Meimonews.com – 3 (tiga) perutusan dari Lembaga Penjaminan Mutu dan Pengembangan Pembelajaran (LPMPP) Unsrat mengikuti Pelatihan Lembaga Sertifikasi Profesi/Agenda Nasional LSP P1yang digelar Konsorsium Forum Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) P1 Perguruan Tinggi Indonesia bekerjasama dengan LSP Universitas Mercu Buana Jakarta.

Tiga perutusan LPMPP.Unsrat yang ikut dalam kegiatan yang dilaksanakan di Universitas Mercu Buana Jakarta, selama lima hari, pekan lalu tersebut adalah Max RJ Runtuwene (Kepala), Reni Lusia Kreckhoff (Kabag Administrasi dan Keuangan LSP P1 Unsrat/Kapus Pelatihan Kompetensi LPMPP Unsrat) dan Suzanna L. Undap (Anggota Komite Skema/Koordinator Prodi Budidaya Perairan).

Keikutsertaan 3 perutusan LPMPP.Unsrat ini terkait dengan upaya Unsrat yang sedang memperkuat tatakelola LSP P1 agar pelaksanaan sertifikasi kompetensi dapat berjalan sesuai ketentuan, terdokumentasi dengan baik, dan mendukung capaian pembelajaran lulusan pada program studi (prodi).

Ada lima tujuan keikutsertaan dalam pelatihan ini. Pertama, meningkatkan pemahaman peserta mengenai integrasi kurikulum PT dengan skema kompetensi yang digunakan dalam sertifikasj. Kedua, memperoleh wawasan teknis mengenai pengelolaan LSP termasuk penyusunan rencana bisnis, pengembangan SOP, pelaksanaan sertifikasi, penyusunan laporan kegiatan dan pengoperasian sistem informasi.

Ketiga, mengikuti pembaruan informasi nasional memgenai tren industri, kebutuhan tenaga kerja, serta kebijakan sertifikasi kompetensi yang relevan bagi PT.

Keempat, memperoleh arahn dan informasi dari BNSP, LAM,.dan BAN-PT terkait rekognisi sertifikasi kompetensi dalam sistem penjaminan mutu dan akreditasi PT, serta kelima, membangun jejaring kerjasama dengan PT lain, Konsorsium Forum LSP P1, dan LSP Universitas Mercu Buana sebagai rujukan penguatan tatakelola LSP P1.

Agenda kegiatan meliputi pelatihan integrasi kurikulum dengan skema kompetensi, pelatihan pengelolaan LSP, seminar nasioal, serta sharing sesion BNSP LAM dan BAN PT.

Menurut Runtuwene dalam percakapan dengan Meimonews.com, Senin (14/6/2026), ada 5 hasil dari kegiatan tersebut.

Pertama, peningkatan pemahaman integrasi kurikulum dan skema kompetensi; kedua, penguiatan tatakelola dan administrasi LSP; ketiga, pembaruan informasi mengenai tren industri dan tenaga kerja.

Keempat, pemahaman kebijakan BNSP LAM dan BAN-PT; kelima, rekomendasi tindaklanjut ubtuk LSP P1 Unsrat.

Di dampingi Reynald J. Pakasi (staf LPMPP Unsrat), Runtuwene lantas menjelaskan secara rinci hasil dari kegiatan yang mengusung tema Akselerasi transformasi pendidikan tinggi melalui sertifikasi kompetensi menuju Indonesia Kompeten 2045. (FA)