Meimonews.com – Walikota Manado Andrei Angouw menegaskan, pelantikan pejabat administrasi ke dalam jabatan fungsional adalah bagian dari penyederhanaan birokrasi.

“Pelantikan ini berdasarkan petunjuk dari Pemerintah Pusat, sesuai dengan aturan yang berlaku,” ujar Walikota ketika memberikan sambutan pada Upacara Pelantikan Pejabat Administrasi ke dalam Jabatan Fungsional.

Pelantikan dan pengambilan sumpah dilakukan Walikota di dampingi Wakil Walikota Manado Richard Sualang di Ruang Serbaguna Pemerintah Kota (Pemkot) Manado, Kamis (30/12/2021).

Walikota berharap, agar jabatan fungsional ini dapat dimanfaatkan untuk kepentingan pelayanan publik. “Saya berharap, lewat jabatan ini, bapak dan ibu menjadi ahli di bidang masing-masing, sesuai jabatan yang anda emban,” ujar walikota.

Upacara pelantikan diawali dengan pengambilan sumpah dan janji jabatan dipimpin Walikota sebagai Inspektur Upacara (Irup) dan diikuti pejabat yang dilantik, dan saat pengambilan sumpah, pejabat yang dilantik di dampingi rohaniwan masing-masing.

Setelah itu, penandatanganan berita acara pelantikan dan penandatanganan pakta integritas pejabat yang dilantik disaksikan Walikota dan Wakil Walikota serta Sekretaris Kota Manado Micler CS Lakat.

Hadir pada pelantikan yang tetap menggunakan protokol kesehatan (Prokes) ini para pejabat Pemkot Manado. (lk)

Meimonews.com – Walikota dan Wakil Walikota Manado Andrei Angouw dan Richard Sualang menghadiri Perayaan Natal Yesus Kritus Badan Pekerja Majelis Sinode GMIM di Ruang Serbaguna Kantor Walikota, Kamis (30/12/2021).

Selesai ibadah dan sambutan yang disampaikan Ketua Sinode GMIM Pdt. Dr. Hein Arina dilanjutkan dengan sambutan dari Walikota Manado.

Dalam sambutannya, Walikota Andrei Angouw menyampaikan selamat Natal Yesus Kristus mewakili Pemerintah Kota. Walikota berharap agar para pendeta dan jemaat dapat membawa damai untuk masyarakat di sekitar.

“Jika hal ini dapat berjalan dengan baik, bisa menjadi terang kepada siapa saja, maka beban Pemerintah Kota sudah terkurangi,” ujar mantan Ketua DPRD Sulut ini.

Walikota juga ikut menyinggung soal perputaran ekonomi di Kota Manado yang butuh kenyamanan warga. Hal ini butuh sentuhan dan dukungan dari tokoh agama agar masyarakat ikut menjaga situasi kenyamanan dan kondusifitas di Kota Manado.

Hadir dalam ibadah ini Sekretaris Pemerintah Kota Manado Micler C.S. Lakat, Pimpinan Sinode GMIM, Ketua BKSAUA Kota Manado Pdt. Yudi Tunari dan para Ketua-Ketua Wilayah yang ada di Kota Manado. (lk)

Meimonews.com – Walikota Manado Andrei Angouw dan Wakil Walikota Manado Richard Sualang (AARS) menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) tentang Program Nasional menyangkut Sistem Pengendalian Banjir di Ruang Rapat Toar Lumimuut Pemerintah Kota Manado, Kamis (30/12/2021).

Di awal pertemuan, Walikota memberikan pengantar rapat dengan menyampaikan tujuan agar program sistem pengendalian banjir ini berjalan dengan lancar di Kota Manado.

Mantan Ketua DPRD Sulut ini menyampaikan bahwa akan meminta semua jajaran Pemkot agar dapat mensukseskan program ini baik SKPD, Camat sampai Lurah-lurah.

Pejelasan awal disampaikan oleh Direktur yang mewakili Kementerian PUPR untuk program ini lewat dana yang bersumber dari dari bantuan Bank Dunia. Adapun sasaran di Manado ada tiga sungai yakni Sungai Tondano, Sungai Tikala dan Sungai Sario.

