Meimonews.com – Polda Sulawesi Utara bersama Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi bergerak cepat mengantisipasi antrean dan keresahan masyarakat terkait ketersediaan Bahan Bakar Minyak (BBM) di wilayah Kota Manado dan sekitarnya.
Kapolda Sulut Irjen Pol Yudo Hermanto di dampingi beberapa pejabat utama melaksanakan audiensi bersama jajaran PT Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi yang dipimpin oleh Deny Sukendar selaku Executive General Manager Regional Sulawesi, di ruang kerja Kapolda Sulut, Jumat (16/10/2026).
Pertemuan ini menjadi bagian dari koordinasi antara Polda Sulut dan pihak Pertamina untuk membahas kondisi penyaluran serta pelayanan BBM kepada masyarakat, sekaligus mencari langkah yang tepat guna menyikapi antrean panjang yang terjadi di lapangan.
Kapolda Sulut mengimbau seluruh masyarakat agar tidak panik (panic buying) karena stok BBM dipastikan aman dan mencukupi. “Masyarakat tidak perlu khawatir dan tidak perlu panik, stok BBM aman. Bahkan pasokan sudah dilebihkan hingga 30 persen dari kuota normal,” ujarnya
Sebagai langkah penanganan cepat, kapal pengangkut BBM yang membawa sekitar 5 juta liter BBM telah merapat di Terminal BBM Bitung. Jumlah tersebut diperkirakan mampu memenuhi kebutuhan masyarakat selama 4 hingga 5 hari ke depan.
Selain itu, Pertamina juga telah menyiapkan nominasi kapal berikutnya dengan pasokan tambahan mencapai 10 juta liter untuk menjamin kelancaran pasokan di Sulawesi Utara.
Guna mengurai antrean kendaraan, Pertamina dan pihak kepolisian mengambil sejumlah langkah operasional strategis, antara lain operasional Terminal BBM Bitung ditingkatkan menjadi 24 jam selama 2 hingga 3 hari ke depan untuk mempercepat distribusi ke SPBU.
Juga akan dilakukan pembukaan beberapa SPBU disiapkan untuk beroperasi selama 24 jam, dengan tahap awal menyiagakan dua SPBU di wilayah Manado.
“Kita tentunya akan menerjunkan personel untuk melakukan pengawalan pengiriman serta pengamanan di titik-titik SPBU agar proses antrean berjalan tertib dan tidak mengganggu arus lalu lintas,”ujar Kapolda.
Pihak Pertamina dan Kepolisian mengimbau masyarakat untuk tetap tenang, mengantre secara tertib, serta tidak melakukan pembelian secara berlebihan agar seluruh lapisan masyarakat mendapatkan hak BBM secara merata. (AF)





