Meimonews.com – Kementerian Kependudukan dan Keluarga Berencana (Kemendukbangga)/Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Perwakilan Sulut mengadakan audiensi dan berkoordinasi dengan Bupati Minahasa Selatan Franky Donny Wongkar, Selasa (6/5/2025).
Pada pertemuan yang berlangsung di ruang kerja Bupati Minsel, hadir dari Kemendukbangga/BKKBN Perwakilan Sulut adalah Jeanny Yola Winokan (Kepala), Lady D. Ante (Sekretaris) dan Tim Kerja.
Sementara yang mendampingi Bupati adalah Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setdakab Benny Lumingkewas dan Kepala Dinas PPKB Minsel Meity Tumbuan.
Dalam pertemuan tersebut dibahas pelaksanaan program Bangga Kencana di Kabupaten Minahasa Selatan.
Lima Quick Wins Kemendukbangga/BKKBN menjadi poin penting yang dibahas dalam pertemuan, terutama pelaksanaan GENTING (Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting), GATI (Gerakan Ayah Teladan Indonesia), TAMASYA (Taman Asuh Sayang Anak), Lansia Berdaya dan SuperAps sebagai sumber data terintegrasi.
Selain itu, dibahas juga beberapa kendala yang sering terjadi di lapangan, seperti pergantian TPK (Tim Pendamping Keluarga) di beberapa wilayah yang menghambat jalannya program, kinerja Penyuluh KB, penyusunan peta jalan GDPK, SK GENTING dan serapan dana BOKB Kabupaten Minahasa Selatan yang masih kurang optimal.
Bupati Minsel memberikan apresiasi dan dukungan atas masukkan yang diterima bahkan langsung memberikan arahan kepada beberapa pejabat yang hadir untuk segera menindaklanjuti hasil dari pertemuan tersebut.
Bupati juga mengarahkan agar hubungan sinergitas kemitraan yang sudah berjalan baik selama ini antara Kemendukbangga/BKKBN dengan Pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan terus dipertahankan bahkan ditingkatkan.(elka)
Meimonews.com – Belakangan ini beredar isu-isu terkait kasus korupsi dana hibah Pemerintah Provinsi Sulut ke GMIM, yang perlu diluruskan.
Polda Sulut yang menangani kasus tersebut memberikan penjelasan agar masyarakat bisa dipahami secara tepat persoalan sebenarnya.
Kapolda Sulut Irjen Pol. Roycke Harry Langie melalui Kabid Humas Polda Sulut AKBP Alamsyah P. Hasibuan menegaakan, penanganan kasus tersebut qdalah murni hukum.
“Adanya isu-isu yang berkembang selama ini, di mana kasus ini dihubung-hubungkan dengan hal-hal yang lain, kita katakan di sini bahwasanya kasus ini adalah murni hukum,” ujar Hasibuan kepada wartawan di Mapolda Sulut, Minggu (4/5/2025) sore.
Mengapa murni hukum, dikarenakan dalam kasus ini ditemukan oleh Penyidik yaitu alat bukti sesuai pasal 184 KUHAP, di mana ada keterangan saksi, adanya petunjuk, ada surat dan adanya keterangan ahli yaitu audit dari BPKP sehingga kasus ini layak untuk dimajukan, diproses.
Untuk itu, Hasibuan, mengajak kepada semua pihak yang berkepentingan, agar Polda dan GMIM jangan diadu domba.
“Kami mengimbau kepada pihak-pihak yang barangkali ada berkepentingan, tolong jangan Polda Sulut diadu dengan GMIM, dipecah belah dengan GMIM. Karena GMIM adalah organisasi yang suci, jangan sampai terjadi isu-isu beredar, kemudian jemaat terpecah belah,” pintanya.
Menurutnya, yang dipersangkakan di sini, adalah oknum. “Artinya yang berbuat, dialah yang bertanggung jawab. Dan kami dari Kepolisian tetap memegang azas praduga tak bersalah,” tandasnya!
Dikemukakan, saat ini, dari pihak terlapor atau tersangka sudah mengajukan praperadilan. “Mari kita ikuti prosesnya, dan harapan kami kepada masyarakat, mari kita cerdas menerima informasi dan mengolah informasi, ini adalah murni hukum yang didasarkan pada alat bukti,” ujarnya,
Kepada warga yang menyebarkan informasi-infromasi keliru dan tidak benar, Kabid Humas Polda Sulut tegas mengatakan bahwa hal itu bisa melanggar UU ITE.
