Meimo News

Meimonews.com – Universitas Negeri Manado (Unima) melakukan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulut terkait dengan Tridharma Perguruan Tinggi.

Penandatanganan dilakukan Rektor Unima Joseph Philip Kambey dengan Gubernur Sulut Mayjen TNI Purn. Yulius Selvanus di Wisma Negara Bumi Beringin Manado, Jumat (12/12/2025).

Hadir mendampingi Rektor, antara lain Wakil Rektor 1 Mister Gideon Maru, Wakil Rektor 2 Donal Matheos Ratu dan Wakil Rektor 3 Lenny Leorina Evinita.

Dari Pemprov Sulut yang mendampingi Gubernur adalah Sekprov Tahlis Gallang, Kadis Pendidikan Femmy Suluh, Plt Kadis Kesehatan Rima Lolong, Plt. Kadis Sosial Andra Mawuntu dan Plh Kadis Kominfo Denny Mangala.

 

Di momen tersebut terungkap proses pembentukan dua program studi (Prodi) baru di Unima yakni Prodi Kedokteran dan Prodi Pertanian.

Kepada wartawan, baik Rektor maupun Gubernur mengungkap bagaimana proses pembentukan dua prodi baru tersebut terutama perhatian dari Presiden Prabowo Subianto.

Gubernur mengatakan, Presiden cepat menanggapi rencana pembentukan prodi baru di Unima. Beberapa waktu lalu sudah ada tim dari keprisidenan untuk mengecek kesiapan pembentukan prodi baru tersebut.

“Karena Unima memiliki lahan yang luas dan kita juga sangat membutuhkan dokter di daerah Sulut dan juga kepentingan di Indonesia,” ujar Gubernur.

Oleh karena itu, Gubernur bersurat kepada Presiden, dan Presiden langsing meresponsnya dengan cepat. Tim Kementerian Kesehatan dan Kemendiktisaintek sudah datang ke sini beberapa waktu yang lalu.

“Tentunya, atas nama Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara kami berterima kepada Presiden Republik Indonesia yang begitu cepat menanggapi harapan-harapan kami di Sulawesi Utara,” ujarnya.

Hal senada disampaikan Rektor Unima. Gubernur Sulut, menurutnya, langsung memberikan rekomendasi ke Presiden tentang pembukaan dua prodi tersebut.

“Ini merupakan wujud nyata kepedulian pak gubernur yang ingin Sulawesi Utara begitu cepat maju dan kami (Unima) langsung merespons keinginan pak gubernur terutama untuk kepentingan kesehatan masyarakat Sulut, yang langsung direspons pak Presiden dan Menteri,” ujar Rektor.

Unima, sambung Rektor, langsung dihubungi untuk mempersiapkan segala sesuatu sehingga nanti pada tahun depan, kira-kira Mei 2026 izin operasionalnya bisa keluar dan Unima bisa melakukan penerimaan calon mahasiswa khususnya prodi kedokteran.

“Dan ini semua merupakan cita-cita kami semua yang sudah diwujudkan bapak Gubernur,” ujar mantan Wakil Rektor 2 Unima dan mantan Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Unima ini. (Lexie)

Meimonews.com – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Sulut menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Implementasi Peraturan Perundang-undangan di Aston Hotel Manado, Kamis (11/12/2025).

Kegiatan yang sekaligua juga merupakan peningkatan kapasitas digitalisasi pendapatan ini dibuka pelaksanaannya ole Kepala Bapenda Sulut June E. Silangen

Bimtek ini merupakan langkah strategis daerah dalam mendukung program Pemerintah Pusat mengenai percepatan dan perluasan digitalisasi daerah.

Sebanyak 10 Kepala Unit Pelaksana Teknis Daerah Pelayanan Pendapatan Daerah (UPTD PPD) Bapenda beserta jajaran mengikuti sesi pelatihan ini.