Penjelasan lainnya secara teknis khususnya soal kondisi dan penanganan Sungai Tondano, Sungai Tikala dan Sungai Sario disampaikan oleh Balai Wilayah Sungai Sulawesi Utara.

Ikut juga disampaikan hasil rekapitulasi kegiatan konsultasi publik yang sudah dilakukan selama ini sehubungan dengan pelaksanaan program ini.

Bagi Walikota, segala sesuatu dengan program ini akan disuport sepenuhnya oleh Pemerintah sebab semua ini sangat berguna bagi masyarakat Manado.

“Yang terasa mengganjal adalah hubungan dengan soal pembebasan lahan yang membutuhkan dana yang cukup besar, tapi prinsipnya Pemerintah Kota akan mencari jalan keluar agar hal ini bisa terlesaikan,” ujar Walikota.

Direktur Kementerian mengharapkan agar dalam hal pembangunan infrastruktur pengendalian banjir ikut juga memperhatikan soal estetika serta ruang terbuka hinjau.

Walikota sendiri mensuport soal estetika di sekitar pembangunan infrastruktur dan siap menata apa yang sudah dibuat oleh Balai Wilayah Sungai.

“Silahkan kerjakan sesuai dengan apa yang harus dilakukan berdasarkan tupoksi, nanti soal estetika akan dilaksanakan oleh pemerintah kota,” tandas Walikota.

Hadir dalam pertemuan yakni perwakilan dari Kementerian PUPR, Kaban Keuangan Dr. Praseno Hadi S.E, M.M., dan Kadis Praskim Sulut Stive Kepel yang ikut menyampaikan beberapa hal sebagai pelengkap dalam diskusi ini.

Turut hadir Pimpinan Balai Wilayah Sungai (BWS) Sulut, Asisten I dan Asisten II Pemerintah Kota, Kadis PUPR Kota Manado dan pejabat teknis lainnya baik dari Provinsi Sulut maupun Kota Manado. (lk)

Meimonews.com – Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 Kementerian Kesehatan RI dr. Siti Nadia Tarmidzi mengumumkan secara virtual adanya satu kasus transmisi lokal varian baru Omicron di Jakarta, Selasa (28/12/2021).

Adanya satu kasus transmisi lokal tersebut menambah jumlah kasus konfirmasi positif Omicron di Indonesia menjadi 47 kasus. Dengan demikian sebanyak 46 kasus merupakan kasus impor dan 1 kasus transmisi lokal.

“Yang terbaru adalah kasus laki-laki usia 37 tahun yang tidak ada riwayat perjalanan ke luar negeri dalam beberapa bulan terakhir, ataupun kontak dengan pelaku perjalanan luar negeri,” jelas dr. Nadia.

Dalam rilisnya, Kepala Biro Komunikasi dan Pelayanan Masyarakat drg. Widyawati, MKM disebutkan, pasien bersama istri tinggal di Medan, kemudian ke Jakarta setiap satu bulan sekali. Pada 6 Desember 2021 mereka tiba di Jakarta dan 17 Desember 2021 sempat mengunjungi Mall Astha District 8 SCBD.

Selanjutnya, pada 19 Desember 2021 mereka melakukan pemeriksaan antigen di Rumah Sakit Grand Family, Jakarta untuk kembali ke Medan. Pemeriksaan tersebut menunjukkan hasil positif Covid-19 pada pasien, sementara hasil pemeriksaan antigen istrinya negatif.

Kemudian, dilakukan PCR pada 20 Desember 2021. Setelah dilakukan pemeriksaan di laboratorium GSI (Genomik Solidaritas Indonesia Laboratorium) didapatkan konfirmasi Omicron pada 26 Desember 2021.

Sebagai tindak lanjut, pasien diisolasi di Rumah Sakit Pusat Infeksi Sulianti Saroso (RSPI). dr. Nadia menyebut ini adalah kasus pertama transmisi lokal, sehingga diperlukan pengawasan ketat oleh tenaga medis dan fasilitas lengkap untuk meminimalisir kemungkinan penularan yang terjadi. Kondisi klinis pasien hingga saat ini tidak bergejala.

