Meimonews.com – Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) Erick Tohir menegaskan, saatnya kita membuktikan bahwa generasi muda Indonesia adalah generasi yang siap beraksi bukan hanya bereksi.

Penegasan Menpora tersebut disampaikan Rektor Unsrat Oktovian Berty Alaxander Sompie ketika membacakan sambutan tertulis Menpora pada upacara memperingati Hari Sumpah Pemuda ke-97 yang diikuti pimpinan dan staf serta ASN/PPPK di lingkungan Unsrat di halaman kantor pusat, Selasa (28/10/2025).

“Gunakan kecanggihan teknologi untuk hal positif. Gunakan media sosial untuk menyebarksn inspirasi, bukan kebencian. Gunakan imu dan kreativitas untuk membangun, bukan keruntuhan,” ajak Menpora.

Ditambahkan, jadilah pemuda pemudi yang membawa semangat persatuan di manapun berada.

Menpora mengajak pula kepada seluruh pemuda Indonesia menyalakan api semangat perjuangan di dalam diri masing-masing. “Mari kita lanjutkan cita-cita luhur para pendahulu bangsa dengan langkah nyata. Bangunlah Indonesia dari hal-hal kecil di sekitar kita, dari lingkungan tempat kita tinggal, dari bidang keahlian yang kita kuasai hingga karya besar yang membanggakan negeri,” sebutnya.

Menpora mengingatkan untuk jangan pernah berhenti mencintai Indonesia karena dari cinta itulah lahir pengabdian yang tulus

“Mari kita terus bergerak bersama menggandeng tangan satu sama lain tanpa memandang perbedaan. Bersama kita bisa membangun Indonesia yang lebih kuatkuat, adil, maju dan sejahtera,” ajak Menpora. (FA)

Meimonews.com – Hari Sumpah Pemuda adalah sebuah momen bersejarah yang menandai lahirnya kesadaran nasional bahwa Pemuda dari berbagai daerah, suku dan bahasa memiliki tujuan yang sama yaitu menjadikan Indonesia sebagai bangsa yang merdeka bersatu.

Hal tersebut disampaikan Wakil Rektor 2 Unima Donal Matheos Ratu (mewakili Rektor Unima Joseph Philip Kambey) sebagai Inspektur Upacara (Irup) ketika membacakan sambutan tertulis Menteri Pemuda dan Olahraga RI Erick Tohir pada upacara peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-97 Unima yang dilaksanakan di halaman Kantor Pusat Unima Tondano, Selasa (28/10/2025).

Hadir pada upacara ini, antara lain pimpinan dan staf universitas dan fakultas-fakultas serta ASN/PPPK lingkungan Unima.

Ikrar yang diucapkan pada 28 Oktorber 1928, menurut Mempora, bukan sekedar kata-kata melainkan semangat yang mengikat seluruh anak bangsa dalam satu tekad.

“Semangat itu masih relevan hingga hari ini, ketika kita menghadapi berbagai tantangan baru di era globalisasi dan kemajuan teknologi,” ujar Ratu memgutip sambutan Mempora.

Dikemukakan, tema Hari Sumpah Pemuda tahun ini, yakni Pemuda-pemudi bergerak, Indonesia bersatu, mengingatkan kita semua bahwa kemajuan bangsa tidak akwn terjadi tanpa parrisipasi aktif dari generasi muda.

Pemuda dan pemudi Indonesia, sebut Menpora, harus terus bergerak, berkaryw serya berinovasi demi mewujudkan Indonesia yang lebih maju. Kita hidup di zaman yang serba cepat dan penuh perubahan di tengah perkembangan dunia digital.

Pemuda Indonesia.harus mampu menjadi pelaku perubahan, bulan hanya penonton. Jadilah pemuda yang adaptif, kreatif dan berintegritas. “Gunakan kecerdasan, semangat dan kemampuan untuk membangun negeri ini dari berbagai bidang, baik pendidikan, ekonomi, lingkungan maupun sosial,” ajak Menpors.

Selain bergerak maju, tambahnya, harus terus menjaga persatuan, perbedaan suku, agama dan budaya yang kita miliki bukanlah penghalang tetapi kekayaan yang memperindah bangsa Indonesia.

Di momen upacara memperingati Hari Sumpah Pemuda ini, Rektor lewat Wakil Rektor 2 menyampaikan apresiasi dan penghargaan atas keberhasilan dua generasi muda yakni Hessel Zakharia Paparang dan Kyara Sint Eirene Mocodompis yang mengharumkan nama Unima di ajang level nasional.