​Dalam sambutannya, June menyampaikan bahwa adopsi digitalisasi dalam sistem pendapatan daerah memiliki peran krusial. “Digitalisasi pendapatan tidak hanya akan mempermudah dan meningkatkan efisiensi di dalam pelayanan publik kepada masyarakat, namun yang lebih penting, ini adalah kunci untuk secara signifikan meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) kita,” ujarnya.

​Pejabat karier yang kreatif ini menambahkan, melalui sistem digital, proses transaksi dan pelaporan pendapatan menjadi lebih transparan, akuntabel, dan meminimalisir potensi kebocoran.

Para peserta diharapkan dapat menyerap materi yang diberikan agar implementasi digitalisasi di unit kerja masing-masing dapat berjalan optimal, demi terwujudnya tata kelola pendapatan daerah yang modern dan efektif. (elka)

Meimonews.com – Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) mengadakan Forcus Group Discussipn (FGD) di salah satu hotel Manado, Kamis (11/12/2025).

Hadir dalam FGD ini perwakilan dari Unit-unit Kerja di lingkungan Unsrat serta Tim Zona Integritas.

Dalam sambutannya, Rektor Unsrat Oktovian Berty Alexander Sompie menegaskan, pembangunan Zona Integritas bukan sekadar pemenuhan kewajiban administratif, tetapi merupakan komitmen konkret institusi dalam mewujudkan tata kelola perguruan tinggi yang bersih, transparan, akuntabel, serta berorientasi pada pelayanan prima.

Oleh karenanya, Rektor mengajak seluruh pimpinan unit kerja dan Tim Zona Integritas untuk menjadikan momentum FGD sebagai titik percepatan, bukan sekadar rutinitas. (FA)

Meimonews.com – Tawuran Antarkampung di Kota Manado menjadi sorotan serius sepanjang tahun 2024-2025. Sumber mengurai benang kusutnya mulai dari akar masalah, kasusnya dan memberikan solusinya,

Dari kacamata sosiologi hukum, fenomena ini tidak sekadar aksi kekerasan, melainkan cerminan dari kompleksitas masalah sosial dan penegakan hukum di masyarakat.

“Insiden-insiden berdarah yang terjadi, seperti di Wonasa, Banjer, dan Kampung Ternate Tanjung, menjadi alarm bagi semua pihak untuk segera mencari solusi yang komprehensif dan berkelanjutan,” ujarnya.

Dalam percakapan dengan Meimonews.com di Manado, Kamis (11/12/2025), sumber lantas menjelaskan faktor sosiologis mengapa pemuda Manado terlibat tawuran.

Analisis sosiolog hukum menunjukkan beberapa faktor utama yang mendasari meningkatnya aksi tawuran di Manado.

Pertama, lemahnya kontrol sosial. Kurangnya pengawasan dan pembinaan dari keluarga, sekolah, dan masyarakat membuat perilaku menyimpang, termasuk tawuran, lebih mudah muncul.

Kedua, ketidakpercayaan pada hukum. Adanya kecenderungan main hakim sendiri di masyarakat karena kurangnya kepercayaan terhadap aparat penegak hukum menjadi pemicu warga memilih kekerasan.

Ketiga, kondisi sosial ekonomi. Kesenjangan sosial ekonomi dan minimnya lapangan pekerjaan melahirkan frustrasi di kalangan pemuda. Kekerasan menjadi pelampiasan atas rasa putus asa ini.

Keempat, provokasi dan balas dendam. Banyak insiden tawuran dipicu oleh provokasi dari pihak luar atau motif balas dendam atas kejadian sebelumnya. Beberapa kasus seperti di Kampung Ternate Tanjung, secara eksplisit dilatarbelakangi dendam.

Kelima, pengaruh negatif nedia dan miras. Media sosial sering disalahgunakan untuk menyebarkan tantangan dan provokasi, mempercepat eskalasi konflik. Selain itu, pengaruh minuman keras (miras) juga terbukti menjadi faktor pemicu keributan, seperti di Kelurahan Banjer.

