Meimo News

Meimonews.com – Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Manado menggelar pembekalan bagi Tim Verifikasi Lapangan Program Kartu Indonesia Pintar (KiP) – Kuliah di gedung Rektorat Unsrat Manado, Selasa (17/6/2025).

Dalam pembekalan tersebut, persyaratan dan tata tertib penerima KIP – Kuliah dibahas agar ketentuan yang ada dipahami secara tepat.

Rektor Unsrat Manado Oktovian Berty Alexander Sompie dalam sambutannya menegaskan, Unsrat sebagai salah satu institusi pendidikan tinggi terkemuka di Indonesia Timur, memiliki tanggung jawab besar untuk memastikan bahwa program mulia ini dapat terlaksana dengan baik, tepat sasaran dan akuntabel.

“Melalui pembekalan ini bapak/ibu dapat memahami pedoman dan prosedur verifikasi yang berlaku,” ujar Rektor berharap.

Rektor juga menekankan bahwa kegiatan pembekalan ini menjadi momen penting untuk menyamakan pemahaman seluruh tim mengenai pedoman serta prosedur verifikasi lapangan.

Dengan demikian, proses verifikasi dapat berlangsung profesional, objektif, dan sesuai ketentuan yang berlaku.

Diketahui, Program KIP Kuliah adalah bantuan biaya pendidikan dari pemerintah Indonesia untuk siswa berprestasi yang berasal dari keluarga kurang mampu.

Penerima KIP Kuliah akan dibebaskan dari biaya kuliah dan mendapatkan bantuan biaya hidup.

Tujuannya adalah memberikan kesempatan kepada mereka untuk melanjutkan pendidikan tinggi di perguruan tinggi negeri maupun swasta. (FA)

Meimonews.com – Wakil Walikota Manado Richard Sualang mewakili Walikota Manado Andrei Angouw membuka secara resmi Verifikasi Lapangan (verlap) Hybrid Evaluasi Kota Layak Anak Di Lingkungan Pemerintah Kota Manado. Senin, (16/6/2025)

Verifikasi ini bukan sekadar proses administratif, namun mencerminkan komitmen Pemerintah Kota Manado dalam memastikan terpenuhinya hak-hak anak di segala aspek kehidupan.

Predikat kota layak anak bukan hanya sebuah penghargaan, melainkan tanggung jawab yang terus dijaga dan tingkatkan.

Pemerintah Kota Manado, menurut Wawali, berterima kasih atas dukungan semua pihak, dan verifikasi ini disambut sebagai kesempatan untuk semakin menyempurnakan kebijakan dan program perlindungan anak di Kota Manado.

‘Mewakili Walikota Manado, Bapak Andrei Angouw, saya secara resmi membuka kegiatan verifikasi lapangan hybrid evaluasi Kota Layak Anak Tahun 2025, dengan harapan Kota Manado dapat kembali meraih predikat Kota Layak Anak sebagaimana capaian pada tahun sebelumnya,” ujar Wawali.

Turut hadir mengikuti verifikasi, Asisten Deputi Koordinasi Pelaksanaan Kebijakan Pemenuhan Hak Anak Wilayah I Devi Nia Pradika, Ketua Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI), Kepala DP3A Sulut Wanda LC Musu, para camat dan lurah serta jajaran Pemerintah Kota Manado. (Afer)

Meimonews.com – Bank SulutGo (BSG) turut berpartisipasi dalam acara Gathering dan Sosialisasi Program JKN bersama Badan Usaha yang diselenggarakan BPJS Kesehatan di Grand Ballroom Four Points By Sheraton Manado, Senin (16/6/2025).

Acara yang dihadiri berbagai badan usaha di Sulawesi Utara ini mengangkat beberapa agenda penting, antara lain Sosialisasi Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) oleh BPJS Kesehatan, Penyampaian materi dari Dinas Tenaga Kerja Sulut, Pemberian apresiasi kepada pemenang uji pemahaman program JKN.

Selain itu, Pengumuman dan pemberian apresiasi kepada badan usaha terbaik tahun 2025 dalam kepatuhan pendaftaran, penyampaian data, dan pembayaran iuran JKN.