“Pengendalian infeksi di rumah sakit itu akan lebih baik dan akan lebih ketat pengawasannya. Oleh karena itu kita membawa yang bersangkutan ini ke rumah sakit RSPI,” sebut dr. Nadia.

Tracing, menurut dr. Nadia masih dalam proses sampai saat ini, mengingat yang bersangkutan banyak melakukan aktivitas. Artinya, kita harus melihat 14 hari sebelum pasien dinyatakan positif yaitu 14 hari sebelum19 Desember 2021.

Tracing dilakukan untuk menemukan siapa saja kontak erat dengan pasien di antara nya di restoran di wilayah SCBD, apartement tempat pasien tinggal, dan aktivitas lainnya selama pasien di Jakarta.

Pemerintah selalu melakukan pemantauan terhadap peningkatan risiko penularan Covid-19 baik di level provinsi maupun di level kabupaten. Pemerintah pusat dan pemerintah daerah terus bekerja sama dengan semua pihak untuk terus memantau terutama jika muncul adanya potensi-potensi cluster.

Hal ini dapat mempercepat investigasi dan penilaian apakah ada keterkaitan dengan varian baru Omicron atau tidak.

“Dengan ditemukannya kasus transmisi lokal ini pemerintah kembali mengingatkan dan meminta masyarakat untuk mengurangi mobilitas terutama dalam masa libur Natal dan tahun baru ini. Hindari kerumunan dan juga selalu memakai masker. Mari kita ajak saudara-saudara kita yang belum divaksin untuk segera divaksin,” ujarnya. (lk)

Meimonews.com – Badan Anggaran (Banggar) DPRD Sulut dan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Sulawesi Utara mengadakan Rapat Bersama untuk finalisasi Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) RAPBD Tahun 2022.

Rapat yang dipimpin Ketua DPRD Sulut dr. Andi Fransiskus Silangen, S.Th yang di dampingi dua Wakil Ketua yakni Dr. Johanes Victor Mailangkay, SH, MH dan Billy Lombok, SH tersebut diadakan di ruang Rapat Paripurna DPRD Sulut, Rabu (29/12/2021).

Turut hadir Sekretaris Provinsi Sulut Asiano Gemmy Kawatu yang adalah juga Ketua Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Sulut.

Wakil Ketua DPRD Sulut Dr. Johanes Victor Mailangkay, SH, MH menjelaskan, rapat banggar ini diadakan dalam rangka singkronsasi tentang hasil konsultasi dan evaluasi atas Rancangan Peraturan Daerah Sulut  tentang APBD tahun anggaran 2022 setelah melewati prosesnya di paripurna di mana Ranperda itu ditetapkan menjadi Perda.

“Sebelum disahkan menjadi Peraturan Daerah Tahun 2022, Ranperda tersebut dikonsultasikan ke Mendagri melalui Dirjen Bina Keuangan,” ujar Mailangkay kepada Meimonews.com di Manado, Rabu (29/12/2021).

Setelah itu, sambungnya, hasil kajiannya dituangkan dalam bentuk Surat Keputusan Menteri Dalam Negeri. Kemudian hasil tersebut dikembalikan ke Pemda Sulut, dan oleh Pemda tentu lewat pengkajian selanjutnya akan dibahas bersama dengan DPRD Sulut.

Politisi Partai Nasdem ini menyebutkan, hari ini kita telah membahas bersama Ranperda APBD Tahun 2022. Hal itu guna singkronisasi tim Banggar dengan TAPD untuk selanjutnya disahkan.

” Apa yang diputuskan dan dikirim banggar DPRD dengan apa yang menjadi keputusan Kemendageri, berdasar apa yang disampailan dan hal itu yang tengah dibahas bersama dalam rapat banggar terkait Ranperda APBD Tahun 2022,” ujarnya.

Selanjutnya, hal-hal yang menjadi catatan tentang jadual berdasar Permendagri No. 13 tahun 2006, di antarahnya dari jumlah 5 tahapan jadual pembahasan ternyata ada 3 tahapan yang tidak sesuai, dan hanya 2 tahapan yang sesuai.