Beberapa insiden tawuran yang sempat menggegerkan Kota Manado selang tahun 2024-2025 terdiri dari kejadian di Wonasa dan Banjer (Kelurahan Banjer & Pasar Unyil Tuminting) pada 25 Desember 2024 di mana Polresta Manado menangkap setidaknya 10 orang.atas kasus yang iipicu oleh minuman keras dan ketersinggungan (saat pengambilan obat keras di apotek).

Kejadian di Kampung Ternate Tanjung (Lorong Argentina, Kecamatan Singkil) pada 12 Oktober 2024 yang mengakibatkan dua korban, salah satunya meninggal dunia akibat tusukan senjata tajam dengan motif balas dendam terkait insiden sebelumnya.

Kejadian di Ternate Baru dan Ternate Tanjung pada 13 Oktober 2024 di mana seorang pemuda (AR, 20) tewas karena tusukan pisau akibat tawuran antar kelompok di perbatasan kelurahan.

Terkait dengan tindakan hukum dan solusi komprehensif, sumber menekankan perlunya tindakan tegas dari kepolisian terhadap pelaku tawuran.

Pelaku dapat dijerat dengan pasal-pasal yakni pasal 170 KUHP tentang Pengeroyokan, pasal 351 KUHP tentang Penganiayaan, UU Darurat Nomor 12 Tahun 1951 tentang kepemilikan senjata tajam.

Namun, penegakan hukum saja tidak cukup. Dibutuhkan solusi komprehensif yang melibatkan tindakan preventif (pencegahan) dan pendekatan alternatif.

Ada dua solusi yang ditawarkan yakni pertama, solusi preventif dan oemberdayaan. Diperlukan edukasi dan sosialisasi. Mengintensifkan penyuluhan hukum tentang dampak tawuran di sekolah dan komunitas, termasuk kampanye anti-tawuran di media sosial.

Diperlukan pula penguatan karakter. Penguatan pendidikan karakter dan nilai-nilai sosial di lingkungan keluarga dan sekolah sangat penting; Pemberdayaan Masyarakat. Program seperti pelatihan keterampilan dan bantuan modal usaha dapat mengurangi pengangguran dan frustrasi pemuda.

Selain itu, fasilitas positif. Menyediakan fasilitas olahraga dan kegiatan positif lainnya untuk mengalihkan energi pemuda dari kekerasan.

Kedua, peran tokoh masyarakat dan hukum.
Tokoh masyarakat memiliki peran krusial sebagai agen perdamaian dan perubahan; Mediasi dan Ddalog. Memfasilitasi dialog damai dan bertindak sebagai mediator untuk menyelesaikan konflik antar kelompok.

Perlu pula pembinaan. Memberikan pembinaan khusus kepada pemuda pelaku tawuran untuk mengubah perilaku mereka; kolaborasi. Bekerjasama dengan pemerintah, tokoh agama, dan pihak terkait untuk menciptakan lingkungan kondusif.

Selain itu, tidak melindungi pelaku. Tokoh masyarakat harus mendukung penegakan hukum dengan tidak melindungi warga yang terlibat tawuran; Pendekatan restoratif justice. Selain sanksi pidana, pendekatan restoratif justice yang fokus pada mediasi dan pemulihan hubungan antar kelompok juga dapat menjadi solusi jangka panjang.

“Dengan mengkombinasikan penegakan hukum yang tegas dengan upaya pencegahan dan peran aktif seluruh elemen masyarakat, diharapkan tawuran antar kampung di Manado dapat diatasi secara efektif dan berkelanjutan,” tandasnya. (AF)

Meimonews.com – Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) menggelar Sidang Terbuka Senat dalam rangka Wisuda Gelombang III Tahun Akademik 2025/2026.

Kegiatan yang dibuka pelakaanaannya oleh Barnabas Harold Ralph Kairupan ((Ketua Senat) ini diadakan di Auditorium Unsrat Manado, Kamis (11/12/2025).

