanya memperkuat literasi keuangan masyarakat Sangihe, tetapi juga menjadi bagian dari perayaan HUT Ke-600 Kabupaten Kepulauan Sangihe yang penuh makna.

Dengan kolaborasi antara Bank SulutGo dan PPATK, diharapkan dapat tercipta masyarakat yang cerdas, waspada, dan berdaya saing dalam menghadapi tantangan keuangan global. (Afer)

Meimonews.com – Beberapa penghargaan bergengsi diraih Bank SulutGo (BSG) di dalam acara Puncak Pertemuan Tahunan Bank Indonesia (PTBI) Perwakilan Provinsi Gorontalo Tahun 2024, Jumat (6/12/2024).

BSG berhasil memukau dengan meraih sejumlah penghargaan bergengs di ajang yang mengangkat tema Sinergi Memperkuat Stabilitas dan Transformasi Ekonomi Nasional katena keberhasilan dalam mendukung program-program Bank Indonesia.

Kantor Perwakilan Bank SulutGo Gorontalo berhasil menyabet penghargaan sebagai bank terkontributif dalam mendukung percepatan digitalisasi sistem pembayaran di Provinsi Gorontalo.

Penghargaan ini merupakan bukti nyata dari komitmen BSG dalam mendorong inklusi keuangan dan mendukung program pemerintah dalam mengembangkan ekonomi digital.

BSG Cabang Gorontalo juga berhasil meraih penghargaan sebagai bank dengan distribusi dan layanan kas uang rupiah terbaik.

Penghargaan ini menunjukkan bahwa BSG telah berhasil memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat dalam hal penyediaan uang tunai.

Selain itu, BSG juga berhasil meraih penghargaan Pejuang QRIS kategori Perbankan Tier B.

BSG Cabang Marisa berhasil meraih juara pertama, disusul BSG Cabang Suwawa di posisi kedua, dan BSG Cabang Limboto di posisi ketiga.

Penghargaan ini diberikan sebagai apresiasi atas kontribusi BSG dalam mendorong penggunaan QRIS sebagai alat pembayaran yang mudah, cepat, dan aman.

Seluruh penghargaan ini diserahkan lDeputi BI Taufik Hidayat. Penghargaan ini merupakan bukti nyata dari kinerja dan dedikasi seluruh insan Bank SulutGo dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. (Afer)

Meimonews.com – Suatu prestasi membanggakan kembali diraih Bank SulutGo (BS). Kali ini, prestasi tersebut berupa penghargaan The Best Indonesia IT & Digital Operational Excellence Award – 2024 Platinum Award (A) Very Excellent dalam kategori Regional Development Bank – Asset > Rp. 20 T.

Penghargaan ini diterima Direktur Operasional Bank SulutGo Louisa J. Parengkuan, pada acara yang diselenggarakan oleh Economic Review di Ballroom Menara Bripens, Selasa (21/11/2024)

Acara ini merupakan ajang bergengsi yang mengapresiasi inovasi dan keunggulan dalam bidang teknologi informasi dan operasional digital di Indonesia.

Dengan penghargaan ini, Bank SulutGo menunjukkan komitmennya untuk terus berinovasi dan meningkatkan layanan kepada nasabah, serta berkontribusi pada pengembangan ekonomi regional.

Louisa menyatakan, penghargaan ini adalah hasil kerja keras seluruh tim di Bank SulutGo. Kami berkomitmen untuk terus memberikan layanan terbaik dan memanfaatkan teknologi untuk meningkatkan efisiensi dan kepuasan nasabah,” ujarnya.

Dengan pencapaian ini, Bank SulutGo semakin memperkuat posisinya sebagai salah satu bank terkemuka di Indonesia, siap menghadapi tantangan dan peluang di era digital. (Afer)

Meimonews.com – Bank SulutGo (yang kini dipimpin Revino M. Pepah sebagai Dirut) berperan penting sebagai agregator pajak daerah dengan mendukung penguatan ekosistem transaksi digital pemerintah daerah melalui produk dan layanan BSGdigital.

Hal tersebut disampaikan Direktur Operasional Bank SulutGo Louisa J. Parengkuan pada Rapat Tim Pembina Samsat Sulut yang dilaksanakan Badan Pendapatan Daeah (Bapenda) Sulut di Aula Kantor Pusat BSG, Manado (19/11/2024).

“Dukungan ini diharapkan dapat membantu pemerintah daerah dalam menghindari potensi kehilangan penerimaan serta meminimalisir praktik calo dan pungli yang merugikan,” ujar Louisa.

Louisa menekankan pentingnya mempermudah pelayanan kepada wajib pajak. “Kami berkomitmen untuk menciptakan sistem yang lebih transparan dan efisien, sehingga wajib pajak dapat merasa nyaman dalam memenuhi kewajibannya,” tandasnya.

