Meimo News

Meimonews.com – Program makan bergizi gratis (MBG) adalah program pemerintah yang menyediakan makanan bergizi kepada siswa sekolah, ibu hamil, ibu menyusui, dan anak balita. Program ini bertujuan untuk meningkatkan asupan gizi dan mengatasi masalah stunting di Indonesia.

Distribusi makanan bergizi dilakukan melalui Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang menyediakan menu yang disesuaikan dengan angka kecukupan gizi (AKG) untuk setiap kelompok usia. Menu pilihan berdasarkan daftar dari Badan Gizi Nasional (BGN).

Distribusi program MBG kepada ibu hamil, ibu menyusui, dan anak balita berpotensi tidak tepat sasaran. Maka, Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Kemendukbangga)/Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) pun terus berupaya mengantisipasinya.

Betkaitan dengan itu, Kepala Perwakilan (Kaper) Kemendukbangga/BKKBN Sulut Jeanny Yola Winokan, Sekretaris Lady D Ante dan Tim memantau pelaksanaan MBG di Kecamatan Langowan Utara dan Kecamatan Langowan Barat Kabupaten Minahasa, baru-baru.

Dengan menggunakan sepeda motor, Perwakilan Kemendukbangga/BKKBN Sulut
bersama Kadis PPKB Kabupaten Minahasa Martha M. Aguw, Babinsa, TPK dan PLKB mengecek penyaluran MBG ke Kelompok Bermain Kristovel Paslaten Kecamatan Langowan Barat dan TK Dharma Wanita Walantakan Kecamatan Langowan Utara.

Saat memantau langsung kedua titik penyaluran MBG Kaper memastikan penerimanya tepat sasaran. Menu MBG itu antara lain berisi nasi, telur, sayur, tempe, dan jbuah. Setiap menu juga tertulis kandungan menu, seperti protein 12 gram, lemak (7,7 gr), dan karbohidrat (50,5 gr).

Kaperpun mengingatkan petugas untuk dapat mendistribusikan MBG tepat waktu saat sarapan atau makan siang dan kalau ada masalah, nanti berkoordinasi ke BGN.

Kaper juga mendorong Pemerintah Daerah untuk memastikan penyaluran MBG tepat sasaran. (elka)

Meimonews.com – Pelaksanaan Ujian Tertulis Berbasis Komputer (UTBK) Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) Universitas Negeri Manado (Unima) telah memasuki hari kedua, Kamis (24/4/2025).

Ada sebanyak 1309 peserta yang ikut UTBK yang dibuka pelaksanaannya oleh Wakil Rektor 1 (Bidang Akademik) Mister Gideon Maru, mewakili Rektor Unima Joseph Philip Kambey, Rabu (23/4/2025).

Karena ingin berjalan dengan baik, lancar dan sukses, Rektor Unima terus memantau pelaksanaan kegiatan mulai dari hari pertama tersebut, yang akan berakhir Minggu (27/4/2025).

Di dampingi para Wakil Rektor, Kepala LP3M Unima Patricia Silangen, Kepala Biro Perencanaan, Kerja Sama dan Humas Vivi W. Saroinsong, Kepala Biro Akademik Irwany Herko Maki dan panitia, Rektor tak ingin pelaksanaan kegiatan yang diadakan di gedung Pusat Komputer (Puskom) Unima ini tak ada kendala atau berjalan tidak sesuai aturan yang berlaku.

“Pak Rektor berharap agar kekurangan tahun-tahun sebelumnya tidak terjadi lagi pada pelaksanaan tahun ini dan tahun-tahun ke depan,” ujar Sekretaris Panitia Penerimaan Mahasiswa Baru Unima Tahun 2025 Vivi W. Saroinsong kepada Meimonews.com di kompleks Gedung Puskom Unima Tondano, Kamis (24/4/2025).

