Meimonews.com – Selang waktu pelaksanaan Program Keringanan Pajak Merah Putih dari 8 Agustus hingga 30 September 2025, berhasil dikumpulkan sebanyak Rp 36.458.219.000 dari 20.329 unit kendaraan bermotor (ranmor).

Perinciannya, ranmor jenis Blindvan 38 unit Rp. 73,703 juta lebih, Bus 2 unit Rp. 15,368 juta, Jeep 700 unit Rp. 3,349 miliar lebih, Light truck 675 unit Rp. 3,313 miliar lebih, Microbus 12 unit Rp. 42,980 juta lebih, Minibus 8.514 unit Rp. 21,004 miliar lebih, Pick up 2.218 unit Rp. 4,452 miliar lebih, Sedan 156 unit Rp. 531.551 juta, Sepeda motor roda dua 8.294 unit Rp. 2,989 miliar lebih, Sepeda motor roda tiga 3 unit Rp. 982.200 juta.dan truck 77 unit Rp. 583,719 juta lebih.

“Ya, kami berhasil mengumpulkan dana sebesar tersebut (Rp. 36.458.219.000) dari wajib pajak kendaraan bermotor yang menyetornya lewat UPTD PPD yang ada di wilayah Sulut dan Kantor Pusat Bapenda Sulut,” ujar Kabid Pajak Bapenda Sulut Harold Lumempouw kepada Meimonews.com di Manado, Jumat (10/10/2025).

Oleh karenanya, atas nama Kepala Bapenda Sulut June E. Silangen dan staf/jajaran kantor pusat dan UPTD PPD (Unit Pelaksana Teknis Daerah Pengelola Pendapatan Daerah), disampaikan terima kasih kepada wajib pajak yang telah memanfaatkan program ini.

Diketahui, program Keringanan Pajak Merah Putih ini adalah program Pemerintah Provinsi Sulut di bawah kepemimpinan Gubernur Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus dan Wakil Gubernur Johanis Victor Mailangkay, yang dilaksanakan Bapenda Sulut dalam rangka HUT Kemerdekaan Republik Indonesia dan HUT Provinsi Sulut Tahun 2025. (elka)

Meimonews.com – Football Club Bank Sulutgo (BSG) berlaga dalam Piala Gala Karya Nasional Tahun 2025 yang digelar di Jakarta, Senin-Minggu (6-12/2025).

Tim yang dimanajeri Nicky Laoh dan pelatih Felix Lasut ini siap selain berpartisipasi dalam iven ini tapi sekaligus juga memberikan hasil yang maksimal.

Sebelum berangkat ke Jakarta, tim dilepas Direktur Kepatuhan BSG Machmud Tutuis.

Sesuai jadual (drawing), Senin (6/10/2025) pagi, tim akan memulai pertandingan pertama berhadapan dengan Teluk Wondama (tim dari Papua Barat.

Untuk pertandingan kedua, Selasa (7/10/2025), Tim BSG akan berhadapan dengan Bakeuda Sambas (Tim dari Kalimantan Barat). (Afer)

Meimonews.com – Menyemarakkan Bulan Inklusi Keuangan (BIK) 2025, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama PT Bank Panin Tbk dan PT Bank SulutGo (BSG) menggelar kegiatan sosialisasi/edukasi keuangan bertajuk Gerakan Nasional Cerdas Keuangan (GENCARKAN) yang secara khusus menargetkan kelompok penyandang disabilitas di Sulawesi Utara, Rabu (1/10/2025).

Acara yang berlangsung meriah dan penuh semangat ini bertujuan untuk meningkatkan literasi dan inklusi keuangan di kalangan disabilitas, memastikan mereka memiliki akses dan pemahaman yang setara terhadap produk dan layanan jasa keuangan.

Direktur Operasional BSG Louisa Parengkuan dalam sambutannya menyampaikan komitmen Bank SulutGo dalam mendukung program inklusi keuangan bagi seluruh lapisan masyarakat, termasuk para disabilitas.

“Bank SulutGo siap menjadi bank yang ‘ramah’ bagi disabilitas, memberikan layanan yang mudah diakses dan produk yang sesuai dengan kebutuhan mereka,” ujarnya.

