Meimonews.com – Tanggal 22 Mei 2021 sore, pekuburan umat Katolik di Kelurahan Donggala Kecamarqn Hulontalangi Kota Gorontalo didatangi beberapa anak muda dengan ciri khas Baret Merah Maron dengan Jambul Kuning di atasnya.

Mereka adalah para pengurus dan anggota PMKRI Kota Jajakan Gorontalo yang sedang melaksanakan rangkaian kegiatan Dies NaNatalike-74 PMKRI (Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia) yang jatuh pada 25 Mei 2021.

Salah satu kegiatannya adalah ziarah ke makam tokoh umat Katolik Gorontalo almarhum David Kountul atau yang biasanya dipanggil Opa David. Almarhum lahir di Sea, Minahasa pada 23 November 1932 dan meninggal di Kota Gorontalo pada 17 Mei 2020 dalam usia 87 tahun.

Apa istimewanya Opa David bagi warga PMKRI Gorontalo ? Dari fakta yang ada, terungkap bahwa jauh sebelum PMKRI hadir di Gorontalo, Opa David sudah terlebih dahulu mengambil prakarsa dan inisiatif untuk mencari, menemukan serta menghimpun para mahasiswa Katolik yang merantau di Gorontalo terutama para mahasiswa asal Papua. Ibarat gembala mencari domba-dombanya .

“Opa David sudah biasa mendatangi para mahasiswa Katolik yang waktu itu kebanyakan berasal dari Papua di asrama mereka, baik di Kota Gorontalo maupun di Kabupaten Gorontalo untuk berbincang dengan mereka seraya mengingatkan mereka untuk terus tekun belajar dan membangun persekutuan melalui kegiatan ibadah bersama.

“Tidak lupa Opa David di tengah keterbatasannya juga beberapa kali memberikan sekedar bantuan berupa mie instan atau bantuan lainnya yang mungkin kecil nilainya tapi sangat berarti bagi mereka,” kenang Sr. Aurelia Ratuanak DSY

Kenangan itu diungkapkan suster yang pernah mendampingi Opa David saat berkunjung ke asrama Papua di Limboto ketika bertugas sebagai anggota seksi Kelompok Kategorial Dewan Pastoral Paroki St Christoforus Gorontalo bersama Lembang Sule (saat ini Depertim PMKRI Kota Jajakan  Gorontalo) dan Stevan Lintang (saat ini menjadi Koordinator PMKRI Kota Jajakan Gorontalo).

Dalam kaitan dengan hal tersebut Polce Kountul, putra bungsu Alm. Opa David menyatakan, waktu muda almarhum (ayahnya) banyak melibatkan diri dalam aktivitas sosial kemasyarakatan, mulai dari menjadi aktivis Partai Katolik, anggota PPS/KPPS hingga menjadi anggota DPRD Kota Gorontalo dari Partai Katolik pada tahun 1967, yang mendampingi beliau ketika disumpah yaitu P. H. Geurts MSC (almarhum).

“Ketertarikannya kepada mahasiswa Katolik dilandasi pada visinya tentang perlunya menyiapkan kader muda Katolik yang kelak akan menjadi tokoh awam Katolik serta pelayan masyarakat dalam berbagai medan pengabdian sesuai semboyan yamg selalu dipedomaninya yaitu Pro Ecclesia et Patria” ujar Polce yang dalam kesehariannya tinggal di rumah peninggalan almarhum di Kelurahan Ipilo Keamatan Kota Timur Kota Gorontalo.

Oleh karena itu, Stevan Andrew Lintang (Koordinator PMKRI Kota Jajakan Gorontalo) pada saat memimpin ziarah di makam Opa David menyatakan kegiatan ziarah dalam rangka Dies Natalis ke-74 PMKRI ini bertujuan selain untuk memberikan penghormatan kepada Opa David yang dalam hidupnya telah menunjukkan perhatian terhadap Mahasiswa Katolik juga untuk mendoakan agar almarhum beroleh kebahagiaan kekal di surga.