“Secara hukum bisa dikenakan dengan Undang-undang ITE. Harapan kami karena ini adalah lingkungan daripada umat, jangan sampai umat-umat ini dipengaruhi. Kami mengajak kepada semua kalangan masyarakat, untuk sama-sama mengawal,” jelasnya.
Mari, ajaknya, kita kawal kasus ini, kita buat terang benderang, artinya yang berbuat dia harus bertanggung jawab. (AF)
Meimonews.com – Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Kemendukbangga)/Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) RI bersama Pengurus Pusat Ikatan Bidan Indonesia (PP IBI) menyelenggarakan Pelayanan KB Serentak Sejuta Akseptor, 5-31 Mei 2025.
Pencanangan nasional kegiatan dalam rangka memperngati HUT ke-75 IBI dan Hari Bidan Internasional Tahun 2025 ini dilakukan secara virtual dari Tempat Praktek Mandiri Bidan (TPMD) Sitti Shalma Tangerang, Banten oleh Menteri Dukbangga/Kepala BKKBN RI Wihaji, Senin (5/5/2025).
Untuk daerah Sulut dilaksanakan di Klinik Agatha Manado yang dibuka Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra Setda Kota Manado Julises Oehlers di dampingi Sekretaris Kemendukbangga/BKKBN Sulut Lady D. Ante, yang juga mengikuti acara pencanangan nasional secara virtual,
Turut hadir Kepala Dinas PPKB Kota Manado Mecky Gosal, Camat Wanea Deysie Kalalo, Dinas Kesehatan Kota Manado, pengurus dan anggota IBI Provinsi Sulut dan Kota Manado.
Menteri Dukbangga/Kepala BKKBN RI Wihaji saat memberikan sambutan (atas), dan Kepala Kemendukbangga/BKKBN Sulut Jeanny Yola Winokan ketika memgikiti secara daring Pencanangan Pelayanan KB Serentak Sejuta Akaeptor
Kepala Kemendukbangga/BKKBN Sulut Jeanny Yola Winokan mengikuti secara daring dari Minahasa Selatan pencanangan kegiatan yang diprioritaskan kepada pelayanan IUD (rekor MURI 50.000 akseptor) dan KB pasca persalinan tersebut.
Dari sejumlah Perwakilan Kemendukbangga/BKKBN yang ada di Indonesia, tiga Perwakilan Provinsi mendapat sapaan langsung dari Menteri Dukbangga/Kepala BKKBN RI. Salah satunya adalah Perwakilan Sulawesi Utara.
Pemerintah Kota Manado memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh bidan di Provinsi Sulut atas dedikasi dalam melayani mayarakat. Diharapkan, pencanangan Pelayanan KB Serentak ini dapat memberikan manfaat yang besar bagi masyarakat.
Diketahui, pelayanan keluarga berencana (KB) merupakan salah satu upaya penting dalam mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan, baik dari segi sosial, ekonomi maupun kesehatan. IBI memiliki kapasitas untuk menjangkau dan memberikan pelayanan langsung kepada masyarakat, salah satunya pelayanan KB.
Untuk Sulut diberikan target pelayanan sebanyak 9.152 akseptor pada Pelayanan KB Serentak untuk semua metode terutama Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP) serta KB pasca persalinan, yang juga dilaksanakan di Kota Bitung di Klinik Clara dan Klinik Julin di Kota Tomohon.
Melalui kegiatan Pelayanan KB Serentak ini, diharapkan dapat meningkatkan capaian Pasangan Usia Subur (PUS) yang menggunakan MKJP serta percepatan peningkatan capaian KB pasca persalinan, dan peran Tim Pendamping Keluarga yang di dalamnya ada bidan.
Ketua IBI Sulut Masye Tokalese menjelaskan, tujuan pelayanan KB serentak ini adalah meningkatkan akses dan kualitas terhadap pelayanan KB dengan menyediakan pilihan metode kontrasepsi sesuai kebutuhan dan kondisi seseorang, serta meningkatkan pelayanan KB di seluruh lapisan masyarakat, baik di daerah pedesaan maupun perkotaan. (elka)
Meimonews.com – Dalam upaya meningkatkan perlindungan masyarakat digital dan menanggulangi kejahatan siber yang kian berkembang, Pusat Penelitian dan Pengembangan (Puslitbang) Polri melaksanakan penelitian bertema Peran Polri dalam Menanggulangi Kejahatan pada Media Online Tahun 2025 di Polresta Manado, Senin (5/5/2025).