Kepala Seksi Disabilitas Dinas Sosial Sulut/Analisis Kebijakan Muda Rehabilitasi Sosial Muh. Subhan Langga menekankan pentingnya kolaborasi ini. “Kami mengapresiasi langkah OJK dan perbankan yang memberikan perhatian serius terhadap peningkatan kapasitas dan kemandirian ekonomi penyandang disabilitas melalui pengetahuan keuangan,” ujar Langga ketika memberikan sambutan.

Deputi Direktur Divisi Pengawasan Perilaku PUJK, Edukasi, Perlindungan Konsumen dan LMS OJK SulutGoMalut Budiman P. Siahaan, dalam sambutannya menegaskan, GENCARKAN merupakan inisiatif nasional OJK untuk menciptakan masyarakat yang cerdas dalam keuangan.

“Bulan Inklusi Keuangan adalah momentum bagi kita untuk memastikan bahwa hak setiap warga negara, termasuk saudara-saudara kita penyandang disabilitas, terpenuhi dalam mengakses layanan keuangan. Literasi yang baik adalah kunci agar tidak mudah terjerat investasi bodong atau pinjaman ilegal,” tegas Budiman.

Sesi utama sosialisasi diisi dengan penyampaian materi yang mudah dipahami oleh beberapa narasumber.

Gratia Marentek dari OJK menyampaikan edukasi mengenai pentingnya mengelola keuangan pribadi, mengenali produk-produk jasa keuangan resmi, dan tips menghindari penipuan.

Glenn Palar dari Bank SulutGo memberikan paparan praktis mengenai produk perbankan Bohusami Young yang dirancang inklusif dan cara mudah membuka rekening tabungan.

Puncak acara ditandai dengan pemberian Tabungan Bohusami Young dan Santunan secara simbolis kepada perwakilan peserta disabilitas.

Pemberian ini dilakukan oleh Komisaris BSG Jaclyn Koloay, sebagai bentuk kepedulian dan dukungan nyata sektor jasa keuangan terhadap peningkatan kesejahteraan kelompok disabilitas.

Diharapkan, melalui kegiatan GENCARKAN ini, tingkat literasi dan inklusi keuangan para penyandang disabilitas di Sulawesi Utara dapat meningkat secara signifikan, yang pada akhirnya akan mendorong kemandirian ekonomi dan kesejahteraan mereka. (Afer)

Meimonews.com – Tim Capacity Building dan Study Visit TP2DD (Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah) Wilayah Sekarkijang mengapresiasi pengelolaan pasar di Kota Manado yang telah menggunakan sistem digital (digitalisasi).

Apresiasi tersebut disampaikan Koordinator Tim Gunawan (Pimpinan Bank Indonesia Jember) kepada Meimonews.com sebelum mengakhiri kunjungan Tim di Pasar Bersehati Manado, Rabu (1/10/2025).

“Ini bagus sekali. Kami banyak belajar dari Pemerintah Kota Manado, Perumda Pasar Manado bagaimana mengelola pasar yang baik dan benar, yang telah menggunakan digitalisasi,” ujarnya.

Tadi, sambungnya, pak Direktur Bisnis Perumda Pasar Manado (Jefry Salilo – Red) telah menjelaskan bahwa dengan digitalisasi sangat efisien dan pemasukkan bertambah banyak dan pasar-pasar jadi rapih.

Menurutnya, Tim banyak belajar di sini tentang digitalisasi, berbagai transaksi di pasar termasuk tempat parkir dan pembayaran sampah secara digital.

“Dengan penggunaan digitalisasi, penerimaan Pemerintah Kota Manado meningkat pesat dengan sistem digitalisasi itu,” tandas mantan pegawai BI Cabang Manado ini.

Disebutkan, dengan pemanfaatan digital ini, tadi disampaikan Direktur (Jeffry Salilo), jadi enak karena tinggal dipantau dari sistem, langsung terlihat penerimaannya, bisa terlihat kalau penerimaan berkurang dan masalahnya di mana.

