Meimonews.com – Sejumlah pegawai berbasis jasa di lingkungan Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) mendapat arahan dari Rektor Unsrat Oktovian Berty Alexander Sompie, Senin (8/6/2026).

Pada kegiatan interaktif yang diadakan di gedung Rektorat Unsrat Manado ini, Rektor di dampingi antara lain Wakil Rektor 2 (bidang Keuangan dan Umum) Unsrat Roike Iwan Montolalu dan Kepala Biro Keuangan dan Umum Unsrat Servi Stevi Sumendap.

Kehadiran jajaran pimpinan bidang keuangan dan umum ini menegaskan komitmen universitas dalam memperhatikan kesejahteraan, hak, serta pemenuhan fasilitas penunjang kerja bagi para pegawai berbasis jasa, agar mereka dapat bekerja dengan standar maksimal.

Sejumlah arahan strategis termasuk peningkatan kualitas layanan disampaikan Rektor untuk menjadi pegangan dan dilaksanakan oleh pegawai berbasis jasa tersebut.

Rektor menekankan pentingnya peran pegawai berbasis jasa sebagai salah satu pilar utama dalam menjaga roda operasional dan kenyamanan ekosistem akademik di Unsrat.

“Pegawai berbasis jasa adalah wajah terdepan dalam pelayanan kita. Kinerja, kedisiplinan, dan keramahan yang bapak dan ibu tunjukkan setiap hari berdampak langsung pada citra universitas yang kita cintai ini,” ujar Rektor. (FA)

Meimonews.com – Gerak cepat tanggap darurat ditunjukkan Pemerintah Kota (Pemkot) Manado di bawah kepemimpinan Walikota Andrei Angouw dan Wakil Walikota Richard Sualang.

Itu terlihat ketika terjadi gempa bumi tektonik berkekuatan 7,7 SR mengguncang wilayah barat laut Tahuna, Kabupaten Kepulauan Sangihe, Sulawesi Utara, pada Senin (8/6/2026) pagi, Pemkot Manado lewat Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Manado langsung membentuk Satgas (Satgas),

‘Kami segera membentuk Tim Satgas untuk memantau kondisi di sekitar pesisir kota Manado dan berkoordinasi dgn aparat di wilayah kecamatan dan kelurahan terutama yang berada di pesisir kota Manado,” ujar Kepala Pelaksana BPBD Kota Manado Donald Sabuaga kepada Meimonews.com, usai memantau lokasi di pesisir teluk Manado.

Lokasi yang dimaksud adalah di kawasan Boulevard Megamas, Sindulang Tumumpa, Bailang, Malalayang, Bahu, Bunaken Pesisir, Kawasan Pelabuhan dan Reklamasi.

Walikota dan.Wakil.Walikota, menurut Sambuaga, mengimbau agar masyarakat tetap waspada namun tidak panik serta segera mencermati kondisi alam apakah ada tanda tanda di laut seperti penurunan muka air laut atau tidak, dan segera melaporkan
Ke BPBD dan Pemkot lewat layanan telegon 112.

Diungkapkan, hingga saat ini (wawancara), belum ada laporan resmi mengenai kerusakan atau korban di Kota Manado akibat gempa tersebut. (elka)

Meimonews,com – Guna meningkatkan kepatuhan masyarakat terhadap kewajiban perpajakan daerah serta mendukung penyaluran BBM subsidi yang tepat sasaran, Gubernur Sulut Mayjen TNI Purn. Yulius Selvanus melalui Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Sulut menggelar Sosialisasi, Labeling dan Hunting Tunggakan Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) yang dirangkaikan dengan Inspeksi Mendadak (Sidak) di SPBU secara serentak di seluruh wilayah Sulawesi Utara, Jumat (5/6/2026).

Kegiatan ini dipimpin Kepala Bapenda Sulut June E. Silangen bersama jajaran, di dampingi Kepala Kantor Wilayah Jasa Raharja Sulawesi Utara beserta jajaran, Ditlantas Polda Sulut, Ditreskrim Polda Sulut, Polresta Manado, serta seluruh UPTD PPD Kabupaten/Kota se-Sulawesi Utara yang berkolaborasi dengan Polres di masing-masing wilayah.