Paparang dan Mocodompis (dua mahasiswa FIPP Unima) ini berhasil menjadi juara 3 Komptesisi Debat Mahasiswa Indonesia Tingkat Nasional 2025 yang diselenggarakan di Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed), Purwokerto, Jawa Barat, Senin – Minggu (20-26/10/2025).

“Unima mengapresiasi prestasi ini. Pak Rektor menghargai prestasi ini,” ujar Ratu mengutip pernyataan Rektor.

Hal senada disampaikan Dekan Fakultas Ilmu Pendidikan dan Psikologi (FIPP) Unima dalam percakapan dengan Meimonews.com, usai upacara,

“Sebagai pimpinan fakultas, saya menyampaikan apresiasi dan berterima kasih karena mahasiswa FIPP Unima berhasil menjadi juara ketiga KDMI tahun 2025,” ujarnya. (FA)

Meimonews.com – Suatu hal yang patut dibanggakan, Universitas Negeri Manado (Unima) masuk urutan 20 Ramah Disabilitas UI GrenMetric.

Oleh karena itu, dan terkait dengan dukungan Unima pimpinan Joseph Philip Kambey (Rektor) terhadap program Asta Cita Presiden Prabowo, berbagai langkah strategis terus dilakukan Unima untuk program Ramah Disabilitas.

Berbagai langkah tersebut diungkap dan ditekankan untuk terus dilaksanakan ketika Wakil Rektor 1 Unima Mister Gideon Maru memberikan sambutan mewakili Rektor pada pertemuan Unima Ramah Disabilitas yang diselenggarakan Biro Perencanaan, Kerjasama dan Hubungan Masyarakat (PKHM) Unima, Selasa (28/10/2025).

Kegiatan yang didukung Unit Pelayanan Disabilitas Unima dan dihadiri pimpinan Unima dan Fakultas-fakultas se-Unima ini dilaksanakan di Ruang Rapat Lantai 2 Unima Tondano

Langkah strategis Unima Ramah Disabilitas adalah pertama, penyiapan Unit Layanan Disabilitas; kedua, Penyiapan dokumen SOP layanan disabilitas; ketiga, penyediaan sarana yang aksesibel; dan keempat, pemberian beasiswa ADIK untuk semua mahasiswa disabilitas Unima.

“Hal-hal tersebut sedang dilakukan Unima di bawah kepemimpinan Rektor (Joseph Philip Kambey – Red),” ujar Kepala Unit Pelayanan Disabilitas Unima Aldjon Nixon Dapa (Dekan Fakultas Ilmu Pendidikan dan Psikologi Unima) kepada Meimonews,com, usai kegiatan.

Langkah-langkah strategis ini, sebut Kepala Biro PHKM Unima Vivi W. Saroinsong yang dihubungi terpisah di lokasi kegiatan, sejalan dengan amanah Permendikbudristek Nomor 48 Tahun 2023 dan guna mendukung program Asta Cita Presiden Prabowo.

Dalam Permendikbudristek, antara lain diatur tentang akomodasi yang layak pada semua jenjang pendidikan harus ramah disabilitas.

Dapa menyebutkan, di Unima, ada sekitar 32 mahasiswa. (FA)

Meimonews,com – Sejumlah Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Kemendiktisaintek di lingkungan Unsrat dilantik oleh Rektor Unsrat Manado Oktovian Berty Alexander Sompie di Auditorium Unsrat Manado, Senin (27/10/2025).

Pelantikan ditandai penandatangan perjanjian kerja oleh mereka yang dilantik dan penyerahan Surat Keputusan (SK) oleh Rektor.

Dalam sambutannya, Rektor Unsrat menegaakan, menjadi ASN (aparat sipil negara) bukan sekedar status kepegawaian, tetapi panggilan pengabdian, panggilan untuk melayani bangsa dengan integritas, profesionalisme dan semangat kerja yang tinggi.

Menurut Rektor ada tiga nilai penting yang harus selalu dipegang teguh yaitu integritas, profesionalisme dan komitmen terhadap pengabdian.

Dikemukakan, Unsrat adalah rumah besar kita bersama. Majunya universitas tidak lepas dari pengabdian setiap insan di dalamnya, termasuk ASN/PPPK yang dilantik hari ini.

