Meimonews.com – Kabupaten Kepulauan Talaud mendapat kepercayaan nasional untuk menjadi tuan rumah pelaksanaan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Gerakan Pembangunan Terpadu Perbatasan (Gerbangdutas).

Agenda nasional ini akan dilaksanakan pada 23 Mei 2022. Beberapa menteri direncanakan hadir. Dua menteri yakni Menkopolhukam dan Mendagri akan memimpin kegiatan tersebut.

Baca juga : Tindaklanjuti MoU Pemkab Talaud dan Unika De La Salle Manado, Kamagi dan Raco Tandatangani PKS

Agenda nasional ini merupakan salah satu dari empat agenda nasional yang pelaksanaannya diadakan di daerah yang acap disebut Bumi Porodisa tersebut.

Tiga kegiatan nasional lainnya adalah pertama, Pra-Paskah Nasional atau Launching yang telah diberikan oleh Persekutuan Gereja Indonesi(PGI) untuk diarak di seluruh wilayah Kabupaten Talaud, yang telah dilaksanakan beberapa waktu lalu.

Kedua, Pelaksanaan Simposium Nasional nilai paskah yang dikontribusikan dalam pembangunan nasional, yang akan digelar pada 10 – 15 Mei 2022. Ketiga, acara puncak Paskah Nasional 2022 pada 17 Mei 2022, yang direncanakan dihadiri Presiden Joko Widodo.

Baca juga : Torehkan Prestasi, RSUP Kandou Berhasil Operasi Pemisahan Bayi Kembar Pertama Kalinya

Bupati Kepulauan Talaud Elly Engelbert Lasut berharap tiga agenda nasional yang akan dilaksanakan di Talaud tersebut (satu agenda dari empat agenda nasional sudah dilaksanakan) mendapat tuntunan dari Tuhan dan bisa berjalan sesuai dengan rencana.

Gerbangdutas adalah momentum membangun Sulawesi Utara dari wilayah perbatasan Indonesia di Kabupaten Kepulauan Talaud dengan negara tetangga Filipina.

Baca juga : Tim Pembina Samsat Gelar Rakor, 3 Hal Penting Dibahas

Agenda nasional ini, menurut Ruben F. Kalalo (Staf Khusus Bupati Kepulauan Talaud) memiliki multiplier effect yang luar biasa seiring dengan ide brilian Bupati Dr. dr. Elly Engelbert Lasut, ME untuk membangun Kawasan Ekonomi Khusus Perbatasan (KEK – P) Manee sebagai KEK – Perbatasan yang pertama di Indonesia dan menjadi Pilot Project KEK – P.

Oleh karena itu, sebutnya, masyarakat Sulawesi Utara khususnya Kabupaten Kepulauan Talaud harus bersyukur atas dipilihnya Talaud sebagai lokasi pelaksanaan Gerbanhdutas yang mendapat support penuh dari Pemkab Talaud oleh Bupati E2L dan Wabup Moktar Arunde Parapaga .

“Salut dan apresiasi untuk kerja keras Pemerintah Kabupaten Kepulauan Talaud dengan melakukan approach kepada pemerintah pusat melalui Badan Nasional Pengelolah Perbatasan (BNPP),” tandas Kalalo, mantan salah satu aktivis gerakan Tahun 1998 ini.(af)

Meimonews.com – Menindaklanjuti Surat Edaran Menteri Dalam Negeri RI No. 003/2219/SJ tanggal  22 April 2022, Pemerintah Kota Manado mengeluarkan Surat Edaran tentang Pelaksanaan Halal Bihalal pada Perayaan Idul Fitri Tahun 1443 H / 2022 dan untuk mencegah terjadinya peningkatan jumlah kasus Corona Virus Disease (Covid-19).

SE bernomor 044/B.06/BPBD/519/2022 yang dikeluarkan pada 25 April 2022 tersebut ditandatangani Sekretaris Daerah Kota Manado Micler CS Lakat, SH, MH atas nama Walikota Manado Andrei Angouw.

Baca juga : Tim Pembina Samsat Gelar Rakor, 3 Hal Penting Dibahas

Dalam SE tersebut disebutkan, dalam hal akan dilakukan halal bihalal oleh masyarakat, diminta  untuk memperhatikan empat hal.