Melalui kegiatan ini, petugas melakukan pengawasan terhadap penyaluran BBM subsidi guna memastikan penerima manfaat sesuai ketentuan yang berlaku, sekaligus melakukan pemeriksaan kesesuaian identitas kendaraan, status pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor (PKB), serta pelunasan Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan (SWDKLLJ).

Selain sebagai upaya pengawasan, kegiatan ini juga menjadi sarana edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya memenuhi kewajiban pembayaran pajak kendaraan tepat waktu, yang hasilnya digunakan untuk mendukung pembangunan daerah dan peningkatan pelayanan publik di Sulut.

Pemerintah Sulut berharap melalui sinergi lintas instansi ini dapat meningkatkan kepatuhan wajib pajak, mengoptimalkan penerimaan daerah, serta memastikan distribusi BBM subsidi berjalan tepat sasaran, transparan, dan sesuai regulasi yang berlaku. (elka)

Meimonews.com – Wakil Menteri (Wamen) Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (P3A) RI Veronika Tan mengadakan kunjungan kerja ke Manado, Sabtu (6/6/2026).

Wamen diterima Walikota Manado Andrei Angouw di dampingi Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kota Manado Irene Angouw Pinontoan.

Kunjungan kerja ini dilaksanakan dalam rangka meninjau pelaksanaan layanan perlindungan perempuan dan anak yang diberikan oleh Unit Pelaksana Teknis (UPTD) PPA Kota Manado.

Dalam kesempatan tersebut, Wakil Menteri PPPA meninjau secara langsung berbagai fasilitas layanan yang tersedia serta memperoleh pemaparan mengenai penanganan kasus yang sedang ditangani oleh UPTD PPA.

Melalui kunjungan ini, diharapkan sinergi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah dalam upaya perlindungan perempuan dan anak dapat semakin diperkuat, sehingga pelayanan yang diberikan kepada masyarakat dapat berjalan lebih optimal, responsif, dan berkelanjutan.

Turut hadir dalam kegiatan ini Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kota Manado Lenda Pelealu beserta jajaran terkait. (elka)

Meimonews.com – Direktur Utama RSUP Kandou Manado Starry Homenta Rampengan melakukan telusur akhir pekan di ruang perawatan pasien Irina B, Sabtu (6/6/2026).

Kegiatan yang dilakukan secara langsung di kamar-kamar pasien itu bertujuan untuk memastikan kualitas pelayanan kesehatan serta kondisi fasilitas dan lingkungan perawatan tetap terjaga dengan baik.

Dalam kunjungannya, Dirut menyambangi pasien yang dirawat di Gedung Rawat Inap Irina B dan berinteraksi langsung dengan para pasien dan keluarga untuk mendengarkan berbagai masukan terkait pelayanan yang mereka terima selama menjalani perawatan.

Selain memantau kondisi ruangan dan sarana pendukung, Dirut juga menanyakan secara langsung kepada pasien mengenai pelayanan yang diberikan oleh dokter dan perawat, termasuk aspek keramahan, kesopanan, serta responsivitas tenaga kesehatan dalam melayani kebutuhan pasien.

“Bagaimana pelayanan dokter dan perawat ? Apakah mereka ramah dan sopan selama memberikan pelayanan?” tanya Dirut kepada sejumlah pasien.

Para pasien yang ditemui memberikan respons positif. Mereka mengaku puas terhadap pelayanan yang diberikan oleh tenaga kesehatan di RSUP Kandou dan merasa diperhatikan selama menjalani perawatan.

Tidak hanya melakukan pemantauan pelayanan, Dirut juga memberikan dukungan moril kepada pasien serta menyemangati mereka agar tetap optimistis dalam menjalani proses pengobatan dan pemulihan.