“Opa David sudah memberikan kontribusi nyata bagi mahasiswa Katolik di Gorontalo. Oleh karena itu ziarah hari ini selain bermaksud menghormati dan mendoakan almarhum juga bertujuan untuk membangkitkan motivasi kepada warga PMKRI agar terus bersemangat membangun organisasi PMKRI menjadi organisasi yang bermanfaat untuk Gereja dan Tanah Air, sebagaimana yang dicita -citakan Opa David,” ujar Stevan .

Puncak acara Dies Natalis ke-74 PMKRI akan dirayakan oleh warga PMKRI Gorontalo secara sederhana pada 25 Mei 2021 dalam bentuk Ibadah Syukur dan resepsi, pemotongan tumpeng tentu saja dengan memperhatikan protokol kesehatan Covid 19. (lexie)

Meimonews.com – Pelbagai cara dan upaya dilakukan pimpinan sekolah dan guru agar SD Kartika Wirabuana 07 Manado menjadi lebih baik, maju dan berkembang sesuai dengan visi dan misi sekolah.

“Kami, pimpinan sekolah dan guru-guru senantiasa berupaya agar sekolah ini sejalan dengan visi dan misinya,” ujar Kepala SD Kartika Wirabuana 07 Manado Maximilian Kapoh kepada Meimonews.com di ruang kerjanya, Selasa (18/5/2021)

Dikemukakan, visi sekolah adalah terwujudnya siswa SD Kartika Wirabuana 07 Manado yang berakhlak dan berlandaskan religius, bermutu, berdaya saing yang tinggi, berbudaya dan berkarakter serta nendapat dukungan masyarakat.

Untuk misi sekolah yang berlokasi Kelurahan Pakowa Kecamatan Wanea ini terdiri dari pertama, bermutu dalam imtaq dan imtek; kedua, disiplin dalam berbagai aktivitas pendidikan; ketiga, menjadikan sekolah tempat pengembangan dan penggunaan iptek;

Keempat, menjadikan sekolah sebagai perkembangan profesi guru; melina, disiplin dalam pelaksanaan tugas, waktu, administrasi dan belajar-mengajar.

Sekolah yang dipimpinnya memiliki tujuan yakni pertama, siswa beriman dan bertaqwa kepada Tuhan yang Mahaesa dan berakhlak mulia; kedua, siswa sehat jasmani dan rohani; ketiga, siswa memiliki dasar-dasar pengetahuan dan keterampilan untuk melanjutkan pendidikan pada jenjang yang lebih tinggi; .

Keempat, mengenal dan mencintai bangsa, masyarakat dan kebudayaan; kelima, siswa kreatif, terampil dan bekerja untuk dapat mengembangkan diri secara terus-menerus.

“Untuk mewujudkan visi, misi dan tujuan sekolah, ada program-program kerja setiap tahunnya,” ujarnya serta menyebut,. khusus untuk tahun 2021-2022, setidaknya ada delapan program kerja.

Dijelaskan, program kerja 2021-2022 terdiri dari pertama, menciptakan prestasi didik yang handal, mandiri dan berprestasi. Kedua, meningkatkan kemandirian sekolah. Ketiga, pengetahuan di SD berguna bagi lingkungan. Keempat, menciptakan keterkaitan proses pembelajaran dengan lingkungan peserta didik.

Kelima, mewujudkan peserta didik yang nyaman dan santun. Keenam, menciptakan sekolah yang dicintai dan disegani oleh masyarakat. Ketujuh, mempercepat pelaksanaan iptek di sekolah. Kedepan, meningkatkan mutu berdasarkan perkembangan, yang sepenuhnya didukung peranserta masyarakat.

Sejumlah sarana/prasarana untuk kelancaran belaja-mengajar di sekolah yang kini memiliki sekitar 100-an murid dengan 10 guru (3 ASN dan 7 Pegawai Yayasan), sebut Kapoh, telah diupayakan pengadaannya, walau dalam jumlah yang terbatas tapi memadai. (af)

Meimonews.com – Terobosan yang dilakukan Walikota Manado Andrei Angouw dan Wakil Walikota Manado Richard Sualang (AARS) sehari setelah pelantikan diapresiasi dua anggota DPRD Manado dari dua fraksi yang berbeda.

