Meimonews.com – Sejumlah Pos Pengamanan Operasi (Pospamops) Ketupat Samrat 2026 yang tersebar di wilayah hukum Polresta Manado ditinjau Kapolresta Manado Kombes Pol. Irham Halid, Selasa (17/3/2026).

Peninjauan dilakukan guna memastiikan kesiapsiagaan personil dalam pelaksanaan operasi Ketupat Samrat 2026.

Kegiatan peninjauan ini turut melibatkan para pejabat utama Polresta Manado yang telah ditunjuk dan ditempatkan di masing-masing pos, antara lain Kabag Ops AKP Budy Datau di Pos Terpadu, Kasat Intelkam AKP Andri Permadi di Pos Pam Paving, Kasat Reskrim AKP Elwin Kristanto di Pos Pam TKB, serta Kasat Lantas AKP Angelico Timotius Sulu di Pos Yan Pelabuhan.

Selain itu, personil lainnya seperti Kasi TIK AKP Frangky Janis, Kasi Humas Iptu Agus Haryono, dan Kanit Provos Ipda Oudy Amuseng turut mendukung pelaksanaan pengamanan.

Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Polresta Manado dalam memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat selama perayaan Hari Raya Idul Fitri, dengan mengedepankan pendekatan preventif, humanis, serta responsif terhadap setiap potensi gangguan kamtibmas.

Dengan adanya peninjauan ini, diharapkan seluruh pos pengamanan dapat berfungsi optimal dalam mendukung keberhasilan Operasi Ketupat Samrat 2026 di wilayah Kota Manado.

Kapolresta Manado meninjau langsung kondisi Pos Terpadu serta Pos Pam Jembatan Merah, Pos Pam Paving, Pos Pam TKB, dan Pos Yan Pelabuhan guna memastikan kesiapan sarana prasarana, kelengkapan administrasi, serta kesiapsiagaan personil dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Dalam arahannya, Kapolresta Manado menekankan pentingnya sinergitas antar instansi serta kehadiran Polri yang humanis di tengah masyarakat, khususnya selama arus mudik dan balik Lebaran.

“Seluruh personil harus melaksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab, memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, serta menjaga keamanan dan kelancaran arus lalu lintas selama pelaksanaan Ops Ketupat Samrat 2026,” ujarnya. (AF)

Meimonews.com – Beberapa titip rawan banjir ditinjau Walikota Manado Andrei Angouw sebelum ke kantornya di kawasan Tikala, Jumat (4/3/2022) pagi.

Begitu keluar dari rumah pribadinya, walikota tidak langsung ke kantornya, melainkan singgah di lokasi Stadion Klabat untuk melihat kondisi lokasi ini, mengingat sehari sebelumnya terdapat beberapa lokasi terendam air karena hujan deras berkepanjangan.

Begitu selain dari Stadion Klabat, walikota berjalan kaki melewati Kelurahan Kleak ke jalan Bethesda hingga menyusuri Keluruhan Sario Utara sampai ke Ajen dan kompleks Kantor Camat Sario.

Di lokasi, selain melihat kondisi drainase dan aliran air, walikota berinteraksi dengan warga dan menyampaikan beberapa hal terutama rumah-rumah warga yang berada dibantaran-bantaran sungai.

Turun lapangan (turlap) mantan Ketua DPRD Sulut di beberapa titik ini untuk melihat kondisi wilayah pasca hujan deras sejak kemarin sore hingga malamnya.

Terdapat beberapa wilayah di Kota Manado yang terendam air setalah hujan lebat kemarin. Tapi, satu hal yang nyata di lapangan adalah terdapat beberapa wilayah yang selama ini menjadi langganan banjir dan genangan air tapi saat ini kendati tergenang airnya cepat surut.

Di lokasi, walikota menginstruksikan instansi teknis untuk segera antisipasi dan melakukan perbaikan terhadap berbagai sarana yang rusak atau lokasi-lokasi publik yang terdampak banjir dan genangan air kemarin.

Pejabat yang rajin turlap (turun lapangan) ini berharap agar masyarakat selalu waspada dalam menghadapi cuaca ekstrim akhir-akhir ini. Cuaca hujan juga sangat berkebihan sebab sudah beberapa bulan hujan belum berhenti.