Pada kegiatan tersebut, Kepala BPJS Kesehatan Cabang Utama Manado Betsy Roeroe menyerahkan Piagam Penghargaan kepada Direktur Umum Bank SulutGo Joubert Dondokambey.

Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk apresiasi atas kepatuhan Bank SulutGo (BSG) dalam pendaftaran peserta, penyampaian data yang akurat, serta pembayaran iuran JKN tepat waktu selama periode tahun 2025.

Direktur Umum BSG menyampaikan rasa terima kasih atas penghargaan yang diterima. “Penghargaan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan komitmen dalam mendukung program JKN demi kesejahteraan seluruh karyawan dan masyarakat luas,” ujarnya.

Acara ini juga menjadi momentum penting bagi BPJS Kesehatan dan badan usaha untuk mempererat sinergi dalam pelaksanaan program JKN, memastikan seluruh peserta mendapatkan layanan kesehatan yang optimal dan berkesinambungan.

Dengan penghargaan ini, BSG yang kini Dirutnya Revino M. Pepah semakin menunjukkan perannya sebagai institusi yang patuh dan bertanggung jawab dalam mendukung program pemerintah, khususnya dalam bidang jaminan kesehatan nasional. (Afer)

Meimonews.com – Menyongsong Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-32, Perwakilan Kemendukbangga/BKKBN Sulut bersama Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kabupaten Minahasa Selatan melaksanakan Pelayanan KB Serentak di Puskesmas Ongkaw, Minsel, Senin (16/6/2025).

Kegiatan ini dihadiri Kepala Perwakilan (Kaper) Kemendukbangga/BKKBN Sulut Jeanny Yola Winokan dan staf, yang disambut Kepala Puskesmas Ongkaw Vianny D. Ch. Maramis beserta jajaran tenaga kesehatan.

Para petugas kesehatan terlihat siap melayani masyarakat dengan berbagai pilihan metode kontrasepsi, baik jangka pendek maupun jangka panjang.

Pelayanan KB Serentak ini merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk memperluas akses pelayanan keluarga berencana (KB) yang berkualitas, merata, dan terjangkau, khususnya bagi masyarakat di daerah terpencil.

Kegiatan ini juga menjadi instrumen penting dalam strategi nasional percepatan penurunan stunting (PPS) melalui penguatan layanan kesehatan reproduksi dan perencanaan keluarga yang optimal.

“Melalui momentum Harganas, kita ingin mengingatkan kembali bahwa keluarga adalah fondasi utama pembangunan bangsa. Perencanaan keluarga yang baik akan berdampak langsung pada kualitas generasi mendatang,” ujar Kaper dalam sambutannya.

Harganas diperingati setiap tanggal 29 Juni untuk mengenang momen bersejarah kembalinya para pejuang ke pelukan keluarga pasca-perang pada tahun 1949, yang juga bertepatan dengan dimulainya gerakan Keluarga Berencana Nasional.

Peringatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya keluarga sebagai unit terkecil dalam masyarakat, serta sebagai penguat ketahanan nasional.

Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan masyarakat semakin memahami pentingnya peran keluarga dalam menciptakan generasi yang sehat, berdaya, dan berkualitas menuju Indonesia Emas 2045. (Afer)

Meimonews.com – Universitas Negeri Manado (Unima) dan Bank SulutGo (BSG) menandatangani nota kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) terkait penetapan dana dan pengelolaan keuangan (Cash Management) untuk institusi pendidikan.

Penandatanganan kerjasama ini dilaksanakan di ruang rapat senat E.A Worang, Kantor Pusat Unima, Tondano, Senin (16/6/2025)

Acara penandatanganan dihadiri jajaran pimpinan Unima, antara lain Rektor Joseph Philip Kambey, Wakil Rektor Bidang Akademik Mister Gideon Maru, Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Keuangan dan Umum Donal Matheos Ratu, Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Kerjasama Lenny Leorina Evinita, Kepala-kepals Biro, pimpinan Senat, serta beberapa civitas akademika Unima.

Dari pihak Bank SulutGo hadir Direktur Pemasaran Pius Batara dan Pemimpin Divisi Pemasaran Yunike Paputungan.

Kerjasama ini bertujuan untuk meningkatkan efisiensi dan transparansi dalam pengelolaan keuangan di lingkungan Unima, khususnya dalam pengelolaan dana institusi pendidikan melalui sistem cash management yang terintegrasi.