Tiga tahapan yang tak sesuai itu, sebut Ketua DPD GM FKPPI Sulut ini, antara lain pertama, penyampaian Gubernur atas KUA-PPAS kepada DPRD seperti tertera sesuai jadual minggu kedua Juli, sementara itu terjadi pergeseran diajukan minggu ketiga  sehingga hal ini tidak sesuai jadual dari evaluasi Kemendagri.

Kedua, kesepakatan G dan DPRD atas rancangan KUA-PPAS setelah diajukan ke DPR dibahas dan disepakati paling lambat sesuai jjadual minggu kedua Agustus, ternyata disepakati bersama tanggal 19 bulan Oktober dan ini tidak sesuai dengan evaluasi Kemendagri.

Ketiga, penyampaian Ranperda Gubernur kepada DPRD tidak sesuai karena  diajukan 29 oktober padahal seharusnya paling lambat minggu kedua September sudah harus diajukan ke dewan,” ujarnya.

Meski demikian, pihaknya berharap,.ke depan tidak terulagi lagi pergeseran jadual tahapan dan pembahasan Ranperda dari Pemerintah Pusat.

“Karena hal ini sudah dari tahun 2006, terjadi pergeseran, karena itu kedepan jangan tidak sesuai lagi dari jjaual pembahasan-pembahasan dari Pemerintah Pusat,” ujarnya. (lk)

Meimonews.com – Walikota Manado Andrei Angouw dan Wakil Walikota Richard Sualang menerima kehadiran Pimpinan BI dan BNI serta Direksi Pasar Manado di ruang Kerja Walikota, Kamis (30/12/2021).

Hadir dalam pertemuan ini selain unsur pinpinan BI dan BNI Wilayah Sulut, juga Sekretaris Pemerintah Kota Mincler C.S. Lakat, Dirut PD Pasar Manado Roland Roeroe serta Direksi PD Pasar lainnya dan Ketua dan Anggota Badan Pengawas PD Pasar Manado Novie Lumowa dan Marko Tampi.

Pertemuan Pimpinan Pemkot Manado dengan Pimpinan BI dan BNI serta Direksi PD Pasar Manado tersebut dilakukan setelah dilakukannya kerjasama antar BNI dan PD Pasar Manado sekaligus penandatangan MOU (memorandum of understanding) dari kedua pihak.

Penandatangan MOU, sebelum Walikota dan Wakil Walikota menerima kehadiran tersebut, dilakukan di ruang Toar Lumimuut Pemkot Manado, yang turut dihadiri Pimpinan BI Wilayah Sulut. (lk)

Meimonews.com – Guna membangun koordinasi dalam rangka pengawal aspirasi masyarakat, Pengurus Barisan Masyarakat Adat Sulawesi Utara (Barmas) Sulut bakudapa deng (bertemu dengan) Pimpinan DPRD Sulut.

Pertemuan tersebut dilakukan di gedung DPRD Sulut, Kairagi Manado, Rabu (29/12/2021). Ketua DPRD Sulut Andi Silangen menerima kunjungan Pengurus Barmas tersebut.

Kunjungan ini dipimpin Ketua DPD Barmas Sulut Tonaas Defly Brando Lengkey dan Sekretaris DPD Fernando FX. Melo dan di dampingi Ketua Dewan Penasehat (Wanhat) Barmas J. Victor Mailangkay yang adalah juga Wakil Ketua DPRD Sulut.

“Kunjungan ini dimaksudkan untuk membangun koordinasi bersama para pimpinan DPRD Provinsi Sulut dalam rangka mengawal aspirasi masyarakat, sebab Wakil Ketua DPRD Sulut DR. J. Victor Mailangkay, SH., MH adalah juga Ketua Dewan Penasehat Barmas DPD Sulut,” ujar Defly.

Barmas Sulut melakukan koordinasi sehubungan dengan langkah-langkah sinergitas dalam mengawal berbagai aspirasi masyarakat Sulut ke depan, sebutnya, karena Barmas adalah organisasi yang terdepan dalam menyuarakan aspirasi masyarakat guna mempersatukan seluruh masyarakat adat Sulut.