Pertama, kegiatan halal bihalal disesuaikan dengan level Kota Manado yang ditetapkan dalam Instruksi Menteri Dalam Negeri tentang Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Level 3, Level 2, dan Level 1 serta mengoptimalkan Posko Penanganan Coroma Virus Disease 2019 di Tingkat Desa dan Kelurahan untuk Pengendalian Penyebaran Corona Virus Disease 2019 di Wilayah Sumatera, Nusa Tenggara, Kalimantan, Sulawesi, Maluku dan Papua yang masih berlaku.

Kedua, maksimal junlah tamu yang dapat hadir pada pada acara halal bihalal adalah 75 persen dari kapasitas tempat untuk daerah yang masuk kategori Level 2.

Baca juga : Torehkan Prestasi, RSUP Kandou Berhasil Operasi Pemisahan Bayi Kembar Siam Pertama Kalinya

Ketiga, untuk kegiatan halal bihalal dengan jumlah di atas 100 orqng, makanan/minuman disediakan dalam kemasan yang bisa dibawa pulang dan tidak diperbolehkan ada makanan/minuman yang disajikan di tempat (prasmanan). Harus dihindari acara makan-makan ramai yang membuat peserta membuka masker karena rawan penularan Covid-19.

Keempat, tetap melaksanakan protokol kesehatan secara lebih ketat yang pengaturannya diatur lebih lanjut oleh Pemerintah Daerah, dengan sekurang-kurangnya  memakai masker, mencuci tangan/menggunakan hand sanitizer secara berkala serta menjaga jarak.

Baca juga : Tindaklanjuti MoU Pemkab Talaud dan Unika De La Salle Manado, Kamagi dan Raco Tandatangani PKS

Surat Edaran tersebut ditujukan kepada Kepala Satpol PP,  Kepala Perangkat Daerah, Pimpinan BUMN/BUMN, Para Camat dan Lurah, Para Kepala Sekolah,  Pimpinan Rumah Ibadah, Para Pelaku Usaha, dan Warga Masyarakat Kota Manado. (lk)

Meimonews.com – Tiga calon Rektor (Carek) Unsrat Manado periode 2022 – 2026 yakni Ir. Dedie Tooy, MSi, P.hD, Prof. Dr. Ir. Fabiam Johanes Manoppo, M.Agr dan Prof. Dr. Ir. Grevo Soleman Gerung, M.Sc tentu memiliki visi dan misi, dan lain – lain terkait dengan pencalonan tersebut.

Apalagi, hal tersebut menjadi persyaratan dalam proses pencalonan Rektor untuk masa jabatan empat tahun ke depan. Dan, hal tersebut (seperti visi dan misi) telah dipresentasikam dalam Rapat Senat Unsrat, baru – baru sebelum penetapan tiga carek yang akan ikut dalam tahapam pemiliham nanti.

Dan, Doktor Tooy memiliki misi yang merupakan penjabaran dari visi ” Universitas Unggul, Inovatif dan Bermakna. Misi itu disingkat HEBAT.

Dalam percakapan dengan Meimonews.com di ruang kerjanya, Senin (25/4/2022), Tooy menjelaskam visi, misi, tujuan dan niliai yang yang hendak dicapai / diwujudkan bila terpilih sebagai Rektor Unsrat empat tahun ke depan.

“Ada lima misi sebagai Calon Rektor Unsrat untuk menjabarkan visi Universitas yang Unggul, Inovatif dan Bermakna,” ujar Tooy seraya menyebutkan, bila terpilih sebagai Rektor akan bersinergi dengan Pemerintah Provinsi dan kabupaten / kota.

Baca juga : Torehkan Prestasi, RSUP Kandou Berhasil Operasi Pemisahan Kembar Siam Pertama Kalinya

Misi HEBAT tersebut adalah High performance in student service, Execellent lectures and teachars, Broader collaboration,  Administration  simplication, dan Together and empowerment.

Diapun menguraikan misi – misi tersebut. Pertama, meningkatkan kebersamaan dan penguatan layanan akademik dan non akademik  untuk sosial kemasyarakatan sehingga Unsrat semakin sarat makna. Kedua, menghasilkan lulusan dengan kualitas dan performans unggul.