Kegiatan ini menjadi bagian dari langkah strategis Polri untuk memahami tantangan baru dalam dunia digital, khususnya terkait penyebaran hoaks, penipuan daring, ujaran kebencian, hingga eksploitasi melalui platform media online.
Tim Puslitbang Polri melakukan observasi, pengumpulan data, serta diskusi bersama jajaran Polresta Manado guna memperoleh gambaran nyata atas peran dan tantangan yang dihadapi di lapangan.
Ketua Tim Puslitbang Polri Kombes Pol. Saifudin Muhammad menjelaskan, penelitian ini bertujuan untuk merumuskan rekomendasi kebijakan dan strategi teknis-operasional dalam menghadapi kejahatan digital yang terus berkembang.
“Kejahatan dunia maya tidak hanya semakin kompleks, tetapi juga menyasar masyarakat umum secara masif. Polri harus siap dengan pendekatan preventif dan represif yang adaptif,” ujarnya.
Kapolresta Manado Kombes Pol. Julianto Parlindungan Sirait menyambut baik kegiatan ini dan menegaskan pentingnya sinergi antara satuan wilayah dengan unit-unit siber di Mabes Polri.
Kapolresta juga menekankan perlunya peningkatan literasi digital di kalangan masyarakat sebagai langkah preventif.
Penelitian ini diharapkan menghasilkan rekomendasi konkret untuk memperkuat peran Polri dalam menjaga ruang digital yang aman dan sehat bagi seluruh warga negara. Selain di Manado, kegiatan serupa juga akan dilaksanakan di beberapa daerah lain sebagai bagian dari studi nasional.(AF)
Meimonews.com – PT Bank SulutGo (BSG) resmi meluncurkan produk terbaru, Tabungan Bohusami Plan (TBP), dengan tagline “Rencanakan hari ini, wujudkan impian masa depan”.
Peluncuran produk tabungan berjangka yang dilaksanakan di lantai 1 Kantor Pusat BSG, Jalan Piere Tendean No. 100 Manado, Senin (5/5/2025) inin dihadiri jajaran manajemen serta tamu undangan.
Tabungan Bohusami Plan dirancang sebagai solusi tabungan dengan setoran bulanan dan jangka waktu yang fleksibel, untuk menjawab kebutuhan masyarakat dalam merencanakan keuangan masa depan.
Produk ini menyasar nasabah perorangan berusia 16 hingga 78 tahun di wilayah Sulawesi Utara, Gorontalo, DKI Jakarta, dan Jawa Timur.
Dengan setoran awal hanya Rp50.000 dan setoran bulanan tetap mulai dari Rp100.000 hingga Rp10.000.000, TBP menawarkan pilihan jangka waktu mulai dari 24 bulan hingga 120 bulan.
Di akhir periode tabungan, nasabah akan memperoleh reward dalam bentuk uang tunai, sehingga semakin memotivasi masyarakat untuk menabung secara disiplin sesuai tujuan finansial masing-masing.
Direksi BSG menegaskan, peluncuran TBP merupakan bagian dari komitmen bank milik pemerintah daerah Sulawesi Utara dan Gorontalo untuk memperluas akses keuangan dan meningkatkan literasi keuangan masyarakat.
Produk ini diharapkan dapat mendorong pertumbuhan Dana Pihak Ketiga (DPK), khususnya tabungan, yang ditargetkan tumbuh hingga 49,78 % atau sekitar Rp1,3 triliun pada tahun 2025.
“Tabungan Bohusami Plan hadir sebagai wujud nyata BSG dalam memberikan solusi keuangan yang mudah, terjangkau, dan sesuai kebutuhan masyarakat. Kami optimis produk ini akan menjadi pilihan utama bagi masyarakat yang ingin mewujudkan impian masa depan,” ujar salah satu perwakilan manajemen BSG.
Sebagai bank yang tumbuh bersama masyarakat Sulawesi Utara dan Gorontalo, BSG terus berinovasi menghadirkan layanan keuangan yang inklusif dan berkelanjutan, sejalan dengan visi mendorong pertumbuhan ekonomi daerah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. (Afer)
Meimonews com – Rangkaian kegiatan memperingati Dies Natalia ke-67 Fakultas Hukum Unsrat dimulai.