Pernyataan Gunawan, mewakili Tim, tidak hanya berdasarkan penjelasan dari pihak Perumda Pasar Manado semata tapi setelah Tim meninjau dan berdialog dengan beberapa pedagang pasar serta melihat langsung penggunaan aplikasi digital Perumda Pasar Manado.

Tujuan Tim berkunjung ke Manado (dan juga ke Tomohon pada Kamis, 2 Oktober 2025), jelas Pelaksana Tugas Dirut Perumda Pasar Manado Jefry Salilo kepada Meimonews.com adalah pertama, untuk memperoleh informasi tahapan, kendala dan solusi elektronifikasi transaksi pemungutan retribusi serta kedua, memperoleh gambaran strategi sosialisasi inklusi digital masyarakat.

Tim yang berkunjung ke Pasar Bersehati Manado berjumlah belasan orang yang terdiri dari perwakilan BI Jember, Bapenda dan Bank Jatim Lumajang, Bapenda dan Bank Jatim Bondowoso, Bapenda dan Bank Jatim Situbondo, Bapenda dan Bank Jatim Banyuwangi dan Bapenda dan Bank Jatim Jember.

Tim diterima Salilo, yang sehari-harinya adalah Direktur Bisnis Perumda Pasar Manado, di dampingi Pimdiv Kerjasama Bisnis Dian Tangoi, Manager Pasar Bersehati Iwan Mantali dan staf serta Koordinator BI Manado Mutmainna dan Kabid IT Bapenda Manado Lufry Gerungan.

Diketahui, pasar/tempat usaha yang dikelola Perunda Pasar Manado adalah Pasar Bersehati, Pasar Pinasungkulan, Pasar Orde Baru Paal Dua, Pasar Buha, Shopping Centre, Jalan Roda, Pasar Wisata Kuliner Manado Bay, Pasar Wisata Kuliner Daseng Karangria, Malalayang Beach Walk dan Pasar Wisata Tematik Tongkaina. (elka)

Meimonews.com – Hari Terakhir program Keringanan Pajak Merah Putih Pemerintah Provinsi Sulut di bawah kepemimpinan Gubernur Sulut Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus dan Wakil Gubernur Sulut Johanis Victor Mailangkay, Bapenda Sulut pimpinan June E. Silangen dan jajaran berhasil mengumpulkan Rp. 5,805 miliar lebih untuk pajak daerah.

Sementara untuk Pendapatan Asli Daerah (PAD) berhasil dikumpulkan sebanyak Rp. 5,836 miliar lebih

“Khusus untuk hari terakhir program Keringanan Pajak Merah Putih yakni tanggal 30 September 2025, kami berhasil mengumpulkan Pajak Daerah sebesar Rp. 5.805.602.332, sementara untuk PAD berhasil dikumpulkan sebanyak Rp. 5.836.139.508,” ujar Sekretaris Bapenda Sulut Filma Paula Kepel kepada Meimonews.com di ruang kerjanya, Rabu (1/10/2025).

Sekretaris Bapenda Sulut Filma Paula Kepel

Mewakili Kaban June E. Silangen, Filma lantas merincikan pendapatan Pajak Daerah lewat program keringanan pajak tersebut khusus hari terakhir baik yang diperoleh lewat Unit Pelaksana Teknis Daerah Pengelola Daerah (UPTD PPD) se-Sulut maupun kantor pusat.

UPTD PPD Manado berhasil mengumpulkan sebesar Rp. 1,6 miliar lebih, Minahasa Rp. 508, 8 juta lebih, Bitung Rp. 389,2 juta lebih, Bolmutim Rp. 319,4 juta lebih, Minut Rp. 311,8 juta lebih, Tomohon Rp. 311,5 juta lebih, Minsel Rp. 281,4 juta lebih, Mitra Rp. 124,3 juta lebih, Kotabolsel Rp. 111,9 juta lebih, STS Rp. 22.4 juta lebih, dan kantor pusat Rp. 350,2 miliar lebih.

Untuk PAD (Pendaatan Asli Daerah) yang berhasil dikumpulkan sebanyak Rp. 5,836 miliar lebih tersebut berasal dari PKB Rp. 4,635 miliar lebih, BBNKB Rp. 556.295 juta lebih, PAP Rp. 247 juta, dan Opsen MBLB Rp. 613,322 miliar lebih.