Ketiga, kualitas dosen dan pengajar yang mendapatkan rekognisi tingkat dunia dan berkontribusi  positif bagi citra Unsrat. Keempat, meningkatkan kerjasama berkelanjutan (lokal/nasional/internasional) dalam riset dan inovaasi untuk peningkatan kualitas lulusan, kesejahteraan dosen, tendik dan mitra. Kelima,  menyederhanakan manajemen layanan administrasi dan pendidikan IoT yang bermutu (efisien, cepat, akuntabel dan tulus / ECAT).

Baca juga : Pelayanan Pengurusan Pajak Progresif Cepat dan Ramah

Tooy pun memaparkan poin – poin yang akan dibuat dan dicapai selang empat tahun kepemimpinannya bila terpilih sebagai Rektor Unsrat, yang nantinya akan betsinergi dengan Pemerintah Provinsi Sulut dan kabupaten / kota.

Tahun 2022  adalah penataan dan penguatan, tahun 2023 dan 2024 peningkatan akreditasi unggul program studi, tahun 2025  peningkatan akreditasi internasional, tahun 2026 peningkatan rekognisi internasional serta tahun 2027 dan 2028 unggul, inovatif dan sarat makna.

Terkait dengan tujuan yang ingin dicapai, Tooy menyebut, pertama, menghasilkan lulusan yang bermutu, beriman dan berkompeten sehingga langsung diserap di dunia kerja bahkan menjadi penyerap tenaga kerja lainnya.

Kedua,  menghasilkan produk hasil penelitian dan inovasi dari mahasiswa dan dosen yangv erpublikasikan nasional dan internasional, menghasilkan paten / Haki dan bernilai bagi stakeholders, dan ketiga, memberikan fasilitas akses, kemudahan dan kerjasama domestic / internasional dalam percepatan menghasilkan lulusan, produk hasil penelitian dan inovasi yang bernilai.

Baca juga : 14 Solusi terhadap 5 Permasalahan Pencapaian Target Patda Sulut

Ada tiga nilai hendak diwujudkan di masa kepemimpinannya bila terpilih sebagai Rektor yakni nilai ideal yaitu integritas, mandiri, akuntabilitas dan Pancasilais; dan nilai operasional yaitu tanggap, cepat, akurat, tuntas dan bertanggung jawab; serta nilai -nilai budaya yakni si tou timouw tumou tou, mapalus, torang samua basudara. (af)

Meimonews.com – Tim Pembina Sistem Administrasi Manunggal di Bawah Satu Atap (Samsat) Provinsi Sulut menggelar Rapat Koordinasi di salah satu hotel Manado, Senin (25/4/2022).

Ada tiga hal penting yang dibahas dalam rakor yang dihadiri Dirlantas Polda Sulut dan jajarannya, Perwakilan Jasa Raharja, Perwakilan Bank SulutGo, Kepala Bapenda Sulut Olvie Atteng dan jajarannya, yang dibuka pelaksanaannya oleh Sekdaprov Sulut Gemmy Kawatu.

Baca juga : Atteng : Bayar Pajak Ranmor Bisa Lewat Tokopedia

Pertama, memantapkan koordinasi pelaksanaan Samsat; kedua, terciptanya persepsi yang sama dalam penanganan pelaksanaan penataan, penertiban dan pungutan pajak kendaraan bermotor (PKB), Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB), Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan (SWDKLLJ) dan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP).

Baca juga : Torehkan Prestasi, RSUP Kandou Berhasil Operasi Pemisahan Bayi Kembar Siam Pertama Kalinya

Ketiga, untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat dan membangun sinergitas antara Tim Pembina Samsat.

Dalam arahannya, Kawatu menegaskan, setiap tiga bulan digelar Rakor (rapat koordinasi) Tim Pembina Samsat Provinsi Sulut. “Subtansinya bagaimana kita mengevaluasi untuk pajak kendaraan bermotor (PKB) dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) 1 khususnya kendaraan baru,” ujar Kawatu.

Situasi sekarang, menurut Kawatu, sudah berubah. Ketika dua tahun terakhir di masa pandemi menuju endemi maka ada perubahan-perubahan kebijakan. “Nah, itu yang akan dibicarakan dalam rakor ini dan mendapatkan hasil. Diharapkan optimalisasi pajak dapat terjadi,” sebut Kawatu.

