Uskup Manado Pimpin Misa Yubileum Orang Muda Keuskupan Manado Bersukacitalah dalam Pengharapan, Sekitar 1.000 OMK Hadir

oleh

Meimonews.com – Uskup Manado Benedictus Estephanus Rolly Untu MSC di dampingi belasan imam/pastor memimpin misa Yubeliun Orang Muda Keuskupan Manado di Emmanuel Amphiteater Lotta Kabupaten Minahasa, Sabtu (13/12/2025).

Sekitar 1.000 orang muda Katolik (OMK) perwakilan paroki-paroki di Keuskupan Manado (yang tersebar di provinsi Sulawesi Utara, provinsi Gorontalo dan provinsi Sulawesi Tengah) mengikuti misa tersebut.

Sebelum memberikan berkat pengutusan di akhir misa, Mgr. Rolly menyemangati para OMK yang adalah masa depan gereja.

Kehadiran OMK-OMK dari daerah-daerah yang cukup jauh seperti dari Stasi Beteleme (Sulawesi Tengah) yang jaraknya 170 kilometer dari Manado ini, menurut Mgr. Rolly, hendaknya menjadi penyemangat bagi OMK-OMK lainnya.

Mereka mulai melangkah dengan langkah-langkah kecil (tapi memiliki danpak besar untuk kemajuan). Mereka bercermin dari Sta. Theresa dari Kanak-kanak Yesus.

Uskup Manado Mgr. Benedictus Estephanus Rolly Untu MSC saat menerima Salib Suci yang diarak dari Taman Bunga Warembungan ke Emmanuel Amphiteater Lotta

Mgr juga memotivasi para OMK untuk bersemangat dalam berkarya untuk masa depan. Diberikan contoh bagaimana orang-orang tua (bapak-bapak dan ibu-ibu) tetap berkarya di usia mereka, walau sudah tua. Bahkan ada yang sudah lansia tapi tetap bersemangat, seperti syair lagu ‘sapa bilang lansia tidak berguna.’

Para OMK terus merespon kalimat-kalimat motivasi Uskup dengan bertepuk tangan yang cukup panjang sebagai bentuk apresiasi.

Uskup berharap dengan peziarahan pengharapan di tahun Yubileum ini para OMK termotivasi untuk melangkah, menatap masa depan dengan penuh semangat.

Dalam percakapan dengan Meimonews.com usai memimpin misa, Mgr. Rolly menjelasksn, OMK Keuskupan Manado memgadakan Jubilee of Youth (JOY) Tahun 2025 yang mengangkat tema Bersukacitalah dalam Pengharapan ingin agar peziarahan harapan dalam perjalanan sebagai orang beriman bahwa Tuhan pasti menyertai kita.

Disebutkan, Dia (Tuhan) sudah menyertai kita sebelumnya, Dia (Tuhan) setia dalam mendampingi kita. Oleh karena itu, ditanamkan dalam pengharapan kita bahwa Tuhan senantiasa menyertai kita khususnya orang muda katolik sgar memberikan mereka pengharapan bahwa Tuhan tidak membiarkan.

Sebelum prosesi Salib Suci Yubileum di Taman Bunga Warembungan yang dipimpin Modertor OMK Kevikepan Tombulu/Koordinator Penasehat LC KM Pastor Windy Tangkuman Pr. belasan pengurus OMK Paroki mendapat pembekalan semangat dari Ketua PUKAT Keuskupan Manado /sponsor kegiatan Jimmy Asiku.

Jimmy ‘membakar’ semangat para OMK untuk menatap masa depan yang cerah lewat persiapan-persiapan diri, mengasah kemampuan dan kreatif dalam menghadapi perkembangan zaman.

Menurut pengusaha sukses yang aktif dalam kegiatan kerohanian ini, ada banyak hal yang bisa dibuat para OMK. Harus berusaha dengan penuh semangat. Harus pantang menyerah.

Ketua PUKAT Keuskupan Manado Jimmy Asiku saat ‘membakar’ semangat belasan OMK Paroki Keuskupan Manado di kompleks Taman Bunga Warembungan

Sebelum pelaksanaan misa, sekitar 600 OMK perwakilan paroki-paroki melakukan prosesi Salib Suci Yubelium dari Taman Bunga Warembungan menuju Amphiteater. Mereka, yang diantar petugas Legio Christi Keuskupan Manado (LC KM) berjalan kaki jalan di sebagian jalan Desa Warembungan dan Desa Pineleng menuju lokasi pelaksanaan misa.

Prosesi dan misa OMK Keuskupan Manado ini merupakan kegiatan Jubileum of Youth (JOY) Keuskupan Manado Tahun 2025 yang diselenggarakan Komisi Kateketik Keuskupan Manado dengan mengusung tema Bersukacitalah dalam Pengharapan.

Hadir pada pembukaan prosesi Salib Suci Yubileum yang dipimpin Pastor Windy adalah Jimmy Asiku, Sekretaris Camat Pineleng Aldi RJ Pungus, serta Vencentius Mamarodia, Jefifani Mawei dan Budiharto Prawira (Koordinator Umum, Wakil Koordinator Umum dan Bendahara Umum LC KM).

Dalam kata pengantarnya, Windy mengatakan, dengan perayaan yang meriah dan mulia ini, kita mengawali Perayaan Ekaristi Kudus dengan pemghormatan Salib Suci Tuhan kita Yesus Kristus dan akan diarak dengan meriah di perayaan ini.

“Perarakan meriah ini hendaknya mengingatkan akan Tuhan yang senatiasa hadir, menjaga, menolong dan melimpahkan berkat dan rahmatNya selama kita hidup,” ujarnya.

Kita juga, sambung Pastor Paroki Warembungan ini, diajak untuk mengingat bahwa Ia (Allah) adalah Raja atas semesta alam. Ia merajai hati kita dan seluruh hidup kita.

Kehadiran di tempat ini, yang menandai Tahun Yubelium dengan kemeriahan dalam doa-doa dan puji-pujian kepada Allah yang sejak awal menuntun umat manusia hingga bangsa Israel padang gurun dan akhirnya masuk Tanah Terjanji dengan tuntunan tiang api bernyala dan kini kita berjalan bersama dengan dituntun oleh Dia sendiri melalui puteraNya, Yesus Kristus yang telah mengorbankan diriNya di atas kayu salib demi keselamatan setiap orang yang percaya kepadaNya dan seluruh alam ciptaanNya.

“Kita juga kelak akan dituntunNya masuk ke dalam rumahNya yang penuh sukacita abadi dalam kemuliaan Allah Bapa sebab Dia adalah Jalan, Kebenaran dan Hidup,” ujarnya. (elka)

Yuk! baca berita menarik lainnya dari Meimo News di saluran WHATSAPP