Pimpinan Bapenda Sulut, sebut Filma, mengapresiasi kerja petugaa baik di tingkat UPTD PPD se-Sulut maupun kantor pusat yang telah bekerja dengan penuh semangat dan tanpa mengenal lelah.

“Khusus pada hari terakhir yakni Selasa, 30 September, petugas UPTD PPD melayani masyarakat sampai jam 4 dan 5 sore, kantor pusat sampai jam 9 malam, sementara petugas UPTD PPD Manado sampai jam 11 malam,” jelas Filma.

Ditambahkan, setelah pelayanan kepada masyarakat selesai, para petugas tidak langsung berhenti bekerja tapi meneruskan pekerjaan mereka untuk membuat rekapitulasi, laporan dan lain-lain. (elka)

Meimonews.com – Sebanyak 25 wisatawan asal Shanghai berkunjung ke Manado selama beberapa hari (Jumat-Senin, 26-29/9/2025).

Selama berada di Kota Manado, para wisatawan tidak hanya menikmati kuliner khas daerah, tetapi juga mengeksplorasi keindahan alam serta merasakan langsung keramahan masyarakat Kota Manado.

Kunjungan rombongan wisatawan ini menjadi bagian dari persiapan pembukaan penerbangan langsung dari Shanghai ke Kota Manado, yang akan segera beroperasi.

Rute baru ini melengkapi penerbangan dari Shenzhen ke Kota Manado yang dijadualkan dibuka pada awal bulan Oktober mendatang.

Kehaduran wisatawan tersebut disambut Walikota Manado Andrei Angouw, di dampingi Ketua Tim Penggerak PKK Kota Manado Ny. Irene Angouw-Pinontoan dan Sekretaris Daerah Kota Manado Steaven Dandel dalam makan malam bersama di Manado Bay, Sabtu (27/9/2025).

Dalam jamuan makan malam tersebut, para wisatawan tampak antusias dan berkali-kali mengungkapkan kekaguman mereka terhadap keindahan alam, kenyamanan kota, serta keramahan masyarakat Kota Manado.

Walikota menyambut baik rencana besar ini dan menegaskan komitmennya dalam mendukung pengembangan pariwisata di Kota Manado.

“Kota Manado terbuka bagi wisatawan dunia. Kami akan terus menjaga kota ini agar semakin layak menjadi destinasi kelas dunia,” ujar Walikota. (elka)

Meimonews.com – Bank Pembangunan Daerah Sulawesi Utara dan Gorontalo (Bank SulutGo/BSG) menunjukkan komitmennya yang kuat terhadap pembangunan daerah dengan menandatangani serangkaian Perjanjian Kerja Sama (PKS) strategis dengan empat kabupaten di Provinsi Gorontalo sepanjang bulan September ini.

PKS utama yang disepakati adalah mengenai Pengelolaan Rekening Kas Umum Daerah (RKUD), yang merupakan langkah vital dalam efisiensi tata kelola keuangan daerah.

Rentetan penandatanganan PKS ini dimulai dengan Kabupaten Pohuwato pada Senin (15/9/2035) dan diikuti Kabupaten Boalemo pada Kamis (18/9/2025).

BSG kemudian melanjutkan kerjasamanya dengan Kabupaten Gorontalo pada Rabu (24/9/2025) dan berpuncak dengan Kabupaten Gorontalo Utara pada Kamis (25/9/2025)..

Selain PKS pengelolaan RKUD, kerjasama ini juga mencakup bidang lain yang mendukung pertumbuhan ekonomi daerah, yakni Penempatan Dana Deposito serta Pembiayaan Kredit Usaha Rakyat (KUR) kepada Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang direkomendasikan oleh pemerintah daerah.

Kolaborasi ini menegaskan peran BSG sebagai mitra utama pemerintah daerah dalam menggerakkan sektor riil dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Apresiasi dan Komitmen BSG menanggapi kepercayaan yang diberikan, Komisaris Utama BSG Ramoy M. Luntungan menyampaikan rasa terima kasihnya.