Dikemukakan, sebagai pelaksana UTBK, kegiatan ini harus berjalan aman, tertib, lancar dan sesuai aturan yang ada. Tak kalah penting adalah clean (bersih) dan berintegritas akademik

Peraturan seperti peserta tidak boleh terlambat tetap menjadi perhatian dan tidak boleh terjadi. Ada peserta yang terlambat maka dikeluarkan. Pada prinsipnya, ikut aturan pusat.

“Kami bangga Rektor sangat perhatian dan berkomitmen untuk kemajuan Unima ke depan. Semoga ini berjalan dengan baik,” ujar Karo Vivi (sapaan akrabnya), yang di dampingi Kepala TIK Quido Kainde.

Ditambahkan, dibutuhkan pula dukungan dari sejumlah pihak baik di internal Unima maupun dari luar, dalam hal ini PLN karena ujian ini berbasis tes yang sangat membutuhkan prasarana seperti listrik. Bila listrik mati maka pelaksanaan tes ini akan mengalami gangguan.

Menurut Karo Vivi, pantauan yang terlihat, semua berjalan dengan baik dan lancar. Aturan-aturan yang ada tetap dipegang dan menjadi acuan. Tidak boleh ada yang dilanggar.

Yang terlambat tidak bisa masuk. Sesuai kepatutan. Tidak boleh ada uang membawa hp dan jam. Semua peserta tidak boleh membawa alat-alat yang dilarang. Semuanya harus tertib dan sesuai protap.

“Bangga karena monev berjalan dengan.baik. Hasil-hasil yang kurang baik tahun lalu diperbaiki tahun ini,” tandasnya seraya menambahkan, kondisi saat ini luar biasa. Sangat kondusif. Kondisi ini akan terus dipertahankan hingga pelaksanaan berakhir dan untuk seterusnya di tahun-tahun mendatang, sebagaimana diharapkan Rektor.

Pantauan Meimonews.com di lokasi kegiatan, terlihat sebagaimana disampaikan Karo Vivi. Tersedia pula fasilitas kesehatan. Petugas berserta prasaraa pendukung termasuk ambulans stand by di lokasi. (FA)

Meimonews.com – Pemukulan tetangkoren dan penanaman bibit pohon buah-buahan menandai acara pembukaan Dies Natalis ke-65 Fakultas Pertanisn (Faperta) Unsrat Manado yang diadakan di Agripark Faperta Unsrat, Kamis (24/4/2025).

Pemukulan tetengkoren dilakukan Rektor Unsrat Manado Oktovian Berty Alexanser Sompie sementara penanaman bibit pohon buah-buahan dilalukan Rektor, Kepala Dinss Pertanian dan Peternakan Sulut Wilhelmina Jasinta Nova Pangemanan (mewakili Gubernur Sulut Yulius Selvanus) dan Ketua Dharma Wanita Unsrat Ny, Sompie Kalesaran).

Mendampingi saat pemukulan tetangkoren dan penanaman bibit pohon tersebut, Wakil Rektor 1 Atthur G. Pinaria Wakil Rektor 2 Royke Montolalu, Wakil Rektor 3 Raflie Pinasang, Dekan Faperta Unsrat Dedie Tooy, beberapa Dekan di lingkungan Unsrat, Wakil-wakil Dekan Faperta Unsrat dan Panitia Pelaksana.

Rektor Unsrat Manado Oktovian Berty Alexander Sompie saat melskukan penanaman bibit pohon

Hadir pada acara penuh kekerabatan dan kegembiraan, ratusan civitas akademika Faperta Unsrat Manado dan.sejumlah tamu/undangan lainnya.

Acara pembukaan diwarnai pula dengan senam jantung bersama, atraksi kreativitas dosen dan mahasiswa yakni pertunjutan karate dan bank Arenga pinata, lomba line dance, bazar/pasar murah serta pemeriksaan kesehatan/pemeriksaan darah, pengobatan gratis, pemeriksaan mata dan golongan darah.