Melalui kemitraan ini, Unima berharap dapat memberikan layanan keuangan yang lebih baik bagi seluruh civitas akademika, serta mendukung pengembangan institusi menuju tata kelola keuangan yang modern dan akuntabel.

Rektor Unima, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas kepercayaan dan dukungan Bank SulutGo. “Kerjasama ini merupakan langkah strategis dalam mewujudkan tata kelola keuangan yang profesional dan transparan di lingkungan Unima. Kami percaya, sinergi dengan Bank SulutGo akan memberikan manfaat besar bagi pengembangan institusi,” ujarnya.

Direktur Kepatuhan BSG menyampaikan komitmen BSG untuk terus mendukung sektor pendidikan di Sulawesi Utara dan Gorontalo. “Kami siap memberikan solusi layanan keuangan terbaik bagi Unima, demi tercapainya pengelolaan dana yang optimal dan efisien,” katanya.

Dengan adanya kerjasama ini, diharapkan Unima dapat semakin maju dalam pengelolaan keuangan, serta menjadi contoh bagi institusi pendidikan lain dalam penerapan cash management yang modern dan terpercaya. (Afer)

Meimonews.com – Gedung baru gereja Paroki St. Antonius de Padua Airmadidi diresmikan penggunaannya di momen Pesta Pelindung Paroki, Jumat (13/6/2025).

Acara peresmian diawali pembukaan kain selubung nama gereja, penekanan tombol sirena, penandatangan prasasti oleh Mgr. Rolly (sapaan akrab uskup) dan Kadis Kominfo Minut Robby Parengkuan (mewakili Bupati Minut Joune JE Ganda, pengguntingan pita, penyerahan kunci pintu gereja baru kepada Pastor Paroki, pembukaan pintu gereja dan perayaan ekaristi (misa) yang juga diwarnai pemberkatan bagian dalam gereja termasuk patung-patung yang ada.

Misa dipimpin Mgr. Rolly di dampingi Pastor Paroki St. Antonius de Padua Airmadidi Pastor Johanis Pinontoan Pr dan beberapa pastor se-Kevikepan Tonsea.

Dalam homilinya, saat misa, Mgr. Rolly mengatakan, pemberkatan dan peresmian gedung gereja ini bersamaan dengan pesta pelindung Paroki Antonius de Padua Airmadidi.

Gedung gereja ini dimulai pembangunannya sekitar 10 tahun silam oleh Pastor Yus Talangi Pr bersama umat yang bahu-membahu serta dilanjutkan oleh Pastor Pastor Abraham Mantow Pr serta akhirnya diberkati dan diresmikan di saat Pastor Johanis Pinontoan Pr memimpin Paroki Santo Antonius de Padua Airmadidi.

“Dalam perjalanan waktu, kita tahu bagaimana pelaksanaan pembangunan gereja ini. Pastor, umat, panitia dan mereka yang terlibat serta tergerak baik memberikan tenaga, pikiran, dan apa yang ada pada mereka,” sebut Mgr. Rolly.

Menurut uskup kelahiran Lembean (Minahasa Utara) ini, umat layak untuk bersukacita dan bergembira karena semangat dan persekutuan dari umat yang diberdayakan terus, sehingga bisa menyelesaikan pembangunan gedung gereja tersebut. “Ini salah satu gereja yang indah di Keuskupan,” ujarnya.

Bentuk dekorasi, fasilitas, bagian dalam dan luar, dengan kekokohan dari gedung gereja, menurut uskup, merupakan lambang dari kekokohan umat. Dengan demikian, perayaan itu menjadi perayaan umat.

Wakil Gubernur Sulut Johanis Victor Mailangkay, dalam sambutan tertulis yang dibacakan Kadis Kehutanan Sulut Rheiner Dondokambey mengatakan, pembangunan gereja itu tidak hanya kemajuan fisik tapi iman, semangat gotong royong dalam membangun rumah Tuhan yang nyaman.

“Ini adalah simbol iman kasih dan harapan umat. Tempat mendapat kekuatan rohani, nilai kebaikan, keluarga-keluarga dipersatukan, dan tempat menemukan inspirasi moral,” sebutnya.