Rapat kali ini membahas peningkatan penerimaan pajak daerah sekaligus mensinkronisasikan tugas dan tanggung jawab bersama. Kegiatan ini juga bertujuan untuk mengaktualisasikan fungsi Tim Pembina Samsat Sulut.

Dibahas pula pentingnya sinergitas antara BSG dan tim pembina Samsat Sulut serta Gorontalo. Dengan kolaborasi yang kuat, diharapkan dapat tercipta solusi yang inovatif dalam pengelolaan pajak daerah.

Para peserta sepakat bahwa kolaborasi lintas sektor sangat penting untuk mencapai tujuan bersama dalam meningkatkan penerimaan pajak daerah.

Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan semua pihak dapat lebih memahami tugas dan tanggung jawab masing-masing serta berkontribusi secara maksimal dalam meningkatkan penerimaan pajak daerah di Sulawesi Utara.

Kegiatan yang dibuka pelaksanaannya oleh Kepala Bapenda Sulut June E. Silangen mewakili Sekdaprov Sulut Steve AH Kepel ini dihadiri Dirlantas Polda Sulut yang diwakili AKBP Nur Kholis, perwakilan dari PT Jasa Raharja, Kepala Cabang PT Jasa Raharja Sulut AA Lanang Dawan Winsu Wardana dan Dirops BSG.

Selain itu, pimpinan PT Pos Indonesia Sulut yang diwakili Yatri Marina dan perwakilan dari PT Pertamina Novan Reza Pahlevi yang menyatakan dukungan penuh terhadap inisiatif ini. (Afer)

Meimonews.com – Tim Pembina Samsat mengadakan rapat di Aula Kantor Pusat Bank SulutGo, Jln Piere Tendean Manado, Selasa (19/11/2024).

Kegiatan yang dibuka pelaksanaannya oleh Kepala Bapenda Sulut June E. Silangen mewakili Sekretaris Sekdaprov Sulut Steve AH Kepel ini menghadirkan beberapa pembicara.

Pembicara tersebut adalah dari Bapenda Sulut adalah Kabag Ops Ditlantas Polda Sulut Nurcholis, Dirops Bank SulutGo (BSG) Louisa J. Parengkuan, perwakilan Jasa Raharja dan perwakilan Pertamina.

Dalam sambutannya mewakili Sekdaprov Sulut, Kepala Bapenda Sulut menyampaikan, rapat Tim Pembina Samsat Sulut ini memiliki arti yang sangat strategis dalam upaya memperkuat koordinasi dan sinergi di antara semua pihak yang terlibat dalam pelayanan publik melalui sistem Samsat.

Samsat,sebutnya, bukan hanya sekadar tempat pengurusan administrasi kendaraan bermotor, tetapi juga sebuah institusi vital yang menghubungkan pemerintah dengan masyarakat dalam memenuhi kewajiban administratif.

Kepala Bapenda Sulut June E. Silangen saat memberikan sambutan mewakili Sekdaprov Sulut Steve AH Kepel

“Oleh karena itu, pelaksanaan rapat Tim Pembina Samsat ini bukan semata-mata pertemuan rutin, melainkan momentum penting untuk mengevaluasi, memperbaiki, dan menginisiasi langkah-langkah inovatif dalam meningkatkan kualitas pelayanan kita,” tegasnya.

Dijelaskan, pelayanan yang cepat, efisien, dan transparan merupakan tuntutan zaman yang tidak dapat kita abaikan. Teknologi dan pola pikir masyarakat yang semakin berkembang menuntut kita untuk terus beradaptasi.

Oleh karenanya, rapat ini dharapkan dapat menjadi forum bagi kita semua untuk berdiskusi secara konstruktif, menyusun strategi efektif, serta mengidentifikasi solusi atas berbagai tantangan yang dihadapi dalam penyelenggaraan layanan Samsat.

Dirops BSG dalam pemaparannya menjelaskan beberapa hal terkait kesiapan BSG dalam hal opsen BBNKB dan MBLB dan lain-lain.

Bank SulutGo sebagai bank agregator menurut Parengkuan, tetap mensuport berbagai yang berhubungan dengan tugas dan fungsi Bank SulutGo kesamsatan. (elka)

Meimonews.com – Bank SulutGo menggelar sosialisasi Roadmap Penguatan Badan Perbankan Daerah (BPD) dan Strategi Pengembangan Ekonomi Daerah di Ballroom Kantor Pusat Bank SulutGo, Jln. Piere Tendean Manado, Rabu (13/11/2024).

Kegiatan ini dihadiri oleh seluruh pemimpin cabang Bank SulutGo di Sulawesi Utara dan Gorontalo, serta perwakilan dari Bappeda.

Acara dimulai dengan sambutan dari Komisaris Utama Bank SulutGo Edwin H. Silangen, yang menekankan pentingnya peran BPD dalam mendukung pertumbuhan ekonomi daerah.

