Uskup Manado Keluarkan Surat Adven 2023 dengan Tema Pengembangan Jati Diri dan Martabat

by -1382 Views

Meimonews.com – Umat Katolik di seluruh dunia termasuk di Keuskupan Manado (yang meliputi tiga provinsi yakni Sulawesi Utara, Gorontalo dan Sulawesi Tengah) baru saja merayakan Hari Raya Kristus Raja Semesta Alam pada Minggu (26/11/2023).

Dengan penuh syukur disertai dengan puji-pujian untuk Kristus Raja, sudah dikumandangkan dengan meriah. Pada waktu yang sama umat Katolik membangun niat membangun sikap iman yang baik sebagai warga Kerajaan Allah.

Dengan demikian, sebagai warga Kerajaan Allah, umat Katolik segera bersiap-siap untuk memuliakan putaran Tahun Liturgi yang baru, yang dimulai pada Minggu (3/12/2023), yaitu perayaan Minggu I dalam Masa Adven.

Sehubungan dengan Masa Adven tahun ini, Uskup Manado Mgr. Benedictus Estephanus Rolly Untu MSC mengeluarkan Surat Adven dengan tema Pengembangan jati diri dan martabat yang ditandatangani pada 29 November 2023.

Surat Adven ini ditujukan kepada para pastor, biarawan/biarawati
Pengurus DPP, DPS, Wilayah Rohani, Kelompok Kategorial dan umat Katolik Keuskupan Manado. Surat Adven ini dibacakan pula saat misa di gereja/kapel pada Minggu Adven 1.

“Masa Adven kita jalani sampai pada Minggu (22/12/2023), hari Minggu IV dalam masa Adven. Masa Adven diisi dengan kegiatan-kegiatan rohani, dalam bentuk pendalaman iman, yang terorientasi pada persiapan untuk merayakan Natal,” tulis Mgr. Rolly, sapaan Uskup Manado.

Dikemukakan, sambil mempersiapkan diri untuk perayaan Natal, Kelahiran Yesus, kita diajak memberi perhatian pada 3 pribadi atau tokoh penting ini yakni Maria, Josep, dan Yesus.

Pertama, Maria. Sebagaimana terungkap dalam dialog dengan Malaikat Gabriel, menerima penegasan tentang jati diri dan martabatnya: “Salam, hai engkau yang dikaruniai, Tuhan menyertai engkau” (Luk. 1:28). “Engkau akan mengandung dan akan melahirkan seorang anak laki-laki” (Luk. 1:31).

Baca juga  Semangat Paskah, Mengajak Kita Berkomitmen Hidup sebagai Alat Kebenaran Kristus

Terhadap penegasan itu, tulis Mgr. Rolly, Maria mengambil sikap, sebagaimana terungkap dalam jawabannya, “aku ini adalah hamba Tuhan; jadilah padaku menurut perkataanmu itu” (Luk. 1:38).

Kedua, Josep. Sebagaimana terungkap dalam dialog dengan Malaikat, menerima penegasan tentang jati diri dan martabatnya, “Yusuf, anak Daud, janganlah engkau takut mengambil Maria sebagai istrimu” (Mat. 1:20).

Atas pencerahan itu, Josep mengambil sikap,” sesudah bangun dari tidurnya, Yusuf berbuat seperti yang diperintahkan Malaikat Tuhan itu kepadanya” (Mat. 1:24).

Ketiga, tentang Yesus. Sebagaimana terungkap dalam percakapan Malaikat Gabriel dengan Maria, ditegaskan jati diri dan martabatNya, “hendaklah engkau menamai Dia Yesus. la akan disebut Anak Allah Yang Mahatinggi. Tuhan Allah akan mengaruniakan kepadaNya tahta Daud, bapa leluhurNya, dan la akan menjadi Raja atas kaum keturunan Yakub sampai selama-lamanya” (Luk. 1:31-33). “Anak yang akan kaulahirkan itu akan disebut kudus, Anak Allah” (Luk. 1:35).