Keberhasilan pembangunan gedung gereja, menurut Wagub, menjadi bukti kekuatan dan kebersamaan umat. Karena membangun gereja bukan mudah, butuh waktu, tenaga, dana dan pengorbanan.

Ditegaskan, gereja bukan sekedar tempat ibadah, tapi tempat di mana dialog antarumat beragama tercipta. Karena selama ini gereja banyak memberi kontribusi bagi kehidupan berbangsa dan bernegara.

Tidak hanya hidup dalam tembok sendiri, tambahnya, tapi menjadi garam dan terang bagi dunia sekitar. Terus perlebar sayap pelayanan, dan dampak pelayanan dapat dirasakan lingkungan sekitar.

Wagub berharap, gereja dapat terus memberi kontribusi bagi daerah dan bangsa, berjalan dengan pemerintah mencapai visi dan misi.

Acara peresmian gedung gereja yang dilakukan panitia yang diketuai Helda Lumi ini disemarakkan pula dengan pentas seni dan ramah tamah di halaman gedung gereja. (GL/elka)

Meimonews.com – Universitas Negeri Manado (Unima) memdapat kepercayaan untuk menjadi tuan rumah pelaksanaan Temu Wicara Regional Forum Komunikasi Mahasiswa Teknik Sipil Indonesia (FKMTSI Wilayah XIV.

Kegiatan bertemakan Mepo Waya (torang samua basudara) yang diadakan di Auditroium Maria Walanda Maramis Unima, Kamis – Selasa (12-17/6/2025) ini diikuti mahasiswa teknik sipil yang berasal dari empat provinsi di Indonesia, yakni Sulawesi Utara, Gorontalo, Maluku, dan Maluku Utara.

Kehadiran perwakilan mahasiswa teknik sipil dari 13 perguruan tinggi di empat provinsi menandai kesuksesan Unima dalam menyelenggarakan forum ilmiah dan kemahasiswaan skala regional ini untuk pertama kalinya.

Kegiatan ini diselenggarakan atas kerjasama FKMTSI Wilayah XIV dengan Himpunan Mahasiswa Teknik Sipil (HMTS) Unima, yang bertindak sebagai panitia lokal.

Berbagai rangkaian kegiatan dilaksanakan, mulai dari seminar nasional, lomba miniatur jembatan, studi tour, hingga kongres mahasiswa.

Kegiatan yang dibuka Dekan Fatek Unima Hendra Sumual ini turut dihadiri Wakil Dekan 2 Eugene Kawatu, Wakil Dekan 3 Chrisant Lotulung, serta dosen pembina HMTS yaitu Rocky Roring dan Prylita Rombot.

Tema yang diangkat tersebut mencerminkan semangat persaudaraan, kolaborasi, dan kesatuan di antara mahasiswa teknik sipil se-Wilayah XIV.

Temu wicara ini menjadi ajang strategis untuk memperluas wawasan, memperdalam pengetahuan, serta menambah pengalaman mahasiswa dalam ruang lingkup keilmuan dan profesi teknik sipil.

“Kegiatan ini pastinya sangat bermanfaat bagi mahasiswa, khususnya dalam peningkatan ilmu, implementasi teknik, hingga proyeksi ke dunia kerja di masa depan,” ujar Koordinator Program Studi Teknik Sipil Unima Toar UY Pangkey.

Ketua panitia George Mitang menyampaikan harapannya agar kegiatan ini menjadi forum silaturahmi dan kolaborasi antar mahasiswa, sekaligus memantik semangat menjadi agen perubahan di bidang pembangunan nasional dan daerah.

“Kegiatan ini menarik dan memotivasi kami sebagai mahasiswa untuk mempererat tali persaudaraan, membangun relasi, dan saling berbagi pengalaman antar sesama mahasiswa teknik sipil,” ujar Ketua HMTS Unima. (*/FA)

Meimonews.com – Alumni Fakultas Pertanian (Faperta) Unsrat Manado menggelar Temu Alumni di salah satu restoran di Manado, Jumat (13/6/2025)

Sebanyak 200-an mantan mahasiswa Faperta Unsrat terlihat senang bisa bakudapa di momen penuh keakraban/kebersamaan, apalagi ada yang sudah lama tak ketemu atau jarang-jarang ketemu karena tempat kerja/beraktivitas atau tempat tinggal yang jauh atau sebab lainnya.