Kadis Pertanian dan Peternaksn Sulut Wilhelmina Jasinta Nova Pangemanan saat menanam bibir pohon

Menariknya, di sela lomba line dance, Seksi Acara Herry Pinatik dan kawan-kawan mendaulat para Wakil Rektor dan Dekan-dekan untuk mempertunjukkan ‘kebolehan’ mereka dalam berline dance, yang mendapat respons positif dari para hadirin termasuk Rektor.

Dalam laporannya, Ketua Panitia Pelaksana Dies Natalis ke-65 Faperta Unsrat Jeanne M. Paulus menjelaskan kegiatan-kegiatan yang akan dilaksanakan dalam rangka peringatan Dies yang mengangkat tema Inovasi dan kolaborasi dalam pencapaian swasembada pangan.

Salah satu peserta lomba line dance sedang beraksi

Selain kegiatan di acara pembukaan, akan dilaksanakan pengabdian masyarakat yang akan dilaksanakan di Kebun Percobaan Wailan Tomohon yang akan melibatkan Pemkot Tomohon, Dinas Pertanian, dan Kelompok Tani.

Dalam kegiatan ini ada MoU Unsrat dan Pemkot Tomohan dan Perjanjian Kerjasama Fakultas Pertanian dengan Dinas Pertanian Tomohon.

Kegiatan pemeriksaan kesehatan gratis

Untuk acara puncak, akan dilaksanakan pada minggu ke-3 Mei 2025 yakni rapat terbuka Senat Faperta, Orasi ilmiah dan Temu Alumni

Panitia akan juga melaksanakan Seminar Nasional FKPTPI (Forum Komunikasi Perguruan Tinggi Pertanian Indonesia) dan Kongres PAGI) dan Seminar Internasional pada Juli 2025.

Dekan Fapeta Unsrat mengungkapkan, peringatan 65 tahun ini diharapkan menjadi momen refleksi apa yang sudah dilakukan dalam perjalanan panjang sehingga Faperta Unsrat bisa berusia 65 tahun.

Dua mantan Dekan yakni Prof. Jantje Pelealu dan Prof. Robert Molenaar yang hadir.pada saat ini, sebut Tooy, berperan penting sehingga Faperta Unsrat bisa seperti sekarang. “Mereka turut terlibat dalam pengembangan Faperta sehingga bisa seperti ini,” ujarnya.

Tema yang diangkat pada dies kali ini, menurutnya, merupakan cerminan dari komitmen Faperta Unsrat meresponsi apa yang ditantang oleh Presiden dan Wakil Presiden RI terkait dengan swasembada pangan.

Dekan Faperta Unsrat Dedie Tooy saat memberikan sambutan

Dan, swasembada pangan di Indonesia diharapkan Presiden dan Wakil Presiden menjadi lumbung pangan dunia ke depan empat sampai lima tahun ke depan,

“Ini bukan hal mudah tapi kita percaya bahwa banyak yang bisa kita lakukan kalau kita kerja bersama,” tandas Tooy.

Rektor Unsrat Oktovian Berty Alexander Sompie ketika memberikan sambutan

Dalam sambutannya, Rektor Unsrat mengurai pula tema yang diangkat pada peringatan dies tahun, yang sejalan dengan program Pemerintah Pusat,

Disebutkan, tema yang diusung pada peringatan kali ini, bukan sekedar seruan melainkan sebuah refleksi mendalam atas tanggung jawab bersama.

“Di tengah tantangan global yang semakin kompleks (mulai dari perubahan iklim, krisis pangan hingga tekanan ekonomi), kita dituntut tidak hanya berpikir cerdas, tapi juga bergerak bersama dalam semangat kebersamaan,” ujarnya,

Swasembada pangan, sebutnya, adalah mimpi besar yang hanya bisa diwujidkan sinergi antara ilmu pengetahuan, teknologi, kebijakan dan semangat gotong-royong seluruh elemen bangsa,

Rektor Unsrat di awal sambutannya menyampaikan puji dan syukur ke hadirat Tuhan yang Mahaesa karena atas rahmat dan karunianya, Faperta Unsrat bisa memperingati Dies Natalis ke-65.