Dalam beberapa kesempatan, Dirut turut menyampaikan pesan-pesan rohani dan motivasi kepada pasien sebagai bentuk dukungan psikologis agar mereka tetap kuat menghadapi kondisi kesehatan yang dialami.

Kegiatan telusur akhir pekan ini merupakan bagian dari upaya manajemen RSUP Kandou untuk memastikan mutu pelayanan kesehatan berjalan sesuai standar, sekaligus memperkuat komunikasi antara pimpinan rumah sakit dengan pasien sebagai penerima layanan. (Fer)

Meimonews.com – Di tengah kesibukan agenda universitas dan aktivitas jabatan lain, Rektor Unsrat Oktovian Berty Alexander Sompie menyempatkan diri dan meluangkan waktu untuk menjenguk salah satu dosen Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Rivo Sumampow, yang saat ini sedang menjalani perawatan medis di RSUP Kandou, Manado, Sabtu (6/6/2026).

Saat kunjungan yang menunjukkan kepedulian dan ikatan kekeluargaan yang kuat terhadap jajaran akademisi tersebut turut hadir beberapa dosen FISIP (Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik) Unsrat di antaranya Daud Markus Ferry Liando (Deken), dan Donald Monintja (Wakil Dekan 3).

Kunjungan ini menjadi bukti nyata dari komitmen Rektor yang selalu mengedepankan nilai kemanusiaan dan kebersamaan di lingkungan kampus.

Bagi Rektor, setiap dosen, staf, dan mahasiswa adalah bagian dari keluarga besar Unsrat yang kesejahteraannya harus saling ditopang.

Dalam kunjungan hangat tersebut, Rektor Unsrat berbincang ringan serta memberikan penguatan moril secara langsung kepada Rivo, Elka Tumakaka (istri) dan keluarga yang mendampingi di rumah sakit.

Aksi simpatik dari pimpinan tertinggi Unsrat ini mendapat apresiasi mendalam dari pihak keluarga Rivo.

Mereka menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya atas perhatian, kehadiran, dan doa yang diberikan oleh Rektor, yang dirasa menjadi suntikan semangat luar biasa bagi proses kesembuhan.

Suasana haru dan penuh kekeluargaan begitu terasa sepanjang kunjungan. Kehadiran Rektor di RSUP Kandou ini menegaskan bahwa kepemimpinan di Unsrat tidak hanya berjalan secara administratif, tetapi juga dibangun di atas fondasi empati dan rasa kepedulian yang tulus antarsesama warga civitas akademika. (FA)

Meimonews.com – Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Manado terus berkomitmen meningkatkan mutu dan kualitas pendidikan tinggi secara berkelanjutan.

Hal ini terlihat dengan adanya Asesmen Lapangan Akreditasi untuk Program Studi (prodi) Kehutanan Fakultas Pertanian (Faperta) Unsrat, Jumat (5/6/2026).

Sinergi dan keseriusan institusi terlihat jelas saat Rektor Unsrat Oktovian Berty Alexander Sompie didampingi Wakil Rektor 1 Unsrat Arthur Gehart Pinaria, Ketua LPMPP Unsrat Max RJ Runtuwene serta Dekan Faperta Unsrat Dedie Tooy dan jajaran menerima kunjungan berharga dari Tim Asesor Lembaga Akreditasi Mandiri Pendidikan Tinggi Kehutanan dan Pertanian (LAM PTIP).

Tim Asesor yang bertugas dalam asesmen lapangan kali ini adalah para pakar di bidangnya, yaitu Supratman dan Harlinda Kuspradini.

Kehadiran kedua asesor disambut dengan hangat sekaligus profesional di lingkungan kampus Faperta Unsrat.

Dalam sambutannya, Rektor Unsrat menyampaikan apresiasi yang tinggi atas kedatangan Tim Asesor LAM PTIP.

Rektor menegaskan, proses akreditasi ini merupakan momentum penting bagi Unsrat khususnya Prodi Kehutanan untuk memotret capaian kinerja, serta mendapatkan masukan strategis demi pengembangan kualitas tridharma perguruan tinggi.

