Meimonews.com – Badan Narkotika Nasional (BNN) Sulut menggelar Bimtek (bimbingan teknik) bagi penggiat P4GN (Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba) di The Sentra Hotel Minahasa Utara, Kamis – Jumat (18-19/7/2024).

Delapan (8) narasumber ditampilkan pada kegiatan yang menghadirkan 30-an peserta utusan Satuan Kerja di lingkungan pemerintah daerah dan sejumlah Kepala Sekolah atau wakilnya. Bertindak sebagai moderator Selfie Petronela Joice Ulaen, S.Pd, S.Si, M.Kes (Dosen Poltekes Kemenkes Manado).

Kegiatan ini dibuka pelaksanaannya oleh Kepala BNN Sulut Brigjen Pol. Pitra A, Ratulangi, SIK, MM di dampingi Korbid P2M BNN Sulut Sam G. Repy sedang penutupannua dilakukan Terry Tikoalu (Staf BNN Sulut/Panitia Pelaksana).

Ketua Komunitas Tolak Narkoba (KTN) saat memberikan materi

Kedelapan narasumber tersebut adalah Brigjen Pitra yang membawakan materi Strategi P4GN, Staf Ditnarkoba Polda Sulut AKP Costantine Samuri, S.Sos (Aspek Hukum dalam P4GN), Psikolog/Pembina Yayasan Tumbuh Kembang Pesona Drs. Lengkana Nasman, S.Psi (Pengetahuan Dasar Adiksi, konseling dan rehabilitasi), Ketua Komunitas Tolak Narkoba Lexie Kalesaran (Metode Pencegahan dalam Upaya P4GN).

Dosen Politeknik Negeri Manado Beldi Tombeg, ST, M.Ars saat memaparkan materi

Selain itu, Dosen Politeknik Negeri Manado Dr. Beldie Aryona Tombeg, ST, M.Arrs (Literasi Digital dalam P4GN), Direktur Lembaga Bimbingan Psikologi, Pendidikan, Prestasi dan Sumber Daya Manusia Jeinner J. Rawung, S.Psi, M.Pd (Pengembangan Karakter Individu sebagai Penggiat P4GN).

Staf Balai Bahasa Sulut Irene DC Rindorindo, SH, M.Hum saat memaparkan materi

Staf Balai Bahasa Sulut Irene DC Rindorindo, SH, M.Hum (Public Speaking dalam rangka Penyampaian P4GN), dan Penyuluh Narkoba Ahli Muda Terry Tikoalu, S.Sos (Rencana Aksi P4GN).

Direktur Lembaga Bimbingan Psikologi, Pendidikan, Prestasi dan Sumber Daya Manusia Jeinner J. Rawung S.Psi. M.Pd saat memaparkan materi

Dalam sambutan sekaligus pemaparan materinya, Brigjen Pitra menegaskan, bahaya narkoba yang telah merajalela menjadi salah satu satu dari tiga extra ordinari crime yang dihadapi bangsa dewasa ini.

Staf Ditnarkoba Polda Sulut AKP Costantine Samuri S.Sos saat memaparkan materi

“Hal ini dikarenakan permasalahan narkoba tidak hanya menyangkut masalah di bidang kesehatan saja akan tetapi juga menyangkit berbagsi bidang antara lain bidang sosial, ekonomi, politik, pertahanan dan keamanan, budaya, agama, dan lain-lain,” ujarnya

Psikolog/Pembina Yayasan Tumbuh Kembang Pesona Drs. Lengkana Nasman S.Psi saat memaparkan materi yang dimoderatori Selfie Petronela Joice Ulaen, S.Pd, S.Si, M.Kes (Dosen Poltekes Kemenkes Manado).

Dikemukakan, sesuai dengan riset yang dilakukan BRIN dan BNN, angka prevalensi penyalahguna narkoba tahun 2023 adalah 1,73 persen dengan melakukan survei dari masyarakat Indonesoa yang berumur 15 – 64 tahun.

Menurutnya, tidak hanya BNN yang dapat menangani permasalahan ini, namun juga BNN memerlukan bantuan dari instansi pemerintah, swasta, pendidikan dan masyarakat agar dapat bergandengan tangan dalam melawan penyalahgunaan narkoba.

“Dalam upaya mencegah dan memberantas penyalahgunaan dan peredaran gela narkoba di Indonesia diperlukan pembentukan penggiat P4GN dari seluruh komponen masyarakat,’ tandas mantan Wadir Narkoba Polda Sulut ini

Oleh karena itu, sebutnya, pembentukan penggiay P4GN merupakan hal penting yang harus dilaksanakan oleh seluruh komponen masyarkat dengan berpedoman pada aturan yang telah ditetapkan.

Pada kegiatan ini, para calon penggiat P4GN,dibekali oleh beberapa pengetahuan secara teori dan praktek sehingga dengan ditambahnya kemampuan tersebut menjadi bekal para penggiat agar menjadi penggerak di inatansi/lembaga tempat mereka berada untuk berperan aktif dalam rangka P4GN. (elka)

Meimonews com – Tim Kerja Informasi dan Humas Pelayanan Kesehatan (Yankes) Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menggelar Bimbingan Teknis terkait perilaku interaksi pelayanan publik (Service excellent) bagi dokter, perawat, tenaga kesehatan lainnya, administrasi, security dan cleaning service di RSUP Kandou Manado, Kamis (29/2/2024).

Bimtek yang dilaksanakan di aula kantor pusat administrasi RSUP Kandou ini bertujuan untuk mensosialisasikan serta meningkatkan kualitas pelayanan publik di RSUP Kandou agar dapat memberikan layanan yang excellent kepada pasien sebagai implementasi Permenkes No. 33 Tahun 2019 tentang Panduan Perilaku Pelayanan Publik di Lingkungan Kementerian Kesehatan.

Tim Kerja Informasi dan Humas Yankes Kemenkes di bawah pimpinan Auliana Sahrawani, SKM, bersama Wisnujati, S.Kom, dan Rahmat Fathoni, S.Sos akan memberikan panduan dan arahan kepada peserta bimtek RSUP Kandou tentang bagaimana memberikan pelayanan yang excellent kepada pasien. Kemudian mereka akan membagikan pengetahuan dan pengalaman terkait strategi dan praktik terbaik dalam memberikan pelayanan yang ramah, responsif, dan profesional.

“Penyelenggara pelayanan publik di tantang untuk senantiasa membuat inovasi dalam memberikan pelayanan sehingga pelayanan publik tidak terhambat,” ujar Auliana.

Bimtek ini diharapkan dapat meningkatkan kepuasan pasien dan memperkuat citra positif RSUP Kandou sebagai salah satu rumah sakit terkemuka di Sulawesi Utara.

Dengan pelayanan excellent diharapkan pasien dan masyarakat dapat merasa nyaman dan percaya untuk mendapatkan perawatan di RSUP Kandou.

“Dengan membuat sebuah terobosan berupa inovasi dalam memberikan pelayanan publik yang berkualitas untuk memenuhi harapan masyarakat dan kepercayaan publik yang positif,” jelas Auliana.

Auliana berharap, bimbingan teknis ini akan memberikan manfaat yang signifikan bagi RSUP Kandou dan dapat menjadi langkah awal menuju peningkatan kualitas pelayanan kesehatan di rumah sakit Kandou.

Dirut RSUP Kandou Dr. dr. Ivonne Elisabeth Rotty, M.Kes yang di dampingi Direktur Layanan Operasional dr. Wega Sukanto, SpB TKV mengingatkan peserta bimtek untuk  mempergunakan waktu dan kesempatan yang ada dengan sebaik-baiknya.

“Saya berharap kegiatan ini harus dipedomani dan diimplementasikan kepada kepada rekan kerja,” ujar Dirut Ivonne saat membuka kegiatan serta menambahkan, sehingga panduan interaksi pelayanan publik yang ada di  Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 33 Tahun 2019 bisa tersosialisasi

“Dengan demikian, hal ini akan menjadi budaya kerja dimana salah satu tranformasi internal Kementerian Kesehatan adalah budaya kerja, yang nantinya akan memberikan pelayanan excelent kepada masyarakat,” tandasnya.  (Fer)

Meimonews.com – Dewan Pimpinan Mahasiswa (DPM) dan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Teologi Universitas Kristen Indonesia Tomohon (UKIT) menggelar Bimbingan Teknis di Aula Rektorat UKIT, Sabtu (11/3/2023).

Kegiatan bertemakan  Sadar Berorganisasi dengan Kuat Beralasi inii dihadiri Pengurus DPM dan BEM Fakultas Teologi UKIT, Pengurus-pengurus Rukun, Pengurus Inti Angkatan (PIA), Perwakilan Mahasiswa Angkatan (PMA) , dan semua organisasi Internal Kampus UKIT.

Pembawà materi terdiri dari Pdt. Vera Burhan, M. Th (Pendampingan Pastoral Teman Sebaya),  Pdt. Brando Kondoj, M. Th (Manajemen Sidang/Rapat) dan Daniel Assa, S. Th (Manajemen Administrasi Organisasi)

Dengan diselenggarakannya kegiatan ini diharapkan semua mahasiswa yang ikut serta dalam berbagai organisasi baik internal ataupun eksternal kampus semakin memahami hal-hal teknis terkait dengan bagaimana berorganisasi yang baik.

“Sehingga didalamnya kami dapat mencapai suatu tujuan bersama guna membangun kepercayaan terhadap semua elemen mahasiswa yang ada, untuk bersinergi dan berafiliasi dengan mengedepankan kepentingan bersama,” ujar Wakil Ketua 2 BEM Fakultas Teologi UKIT Karunia Timuhari.

Diharapkan pula mengarah pada perubahan yang selaras dalam menuju keharmonisan yang nyata dan nampak dalam ruang lingkup Fakultas Teologi UKIT. (**)

Meimonews.com – Badan Narkotika Nasional (BNN) Sulut menggelar dua kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Penggiat Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peresaean Gelap Narkoba.(P4GN) di tempat yang sama tapi peserta dan waktunya berbeda.

Bimtek pertama dilakukan bagi lingkungan pemerintahan pada Selasa – Rabu (14-15/9/2021) yang diikuti puluhan peserta sedang bimtek kedua dilakukan bagi Lingkungan Pendidikan pada Kamis-Jumat (16-17/9/2021) yang diikuti puluhan peserta.

Tampil sebagai pengajar pada dua kegiatan tersebut adalah Kepala BNN Sulut Brigjen Pol. Victor Jefry Lasut yang membawakan materi Strategi Pencegahan dalam P4GN, Ditreserse Narkoba Polda Sulut Kompol Elia Maramis (Aspek Hukum dalam P4GN, Psikolog Lengkana Nasman (Pengerahuan Dasar Adiksi, Konsoling dan Rehabilitasi).

Dosen Politeknik Manado Beldi Tombeg (Dinamika Kelompok). Ketua Komunitas Anti Narkoba (KTN) Lexie Kalesaran (Strategi Pemberdayaan Masyarakat dalam P4GN), Direktur LBPPPSDM Jeinner J. Rawung (Pengembangan Karakter Individu sebagai Penggiat P4GN), Staf Balai Bahasa Irene DC Rindorindo (Public Speacking dalam Penyampaian P4GN), dan Kabid P2M BNN Sulut Sam G. Repy (Action Plan).

Pembukaan kedua Bimtek tersebut dilakukan Kepala BNN Sulut Brigjen Pol. Victor Jefry Lasut di dampingi Kabid P2M Sam G. Repy dan Kasie Pemberdayaan Bid. P2M Terry Tikoalu. (af)