65 tahun, sebutnya, adalah perjalanan panjang yang diwarnai dengan dedikasi, inovasi, dan pengandian tanpa henti dalam membangun peradaban pertanian yang unggul dan berkelanjutanberkelanjutan.

“Selamat merayakan dies natalis ke-65 Fakultas Pertanian Universitas Sam Ratulangi. Semoga perjalanan panjang ke depsn semakin penuh dengan karya nyata yang bermanfaat bagi bangsa dan negara,” ujar Rektor. (FA)

Meimonews.com – Ujian Tertulis Berbasis Komputer (UTBK) Seleksi Nasional Berbasis Tes (SNBT) Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) resmi dibuka, Rabu (23/4/2025).

Peresmian pembukaan penerimaan mahasiswa baru (Maba) jalur tes yang diadakan di Unit Pelaksana Teknis (UPT) Tik ini dilakukan Rektor Unsrat Oktovian Berty Alecander Sompie di dampingi antara lain Wakil Rektor 1 Arthur G. Pinaria dan Wakil Rektor 3 Ralfie Pinasang.

Dalam sambutannya, Rektor menegaskan, pelaksanaan tes ini dipersiapkan secara profesional dan bertanggung jawab.

Seleksi ini, sebutnya, bukan semata-mata untuk memilih siapa yang terbaik dalam menjawab soal, tapi ini adalah kesempatan menunjukkan dedikasi, integritas dan kesiapan kalian dalam menempuh pendidikan tinggi.

Rektor berpesan, hadapilah ujian ini dengan tenang, percaya diri dan jujur, apapun hasilnya tetaplah semangat dalam mengejar cita-cita. (FA)

Meimonews.com – Setelah melalui proses Pemilihan Dekan (Pildek) secara setentak di lingkungan Universitas Negeri Manado (Unima), Dekan-dekan terpilih dilantik secara bersamaan. Turut dilantik pula Direktur BLU Unima Djubir Ruslan Eddy Kembuan.

Pelantikan tersebut dilakukan Rektor Unima Joseph Philip Kambey di Kantor Pusat Unima Tondano, Rabu (23/4/2025).

Para dekan yang dilantik terdiri dari Dekan Fakultas Ilmu Pendidikan dan Psikolgi (FiPP) Aldjon Dapa, Dekan Fakultas Ilmu Keolahragaan dan Kesehatan Masyarakat (FIKKM) Alfreds Makadada, Dekan Fakultas Matematika Ilmu Pengetahuan dan Kebumian (MIPAK) Yermia Mokosuli.

Dekan Fakultas Teknik (FT) Hendro Sumual, Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum (FISH) Theodorus Pangalila, Dekan Fakultas Ekononi dan Bisnis (FEB) Sjeddie Watung, dan Dekan Fakultas Bahasaa dan Seni (FBS) Grace Luntungan.

 

Rektor dalam sambutannya menyampaikan banyak selamat dan sukses atas pelantikan tersebut. “Selamat menjalankan tugas. KiraNya Unima makin maju dan unggul,” ujarnya.

Hadir pada acara pelantikan, di antaranya Ketua Senat Unima Herry Sumual, Wakil Rektor 1 Mister Gidion Maru, Wakil Rektor 2 Donal M. Ratu, Plt Wakil Rektor 3 Lenny L. Evinita Kepala LPPM Unima Armstrong F. Sompotan, Kepala LP3M Unima Patricia M Silangen,Kepala TIK Unima Quido Kainde dan Humas Unima Titof Tulaka, (FA)

Meimonews.com – Menyusul adanya informasi resmi dari Vatikan tentang kematian Paus Fransiskus (Pemimpin Gereja Katolik Dunia), Keuskupan Manado  mengeluarkan pemberitahuan Masa Berkabung

Dalam surat nomor : 14/S/SE/IV/2025 tertanggal 22 April 2025 yang dirandatangani Sekretaris Keuskupan Manado Pastor Laurentius Paulus Pitoy MSC disebutkan, sesuai tradisi gereja maka bersama umat Katolik sedunia, umat Katolik Keuskupan Manado berkabung selama sembilan hari (novemdiales).