Tonaas Defly mengakui, Barmas Sulut saat ini terus berbenah secara administrasi organisasi melalui Sekretaris Fernando FX Melo, namun terus semakin solid dalam melakukan pengawalan aspirasi masyarakat adat Sulut.

“Sebagaimana tujuan berdirinya Barmas adalah untuk mempersatukan masyarakat adat di tiga etnis dan puji Tuhan Barmas DPD Sulut diterima dengan baik oleh Ketua dan Wakil Ketua DPDRD Sulut,” ujarnya kepada Meimonews.com di Manado, Rabu (29/12/2021).

Di kesempatan yang sama, Sekretaris Barmas Sulut Fernando FX Melo mengatakan, kunjungan ini dilakukan setelah berkoordinasi dengan para pimpinan DPRD Sulut yang didahului dengan arahan dari Ketua Dewan Penasehat Barmas DPD Sulut.

“Sebelumnya, Barmas DPD Sulut sudah bertemu dengan Ketua Dewan Penasehat dan kami sudah dinasehati dengan arahan-arahan yang sifatnya membangun dan mempersatukan masyarakat di tiga etnis sehingga saat ini Barmas DPD Sulut diterima langsung oleh Ketua DPRD Sulut dalam nuansa persaudaraan,” kata Fernando. (lk)

Meimonews.com – Kapolda Sulut Irjen Pol. Mulyatno memimpin serahterima jabatan (sertijab) dua PJU (Pejabat Utama) Polda Sulut dan tiga Kapolres/ta yang dilaksanakan di ruang Tribrata Mapolda Sulut, Selasa (28/12/2021).

Sertijab tersebut dilakukan berdasarkan dua Keputusan Kapolri, masing-masing nomor Kep/1906/XII/2021 dan Kep/1907/XII/2021 tanggal 17 Desember 2021.

Jabatan Karo SDM diserahterimakan dari Kombes Pol. Octo Budhi Prasetyo kepada Kombes Pol. Riyadi Nugroho sedang Dirreskrimsus dari Kombes Pol. Michael Irwan Thamsil kepada AKBP Nasriadi.

Kemudian, Kapolresta Manado dari Kombes Pol. Elvianus Laoli kepada AKBP Julianto Sirait, Kapolres Tomohon dari AKBP Yuli Kurnianto kepada AKBP Arian Primadanu Colibrito, dan Kapolres Minsel dari AKBP S. Norman Sitindaon kepada AKBP C. Bambang Harleyanto.

Upacara sertijab turut dihadiri Wakapolda Brigjen Pol. Johnny Eddizon Isir beserta para Pejabat Utama dan Kapolres jajaran Polda Sulut. Kegiatan berlangsung khidmat dan tetap menerapkan prokes ketat.

Dalam sambutannya, Kapolda Sulut Irjen Pol. Mulyatno kepada Kapolresta dan Kapolres jajaran untuk memprioritaskan tiga hal yaitu Pengamanan tahun baru, penegakan disiplin protokol kesehatan (prokes), dan akselerasi vaksinasi.

“Saat ini, ada tiga hal yang diprioritaskan. Pertama, pengamanan pergantian tahun baru 2021 ke 2022, di mana banyak potensi terjadinya arak-arakan dan kerumunan yang melanggar prokes maupun potensi terjadinya gesekan antar kelompok. Hal ini harus diantisipasi sejak awal,” pinta Mulyatno.

Prioritas kedua, sambungnya, adalah penegakan disiplin prokes terhadap masyarakat harus terus dilakukan. “Dan ketiga yakni akselerasi vaksinasi massal, sehingga kita bisa mampu mencapai target yang sudah ditentukan oleh Pemerintah,” sebutnya.

Terkait tahun baru, jenderal bintang dua ini mengimbau masyarakat agar merayakannya di rumah saja bersama keluarga dan dengan cara yang sederhana.

“Masyarakat agar menjaga situasi keamanan yang kondusif. Saya mengucapkan juga selamat menyongsong tahun baru 2022, semoga di tahun yang baru Tuhan memberkati kita semua dan akan membawa suasana yang lebih baik dari sekarang ini,” ujarnya.