Hal itu ditandai pelepasan balon ke udara oleh Dekan Fakultas Hukum Emma VT Senewe di dampingi Ketua Panitia Donna Setiabudhi, saat acara pembukaan yang diadakan di Astound Hill, Tondano, Jumat (2/5/2025).
Hadir pada acara oembukaan kegiatan yang mengusing tema Dignity and Integrity ini adalah pimpinan dan civitas akademika Fakultas Hukum Unsrat serta undangan lainnya.
Beberapa undangan yang hadir merupakan alumni Fakultas Hukun Unsrat di antaranya
Ketua PN Tondano Erens Ulaen, Kepala Dinas Kominfo Minahaaa Maya M. Kainde, serta Kepala Biro Hukum dan Ortal Sulut Flora Krisen.
Setelah acara pembukaan yang diwarnai pula dengan lomba yel-yel, diadakan ziarah ke makam mantan-mantan Dekan Fakultas Hukum Unsrat.
Disiapkan pula acara Workshop AI Campus Connect Sponsored by Infinix, Seminar Nasional, Bakti Sosial, Konsolidasi Alumni dan Acara Puncak pada 1 Agustus 2025, sesuai dengan hari lahir Fakultas Hukum Unsrat. (FA)
Meimonews.com – Enam (6) imam baru Diosesan Manado ditahbiskan Uskup Manado Mgr. Benedictus Estephanus Rolly Untu MSC pada Perayaan Ekaristi Tahbisan Imam di Gereja Paroki Hati Tersuci Maria (HTM) Katedral Manado, Sabtu (3/5/2025).
Mendampingi Uskup pada perayaan ekaristi yang dihadiri seribuan umat, sejumlah suster, frater, bruder dan ratusan imam termasuk Sekretaris Keuskupan Manado Pastor Poltje Pitoy MSC, Rektor Seminari Tinggi Pineleng HKY Pineleng Pastor Ambrosius Wuritimur Pr dan Pastor Melky Malingkas Pr serta Frater Diakon Damianus Daga Pr.
Enam imam baru Diosesan Manado (projo) yang ke-154-160 tersebut adalah Christian Theodorus Pontoh Pr, Frantosius Kadoang Pr, Yohanes Bosco Pontoh Pr, Gregorius Anselmus Legi Pr, Valentino Pandelaki Pr, dan Perdianus Poida Pr.
Melalui tahbisan suci ini para imam/pastor menerima anugerah Roh Kudus. Mereka ditetapkan atas nama Gereja untuk menggembalakan umat dengan sabda dan imamat Allah.
Tahbisan suci dianugerahlan melalui penumpangan tangan Uskup dan melalui doa tahbisan, melaluinya, Allah dipuji dan karunia Roh Kudus dimohonkan demi pemenuhan jabatan pelayanan.
Oleh karena itu, penunpangan tangan dan doa tahbisan merupakan elemen yang esensial dari setiap tahbisan. Ritus penumpangan tangan dan doa tahbisan merupakan pusat dari upacara tahbisan.
Ritus-ritus persiapan juga sangat penting di dalam perayaan tahbisan yakni pengajuan calon tahbisan, sapaan uskup, janji calon tahbisan dan litani para kudus.
Dalam sapaannya kepada calon tahbisan imam, ada sejumlah hal penting disampaikan Uskup, di antaranya dikatakan, kamu akan diangkat dan masuk ke dalam kalangan para imam. Kamu akan menjalankan tugas suci yaitu mengajar di dalam Kristus, Sang Pengajar. “Wartakan kepada semua orang Sabda Allah yang kamu sendiri telah terima dengan suka hati,” ujar uskup..
Maka, tambah uskup kelahiran Lembean, Minahasa (sekarang masuk wilayah Minahasa Utara) ini, hendaklah pengajaranmu menjadi pegangan bagi umat Allah dan cara hidupmu menjadi kesukaan bagi kaum kristiani agar dengan perkataan dan teladanmu, kamu membangun rumah yaitu Gereja Allah.
Demikian pula, kamu akan menjalankan tugas menguduskan di dalam Kristus. Karena oleh pelayananmu kurban rohani dari umat akan dipersembahkan dalam persatuan dengan kurban Kristus.