“Selama masa berkabung, ada beberapa hal yang akan dibuat,” sebut pemberitahuan tersebut seraya merincikan hal-hal yang akan dibuat.yakni foto/gambar Paus Fransiskus dalam bingkai diketakkan di depan altar dan di luar gereja dapat dibuat baliho foto/gambar Paus serta ucapan dukacita; serta memasang bendera Vatikan setengah tiang di depan gereja.

Depan Gereja Paroki Hati Tersuci Maria Katedral Manado

Masing-masing paroki dapat menentukan satu hari untuk mengadakan misa requiem sedangkan sebagai umat Katolik se-Keuskupan Manado akan dirayakan misa requiem yang dipimpin Uskup Manado Mgr. Benedictus Estephanus Rolly Untu MSC pada Jumat (25/4/2025) jam 18.00 -selesai di gereja Hati Tersuci Maria Katedral Manado.

Depen Gereja Paroki St. Josep Pelindung Pekerja Manado

Terkait dengan doa-doa dan kegiatan liturgis seperti misa, disebutkan hal-hal yang perlu diperhatikan, yakni, penyebutan nama Paus Fransiskus dalam doa syukur agung ditiadakan. Pada bagian doa syukur agung di mana didoakan orang-orang yang sudah meninggal, dapat disebutkan nama Paus Fransiskus.

Misa Requiem Paus Fransiskus di Gereja Paroki Hati Kudus Yesus Karombasan yang dipimpin Pastor Herry Purasa MSC, Selasa (22/4/2025) malam

Untuk bacaan misa, karena dalam Oktaf Paskah, diambil dari bacaan Oktaf Paskah. Sedangkan rumusan doa-doa diambil dari buku Rosale Rumanum, buku Misa Orang Mati untuk Paus.

Selain itu, warna liturgi dapat dipilih warna ungu, putih atau hitam, tapi karena kita ada dalam Oktaf Paskah maka kiranya lebih tepat adalah warna putih. (elka)

Meimonews.com – Rumah Sakit Umum Pusat Prof. Dr. RD Kandou (akrab disebut RSUP Kandou) Manado bersama Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Manado menggelar rapat koordinasi (rakor) di ruang webinar RSUP Kandou, Rabu (23/4/2025).

Rakor ini merupakan tindak lanjut dari diskusi sebelumnya dengan Inspektorat Jenderal dan Direktorat Tata Kelola Pelayanan Kesehatan Kemenkes serta Kemendiktiristek,

Yang menjadi f‎okus utama pertemuan kali ini adalah penguatan sinergi kedua institusi dalam upaya meningkatkan mutu pendidikan dan pelatihan Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) Ilmu Penyakit Dalam.

RSUP Kandou dan Faked Unsrat menyepakati pentingnya penyelarasan regulasi dan komitmen untuk bersama-sama mencetak dokter spesialis yang kompeten dan siap melayani masyarakat.

 

Plh Direktur Utama RSUP Kandou Ns. Suwandi I. Luneto menekankan, rencana aksi yang disusun bersama Faked Unsrat bertujuan untuk menyamakan persepsi dan implementasi regulasi yang berlaku di masing-masing institusi.

‎“Perkembangan kita menuju arah yang positif. Dengan begitu, apa yang menjadi harapan masyarakat terhadap RS Kandou dan FK Unsrat akan segera terwujud,” ujar Suwandi seperti dikutip Humas RSUP Kandou.

‎Dekan Faked Unsrat Billy Johnson Kepel menyampaikan apresiasinya terhadap kerjasama yang selama ini telah terjalin.

“Kita sadar, dengan kolaborasi erat antara dua institusi ini, progres dari action plan sudah mulai terlihat. Meski masih ada kendala, kami optimis melalui kerja sama ini, kita dapat mencari solusi bersama dan melangkah ke arah perbaikan yang lebih baik,” ujarnya,

‎Dari hasil pertemuan, kedua institusi sepakat untuk segera menindaklanjuti kesepakatan yang ada dengan menyusun rencana aksi yang terukur dan terjadwal.