Ditegaskan, jati diri dan martabat itulah yang terus dijaga dan dikembangkan oleh Yesus, dalam tuntunan Maria dan Josep, “dan Yesus makin bertambah besar dan bertambah h√≠kmatNya dan besarNya, dan makin dikasihi oleh Allah dan manusia” (Luk. 2:52).

“Persiapan sepanjang masa Adven sampai perayaan Natal yang dimaknai sebagai peristiwa penegasan tentang jati diri dan martabat, menuntun kita untuk memasuki tahun 2024,” tulis mantan Provinsial MSC Indonesia ini.

Pada tahun 2024, dalam bingkai karya pastoral Keuskupan Manado, sambungnya, kita akan memuliakan tahap ke-2 (2024-2028) dalam penahapan visi Keuskupan Manado yaitu Gereja Keuskupan Manado mengembangkan jati diri dan martabatnya dalam komunitas yang berbasis sabda, iman, persaudaraan, kerasulan, dan masyarakat.

Baca juga  Memasuki Masa Prapaskah, Mgr. Keluarkan Surat Puasa 2022

Disebutkan, konsentrasi dalam visi tahap kedua ini adalah panggilan ke dalam yaitu mengembangkan jati diri dan martabat. Dengan demikian, kita segera meninggalkan tahap pertama (2019-2023) dalam penahapan Visi Keuskupan Manado, yaitu Dalam Terang Sabda Allah, Gereja Keuskupan Manado menata Persekutuan yang menghidupkan dan yang saling membantu sebagai saudara.

Konsentrasi pada tahap I, menurut Mgr. Rolly, adalah Penataan Persekutuan. Sesudah persekutuan itu ditata sepanjang tahap I (2019-2023). Sekarang waktunya kita mengembangkan jati diri dan martabat persekutuan itu sebagai persekutuan yang sungguh katolik.

Dijelaskan, pengembangan jati diri dan martabat persekutuan yang sungguh Katolik harus didasarkan pada ajaran otentik gereja katolik, sehingga kita menghadirkan persekutuan yang benar-benar Katolik.

Kita, menurut Mgr. Rolly, menegaskan dan mengembangkan jati diri dan martabat kita sambil berjalan bersama dengan semua elemen bangsa di bidang politik, sosial, ekonomi dan lingkungan hidup, menuju Indonesia damai.

Kita menegaskan dan mengembangkan jati diri dan martabat kita, juga sambil melibatkan diri secara aktif, proaktif, dan positif, dalam peristiwa-peristiwa kebangsaan, seperi pemilihan Presiden dan Wakil Presiden, pemilihan anggota Legislatif baik Pusat pun Daerah, dan pemilihan Kepala Daerah.

Kita menegaskan jati diri dan martabat kita sambil secara bertanggungjawab melaksanakan program dan budget pastoral Paroki, Komisi, Lembaga serta Unit Pelayanan Pastoral lainnya.

“Selamat memuliakan tahun liturgi yang baru, dengan perayaan-perayaan Adven, sambil mempersiapkan diri untuk merayakan Natal secara meriah, untuk kemudian memuliakan perjalanan karya pastoral di tahap ll, yang terpusat pada pengembangan jati diri dan martabat,” sebut Mgr. Rolly di akhir Surat Adven 2023. (lk)

About Author: Redaksi Meimo News

Gravatar Image
Meimonews.com Pengelola : PT Meimo Berjalan Bersama Badan Hukum : Keputusan Menkumham dan HAM RI No. : AHU-0057475-AH.01.01 Tahun 2022 Notaris : Budiharto Prawira, SH Pemimpin Umum/Pemimpin Redaksi : Lexie Kalesaran Alamat : Jl. Kampus Timur No. 84 Kleak Manado 95115 Telp. 082190565818 - WA 0895395534143

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *