Meimonews.com – Jamaluddin Jompa telah ditunjuk Mendiktisantek RI (Menteri Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi Republik Indonesia) sebagai Plt (Pelaksana Tugas) Rektor Unsrat pada 4 Agustus 2026.

Sejumlah tugas utama dipercayakan Mendiktisaintek RI untuk dilaksanakannya, sebagaimana sudah dipaparkan saat Rapat Pimpinan Unsrat, Rabu (5/8/2026).

Sejalan dengan itu dan untuk tindaklanjutnya maka sebagai Plt Rektor, Jumpo akan mengadakan konsolidasi dan ingin membangun Unsrat tetap kokoh dan tidak boleh tergoyahkan karena adanya status Plt Rektor.

“Plt Rektor hanyalah administratif, tetapi yang melaksanakan tugas Plt harus sukses dan bertanggung jawab,” ujarnya kepada wartawan usai memberikan sambutan pada kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru (PKKMB) Unsrat Tahun 2026, Jumat (14/8/2026).

Di dampingi Wakil Rektor 2 Roike Iwan Montolalu, Wakil Rektor 4 Steenie Edward Wallah, Humas Unsrat Max Rembang dan Staf Khusus Bidang Kemahaaiawan Ronny Gosal, Jompa menegaskan, ia harus all out dan memastikan seluruh proses akademik tetap berjalan dengan baik, proses tridharma perguruan tinggi tidak boleh ada yang terkurang, apalagi terhenti hanya karena adanya status Plt.

Ia berharap kehadirannya di Unsrat akan memberi angin segar. Ia memiliki tanggung jawab untuk melaksanakan amanat Mendiktisaintek RI yang mengangkatnya menjadi Plt Rektor.

“Karena perintah Menteri maka saya memiliki tanggung jawab untuk melaksanakan perintah tersebut. Harus menyediakan waktu dan energi untuk melaksanakan perintah tersebut,” ujar guru besar dan dosen di bidang Biologi dan Ekologi Kelautan pada Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan Unhas.

Ia ingin agar Unsrat memiliki SIM (sistem informasi managemen). Oleh karenanya, ia akan memproses program digital office electronic. Surat-surat yang keluar harus menggunakan sistem tersebut.

Diakui, memang sulit membagi waktu karena ada dua jabatan yang diembannya sekarang (Rektor Unhas Makassar dan Plt. Rektor Unsrat Manado). Bolak – balik Manado – Makassar. Oleh karena itu, ke.depan AI (Artificial intelligence) akan dijadikan program prioritas.

Ditegaskan, kepemimpinan harus berbasis AI administrasi. Kita harus membuat sistem agar keluhan masyarakat bisa segera dilayani. Agar ada kepuasan dari masyarakat.

“Saya pendatang baru tapi saya ingin agar Unsrat akan lebih maju lagi,’ ujar akademisi kelahiran Takalar (Sulsel), 8 Maret 1967 ini. (Lexie)

Meimonews.com – Peran strategis Fakultas Teknik (Fatek) Unsrat Manado terkait kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi di era Artificial Intelligence (AI) disampaikan Rektor Unsrat Manado Oktovian Berty Alexander Sompie pada pembukaan Dies Natalis ke-61 Fatek Unsrat Manado yang di adakan di kompleks fakultas, Jumat (12/7/2025).

“Di era AI ini, Fakultas Teknik menjadi sangat strategis untuk menjadi pionir dalam mengintegrasikan teknologi AI ke dalam kurikulum, riset dan inovasi,” ujar Rektor.

Rektor berharap, Dies Natalis ke – 61 ini Fakultas Teknik mampu menciptakan engineer masa depan yang tidak hanya kompeten secara teknis, tapi juga adaptif, etis dan berdampak bagi masyarakat.

Rektor Unsrat Manado Oktovian Berty Alexander Sompie

Menurutnya, Dies Natalis tahun ini, Fakultas Teknik Unsrat berdiri teguh membangun masa depan dengan ilmu dan karya serta kontribusi nyata dalam bidang pendidikan, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat.

Dekan Fatek Unsrat Manado Fabian J. Manoppo

Dekan Fatek Unsrat Fabian J. Manoppo menjelaskan, tema Engineering Transformation in The AI Era, Skill dibutuhkan di pasar kerja. Semuanya sudah terkait dengan Teknologi AI ,

“Suka atau tidak suka seluruh elemen kampus, civitas academica harus secepatnya melakukan transformasi lewat pengembangan pengetahuan di bidang AI baik oleh dosen pegawai dan mahasiswa dengan melakukan perubahan pada Kurikulum agar luusan nanti bisa terserap pasar kerja,” ujarnya.

Hadir pada acara pembukaan ini pimpinan Unsrat lainnya, beberapa dekan fakultas di lingkungan Unsrat serta civitas akademika Fatek Unsrat. (FA)