Langkah konkret tersebut ditujukan untuk meningkatkan kegiatan pendidikan kesehatan di lingkungan RSUP Kandou.

‎Diharapkan, kolaborasi ini dapat berdampak pada peningkatan kualitas pendidikan dokter spesialis, namun juga turut berkontribusi pada peningkatan layanan kesehatan di Sulawesi Utara.

‎Turut hadir dari RSUP Kandou, Ketua SPI Joudy Gessal, Manajer Tim Kerja Pendidikan dan Pelatihan Judy Flora Sengkey, Asisten Manajer Tim Kerja Pendidikan Silvana E. Sjeane Lumeno.l, Ketua Komkordik Janeline Tengor.

‎Dari Faked Unsrat turut hadir Wakil Dekan 1 Nurdjannah Jane Niode, Wakil Dekan 2, Damayanti Pangemanan, dan Wakil Dekan 3, Frans Wantania. (Fer)

Meimonews.com – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Manado mengadakan Rapat Kerja (Raker) di aula kantor tersebut, Selasa (22/4/2025).

Raker yang dipimpin Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Manado Donald Sambuaga di dampingi beberapa pejabat di antaranya Mursid Pangalima (Sekretaris) ini diikuti sekitar 40 orang yakni para PNS, P3K, THL dan magang di lingkungan BPBD Manado.

Hasil rapat kerja mencakup beberapa poin penting yang relevan dengan kinerja BPBD sesuai dengan Sasaran Kinerja Pegawai (SKP) dan hal-hal yang perlu diperhatikan dalam menjalankan tugas.

Dalam Raker ini, ada 5 poin penting yang dibahas. Pertama, Evaluasi Kinerja BPBD. Realisasi program: membahas capaian program kerja berdasarkan target yang telah ditetapkan dalam SKP.

Identifikasi kendalanya adalah mengidentifikasi tantangan yang dihadapi dalam pelaksanaan tugas, seperti kurangnya sumber daya manusia, peralatan, atau koordinasi lintas sektor.

Solusi perbaikan yakni mengusulkan langkah-langkah konkrit untuk mengatasi kendala tersebut.

Kedua, perencanaan dan strategi ke depan. Prioritas program adalah menentukan prioritas kegiatan untuk periode berikutnya, seperti pelatihan kebencanaan, simulasi, atau pengadaan alat.

Selain itu, koordinasi antar-Instansi yakni memperkuat kerjasama dengan instansi lain, termasuk TNI, Polri, PMI, dan komunitas lokal.

Terkait anggaran, membahas realisasi dan kebutuhan anggaran untuk memastikan efisiensi dan efektivitas penggunaan dana.

Ketiga, hal-hal yang perlu diperhatikan yakni pncegahan dan mitigasi berupa memastikan program pencegahan dan mitigasi bencana mendapat perhatian utama.

Selain itu, kesiapan penanganan darurat berupa mengevaluasi kesiapan tanggap darurat, termasuk sistem komunikasi, logistik, dan jalur evakuasi.

Selain itu, meningkatan kapasitas SDM berupa melakukan pelatihan berkala untuk meningkatkan kemampuan personel BPBD dalam menghadapi situasi darurat.

Untuk kepatuhan terhadap regulasi berupa memastikan seluruh program kerja sesuai dengan peraturan dan pedoman yang berlaku, seperti UU No. 24 Tahun 2007 tentang Penanggulangan Bencana.

Keempat, evaluasi kejadian bencana. Analisis kejadian yakni membahas data kejadian bencana terbaru, termasuk penyebab, dampak, dan tindakan yang telah dilakukan.

Rekomendasi tindakannya adalah menyusun rekomendasi untuk meningkatkan kesiapsiagaan di masa depan.