Terkait sertijab, Mulyatno menjelaskan, mutasi jabatan di lingkungan Polri merupakan penyegaran bagi organisasi, di mana setiap personil Polri harus mengalami tour area dan tour of duty sebagai bagian dari pembinaan personi.

“Khusus kepada pejabat Kapolresta dan Kapolres jajaran yang baru, harus cepat menyesuaikan diri dengan karakteristik situasi kamtibmas di wilayah hukum masing-masing,” pinta Kapolda. (lk)

Meimonews.com – Ada pesan penting yang disampaikan Walikota Manado Andrei Angouw ketika memberikan sambutan pada acara Doa Bersama Lintas Agama Akhir Tahun 2021.

Walikota berpesan agar kita menutup tahun 2021 ini dengan rasa syukur dan mengajak menyongsong tahun depan (2022) dengan harapan dan komitmen.

“Mari berubah menjadi lebih baik, lebih matang dan lebih bijaksana sekaligus kita jaga kehidupan bersama kita dengan orang lain dimanapun kita berada,” ujar Walikota pada acara yang diadakan di ruang Serbaguna Pemkot Manado, Selasa (28/12/2021).

Walikota menyampaikan rasa syukur karena dapat melalui sepanjang tahun 2021 yang segera akan berakhir ini dengan baik.

Kegiatan doa bersama yang diselenggarakan Badan Kerjasama Antar Umat Beragama (BKSAUA) Manado ini direspon positif oleh walikota sebagai bentuk kerukunan dalam keberagaman serta keharmonisan hidup antar umat beragama.

Doa bersama dilakukan oleh seluruh agama dengan menyampaikan doa masing-masing.

Hadir dalam kegiatan ini Asisten I Heri Saptono, Bagian Kesra Pemerintah Kota Manado, Ketua BKSUA Kota Manado Pendeta Yudi Tunari beserta para tokoh agama dari semua agama yang ada.

Mengingat situasi dan kondisi saat ini masih terkait dengan wabah Covid-19, sehingga doa bersama ini dilakukan dengan tetap memperhatikan Protokol Kesehatan guna pencegahan penyebaran Covid-19.

Bagi pejabat dan tokoh agama yang tidak hadir secara fisik, mengikuti rapat ini secara online/virtual yang dilakukan dengan menggunakan teknokogi Video Conference melalui Aplikasi Zoom Cloud Meeting yang diakses pada handphone/laptop dari tempat masing-masing. (lk)

Meimonews.com – Walikota Manado Andrei Angouw menerima kunjungan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Sulut di ruang kerjanya, Selasa (28/12/2021)

Kehadiran BPBD Sulut dan BMKG ini dalam rangka mengkoordinasikan sekaligus membahas penentuan titik EWS Tzunami atau lokasi early warning sistem Tzunami.

Hadir dalam pertemuan ini, Kepala Badan PBD Sulut Joy Oroh, Kabid John Wungouw, Kepala BMKG dan Koordinator untuk Sulawesi Utara, mewakili Stasiun Geofisika Manado serta pejabat teknis lainnya.

Dalam pertemuan ini, dibicarakan beberapa hal dalam kaitan dengan bagaimana memahami Peringatan Dini Tsunami.

Ikut dibicarakan juga pemasangan sirine dan estimasi calon lokasi oleh BMKG seperti di Pelabuhan Manado, ITC Marina atau Blue Banter, Kawasan Megamas, MTC, Hotel Lion dan Jendela Indonesia, Bahu Mall dan lain-lain.

Diharapkan, Teluk Manado bisa tercover dengan sistem sirine ini yang beroperasi dengan listrik sendiri.

Menurut BMKG bahwa semua dilakukan secara terintegrasi baik teknis maupun sitem pengoperasiannya.

Juga disampaikan daftar lokasi intensitymeter reis untuk wilayah Kota Manado.

Walikota berharap, hal ini harus disosialisasikan agar masyarakat bisa tahu adanya sistem dan sirine ini. (lk)