Baca juga : Profesor Manoppo Siap jadikan Unsrat Universitas Unggul dan Berbudayam

Disebutkan, ada beberapa hal yang harus dipacu yakni optimalisasi pajak, dalam kaitannya dengan keberdayaan masyarakat, yang mau tidak mau mungkin ke depan siap-siap akan menggelar sweeping kendaraan bermotor dan lain-lain. Dan kebijakan pemutihan kendaraan bermotor akan segera dilakukan.

Baca juga : Patda Sulut 2021 Capai 94,29 Persen

Kawatu mengingatkan kembali kepada seluruh jajaran Bapenda Sulut untuk kerja keras dan kerja bersama. Kita melaksanakan  aktivitas seperti biasa dengan tanggung jawab   dalam upaya meningkatkan PAD (pendapatan asli daerah)

Gubernur Olly Dondokambey dan Wakil Gubernur Steven Kandouw, menurut Kawatu, masih mengandalkan untuk PAD Sukut  ada di BBNKB/PKB. Target-target yang ditetapkan relatif mengalami penurunan dibandingkan target APBD tahun 2021 lalu. Tetapi realitas yang ada sekarang sudah memasuki triwulan dua baru pada angka 31 sekian persen sehingga masih perlu digenjot lagi.

“Melalui forum ini kita bisa mencarikan solusi alternatif sehingga kita bisa jadikan masukkan dan bahan untuk kajian serta pengambilan keputusan. Yang pasti, pak Gubernur dan pak Wagub Sulut akan menanyakan hasil rakor Pembina Samsat ini,” ujarnya. (af)

Meimonews.com – Suatu prestasi yang membanggakan dibuat Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Prof. Dr. RD Kandou Manado di bawah pimpinan Dr. dr. Jemmy Panelewen, SpB-KBD (Direktur Utama).

Operasi pemisahan kembar siam yang biasanya dilakukan di rumah sakit besar di Jakarta, kini bisa dilakukan di Manado, di RSUP Prof Kandou Manado. Dan, operasi ini adalah yang pertama kalinya.

Ini terlihat saat RSUP Prof. Kandou Manado melaksanakan operasi pemisahan bayi kembar siam pada Kamis (21/4/2022). Bayi kembar siam yang berhasil dipisahkan adalah anak dari seorang anggota TNI AD yang bertugas di Kodim Minahasa. Operasi berlangsung selama 9 jam, lebih cepat dengan estimasi waktu jadual oleh tim operasi yaitu 12 jam.

Operasi  ini disaksikan Panglima Kodam 13 Merdeka Mayor Jenderal TNI Alfret Denny Tuejeh,  Komandan Korem 131/Santiago Brigjen TNI Mukhlis SAP MM, Direktur Utama RSUP Kandou Manado Dr. dr. Jimmy Panelewen, SpB-KBD, Direktur SDM Pendidikan dan Umum Dr. dr. Ivonne E. Rotty, M.Kes, Direktur Pelayanan Medik Keperawatan dan Penunjang, dr Jeheskiel Panjaitan, SH., MARS, dan pejabat terkait RSUP Kandou melalui layar monitor di ruang jantung CVBC RSUP Kandou.

Direktur Pelayanan Medik dan Keperawatan RSUP Prof Kandou Manado dr Jeheskiel Panjaitan sekaligus sebagai penanggung jawab Tim Terpadu Operasi Pemisahan Bayi Kembar Siam, saat konfrrensi pers, usai operasi mengungkapkan, pemisahan bayi kembar siam dijadualkan pada Kamis karena kedua bayi tersebut berjenis kelamin perempuan.

“Setelah berkoordinasi dengan tim maka dijadualkan operasi pada tanggal 21 April, karena kedua bayi kembar siam tersebut adalah perempuan sekaligus untuk memperingati Hari Lahir RA Kartini. Puji Tuhan semua boleh berjalan dengan baik dan lancar. Terima kasih atas kerjasama dari semua pihak,” ujarnya seraya menyebut ada 67 tenaga medis yang terlibat dalam operasi ini.

Ketua Tim Terpadu Operasi Pemisahan Kembar Siam RSUP Kandou Dr. dr. Harsali F, Lampus, MHSM, SpBA menambahkan, rencananya operasi ini akan berlangsung selama 12 jam 15 menit. Jam 6 pagi kita sudah mulai persiapan. Tim anestesi sudah mempersiapkan pasien dua jam. Pada jam 08.45 tim dokter sudah siap untuk melakukan operasi dengan kondisi pasien sudah terbius.