Dekan Faperta Unsrat Dedie Tooy menyampaikan terima kasih kepada Ketua Panitia Dies 2025 Jeanne Paulus, Pengurus IKA dan Tim Kerja John Tasirin, Erny Nurali, Yefta Pamandungan, Ade Lumingkewas, Merlyn Meray, tim dosen/tenaga kependidikan Faperta Unsrat dan, tentunya, semua alumni Faperta Unsrat yang hadir.

“Bersyukur acara Temu Alumni berjalan dengan baik dan penuh kebersamaan,” ujarnya.

Di pertemuan yang berkaitan dengan peringatan Dies Natalis ke-65 Faperta Unsrat ini, Gusnar Ismail (alumni 79) yang kini menjadi Gubernur Gorontalo dan istri (alumni 79) menunggu kegiatan pengabdian di Gorontalo dengan Ketua dan Sekretaris Panitia Gorontalo Muljadi Mario dan Ramdan Pade (Kadis Pertanian dan Kadis Pangan Provinsi Gorontalo). (FA)

Meimonews.com – Wakil Walikota (Wawali) Manado Richard Sualang menghadiri Wisuda Standart 2 Sekolah Lansia Basudara BKL Pelangi Kasih di Ruang Serbaguna Kantor Pemerintah Kota Manado. Jumat (13/6/2025).

Ada sebanyak 35 lansia (lanjut usia) yang diwisuda oleh Wakil Menteri (Wamen) Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Dukbangga)/Wakil Kepala (Waka) Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) RI Ratu Ayu Isyana Bagoes Oka.

Para lansia yang terdiri dari 30 perempuan dan 5 laki-laki berusia 60-85 tahun ini telah menyelesaikan pendidikan di sekolah ini mulai dari 21 Juni 2024  – 13 Juni 2025. Ada 9 materi yang mereka dapatkan pada proses pendidikan dengan metode tatapmuka, diskusi kelompok, senam lansia, konseling individu dan kelompok, kunjungan rumah dan evaluasi berkala.

“Pada kesempatan yang baik ini, kami mendampingi Wakil Menteri Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga BKKBN Ibu Isyana Bagoes Oka, S.Sos dalam kunjungan kerja di Kantor Pemerintah Kota Manado untuk mewisuda sebanyak 35 orang lansia yang telah mengikuti Sekolah Lansia Basudara Standart 2 di bawah naungan BKL Pelangi Kasih yang berlokasi di Kelurahan Mahakeret Barat Kecamatan Wenang,” ujar Wawali.

Mewakili Walikota Manado Andrei Angouw, Wawali menyampaikan banyak selamat kepada oma/opa yang baru saja diwisuda dan kepada Wamen Kemendukbangga/BKKBN RI yang sudah hadir dalam rangka menjalankan program kerja Lansia Berdaya.

 

“Semoga program yang sangat bagus ini tetap berlanjut dan para lansia dapat merasakan manfaatnya dengan lebih menjaga kesehatan di hari tua untuk peningkatan kualitas hidup,” ujar Wawali,

Dalam sambutannya, Wamen mengaku sangat senang dapat bertemu dengan para lansia di Manado. Di matanya para lansia Manado sangat bersemangat. Wamen berharap para lansia dapat sehat, aktif, mandiri, produktif dan bermartabat.

“Senang sekali saya bisa hadir di sini, melihat langsung semangat oma-opa yang luar biasa. Tadi saya lihat ada yang berusia 84 tahun, tapi masih aktif dan antusias belajar,” ujarnya.

Wamen mengungkapkan apresiasinya dan
memuji perhatian Pemkot Manado terhadap para lansia. Kepada Wawali Manado pun demikian, Wamen mengapresiasi Wawali Manado yang telah memfasilitasi kegiatan ini.

Di momen ini, Wamen menyerahkan penghargaan kepada Pemerintah Kota Manado yang diterima Wawali.