“Kami selalu mendukung penuh setiap upaya peningkatan mutu akademik. Kehadiran Tim Asesor hari ini adalah bagian penting bagi kami untuk memastikan bahwa proses pendidikan di Prodi Kehutanan berjalan sesuai standar nasional, bahkan melampauinya, guna mencetak lulusan yang unggul dan berdaya saing,” ujar Rektor. (FA)

Meimonews.com – Dirut RSUP Kandou Starry Homenta Rampengan menegaskan, keberhasilan rumah sakit dalam memberikan pelayanan terbaik tidak hanya ditentukan oleh kompetensi tenaga kesehatan, tetapi juga oleh kerjasama seluruh elemen rumah sakit.

“Kerja tim harus menjadi budaya kerja di RSUP Kandou. Setiap bagian harus saling mendukung dan bertanggung jawab terhadap tugas masing-masing demi peningkatan mutu pelayanan,” ujar Starry saat memimpin kegiatan telusur internal di RSUP Kandou Manado, Kamis (4/6/2026).

Saat melakukan telusuran sebagai upaya mastikan kesiapan rumah sakit menghadapi akreditasi sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat tersebut Dirut di dampingi Direktur SDM, Pendidikan dan Penunjang Yune Laukati, Direktur Layanan Operasional Erwin Sondang, Direktur Pelayanan Medik, Keperawatan dan Penunjang Wega Sukanto, manajemen rumah sakit dan tim akreditasi.

Dalam telusur tersebut, jajaran direksi melakukan pemantauan langsung di sejumlah unit pelayanan yang menjadi fokus pemeriksaan, yakni Instalasi Rehabilitasi Medik, Intensive Care Unit (ICU), Instalasi Bedah Sentral (IBS), hingga area halaman dan lingkungan rumah sakit.

Selain meninjau kesiapan akreditasi bersama tim terkait, Direksi juga melakukan inspeksi mendadak (sidak) terhadap sumber daya manusia guna memastikan kepatuhan dan disiplin pegawai dalam menjalankan tugas dan pelayanan kepada pasien.

Dalam telusuran ini, berbagai aspek menjadi perhatian khusus Direksi mulai dari kondisi sarana dan prasarana, kebersihan lingkungan. Saluran air yang mengalami penyumbatan turut menjadi objek pemantauan karena dinilai dapat memengaruhi kenyamanan dan keamanan lingkungan rumah sakit.

Perhatian juga diberikan terhadap kondisi ruangan-ruangan intensif, termasuk ketersediaan dan kelayakan fasilitas penunjang yang digunakan dalam pelayanan pasien kritis.

Dirut menegaskan setiap peralatan medis yang mengalami kerusakan, meskipun tergolong ringan, harus segera dilaporkan agar dapat ditindaklanjuti secepatnya.

“Peralatan medis yang mengalami kerusakan ringan jangan dibiarkan. Harus segera dilaporkan untuk dilakukan tindak lanjut agar tidak mengganggu pelayanan kepada pasien,” ujarnya.

Kebersihan area pelayanan maupun lingkungan luar rumah sakit juga menjadi fokus utama dalam telusur tersebut. Menurutnya, kebersihan merupakan salah satu indikator penting dalam menciptakan pelayanan kesehatan yang aman, nyaman, dan berkualitas.

Usai melakukan telusur lapangan, Dirut bersama jajaran direksi langsung menggelar briefing dengan seluruh unit dan bagian terkait.

Dalam pertemuan tersebut, masing-masing bagian diminta mempresentasikan hasil temuan selama telusur untuk dilakukan evaluasi bersama.

Dirut menegaskan, seluruh temuan yang diperoleh tidak boleh berhenti pada tahap laporan semata, melainkan harus segera ditindaklanjuti oleh unit terkait.

“Setelah telusur selesai, setiap bagian harus langsung melakukan tindak lanjut terhadap seluruh temuan. Perbaikan harus dilakukan secara cepat dan berkelanjutan demi peningkatan mutu layanan rumah sakit,” ujarnya.