Di penghujung perayaan tahbisan, sebelum pengumuman penempatan tugas imam baru tersebut, uskup mengurai perjalanan panjang seseorang sebelum ditahbiskan menjadi imam.
Ada peran dari keluarga dan lingkungan masyarakat, pendidikan/pembinaan di sekolah dan seminari, tahun diakonal/pastoral dan lain-lainnya di samping panggilan pribadi mereka sehingga bisa menjadi imam.
Uskup mengingatkan perjalanan panjang dan peran banyak pihak yang telah memberikan pengorbanan, pemberian diri yang diwarnai pula dengan cucuran airmata, bahkan ada yang tidak mengenal tapi mendoakan sehingga para imam baru bisa ditahbiskan.
Pembinaan di seminari pun tidak berjalan singkat tapi panjang. Melewati proses dan waktu yang panjang termasuk di masa tahun rohani, pastoral, diakonal, bahkan ada yang bertambah waktunya di masa tertentu,
“Kita berharap, dengan peristiwa iman ini, tahbisan imam ini, para imam baru ini membawa damai sejahtera di manapun mereka berada, baik yang ditempatkan di paroki atau tempat-tempat khusus, di tengah-tengah umat di mana mereka berada,” ujarnya.
Para imam baru, Uskup Manado, wali umat, dua anggota DPRD Sulut foto bersama di acara syikuran di Wisma Montini.
Dalam sambutannya mewakili para imam/pastor baru, Pastor Franstosius Kadoang Pr mengungkapkan, “Hari ini adalah hari syukur dan pengakuan akan kasih setia Allah dalam hidup kami. Di hadapan Gereja, melalui tangan bapa Uskup kami dipersembahkam.kepada Allah sebagai imam. Kami percaya, bukan karena kami layak tetapi karena Tuhan berbelas kasih dan memanggil kami dalam kasihNya yang tidak pernah berkesudahan.”
Hari ini, sambungnya, adalah hari di mana Tuhan menyentuh hidup kami secara baru, bukan dengan kilatan cahaya dari langit tapi dengan kasih yang nyata lewat tangan Gereja yang mengutus, dan lewat doa-doa umat yang senantiasa menyertai.
Ditegaskan, hari ini, bukanlah akhir dari perjalanan tapi awal dari perutusan. Kami datang bukan membawa kesempurnaan tapi membawa hati yang mau belajar, melayani dan mencintai
“Dalam perjalanan panggilan ini, kami masing-masing punya pengalaman pribadi bersama Tuhan. Ada saat hati kami berkobar-kobar, saat kami mendengar sabdaNya, saat kami merasa Tuhan hadir dan menyapa dengan sangat nyata,'” ujarnya.
Dalam kebersamaan itu, jelasnya, Tuhan berkata, marilah dan kamu akan melihatnya. Maka kami datang, kami melihat, dan kami mengalami bahwa hidup bersamaNya sungguh memberi arah dan harapan,
Disebutkan, di tengah perjalanan yang tidak mudah, kami pun berkata dengan iman sederhana : aku percaya, Tuhan. Dan hari ini kami berani berkata , Bertolaklah ke tempat yang dalam, sebab kami tahu bahwa Tuhan ingin kami menjala jiwa-jiwa dalam kasihNya. Sebab seperti dikatakan Yesus, Tuhan memerlukannya. Itulah keyakinan yang menguatkan kami untuk berkata, ya.
Kadoang dan rekan-rekan imam baru memohon dukungan doa dari umat Allah. Mereka hanyalah manusia biasa yang sedang.belajar menjadi gembala. Mereka akan jatuh dan terluka tapi mereka percaya dengan rahmat Tuhan dan dukungan umat,.mereka bisa tetap berjalan.
“Doakan kami agar kami menjadi imam yang tendah hati, setia dan penuh semangat melayani,” tandas imam yang mendapat tugas di Paroki St. Petrus Tolai, Sulawesi Tengah ini.
Usai perayaan ekaristi, tahbisan imam baru dilanjutkan dengan syukuran di Wisma Montini (kompleks keuskupan Manado) serta di kompleks Pastoran Gereja HTM Katedral. Kedua lokasi berjarak dekat.
Syukuran tahbisan ini turut dihadiri sejumlah undangan seperti anggota DPRD Sulut Louis Lucky Schramm dan Rhesa Waworuntu dan istri, wali umat (Argo Sumayku dan istri), para imam, suster, frater, bruder, keluarga dan umat parokinya imam baru serta umat Paroki HTM Katedral Manado. (elka)
Meimonews.com – Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) Tahun 2025 menjadi hari istimewa bagi Rektor Unsrat Oktovian Berty Alexander Sompie karena pada peringatan tersebut, Sompie mendapat tanda kehormatan Satyalencana Karya Satya XXX.
Tanda kehormatan dari Presiden RI tersebut diterima Sompie pada upacara yang diselemggarakan di Jakarta, yang diserahkan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Brian Yuliarto, Jumat (2/5/2025).
Itulah sebabnya, Sompie tidak bisa hadir pada upacara Hardiknas Unsrat yang diadakan di Auditorium Unsrat. Hadir mewakili Rektor adalah Wakil Rektor Bidang Akademik Arthur Pinaria.
Wakil Rektor Bidang Akademik Unsrat Arthur Pinaria mewakili Rektor Unsrat memimpin upacara Hardiknas Unsrat 2025
Dalam sambutannya, yang dibacakan Pinaria, Mendiktisaintek menjelaskan, hari ini kita memperingati Hari Pendidikan Nasional 2025 dalam suasana penuh semangat dan harapan.
Mendiktisaintek mengajak untuk berhenti sejenak memandang dunia dengan jujur, dan bertanya kemana arah kita sedang melangkah ?
Peserta upacara Hardiknas 2025 Unsrat yqng diadakan di Auditorium Unsrat
Pendidikan bukan sekedar tempat belajar tetapi jantung peradaban, ruang di mana akal, karakter dan masa depan bangsa dibentuk.
Tema Partisipasi Semesta Wujudkan Pendidikan Bermutu Untuk Semua adalah pangilan untuk bergerak bersama, karena pendidikan tidak bisa dikerjakan sendiri, dan pemerintah membutuhkan dukungan dari masyarakat.
“Mari kita jadikan Hari Pendidikan Nasional ini sebagai titik tolak untuk memperkuat sinergi dan memperluas dampak,” ujar Pinaria membacakan sambitan Mendiktisaintek pada upacara yang dihadiri ciivitas akademika Unsrat. (FA)
Meimonews.com – Setelah melalui proses pembinaan selama beberapa hari, sebanyak 104 orang mendapat Sakramen Krisma oleh Uskup Manado Mgr. Benedictus Estephanus Rolly Untu MSC di Gereja Paroki Santu Josep Pelindung Pekerja (SJPP) Manado, Kamis (1/5/2025).
Misa Krisma yang dipimpin Mgr. Rolly di dampingi Pastor Wilfrits Siunta Pr (Pastor Paroki), Pastor I Made Pantyasa Pr dan Frater Diakon Damianus Daga Pr ini dilaksanakan pada momen Peringatan Pesta Pelindung Paroki SJPP Manado. Sebagai Wali Krisma, Vecky Kaligis dan Febiani Mangulu,
Krismawan/wati (51 laki-laki dan 54 perempuan) tersebut ada yang masih anak-anak tapi ada juga yang sudah dewasa tapi belum kawin dan ada pula yang sudah menikah. Mereka yang menerima Sakramen Krisma, setelah menerima Sakramem Pembaptisan dan Sakramen Ekaristi.
Uskup Manado dalam kotbahnya menjelaskan, Sakramen Krisma adalah sakramen kepenuhan iniisiasi. Dengan demikian keanggotaan para calon krismawan/wati dikukuhkan dalam kesatuan dengan gereja Kristus.
Menurut Mgr. Rolly, tentu saja mereka telah disiapkan untuk memahami dan menerima Sakramen Krisma, sakramen inisiasi, yang diketahui bersama adalah orang dengan segala persiapan dipersatukan dengan Kristus dan diparsatukan dalam suatu komunitas umat Allah, gereja kudus.
Disebut kepenuhan karena orang-orang dewasa akan iman yang sudah ditanamkan dan diberikan sebelumnya. Itu berarti Sakramen Krisma berkaitan dengan dua sakramen sebelumnya, yakni Sakramen Pembaptisan dan Sakramen Ekaristi.