Rektor mengajak semua ASN/PPPK bekerja dengan hati, dengan tanggung jawab, dan semangat untuk melayani, serta mewujudkan Universitas Sam Ratulangi unggul, inovatif dan berdampak bagi negeri. (FA)

Meimonews.com – Tiga (3) siswa SMA Negeri 8 (Smandel) Manado yang merupakan bagian dari kontingen Sulut mengharumkan nama daerah di Kejuaraan Hapkido Indonesia VIII.

Di ajang yang digelar di Gelanggang Olahraga CLS Kertajaya Surabaya, Jawa Timur, Sabtu – Minggu (25-26/10/2025), 3 siswa sekolah pimpinan Mediatrix M. Ngantung ini mencatatkan prestasi dengan meraih 1 medali emas dan 2 perunggu.

Mikhael Takalamingan menjadi juara 1 (medali emas) untuk kategori Daeryun Junior Putra Under 51 kg, Jason Makasiahe juara 3 (medali perunggu) kategori Sasangjulgong Double Stik Junior Putra, dan Tristan Makadada juara 2 (medali perunggu) kategori Hosinsul Beregu Putra.

Diketahui, Kejurnas Hapkido Indonesia VIII ini diikuti sekitar enam ratusan atlit dari provinsi-provinsi yang ada di Indonesia termasuk Sulawesi Utara, di mana Takalamingan, Makasiahe dan Makadada menjadi bagian dari perwakilannya.

Kejurnas ini menjadi momentum penting bagi Hapkido Indonesia untuk memperkuat pembinaan atlet dan mempersiapkan mereka menuju kejuaraan internasional serta PON XXIII yang akan dilaksanakan di NTB-NTT tahun 2028. (Fer)

Meimonews.com – Tim Mahasiswa Universitas Negeri Manado (Unima) berhasil menorehkan prestasi membanggakan di level nasional setelah menjadi juara 3 Komptesisi Debat Mahasiswa Indonesia Tingkat Nasional 2025.

Kompetisi ini digelar di Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed), Purwokerto, Jawa Barat, Senin – Minggu (20-26/10/2025).

Tim dari Unima terdiri Hessel Zakharia Paparang dan Kyara Sint Eirene Mocodompis, yang di dampingi, antara lain Kepala Biro Akademik Unima Irwany Herko Maki.

Diketahui, Kompetisi debat mahasiswa Indonesia (KDMI) adalah ajang debat nasional yang diselenggarakan oleh Kemdiktisaintek.

Kompetisi ini bertujuan mengasah kemampuan berpikir kritis, komunikasi, dan kepercayaan diri mahasiswa Indonesia.

KDMI sendiri telah menjadi ajang rutin sejak tahun 2018 dan pelaksanaannya terus berkembang untuk meningkatkan kualitas lulusan perguruan tinggi. (FA)

Meimonews.com – Bank Pembangunan Daerah (BPD) Sulawesi Utara Gorontalo (Bank SulutGo/BSG) melanjutkan komitmennya dalam meningkatkan literasi dan inklusi keuangan, khususnya bagi generasi muda, dengan menyerahkan secara simbolis produk Tabungan Bohusami Young pada acara puncak Bulan Inklusi Keuangan (BIK) 2025 di Manado, Jumat (24/10/2025) malam.

Penyerahan simbolis tersebut dilakukan oleh Ketua Otoritas Jasa Keuangan (OJK) SulutGoMalut Robert Sianipar kepada Direktur Kepatuhan Bank SulutGo Machmud Turuis, yang di dampingi Direktur Utama Bank SulutGo Revino M. Pepah.

Acara puncak BIK 2025 yang dilaksanakan untuk mendorong akses masyarakat terhadap produk dan layanan jasa keuangan ini, menjadi momentum penting bagi Bank SulutGo untuk memperkenalkan lebih jauh Tabungan Bohusami Young kepada publik, sebagai produk yang dirancang khusus untuk mendorong kebiasaan menabung sejak dini bagi usia 17 hingga 35 tahun.

Ketua OJK SulutGoMalut, dalam sambutannya mengapresiasi langkah Bank SulutGo yang terus berinovasi dalam produk tabungan yang menyasar segmen anak muda. “Inisiatif seperti Tabungan Bohusami Young ini sangat relevan untuk menciptakan generasi muda yang sadar dan cakap finansial. Ini sejalan dengan tujuan BIK untuk memperluas inklusi keuangan di wilayah SulutGoMalut,” ujarnya..