Hadir dalam kegiatan ini, antara lain Rektor Unsrat Oktovian Bertu Alexander Sompie,
para Wakil Rektor dan pimpinan lembaga Unarat, para Dekan, Inspektur Daerah Sulut Jemmy Stani Kumendong (mewakili Gubernur Sulut Mayjen TNI Purn. Yulius Selvanus), wisudawan dan keluarga serta para anggota Senat Unsrat.

Kepada para wisudawan, Rektor Unsrat berpesan agar melangkah dengan pasti dan meyakini bahwa masa depan akan semakin cerah ketika bekerja dengan hati, integritas dan semangat pelayanan.

Rektor juga menegaakan, Unsrat sebagai almamater menaruh harapan agar para wisudawan menjadi terang dan duta kebaikan yang berdampak nyata bagi daerah Sulawesi Utara, bangsa Indonesia dan bagi dunia yang lebih luas.

Di momen membahagiakan ini, Rektor mengungkapkan bahwa di penghujung tahun 2025 ini, Dirjen Dikti Kemediktisaintek RI secara resmi memberikan persetujuan pembukaan Fakultas Kedokteean Gigi Unsrat.

“Ini merupakan tonggak sejarah bagi Unsrat,” ujar Rektor.

Gubernur Sulut dalam sambutannya yang disanpaikan Kumendong menyebutkan kontribusi nyata Unsrat sangat sangat nyata bagi pembangunan daerah mulai dari pengembangan riset, inovasi teknologi, pemberdayaan masyarakat hingga mencetak tenaga profesional yang tersebar diberbagai sektor.

Wisuda, menurut Gubernur, bukanlah garis akhir, melainkan garis start menuju babak baru kehidupan. Oleh kareannya, jangan berhenti belajar, bangun keberanian untuk mencoba hal baru, jaga integritas, dan bekerjalah dengan hati.

Selain itu, kembangkan relasi, karena kolaborasi adalah kunci pertumbuhan di era modern, dan anda harus mampu memberi kontribusi nyata. (FA)

Meimonews.com – Fakultas Peternakan Unsrat mengadakan Pemilihan Dekan Periode 2026-2030 di ruang rapat fakultas, Rabu (10/12/2025).

Pemilihan yang dilakukan dalam sidang senat fakultas tersebut diikuti tiga calon yakni Sintya JK Umboh, Nansi Margareth Santa dan Erwin Hubert Barton Sondakh.

Semua anggota senat fakultas hadir dan menggunakan hak suara mereka. Demikian pun hak suara Rektor Unsrat Oktovian Berty Alexander Sompie digunakan lewat Wakil Rektor 2 Roike Iwan Montolalu.

Setelah pemungutan suara selesai, terlihat prosentase suara terbanyak diraih Umboh yakni 73 persen atau 27 suara, mengalahkan dua lawannya. Sondakh meraih 19 persen atau 7 suara sementara Santa 8 persen atau 3 suara.

Terpilih sebagai Dekan baru, Umboh akan menggantikan Florencia Nerry Sompie, dekan periode 2022-2026

Pelantikan Dekan baru Fakultas Peternakan ini akan dilakukan bersamaan dengan pelantikan sejumlah dekan lain di lingkungan Unsrat pada Februari 2026. (FA)

Meimonews.com – Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi Sains dan Teknologi Republik Indonesia (Dirien Diktisaintek RI) Khairul Munadi dan tim melakukan pendampingan pembukaan 3 program studi (prodi) baru Unima.

Dirjen dan tim melakukan kegiatan pendampingan yang merupakan bagian dari upaya penguatan kelembagaan dan pengembangan akademik Unima menuju universitas berdaya saing nasional dan regional ini dilakukan di ruang rapat lantai 3 Unima, Selasa (9/12/2025).

Ketiga prodi baru itu adalah Prodi Kedokteran, Prodi Bioteknologi dan Prodi Teknologi Pangan dan Hasil Pertanian.