Dibaptis, dijadiikwn satu dengan Tuhan, menjadi anak-anak Allah, dan ekaristi bahwa ketika disampaikann Tubuh Kristus, kita menjawab amin. Tuhan ada di dalam diri kita.
Melalui sakramen Krisma, keanggotaan itu, menjadi anak-anak Allah, menjadi anggota keluarga besar Allah, dan kemudian lewat Sakramen Krisma dipersatukan dengan Kristus, kita menjadi penuh dengan Roh Kudus..
Mantan Provinsial MSC Indonssia ini mengajak untuk melihat peristiwa besar dalam diri kita sebagai kepenuhan keanggotaan sebagai anggota gereja.
Dalam Sakramen Krisma,i kita dicurahkan Roh yang sama untuk pergi, menjadi saksi Kristus. “Ini anugerah khusus, memberi damai di manapun kamu berada,” ujar uskup kelahiran 4 Januari, yang pada keesokan harinya (5 Januari) menerima Sakramen Pembabtisan.
Lewat Sakramen Krisma ini, sebut Uskup kelahiran Lembean (Minahasa Utara), para krismawan/wati diingatkan akan.pembabtisan sebagai anak-anak Allah, dan Tuhan mau anda tetap menjadi anak-anak Allah. Tuhan Yesus datang ke dunia untuk mengangkat kita sebagai anak-anak tunggal Allah supaya bersama dengan Dia kita dibangkitkan, dan mengambil bagian dalam kebangkitanNya dan diangkat ke Surga, dimuliakan.
Diingatkan, dimuliakan dengan pembaptisan, menyambut Tuhan sesering mungkin, lalu diberikan kekuatan dalam menghadapi hidup ini, untuk menghadapi hari-hari ke depan, anda tetap kuat, tumbuh, berkembang dan berbuah dengan rupa-rupa cara dan rupa-rupa karunia.
Kalak BPBD Manado Donald Sambuaga saat membacakan sambutan Wakil Walikota Manado Richard Sualang
Wakil Walikota (Wawali) Manado Richard Sualang dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan Kepala Pelaksana (Kalak) Badan Penanggunggilangan Bencana Daerah (BPBD) Manado Donald Sambuaga menegaskan, perayaan Pesta Pelindung dan Penerimaan Sakramen Krisma menjadi momen yang sangat berharga bagi yang menerimanya.
“Sakramen Krisma ini bukan hanya tentang menerima Roh Kudus tetapi juga tentang komitmen baru dalam hidup iman melalui Krisma. Mereka dipanggil untuk menjadi saksi Kristus, membawa terang dan damaiNya ke dalam kehidupan keluarga, gereja dan masyarakat,” sebutnya,
Wawali mengajak untuk mendukung para krismawan/wati dalam petjalanan mereka dalam keyaikinan iman ini agar mereka semakin teguh dalam keyakinan dan semakin bersemangst dalam pelayanan. (elka)
Meimonews.com – Guna pengumpulan data untuk kajian cepat persiapan implementasi Kebijakan KRIS-JKN (Kriteria Rumah Sakit Ideal – Jaminan Kesehatan Nasional), Tim Kementerian Koordinatir Bidang Pemberdayaan Masyarakat (Kemenko PM) berkunjung ke RSUP Kandou, Selasa (29/4/2025).
Direktur Layanan Operasional RSUP Kandou Wega Sukanto di dampingi Ketua Tim Persiapan Pelaksanaan KRIS JKN, Novi Rapar, dan Manager Tim Kerja Hukum dan Humas, Ruslianto Urendeng,menyambut tim Kemenko PM tersebut.
Tim tersebut melakukan survei di berbagai ruangan RSUP Kandou, termasuk melakukan wawancara singkat dengan pasien dan keluarga pasien.
Novi Rapar menjelaskan, survei ini bertujuan untuk mendalami kesiapan RSUP Kandou dalam menerapkan sistem KRIS-JKN. “Rumah sakit telah memberikan perhatian serius terhadap implementasi ini dan memastikan telah memenuhi 12 kriteria yang ditetapkan,” ujarnya.
Rapar juga menekankan pentingnya koordinasi dan sinergi tim internal untuk keberhasilan implementasi KRIS-JKN.
Kunjungan Tim Kemenko PM ini menandai langkah penting dalam persiapan RSUP Kandou untuk menerapkan sistem KRIS-JKN yang diharapkan dapat meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat. (Fer)