“Kami sangat berterima kasih atas kepercayaan pemerintah dan masyarakat Gorontalo kepada BSG,” ujar Ramoy, menggarisbawahi pentingnya dukungan ini bagi operasional dan misi bank.

Direktur Utama BSG Revino M. Pepah, menekankan komitmen berkelanjutan bank untuk terus memperbaiki diri dan memberikan layanan terbaik..

“BSG memang bukan bank yang sempurna, tapi akan selalu berusaha dan memberikan yang terbaik untuk melayani pemerintah dan masyarakat,” tegas Pepah, menjanjikan dedikasi penuh BSG dalam mendukung pembangunan daerah, terutama melalui penyaluran KUR yang ditargetkan untuk UMKM.

Dengan ditandatanganinya 4 PKS ini, BSG memperkuat posisinya sebagai motor penggerak ekonomi regional, siap melayani kebutuhan perbankan pemerintah dan masyarakat di Sulawesi Utara dan Gorontalo. (Afer)

Meimonews.com – Karyawan Bank SulutGo (BSG) kembali mengukir prestasi gemilang di ajang Frontliner Championship BPDSI (Bank Pembangunan Daerah seluruh Indonesia) tahun 2025 di Jakarta, pekan lalu.

Acara bergengsi yang diikuti perwakilan bank-bank daerah se-Indonesia ini menjadi wadah untuk mengukur dan mengapresiasi kinerja terbaik para garda terdepan di industri perbankan.

BSG mengirimkan tiga perwakilan terbaiknya yang siap bersaing di kategori teller, customer service, dan satpam. Ketiga perwakilan tersebut adalah Vanessa Milana Lumangkun, Marco Sanny Junior Oscar, dan Rivay Richard Agus. Kerja keras dan dedikasi mereka berbuah manis dengan pencapaian yang membanggakan.

Salah satu prestasi paling menonjol diraih oleh Marco Sanny Junior Oscar yang berhasil meraih Juara 2 Teller Terbaik. Kemenangan ini membuktikan keunggulan Marco dalam memberikan pelayanan prima, ketepatan transaksi, dan profesionalisme di hadapan dewan juri.

Pencapaian ini tidak hanya menjadi kebanggaan pribadi, tetapi juga mengangkat nama BSG di kancah nasional.

Selain itu, apresiasi khusus juga diberikan kepada Vanessa Milana Lumangkun yang meraih penghargaan The Best Dresscode Wanita.

Penghargaan ini diberikan atas penampilan Vanessa yang anggun, profesional, dan mencerminkan citra positif BSG sebagai institusi perbankan yang modern dan berkelas.

Direktur Utama Bank SulutGo Revino M Pepah menyampaikan rasa bangga dan apresiasinya atas prestasi yang diraih oleh para karyawannya.

“Pencapaian ini adalah bukti nyata komitmen kami dalam mengembangkan sumber daya manusia yang berkualitas. Kami akan terus mendukung dan memotivasi seluruh frontliner kami untuk terus memberikan yang terbaik bagi nasabah dan perusahaan,” ujarnya.

Prestasi yang diraih oleh Marco dan Vanessa diharapkan dapat menginspirasi seluruh karyawan BSG untuk terus meningkatkan kompetensi dan memberikan pelayanan terbaik.

BSG berkomitmen untuk terus berinovasi dan meningkatkan kualitas layanan demi kepuasan nasabah dan kemajuan industri perbankan di Sulawesi Utara dan Gorontalo. (Afer)

Meimonews.com – Berbagai upaya terus-menerus dilakukan PT Bank SulutGo (BSG) terkait layanan keuangan agar semakin mudah, luas dan dekat dengan masyarakat termasuk penggunaan layanan keuangan digital.

Itulah sebabnya, dalam upaya memperluas sinergi layanan keuangan aplikasi POSPAY milik PT Pos Indonesia, PT Bank SulutGo/BSG menandatangani perjanjian kerjasama (PKS) kemitraan dengan PT Pos Indonesia (Persero) di kantor PT Pos Indonesia, Jakarta, Rabu (24/9/2025).