Mantan Sekretaris Provinsi Sulut ini mengajak semua pihak untuk berkolaborasi demi mencapai tujuan bersama.

Kepala Kantor Otoritas Jasa Keuangan (OJK) SulutGoMalut Robert HP Sianipar memberikan sosialisasi mengenai roadmap penguatan BPD dan strategi pengembangan ekonomi daerah.

Dalam pemaparannya, Sianipar menjelaskan langkah-langkah strategis yang perlu diambil untuk meningkatkan kontribusi BPD dalam perekonomian lokal.

Pemaparan dilanjutkan dengan diskusi mengenai komoditas unggulan daerah dan jenis usaha potensial yang dapat dikembangkan melalui penyaluran kredit produktif.

Pemimpin Bank SulutGo Cabang Tondano Michael Rantung, Pemimpin Wilayah Bank SulutGo Gorontalo Sjahron Botutihe dan emimpin Divisi Kredit Komersial Nasrudin Herlamnang menjelaskan berbagai peluang investasi yang dapat dimanfaatkan oleh pelaku usaha lokal.

Acara ditutup dengan sesi tanya-jawab yang melibatkan peserta rapat termasuk Direktur Utama Bank SulutGo Revino M. Pepah.

Diskusi ini memberikan kesempatan bagi peserta untuk mendalami lebih lanjut mengenai implementasi strategi yang telah dibahas.

Dengan terselenggaranya acara ini, diharapkan dapat terjalin sinergi yang lebih baik antara Bank SulutGo dan pemerintah daerah dalam upaya memperkuat ekonomi lokal dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.  (Afer)

Meimonews.com – Dalam rangkaian acara peresmian Hotel Lume’os di Cempaka Putih dan peluncuran buku Pesulap Merah dari Sulut, Bank SulutGo (BSG) berhasil mencuri perhatian dengan penandatanganan kesepakatan pembentukan Kelompok Usaha Bank (KUB) bersama PT Mega Corpora.

Acara yang diadakan di Jakarta, Senin (14/10/2024) yang dipimpin Gubernur Sulawesi Utara sekaligus Pemegang Saham Pengendali BSG Olly Dondokambey ini turut dihadiri para bupati dan walikota se-Sulawesi Utara dan Gorontalo, serta perwakilan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Penandatanganan KUB antara BSG dan Mega Corpora menjadi tonggak penting dalam upaya memperkuat perekonomian daerah. Kerjasama ini diharapkan dapat mendorong pertumbuhan bisnis yang lebih luas dan berkelanjutan, serta membuka peluang investasi baru di Sulawesi Utara.

Penandatanganan KUB ini merupakan langkah strategis BSG yang kini Dirutnya Revino M. Pepah untuk memenuhi ketentuan modal inti minimum yang ditetapkan oleh OJK sebesar Rp, 3 triliun hingga tahun 2024.

Sesuai dengan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 12 Tahun 2020 tentang Konsolidasi Bank Umum, seluruh Bank Pembangunan Daerah (BPD) yang bergerak di bidang perbankan diwajibkan memenuhi persyaratan tersebut.

Dalam sambutannya, Chairman CT Corp, Chairul Tanjung mengungkapkan optimismenya terhadap kerjasama ini. “Kemitraan dengan BSG merupakan langkah strategis bagi Mega Corpora untuk turut berkontribusi dalam pembangunan Sulawesi Utara. Kami yakin, sinergi ini akan memberikan nilai tambah bagi kedua belah pihak dan masyarakat luas,” ujarnya.

Gubernur Sulut dalam sambutannya menyampaikan, pembentukan KUB merupakan langkah strategis untuk meningkatkan sinergi antara BSG dan sektor swasta. “Kemitraan ini akan memperkuat posisi BSG sebagai bank pembangunan daerah dan mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif,” ujarnya.

Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK Dian Ediana Rae menyambut positif inisiatif BSG dalam menjalin kerjasama dengan pihak mega. “Kemitraan ini sejalan dengan kebijakan pemerintah untuk memperkuat sektor keuangan dan mendorong pertumbuhan ekonomi nasional. OJK akan terus mendukung upaya-upaya yang bertujuan untuk meningkatkan stabilitas dan resiliensi sistem perbankan,” ungkapnya.

Acara yang berlangsung meriah ini juga dihadiri sejumlah tokoh penting, di antaranya Deputi Komisioner Pengawasan Konglomerasi Keuangan OJK, Teguh Supangkat, dan Kepala OJK Provinsi Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat, Darwisman.

Kehadiran mereka semakin menegaskan pentingnya kerjasama antara pemerintah, regulator, dan pelaku usaha dalam mendorong pembangunan daerah.

Dengan terjalinnya kerjasama antara BSG dan Mega Corpora, Bank SulutGo telah resmi memenuhi modal inti yang ditetapkan oleh OJK, kerjasama inidiharapkan dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat Sulawesi Utara dan Gorontalo. (afer)