Ikut mendampingi kunjungan Walikota yakni Sekretaris Kota Manado Micler C.S. Lakat, Kadis PUPR Johny Suwu, Kadis Perkim Peter Eman, Camat Karombasan, Camat Sario, Lurah dan Ketua-Ketua Lingkungan serta pejabat teknis lainnya. (lk)

Meimonews.com – Beberapa hari ini sering hujan sehingga mempengaruhi kondisi dan situasi drainase – drainase di Kota Manado.

Untuk itu, Walikota Manado Andrei Angouw kembali melakukan kegiatan turun lapangan (turlap) ke beberapa tempat di Kota Manado, Senin (27/12/2021).

Dalam kegiatan turlap ini, seperti biasanya, Walikota melihat ketinggian air dan keadaan saluran air di beberapa anak sungai dan parit – parit akibat hujan.

Lokasi pertama yang dikunjungi mantan Ketua DPRD Sulut ini adalah di Tikala Ares, tepatnya di depan Kantor Pol PP. Selesai dari situ, Walikota menuju Komo Luar Kecamatan Wenang untuk melihat ketinggian air di daerah aliran sungai (DAS) Tondano. Di lokasi ini, ikut mendampingi Walikota Sekcam Wenang dan Lurah Komo Luar.

Selesai dari Komo Luar, Walikota kembali menuju Tikala Kumaraka untuk melihat keadaan anak sungai dan parit-parit yang saat ini menampung debet air yang cukup banyak sebab hujan beberapa hari.

Situasi dan keadaan ini tentunya akan dianalisa dan dikaji untuk perbaikan dan penataan drainase di kota Manado ke depan. (lk)

Meimonews.com – Lokasi yang akan dijadikan tempat bedah rumah Paroki St. Khristoforus Gorontalo baik yang ada di Wilayah Rohani di pusat paroki (Kota Gorontalo) maupun di Stasi Kwandang (Kabupaten Gorontalo Utara) ditinjau, Sabtu (4/9/2021).

Peninjauan pagi dilakukan Pastor Ronny Singal Pr (pastor paroki) di dampingi Pengurus dan Anggota Kaum Bapak Katolik (KBK) Paroki St. Khristoforus Gorontalo di lokasi pusat paroki sedang sorenya ditinjau Pengurus KBK Paroki di Stasi Kwandang.

Saat berada di lokasi bedah rumah, Pastor Ronny dan Pengurus KBK Paroki melihat langsung tempat yang akan dibangun wc dan tempat mandi umatnya yang membutuhkan bantuan serta berdialog dengan umat dan keluarganya tersebut.

Kepada umat calon penerima bantuan, Pastor Ronny menegaskan, dana untuk pembangunan bedah rumah sudah disiapkan. “Nanti penyalurannya dilakukan oleh Pengurus KBK tapi dalam bentuk bahan,” ujar Pastor Ronny.

Dana bedah rumah, sambung Pastor Ronny, berasal dari umat dan telah diprogramkan lewat dana APP (Aksi Puasa Pembangunan) tahun 2020. Penyalurannya diatur oleh Pengurus KBK Paroki.

Hal senada disampaikan Pengurus KBK Paroki saat berada di lokasi bedah rumah di Stasi Kwandang. Baik Alex Maramis (Ketua), Andreas Lumalo (Sekretaris) maupun Elok Kurniawan (Bendahara) serta Talulembang Sule (salah satu pengurus) telah memastikan bahwa dana untuk pembangunan rumah baru di stasi ini telah dianggarkan.

“Anggaran untuk bedah rumah di sini telah disiapkan. Tinggal penyalurannya yang akan diatur namun dalam bentuk bahan,” ujar Elok (Bendaha KBK Paroki), yang dibenarkan pengurus lain KBK Paroki.

Pada kesempatan tersebut, Sule menjelaskan program bedah rumah tersebut sebagai bentuk kepedulian gereja kepada umatnya.

Anggaran program ini sudah dimasukkan pada tahun 2020 lewat dana APP. “Kalau umat di sini sudah siap membangun, anggarannya sudah ada. Tinggal diserahkan tapi dalam bentuk bahan,” ujar Sule yang diapresiasi Ketua Stasi Kwandang Amandus Bulurdity dan Ketua Seksi Pembangunan Yohanis Jebarus. (lk)