Turut hadir, Kepala Perwakilan Kemendukbangga/BKKBN Sulut Jeanny Yola Winokan, Kepala Dinas Dukcapil Sulut Christo Dharma Sondakh serta jajaran Pemerintah Kota Manado. (Afer)

Meimonews.com – Sejumlah narasumber/pembicara ditampilkan pada Regional Internalisasi Peta Jalan Pembangunan Kependudukan (PJPK) Tahun 2025–2029 dan Rencana Aksi (Renaksi) ke dalam Dokumen Perencanaan Daerah yang diselenggarakan Kemendukbangga/BKKBN RI di Hotel Four Point Manado, Jumat/13/6/2025).

Salah satu narasumber/pembicara pada kegiatan yang panitianya diketuai Kepala Perwakilan Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Kemendukbangga)/Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Sulut Jeanny Yola Winokan adalah Deputi Bidang Pengendalian Penduduk (Dalduk) Kemendukbangga/BKKBN RI Bonavasius Prasetya Ichtiarto.

Materi yang dibawakan Bonevasius adalah Peta Jalan Pembangunan Kependudukan (PJPK) Tahun 2025–2029 dan Rencana Aksi (Renaks).

Dalam pemaparan materinya, Deputi Dalduk mengungkap hasil evaluasi Grand Design Pembangunan Kependudukan (GDPK) lima pilar. Dari data yang ada, hasil yang ada menunjukkan masih adanya tantangan

Beberapa hasil tersebut, menurutnya, pertama, GDPK belum mencakup keseluruhan pilar di beberapa daerah. Kedua, Konten GDPK antarwilayah cenderung seragam, tanpa mempertimbangkan konteks lokal.

Ketiga, Output GDPK seperti visi, misi, dan roadmap masih lemah dalam mendefinisikan arah pembangunan kependudukan berkelanjutan. Keempat, IPBK (Indeks Pembangunan Kependudukan) belum digunakan secara optimal sebagai indikator keberhasilan PJPK.

Dijelaskan kedudukan GDPK dan PJPK dalam sistem perencanaan pembangunan daerah dan nasional.

Dalam rangka memperkuat implementasi, Deputi Dalduk menyampaikan pula perkembangan instrumen pemantauan serta langkah-langkah operasional internalisasi PJPK ke dalam dokumen perencanaan daerah.

Deputi Dalduk berharap kegiatan ini mampu menghasilkan sinkronisasi kebijakan pusat dan daerah dalam pengelolaan kependudukan yang lebih baik, serta mendorong tercapainya Indonesia Emas 2045 yang ditopang oleh SDM berkualitas, keluarga yang tangguh, dan tata kelola pembangunan yang berkelanjutan.

Diketahui, sebagaimana diberitakan Meimonews.com sebelumnya (Baca : Wamen : Kehadiran pada Regional Internalisasi PJPK 2025-2029 dan Renaksi ke dalam Dokumen Perencanaan Daerah, Wujud Komitmen Bersama), Kemendikbangga/BKKBN RI menggelar Regional Internalisasi Peta Jalan Pembangunan Kependuduoan (PJPK) Tahun 2025-2029 dan Rencana Aksi ke dalam Dokumen Perencanaan Daerah di Four Point Hotel Manado, Jumat (13/6/2025).

Kegiatan yang dibuka pelaksanaan oleh Wakil Menteri Dukbangga/Wakil Kepala BKKBN RI Ratu Ayu Isyana Bagoes Oka ini diikuti ratusan peserta dari Bappeda, OPD terkait Dalduk dan KB serta Kemendukbangga/BKKBN Perwakilan provinsi-provinsi yang ada di Sulawesi.

Turut hadir, Wakil Gubernur Sulut Johanis Victor Mailangkay yang juga memberikan ucapan selamat datang dan sambutan mewakili Gubernur Sulut Mayjen (Purn) Yulius Selvanus, dan sejumlah undangan lainnya.

Dalam kegiatan ini, ada empat materi yang disampaikan secara panel yakni Pengendalian dan pengawasan PJPK 2025-2029 dan renaksi; Dukungan teknis internalisasi PJPK dalam RPJMD dan renstra perangkat daerah, Peta jalan pembangunan kependudukan tahun 2025-2029 dan rencana aksi; serta Paparan dari masing-masing provinsi terkait internalisasi PJPK dalam dokumen perencanaan daerah. (elka)