Kelima, rekomendasi dan tindak lanjut yakni mmbuat daftar rekomendasi untuk dilaksanakan oleh semua bagian di BPBD, membuat tim-tim kerja /satgas utk turun ke lapangan mengecek data data bencana

Di kesempatan itu, Kalak mengingatkan kinerja ASN, di mana.sesusai arahan Walikota yang berdasar pada Permenpan RB No. 6 tahun 3023 tentang pengelolaan ASN, ASan harus berkinerjs yang dibuktikan dengan pelaporan kinerjs dan adanya ekspektasi pimpinan. (Afer)

Meimonews.com – Guna membahas program Pembanggunan Keluarga, Kependudukan dan Keluarga Berencana (Bangga Kencana) terutama Quick Win, Percepatan Penurunan Stunting (PPS) dan Makan Bergizi Gratis (MBG), Perwakilan Kementerian Kependudukan dan Pembanggunan Keluarga)/Badan Kependudukan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Sulut beraudiensi dengan Pemerintah Kota (Pemkot) Manado, Rabu (16/4/2025).

Audiensi dilakukan secara terpisah. Dengan Walikota Manado Andrei Angouw dilaksanakan di ruang kerja Walikota, sementara dengan Wawali Richard Sualang di ruang kerja Wawali.

Mendampingi Walikota dan Wawali adalah Kepala Dinas Dalduk KB Manado dan Kabid, sementara dari Perwakilan Kemendukbangga/BKKBN Provinsi Sulut,  yang mendampingi Kepala Perwakilan adalah Sekban dan Ketua-ketua Tim Kerja.

Diketahui, program Bangga Kencana adalah program pemerintah yang bertujuan untuk mewujudkan keluarga berkualitas dan hidup sehat.

Tujuan program Bangga Kencana adalah mewujudkan keluarga berkualitas, mengatasi masalah stunting, memperkuat sistem informasi keluarga, mengembangkan smart technology, dan meningkatkan advokasi. (elka)

Meimonews.com – Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) menjalin kerja sama strategis dengan 25 Bank Pembangunan Daerah (BPD) se-Indonesia termasuk Bank SulutGo (BSG) dalam pelaksanaan Surat Perintah Pencairan Dana (SP2D) secara online melalui aplikasi Sistem Informasi Pemerintah Daerah (SIPD).

Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) ini berlangsung di Birawa Hall, Hotel Bidakara, Jakarta, Kamis (17/4/2025)

Direktur Utama Bank SulutGo Revino M. Pepah, mewakili salah satu BPD yang ikut serta, secara langsung menandatangani PKS bersama 24 pimpinan BPD lainnya dari berbagai daerah di Indonesia.

Kerja sama ini merupakan langkah penting dalam mendukung digitalisasi tata kelola keuangan pemerintah daerah, khususnya dalam proses pencairan dana yang kini dapat dilakukan secara lebih cepat, transparan, dan efisien melalui platform SIPD.

Pelaksanaan SP2D secara online diharapkan dapat mempercepat aliran dana dari pemerintah pusat ke daerah, mengurangi potensi kesalahan administrasi, serta meningkatkan akuntabilitas dan transparansi keuangan daerah. Sistem ini juga memudahkan koordinasi antara Kemendagri dan BPD dalam mengelola dana pemerintah daerah secara real-time.

Pepah menyampaikan, partisipasi Bank SulutGo dalam kerja sama ini menunjukkan komitmen bank dalam mendukung transformasi digital di sektor publik dan peningkatan layanan perbankan kepada pemerintah daerah.

Pepah menegaskan, implementasi SP2D online melalui SIPD akan memberikan manfaat besar bagi efisiensi pengelolaan keuangan daerah dan pelayanan publik.

Acara penandatanganan ini menandai tonggak penting dalam kolaborasi antara Kemendagri dan BPD di seluruh Indonesia untuk memperkuat tata kelola keuangan daerah melalui teknologi digital, sejalan dengan upaya pemerintah dalam mewujudkan pemerintahan yang bersih, transparan, dan akuntabel. (Afer)