Perjanjian ini membuka jalan bagi Bank SulutGo untuk memanfaatkan layanan aplikasi POSPAY tersebut.

Penandatanganan kerjasama ini dilakukan
Group Head Operasional PT Bank SulutGo Novy Kilanta (mewakili Dirut Revino M. Pepah) dan SVP Corporate Business PT Pos Indonesia (Persero) yang disaksikan Direktur Bisnis Jasa Keuangan PT Pos Indonesia (Persero) Haris, dan Direktur Operasional PT Bank SulutGo Louisa Parengkuan.

Melalui kemitraan strategis ini, Bank SulutGo dapat menawarkan berbagai layanan perbankan melalui aplikasi POSPAY, yang dikelola oleh Pos Indonesia. POSPAY sendiri adalah platform digital yang memungkinkan masyarakat melakukan berbagai transaksi finansial, seperti pembayaran tagihan, transfer dana, dan layanan keuangan lainnya secara mudah dan cepat.

Kerjasama ini menjadi langkah penting bagi Bank SulutGo dalam memperluas jangkauan layanan digitalnya, terutama ke wilayah yang mungkin belum terjangkau oleh kantor cabang fisik.

Dengan jaringan luas Pos Indonesia yang tersebar di seluruh pelosok negeri, Bank SulutGo dapat menjangkau nasabah lebih banyak dan memberikan kemudahan akses layanan perbankan.

“Kami menyambut baik kemitraan dengan PT Pos Indonesia. Kerjasama ini merupakan wujud komitmen Bank SulutGo untuk terus berinovasi dan memberikan layanan terbaik bagi nasabah, termasuk melalui platform digital yang luas seperti POSPAY,” ujar Louisa.

Haris mengungkapkan optimismenya terhadap kerjasama ini. “Sinergi antara Pos Indonesia dan Bank SulutGo akan membawa manfaat besar bagi masyarakat. Dengan POSPAY, Bank SulutGo bisa menjangkau lebih banyak orang, dan kami bangga dapat menjadi mitra strategis dalam pengembangan layanan keuangan mereka,” ujarnya.

Dengan demikian, kolaborasi antara Bank SulutGo dan PT Pos Indonesia diharapkan dapat mendukung inklusi keuangan di Indonesia, khususnya di wilayah Sulawesi Utara dan Gorontalo, serta memberikan kemudahan bertransaksi bagi seluruh masyarakat. (Afer)

Meimonews.com – Bapenda (Badan Pendapatan Daerah) Sulut melalui Unit Pelaksana Teknis Daerah Pengelolaan Pajak Daerah (UPTD PPD) Manado dan Tim Pembina Samsat Sulut bekerjasama dengan Bapenda Manado melakukan penelusuran dan identifikasi pajak kendaraan bermotor (ranmor), selama empat hari (17-19/9 dan 22/9/2025).

Setidaknya, ada 25 perusahaan yang ada di ibukota provinsi Sulut didatangi tim dari perusahaan ke perusahaan termasuk BUMN (Badan Usaha Milik Negara).

Kegiatan ini, sebut Kepala UPTD PPD Manado Michael Langelo mewakili Kepala Bapenda Sulut June E. Silangen kepada Meimonews.com di ruang kerjanya, Rabu (24/9/2025), dalam rangka optimalisasi PAD dari sektor PKB.

“Kegiatan ini sekaligus juga menyosialisasikan program keringanan Merah Putih Pemprov Sulut di bawah kepemimpinan Gubernur Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanis dan Wakil Gubernur Johanis Victor Mailangkay lewat Bapenda Sulit, yang akan berakhir pada 30 September 2025,” ujarnya.

Dijelaskan, metode yang dilakukan adalah pendataan kendaraan operasional sampai dengan kendaraan pribadi karyawan perusahaan, juga melakukan identifikasi di parkiran perusahaan yang ada.

“Dimana sebagai perusahaan yang sedang beroperasi wajib untuk membayar pajak dan menjadi contoh untuk masyarakat umumnya,” ujarnya seraya menambahkan, kegiatan seperti ini, sesuai petunjuk Kaban Sulut, akan terus berlanjut, yang waktunya akan disesuaikan. (elka)