Melalui kegiatan telusur internal ini, manajemen RSUP Kandou berharap seluruh unit pelayanan semakin siap menghadapi proses akreditasi serta mampu mempertahankan standar pelayanan kesehatan yang optimal bagi masyarakat. (Fer)

Meimonews.com – Dirut RSUP Kandou Starry Homenta Rampengan terus melakukan telusuran guna memastikan pelayanan di rumah sakit yang dipimpinnya berjalan baik, terkontrol dan terpenuhinya kepuasan pasien.

Hal tersebut terlihat ketika Dirut melakukan inspeksi mendadak (sidak) sekaligus monitoring langsung ke sejumlah fasilitas vital rumah sakit unggulan di Indonesia Timur ini, Rabu (3/6/2026).

Langkah ini diambil guna memastikan pelayanan medis berjalan lebih cepat, efisien, dan berkualitas bagi masyarakat.

Fokus utama pemantauan kali ini tertuju pada alur distribusi obat dan kesiapan operasional di ruang farmasi.

Dirut menegaskan, ketersediaan obat dan kecepatan pelayanan farmasi merupakan salah satu kunci utama kepuasan pasien.

“Kami ingin memastikan tidak ada hambatan dalam distribusi obat. Sistem di ruang farmasi harus berjalan optimal agar pasien tidak perlu menunggu lama untuk mendapatkan hak mereka. Pelayanan yang cepat dan berkualitas adalah harga mati,” ujar Starry di sela sidak.

Selain sektor farmasi, Dirut juga memberikan perhatian serius pada aspek keselamatan pasien dengan memonitor langsung penguatan program Pencegahan dan Pengendalian Infeksi (PPI) di lingkungan rumah sakit.

Menurut Dirut, penguatan PPI sangat krusial untuk menciptakan lingkungan rumah sakit yang aman, baik bagi pasien, pengunjung, maupun para tenaga medis yang bertugas.

Dalam telusuran tersebut, Dirut menginstruksikan seluruh jajaran kepala instalasi dan tenaga kesehatan untuk memperketat protokol kebersihan, sterilisasi alat medis, serta manajemen limbah klinis.

Kegiatan ini diharapkan dapat mendongkrak mutu pelayanan RSUP Kandou Manado sebagai salah satu rumah sakit rujukan utama di Sulawesi Utara. (Fer)

Meimonews.com – Universitas Sam Ratulangi (Unarat) Manado mengadakan penandatanganan Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) dengan International Cultural Communication Center Malaysia (ICCCM).

Acara penandatangan dilakukan secara zoom oleh pihak ICCCM sementara dari Unsrat dilakukan dari Ruang Rapat Rektor Unsrat Manado, Kamis (4/6/2026)

Mendampingi Rektor Unsrat Oktovian Berty Alexander Sompie, di antaranya Wakil Rektor 4 Steenie Edward Wallah, Kepala Lembaga Penjaminan Mutu dan Pengembangan Pembelajaran (LPMPP) Unsrat Max RJ Runtuwene.

Dalam samburannya, Rektor Unsrat menjelaskan, penandatangan MoU ini menandai tonggak penting dalam perjalanan internasional Unsrat Manado.

Penandatanganan nota kesepahaman ini, menurut Rektor, lebih dari perjanjian formal dan mewakili komitmen bersama untuk memajukan keunggulan akademik, memperkuat pemahaman budaya, mempromosikan kolaborasi penelitian, serta membina hubungan yang bermakna di antara institusi dan komunitas kita.

Ditegaskan, MoU bukan pada tanda tangan yang tertera di dalamnya, tetapi pada tindakan yang menyertainya. “Hari ini kita tanda tangan perjanjian, besok kita memulai pekerjaan,” ujarnya.

Rektor berharap nota kesepahaman ini menjadi awal dari kemitraan yang profuktif, dinamis, dan langgeng yang memberikan hasil yang bermakna bagi kedua institusi dan masyarakat yang dilayani. (FA)