Dalam sesi pendampingan, Dirjen memberikan arahan komprehensif terkait pemenuhan standar pembukaan program studi, mulai dari kesiapan sumber daya manusia, pemutakhiran kurikulum, analisis kebutuhan masyarakat, hingga kelengkapan sarana dan prasarana yang harus dipenuhi oleh institusi.

Pendampingan tersebut diharapkan dapat memastikan seluruh proses pengajuan prodi baru berjalan sesuai regulasi dan ketentuan Ditjen Dikti.

Pendampingan juga dihadiri oleh Tim Direktorat Kelembagaan yaitu Henriette Minerva Wenno dan Sefryan Daru S bersama Kepala LLDIKTI Wilayah XVI, Munawir S. Rasak, yang memberikan penjelasan teknis terkait regulasi, standar mutu, dan tahapan proses usulan pembukaan prodi.

Turut hadir Staf Ahli Menteri yakni Tri Hanggono Achmad dan T. Basarudin, yang memberikan penguatan perspektif akademik dan kebijakan dalam pengembangan prodi strategis di lingkungan Unima.

Rektor Unima.Joseph Philip Kambey menyampaikan apresiasi yang mendalam atas dukungan dari kementerian.

Kehadiran Dirjen dan tim, menurut Rektor memberikan motivasi besar bagi Unima dalam mempercepat langkah menuju pembukaan prodi strategis yang sangat dibutuhkan masyarakat dan dunia kerja, khususnya di wilayah Sulawesi Utara dan kawasan Indonesia Timur.

Rektor bersama seluruh jajaran pimpinan universitas turut mengikuti kegiatan ini sebagai bentuk komitmen dalam mendorong transformasi institusi melalui pembukaan program studi yang relevan dengan kebutuhan pembangunan nasional dan daerah.

Melalui pendampingan ini, Unima semakin optimis dalam mematangkan seluruh persyaratan pembukaan prodi, termasuk penyusunan dokumen akademik, rencana laboratorium, serta strategi implementasi kurikulum berbasis kebutuhan masa depan. (*/FA)

Meimonews.com – Rektor Unsrat Oktovian Alexander Sompie mengingatkan hal penting dan mendasar bagi Dokter Spesialis, Dokter Gigi dan Ners yang bari dilantik dan diambil sumpah/janjinya.

Hal tersebut disampaikan Rektor ketika memberiksn sambutan pada acara Pelantikan dan Pengambilan Sumpah/Janji Dokter Spesialis, Dokter Gigi dan Ners Fakultas Kedokteran (Faked) Unsrat di Auditorium Faked, Rabu (10/12/2025).

 

Pelantikan dan pengambilan sumpah/janji ini dilakukan dalam sidang terbuka senat Faked yang dipimpin Linda WA Rotty yang dihadiri, antara lain Rektor, Dekan Billy Johnson Kepel, Wakil-wakil Dekan, dan keluarga mereka yang dilantik.

“Pelantikan ini dalah momentum bagi mereka yang dilantik mengemban tanggung jawab besar sesuai dengan profesi mereka dan menjadikan profesi ini sebagai lahan pengabdian,” ujarnya.

Itulah sebabnya, Rektor mengingatkan gelar yang disandang hari ini bukanlah akhir, melainkan awal dari tanggung jawab besar memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat.

Mereka yang dilantik dan diambil sumpah/janjinya berjumlah 34 orang yang terdiri dari 15 orang dokter spesialis,15 dokter gigi serta 4 orang ners.

Acara ini ditandai ikrar/janji pelantikan oleh Dekan Faked, pengukuhan oleh Ketua.Senat, pengukuhan sumpah oleh pemuka agama, penyerahan alumni oleh Dekan, sambutan Rektor, sambutan perwakilan orangtua yang dilantik, dan sambutan perwakilan yang dilantik. (FA)

Meimonews.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Manado memberikan dukungan penuh terhadap keberadaan Koperasi Kelurahan Merah Putih (KKMP) yang ada di kota Manado.