“Pada saat jalannya operasi, puji Tuhan kami tidak mendapatkan banyak masalah karena sebelumnya kami sudah melakukan pemeriksaan dan simulasi dengan waktu yang cukup lama,” ujar Lampus seraya menyampaikan terima kasih kepada manajemen RSUP Kandou yang memberikan kepercayaan dan selalu mengsuport bagi tim terpadu.

“Terima kasih kepada pak Dirut yang sudah menyiapkan fasilitas, sarana prasarana, peralatan yang terbaik yang tak kalah saing baik nasional  maupun internasional,” ujarnya pada konferensi pers yang turut dihadiri semua tim dokter yang melakukan operasi, Dandim Minahasa Letnan Kolonel ( Letkol ) Inf Ircham Effendy, serta pejabat terkait lingkup RSUP Kandou.

Dirut RSUP Kandou Manado Dr. dr. Jimmy Panelewen, SpB, KBD menjelaskan, operasi kembar siam ini baru pertama kalinya dilakukan RSUP Kandou Manado, yang sebelumnya setiap kasus kembar siam selalu dikirim ke Jakarta.

Diungkapkan, terlaksananya operasi pemisahan kembar siam tersebut merupakan atensi dari seluruh jajaran TNI-AD, dan dari sisi RSUP Kandou sendiri mampu untuk melaksanakannya. “Saya mendapat kunjungan dari Danrem 131/Santiago pak Mukhlis untuk silahturahmi, tetapi poin utamanya untuk membahas kedua pasien ini, untuk dilakukan operasi pemisahan,” sebut Panelewen.

Panglima Kodam XIII / Merdeka Mayor Jenderal TNI Alfret Denny Tuejeh menyampaikan terima kasih kepada pimpinan RSUP Kandou dan tim dokter yang sudah berjuang untuk kedua anak tersebut.

“Saya selaku Pangdam terharu melihat perjuangan, semangat dari tim dokter yang melaksanakan operasi besar ini, dan semuanya berkat dari Tuhan Yang Maha Kuasa. Apresiasi buat RSUP Kandou sudah membantu anak buah saya, yang mempunyai anak kembar siam ini,” ujar Pangdam seraya berharap ada pemantauan terhadap kedua anak kembar siam ini pasca operasi dan berharap kepada Tuhan agar semuanya lancar. (af)

Meimonews.com – Prof. Dr. Ir. Fabian J. Manoppo maju sebagai calon Rektor periode 2022 – 2026 bukan hanya sekedar “iko rame” tapi berbekal sejumlah prestasi yang diraih, kapasitas dan kapabiltasnya serta keinginan dan komitmen yang kuat untuk membuat Unsrat lebih maju dan berkembang.

Dalam percakapan dengan Meimonews.com di Manado akhir pekan lalu, ia memaparkan latarbelakang ketertarikan / inspirasi untuk maju dalam kontestasi pemilihan Rektor Unsrat masa jabatan 4 tahun ke depan serta visi, misi dan program kerja prioritasnya.

Inspirasi itu adalah ia pernah menjadi Kepala Laboratorium Geoteknil Fatek Unsrat, Koordinator Prodi Magister (S2) Teknik Sipil Pasca Sarjana Unsrat, Ketua Jurisan Teknik Sipil Fatek Unsrat, Dekan Fatek Unsrat (2 perode), dosen teladan I di tingkat Fatek Unsrat dan dosen teladan II di tingkat Unsrat.

Selain itu, Fatek Unsrat dipercayakan oleh Kemendikbudristek sebagai penyelenggara Pameran Virtual 30 Harteknas 2021, Tenaga Ahli di bidang geoteknik baik tingkat nasional (KKJTi) maupun regional, Ketua HATI, Pengurus PII Cabang Manado, Pengurus Forum Dekan Teknik Indonesia., serta Fakultas Teknik yang dipimpinnya mendapat penghargaan pembangunan ZI untuk WBK dari Kemendikbudristek.

Apa yang akan dibuatnya bila terpilih sebagai Rektor Unsrat ? “Itu ada dalam visi, misi dan program kerja prioritas,” tegasnya seraya menambahkan bahwa dalam pelaksanaan kepemimpinannya bila terpilih sebagai Rektor akan  bersinergi dengan Pemerintah Daerah.

“Pelaksanaan visi, misi dan program kerja prioritas tersebut akan bersinergi dengan Pemerintah Daerah untuk Sulut Hebat di Era Rebolusi Indistri 4.0 dqn Society 5.0,” ujar profesor kelahiran 14 Oktober 1962 ini.

Menjadi pertanyaan, apa visi, misi dan program kerja prioritasnya sebagai Calon Rektor yang telah dipresentasikan pada Rapat Senat Unsrat di tahapan penyaringan untuk penetapan tiga balon Rektor, baru – baru ?

“Menjadi Universitas Unggul dan Berbudaya (To Be Excellent and Cultured University), itu visi saya sebagai calon Rektor,” tegas Manoppo.

Penjabaran dari visi tersebut, Manoppo menetapkan empat misi yakni pertama, melaksanakan tridharma dengan mengembangkan budaya mutu dan berstandar internasional dengan mengangkat kearifan lokal; kedua, membangun zona integritas (ZI) Wilayah Bebas Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bebas Melayani (WBBM).

Ketiga, menghasilkan outcome yang memiliki kecerdasan intelektual, kecerdasan emosional dan kecerdasan spiritual; dan keempat, melaksanakan teknologi metaverse dalam pelaksanaan tridharma serta pemberdayaan aset dan sumber daya manusia di era revolusi industry 4.0 dan society 5.0.

Manoppo menetapkan milestone untuk empat tahun kepemimpinan. Tahun 2022 peningkatan kesejahteraan lewat remunerasi BLU dan peningkatan income generating serta persiapan akreditasi. Tahun 2023 pemetaan infrastruktur pendidikan dan pemguatan pemanfaatan sumber daya.

Tahun 2024 penguatan tridharma berdasarkan program MBKM, standar mutu dan standar internasional dengan inovasi teknologi metaverse. Tahun 2025 30 persen prodi mendapat akreditasi internasional dan 30 pereen fakultas mendapat predikat ZI. Tahun 2026 iniversitas berstandar internasional dan berbudaya.

Untuk mewujudkan itu, Manoppo menyusun program – program kerja prioritas. Ada 13 program kerja prioritas. Pertama, melaksanakan program Merdeka Belajar Kampis Merdeka lebih inovatif. Kedua, melaksanakan kelas internasional dan berkolaborasi dengan universitas dengan universitas ranking QS 100.

Ketiga, membuka prodi S1, S2, S3 sesuai dengan tuntutan pasar kerja. Keempat, melaksanakan kelas metaverse virtual reality dan augmented reality untuk tercapai efisiensi sekaligus mempersiapkan outcome yang mampu berkompetisi di era revolusi industry 4.0 dan society 5.0.

Kelima, peningkatan universitas 10 – 50 besar pada berbagai lembaga peningkatan (4ICU, wenometric, Kemendikbudristek, dan lain – lain). Keenam, akreditasi prodi dan laboratorium terakreditasi internasional 30 persen (AUN, ASSIN, ABET, IABEE, JABEE, KAAB, OSO, dan lain – lain).

Ketujuh, penguatan SDM tenaga pendidik, laboratotium dan tenaga kependidikan. Kedelapan, unit pengelola kenaikan jabatan lektor kepala dan guru besar. Kesembilan, klaster penelitian mandiri berbais outcome untuk menaikkan publikasi internasional dan HAKI.

Kesepuluh, anggaran penelitian dan pengabdian mengikuti rasio dosen – mahasiswa sesuai kebutuhan akreditasi masing – masing prodi.
Kesebelas, subsidi dana modal awal penelitian masing – masing laboratorium. Kedua belas, perpustakaan metavrrse. Ketigabelas, unit penulisqn jurnal terakreditasi nasional dan internasional untuk penulisan proposal hibah kompetisi penelitiwn nasional dan internasional. (af)

Meimonews.com – Walikota Manado Andrei Angouw berterima kasih dan mengapresiasi kerja Panitia Khusus (Pansus), lembaga DPRD Manado dan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Pemkot Manado terkait dengan LKPJ Walikota Manado Tahun Anggaran 2021.

Hal tersebut disampaikan Walikota Manado Andrei Angouw ketika memberikan sambutan pada Rapat Paripurna DPRD Manado dalam rangka Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Walikota Manado Tahun Anggaran 2021.