Direktur Kepatuhan Bank SulutGo menyatakan bahwa penyerahan simbolis ini menegaskan kembali peran Bank SulutGo sebagai agen pembangunan daerah yang peduli terhadap masa depan generasi muda.

“Kami berharap Tabungan Bohusami Young dapat menjadi kendaraan bagi para pemuda di Sulut dan Gorontalo untuk merencanakan masa depan mereka melalui kebiasaan menabung yang disiplin,” ujarnya.

Direktur Utama Bank SulutGo menambahkan bahwa inovasi produk akan terus dilakukan Bank SulutGo untuk memastikan setiap segmen masyarakat mendapatkan solusi keuangan yang sesuai.

Malam puncak perayaan BIK 2025 ini ditutup dengan meriah oleh penampilan spesial dari artis kenamaan, Wizz Baker, yang sukses menghibur seluruh hadirin dan menambah semarak acara inklusi keuangan tersebut. (Afer

Meimonews,com – Duta Besar (Dubes) Australia untuk Indonesia HE Rod Brazier, Konjen Australia di Makassar Todd Dias dan tim berkunjung ke North Sulawesi ACIAR – Unsrat Manado di Tomohon, Jumat (24/10/2025).

Australian Centre for International Agricultural Research (ACIAR) memiliki proyek yang berfokus pada kolaborasi antara sektor pertanian dan pariwisata.

Proyek ini bertujuan membantu petani kecil beradaptasi dengan perubahan dan peluang pasar, serta meningkatkan keterlibatan mereka dengan industri pariwisata setempat.

North Sulawesi ACIAR – Unsrat ini merupakan projek kerjasama Australia dan Indonesia. Projek di Sulut ini dipimpin Suhartati Djarkasi dengan anggota Maria Sumual, Dora Katiandagho , Tineke Langi, Sesilia Wanget , dan Ireine Adriana Longdong (semuanya dosen Fakuktas Pertanian Unsrat).

Dekan Fakultas Pertanian Unsrat Manado Dedie Tooy menjelaskan North Sulawesi ACIAR – Unsrat ini berlangsung hingga 3 tahun ke depan.

Kerjasama ini, sebut Tooy berdampak positif tidak saja bagi petani tapi juga bagi masyarakat umum di daerah ini.

Itulah sebabnya, Dubes Konjen Australia untuk Indonesia di Makassar dan tim memberi perhatian dan mengadakan kunjungan ke lokasi ACIAR – Unsrat di Tomohon.

Dubes berharap, manfaat teknologi dan kemitraan yang terjalin semakin bermanfaat bagi semakin banyak petani dan masyarakat serta Sulawesi Utara.

Tooy mengapresiasi dan menyampaikan penghargaannta atas kerja dan semangat Tim di bawah pimpinan Djarkasi serta para mitra, dan tak lupa pula menyampaikan terima kasih atas dukungan dari Rektor Unsrat Oktovian Berty Alexander Sompie, Wakil Rektor dan jajarannya, para mitra BRIN, Universitas Udayana dan Universitas Mataram, serta University of Adeleide, Australia. (FA)

Meimonews.com – Walikota Manado Andrei Angouw menerima kunjungan kehormatan dari Duta Besar Australia untuk Indonesia HE Rod Brazier di dampingi Konsul Jenderal Australia di Makassar Todd Bias dan staf di Ruang Kerja Walikota Manado, Kamis (23/10/2025).

Kunjungan ini bertujuan untuk mempererat hubungan kerjasama antara Australia dan Pemerintah Kota Manado di berbagai bidang, khususnya pendidikan, riset, dan pengembangan sumber daya manusia.

Dalam suasana pertemuan yang penuh keakraban ini, Walikota dan Dubes membahas berbagai peluang kolaborasi strategis yang diharapkan dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Beberapa di antaranya mencakup kerjasama di sektor akademik, inovasi penelitian, serta penguatan sektor pariwisata yang berkelanjutan.

Walikota menyampaikan terima kasih atas kunjungan kehormatan Duta Besar dan menegaskan komitmen Pemerintah Kota Manado untuk terus memperkuat hubungan kerja sama dengan Australia.

“Kami menyambut baik inisiatif kerjasama ini karena dapat membuka peluang pengembangan di bidang pendidikan, riset, dan pariwisata yang memberi manfaat langsung bagi masyarakat Kota Manado,” ujar mantan Ketua DPRD Sulut ini.

Dubes menyampaikan apresiasinya atas sambutan hangat dari Pemerintah Kota Manado, serta menyoroti hubungan baik yang telah terjalin antara Walikota dan pihak Australia.

“Kami merasa bangga karena Walikota Manado memiliki kedekatan dengan Australia. Hal ini menjadi simbol hubungan yang positif antara masyarakat Australia dan Indonesia, khususnya dengan Kota Manado,” ujar Dubes kelahiran Indonesia ini.

Dubes juga menambahkan, Kota Manado memiliki potensi besar di sektor pariwisata, dan pihaknya berharap semakin banyak wisatawan asal Australia datang untuk menikmati keindahan alam serta keramahan masyarakat Kota Manado.

Pertemuan diakhiri dengan pertukaran cenderamata dan sesi foto bersama. (elka)

Meimonews.com – Duta Besar Australia untuk Indonesia HE Rod Brazier menegaskan, Australia tidak saja hanya memperkuat perdagangan tapi juga membuka banyak peluang bagi generasi muda Indonesia. Salah satu contoh nyata adalah peningkatan kuota kerja dari 1.000 menjadi 5.000 pertahun. Kuota telah besar yang diberikan.

“Ini merupakan langkah besar untuk mendukung mobilitas pengembangan keterampilan anak muda di Australia,” ujarnya ketika memberikan Kuliah Umum di Aula Lantai 4 Kantor Pusat Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Manado, Kamis (23/10/2025).

Sekitar 100-an mahasiswa dan dosen termasuk sejumlah Dekan Fakultas di lingkungan Unsrat menghadiri kuliah umum yang mengangkat tema Hubungan Australia – Indonesia dan Peluang Studi Di Australia oleh Dubes yang di dampingi Konsul Jenderal (Konjen) Australia di Makassar Todd Dias.

Dari pimpinan Unsrat, hadir Wakil Rektor 1 (Bidang Akademik) Arthur Pinaria dan Wakil Rektor 4 (Bidang Perencanaan, Kerjasama dan Hubungan Masyarakat) Steenie E. Wallah.

Dubes Australia untuk Indonesia HE Rod Brszier saat memaparkan materi kuliah umum

Dubes mengungkapkan, kerjasama Australia – Indonesia mencakup setiap sektor. Namun, pendidikan dan hubungan antarmasyarakat masih menjadi inti hubungan itu, seperti hubungan antarsekolah, universitas, organisasi, budaya dan asosiasi pemuda.

Dijelaskan, Indonesia masih menjadi destinasi utama Australia. Pendidikan adalah ekspor jasa terbesar Australia, yang merupakan cerninan kualitas tinggi institusi pendikan mereka yang bertaraf dunia dan tenaga kerja yang terampil.

Pria kelahiran Indonesia ini mengungkapkan, jumlah pelajar Indonesia di Australia mencapai rekor tertinggi, lebih dari 24.000. Banyak universitas di Australia telah membuka kampus cabang di Indonesia. Sehingga semakin banyak warga Indonesia merasakan pendidikan dari Australia.

Wakil Rektor 1 Unsrat Arthur Pinaria saat memberikan sambutan mewakil Rektor Unsrat Oktovian Berty Alexander Sompie

Australia memiliki program beasiswa asing paling lama di Indonesia yang bernama Australia Awards, yang mendukung generasi pemimpin berikutnya.

Para pelajar yang melanjutkan studi di Australia akan bergabung dengan lebih dari 200.000 alumni di Indonesia. “Para alumni kami memberikan kontribusi besar terhadap hubungan bilateral dengan membangun relasi pribadi yang mendalam dan berkelanjutan,’ ujarnya.

Disebutkan, bagi rekan-rekan akademisi, terdapat peluang kolaborasi riset melalui program seperti koneksi dan Partnership for Indonesia -Australia Research (PIAR).

Foto bersama Dubes bersama Konjen, Wakil Rektor 1 dan Wakil Rektor 4 Unsrat usai penyerahan cenderamata

“Kami bangga bahwa Universitas Sam Ratulangi merupakan bagian aktif dari PIAR yang menunjukkan komitmen bersama dalam menghasilkan riset berkualitas tinggi dan berdampak nyata,” tandasnya.

Saat memaparkan materinya, Dubes mengurai perjalanan panjang hubungan Australia dengan Indonesia termasuk dengan Sulawesi Utara.

Peserta Kuliah Umum yang mengangkat tema Hubungan Australia – Indonesia dan Peluang Studi di Australia

Dijelaskan, Indonesia dan Australia adalah sahabat, tetangga dan mitra. Hubungan ini didasarkan kepada sejarah panjang persahabatan antara masyarakat dan pemerintah kedua negara.

Bahkan hubungan Indonesia dan Australia sudah terjalin sejak pelaut dari Makassar berlayar ke Autralia Utara berdagang di First Nations kami,” ujarnya.

Di tengah tantangan gkobal dan ketidakpastian, Australia berkomitmen bekerjasama dengan Indonesia dan mitra lainnya untuk menjaga keamanan, stabilitas dan kemakmuran bersama.

Salah satu mahasiswa saat memanfaatkan sesi tanya-jawab dengan mengajukan beberapa pertanyaan dalam bahasa Inggris

Terkait dengan wilayah Sulut, Dubes mengungkapkan, “Pada Oktober 1945, Pasukan Manado Force yang dibentuk Australia memainkan peran dalam mendukung pembebasan wilayah Sulawesi Utara yang saat itu berada di wilayah pendudukan Jepang.”

Peristiwa ini, sambungnya, menjadi peristiwa bersejarah yang menunjukkan kerjasama dalam perjuangan meraih kemerdekaan. Ada foto-foto yang merekam sambutan hangat masyarakat Manado kepada tentara Australia.

Gerdy Worang (salah satu dosen) saat bertanya kepada pemateri/Dubes

Foto-foto tersebut bukan hanya dokumentasi sejarah tetapi juga bukti nyata persahabatan dan solidaritas sudah terjalin sejak lama. Dan, kini terus diperkuat melalui pendidikan, penelitian dan kerjasama lintasgenerasi.

Dikemukakan, seperti Indonesia, perdagangan menjadi tulang punggung Australia. 1 dari 5 pekerja di Australia terkait dengan sektor perdagangan. Australia memiliki perjanjian perdagangan bebas dengan banyak negara termasuk kemitraan economic komprehensif Indonesia – Australia.

Di akhir pemaparannya, Dubes berterima kasih karena diberikan kesempatan untuk berbicara (memberi kuliah umum) dan mempererat hubungan masyarakat kedua negara.

Dalam sambutannya mewakili Rektor Unsrat Oktovian Berty Alexnder Sompie, Wakil Rektor 1 mengungkapkan, Unsrat telah menikmati kerjasama yang panjang dengan berbagai universitas dan lembaga riset di Australia. Bentuk kerjasama tersebut sangat beragam, mencakup proyek penelitian bersama, pertukaran staf dan mahasiswa, serta kemitraan akademik.

“Banyak dosen kami yang merupakan lulusan universitas-universitas di Australia, beberapa bahkan sejak era Colombo Plan, dan banyak lainnya melalui berbagai program beasiswa yang lebih baru,” ujar Pinaria.

Jaringan ini, sebutnya, telah memberikan kontribusi besar terhadap perkembangan komunitas akademik kami dan memperkuat jejaring internasional universitas.

“Kami sangat senang bahwa Yang Mulia hadir di sini hari ini untuk memberikan kuliah umum mengenai hubungan bilateral Australia–Indonesia serta berbagi wawasan mengenai peluang beasiswa di Australia. Kami yakin sesi ini akan menginspirasi para mahasiswa dan staf kami untuk melanjutkan studi dan memperluas kerja sama dengan Australia,” jelasnya.

Unsrat sangat menghargai dukungan Pemerintah Australia dalam mendirikan Aussie Banget Corner (ABC) di Gedung Kantor Urusan Internasional Universitas Sam Ratulangi. Inisiatif ini, yang didukung oleh Konsulat Jenderal Australia di Makassar, menjadi jembatan penting dalam mempererat pertukaran budaya dan pendidikan antara kedua negara.

Unsrat dengan tulus berharap bahwa melalui kunjungan ini, kerja sama antara kedua pihak akan semakin kuat—meluas ke lebih banyak fakultas, program bersama, dan bidang penelitian yang membawa manfaat bagi kedua bangsa.

“Sekali lagi, terima kasih banyak, Yang Mulia, atas kunjungannya ke universitas kami dan atas wawasan berharga yang telah dibagikan,” ujar alumni salah satu universitas di Austarlia ini.

Momen tanya-jawab dimanfaatkan beberapa mahasiswa dan dosen, Sejumlah pertanyaan dan masukkan diajukan/disampaikan dan direspons positif baik oleh Dubes maupun Konjen Australia di Makassar yang mendampingi Dubes. (FA)