Hal itu ditegaskan Wakil Walikota (Wawali) Manado Richard Sualang ketika memberikan sambutan pada acara pembukaan Pendidikan dan Latihan (Diklat) Perkoperasian bagi Pengurus KKMP di Hotel Gran Puri Manado, Selasa (9/12/2025).

“Kami (Pemerintah) memberikan full support lewat anggaran APBD untuk akta pendirian, Diklat, dan mengikutsertakan seluruh 87 pengurus dalam BPJS Ketenagakerjaan,” ujarnya.

Mantan Wakil Ketua DPRD Kota Manado ini berharap, setelah Diklat ini, roda usaha KKMP segera berputar untuk mengelola dana, demi meningkatkan ekonomi berbasis komunitas.

Diketahui, KKMP merupakan program Presiden Prabowo Subianto untuk menggerakkan perekonomian di tingkat desa dan kelurahan.

Manado menjadi kota/kabupaten pertama yang berhasil mendirikan KKMP di seluruh 87 kelurahan, menjadikannya tonggak bersejarah.

Hadir pada acara pembukaan yang dilakukan Wawali Manado itu, Kepala Dinas Koperasi dan UKM Tony Novie Mamahit dan Sekretaris Dinas Yunita Makalangi serta narasumber dan seluruh pengurus KKMP se-Kota Manado. (elka)

Meimonews.com – Guna memperkuat fondasi ekonomi kerakyatan, Bank SulutGo (BSG) bersama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Minahasa secara resmi meluncurkan Kredit Usaha Rakyat (KUR) Bohusami, Senin (8/12/2025).

Launching yang dihadiri oleh perwakilan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bank Indonesia (BI) ini menandai komitmen kuat dalam mendukung pertumbuhan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) lokal.

Launching ini dimeriahkan dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara Direktur Utama BSG Revino M. Pepah dan Bupati Minahasa Robby Dondokambey.

Turut hadir dan memberikan dukungan Direktur Pemasaran BSG, seluruh pimpinan cabang BSG di wilayah Kabupaten Minahasa dan sekitarnya, serta puluhan pelaku UMKM beserta offtaker produk-produk unggulan mereka.

Bupati Minahasa, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada BSG, OJK, dan BI atas dukungan penuhnya dalam pengembangan UMKM di Minahasa.

“Kolaborasi ini adalah bukti nyata sinergi antara pemerintah daerah, perbankan, dan otoritas keuangan untuk membawa kemandirian dan kesejahteraan ekonomi bagi masyarakat kita,” ujar Robby.

Direktur Utama BSG menegaskan kesiapan BSG untuk terus berkolaborasi dengan Pemkab Minahasa. “Program KUR Bohusami ini merupakan wujud nyata komitmen BSG dalam mewujudkan ekonomi berkelanjutan. Kami tidak hanya memberikan akses pembiayaan, tetapi juga mendampingi UMKM untuk tumbuh dan kompetitif,” jelas Revino.

Launching KUR Bohusami turut dirangkaikan dengan kegiatan Edukasi Keuangan Gencarkan (Gerakan Cerdas Keuangan) yang diinisiasi oleh OJK.

Kegiatan ini bertujuan meningkatkan literasi dan inklusi keuangan para pelaku UMKM, agar dapat mengelola pembiayaan dan usahanya dengan lebih optimal.

BSG mencatat kinerja positif dalam penyaluran KUR di Kabupaten Minahasa sepanjang tahun 2025. Dengan target awal sebesar Rp 15 Miliar, realisasi penyaluran hingga periode ini telah mencapai Rp 14,2 Miliar atau 95 persen.

Capaian ini menunjukkan respons yang sangat positif dari dunia usaha dan efektivitas strategi penyaluran yang dilakukan BSG.

Program KUR Bohusami diharapkan dapat semakin mendorong angka realisasi tersebut, sekaligus menjadi stimulus baru bagi terciptanya wirausaha-wirausaha baru dan pengembangan produk UMKM Minahasa yang berdaya saing, baik di pasar lokal maupun nasional. kerakyatan. (elka)