Bagi Walikota, rekomendasi-rekomendasi Pansus menjadi masukan berarti dalam pelaksanaan program Pemerintah Kota Manado ke depan.

Walikota juga menyampaikan soal beberapa pejabat yang baru saja dilantik untuk dapat bekerjasama dengan pihak DPRD demi pelaksanaan pembangunan di Kota Manado yang lebih baik ke depan.

Rapat Paripurna DPRD Manado terkait dengan LKPJ Walikota Manado Tahun Anggaran 3021 dilaksanakan di ruang rapat paripurna DPRD Manado, Kamis (14/4/2022).

Mendampingi Walikota pada Rapat Paripurna yang dipimpin Ketua DPRD Manado Dra. Altje Dondokambey M.Kes, Apt tersebut adalah Wakil Walikota Manado Richatd Sualang.

Hadir dalam rapat paripurna ini para pimpinan dan anggota DPRD Manado, Sekretaris Kota Dr. Micler C.S. Lakat S.H, M.H, Forkopimda Manado, Staf Ahli DPRD Kota Manado, Pejabat Eselon Pemerintah Kota Manado serta undangan lainnya.

Rapat Paripurna diawali dengan penyampaian Laporan Panitia Khusus (Pansus) LKPJ Walikota Tahun Anggaran  2021 yang disampaikan Ketua Pansus LKPJ Jein Laluyan (Anggota Dewan dari Fraksi PDIP).

Selesai Laporan Pansus dilaksanakan Penandatanganan Surat Keputusan DPRD Kota Manado dan Berita Acara tentang Rekomendasi DPRD terhadap Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Walikota Manado Tahun Anggaran 2021.

Acara dilanjutkan dengan penyerahan Surat Keputusan DPRD tentang Rekomendasi DPRD terhadap LKPJ Walikota Manado Tahun Anggaran 2021. (lk)

Meimonews.com -Terkait dengan penanganan masalah stunting Kota Manado, Universitas Katolik (Unika) De La Salle Manado dan Badan Koordinasi Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Sulut melakukan penandatangan Perjanjian Kerja Sama (PKS) di Hotel Peninsula Manado, Rabu (13/4/2022).

Penandatanganan dilakukan Wakil Rektor Bidang Penelitian dan Kerja Sama Unika De La Salle Manado Dr. Jozef R. Raco, M.Sc mewakili Rektor Pastor Dr. Yohanes Ohoitimur MSC dan Kepala BKKBN Sulut oleh Ir. D. Tino Tandayu, M.Eng.

Kepala LPPM Unika De La Salle Manado Angelia Melani Adrian, S.Kom, M.Sc. Eng, Ph.D menjelaskan, penandatangan PKS ini merupakan tindak lanjut MoU (Memorandum of Understanding) antara Unika De La Salle Manado dan BKKBN Sulut terkait dengan penanganan stunting di Kota Manado, beberapa waktu lalu.

Unika De La Salle Manado diminta untuk menyusun program penanganan stunting di Kota Manado yang harus tuntas pada tahun 2024, sesuai dengan harapan Presiden Joko Widodo dan Gubernur Sulut Olly Dondokambey, SE.

“Itu berarti bahwa pada tahun 2024 Sulawesi Utara khususnya Kota Manado sudah harus bebas dari masalah stunting,” ujar Angelia kepada Meimonews.com, usai penandatanganan PKS.

PIC Tim Pelaksana Pendampingan Perguruan Tinggi dalam Percepatan Penurunan Stunting Kota Manado ini menyebutkan, penandatanagan PKS seperti ini dilakukan pula oleh BKKBN Sulut dengan Unsrat, Unima, dan Universitas Muhamadiah Manado.

Kepala Biro Kerja Sama Unika De La Salle Manado Joppie Supit, SH, MBA menambahkan, penandatanganan PKS ini dipadukan dengan Rapat Koordinasi Daerah Tahun 2022 yang mengangkat tema Akselerasi Penurunan Stunting Melalui Penguatan Program Bangga Kencana  dan Konvergensi Lintas Sektor Provinsi Sulawesi Utara, yang dibuka pelaksanaannya oleh Wakil Gubernur Sulut Drs. Steven Kandou. (lk)