Diwawancarai Meimonews.com  secara terpisah, Selasa (18/5/2021) di ruang kerja masing di DPRD Manado, Hengky Kawalo dari Fraksi PDIP dan Robert Tambuwun dari Fraksi Nasdem (gabungan Partai Nasdem dan Perindo) mengungkap secara terbuka dan tulus penilaian mereka terhadap kinerja awal yang ditunjukkan AARS (Walikota dan Wakil Walikota baru Manado).

“Dengan adanya Walikota dan Wakil Walikota Manado pak Andrei Angouw dan pak Richard Sualang, Manado pasti akan menjadi lebih baik,” tegas Kawalo terkait terobosan awal yang diperlihatkan duet AARD selaku Walikota dan Walikota Manado baru menggantikan Vicky GS Lumentut dan Mor Bastiaan.

Terobosan yang dilakukan AARS selaku Walikota dan Wakil Walikota Manado sesudah pelantikan adalah memberikan solusi terhadap Penanganan sampai. Sesudah pelantikan, ungkap Kawalo, AARS langsung turun ke lokasi TPA Sumompo dan langaung memberikan solusi.

Di TPA Sumompo, sebut,. Ketua KONI Manado ini, sudah disediakan eskavator. Sampah yang biasanya menumpuk di pinggir-pinggir jalan dapat diuraikan.

Terobosan lain dari AARS yang diapresiasi adalah soal managerial.. Ada pembenahan-pembenahan signifikan yang dilakukan duet tersebut. Ada pembenahana aset dan pelayanan publik.

“Ada pembenahan penting yang dilakukan seperti pembenahan aset-aset seperti terlihat tadi di Lapangan Sparta Tikala, di mana semua kendaraan dinas didata kembali saat apel aset,” tegas anggota Dewan daerah pemilihan Wenang Wanea ini

Ada juga terobosan dalam aspek manajerial pelayanan kepada masyarakat (publik). Walikota dan Walikota, ungkapnya, mengingatkan kepada SKPD (Satuan Kerja Pemerintah Daerah). Bukan cuma soal datang melapor kepada Walikota atau Wakil Walikota atau hormat-hormat tapi terutama memberikan pelayanan yang baik kepada masyarakat.

“Memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat dari sektor-sektor pelayanan publik seperti perijinan, catatan sipil dan perpajakan itu yang utama, yang diingatkan Walikota dan Wakil Walikota kepada SKPD yang ada di Manado,” ujar Kawalo yang adalah juga Wakil Ketua Komisi 2 DPRD Manado.

Apresiasi yang sama disampaikan Robert Tambuwun ketika diawancarai terpisah. “Andrei Angouw dan Richard Sualang sebagai Walikota dan Wakil Walikota Mando yang baru langsung Bergerak cepat menangani masalah ssampah di Kota Manado,” ujar Tambuwun.

Mereka (AARS), ungkap Tambuwun, tidak menunggu 100 hari Kerja baru bergerak tapi langsung bergerak setelah dilantik. “Mereka langsung bekerja setelah dilantik saya mengapresiasinya,” tegas Anggota Komisi 1 DPRD Manado ini.

Disebutkan, kinerja yang telah ditunjukkan AARS seperti itu, kiranya dapat terus dipertahankan sampai akhir Masa jabatan sebagai Walikota dan Wakil Walikota Manado untuk menjadikan Manado lebih baik, bisa merubah wajah Manado sejalan dengan visi dan misi mereka.

“Saya mengapresiasi mereka (duet AARS) karena tidak hanya retorika tapi langsung bergerak, bekerja, turun ke langan dan mengambil tindakan sesuai permasalahan yang ditemui di lapangan. (lk)

Meimonews.com – Untuk pertama kalinya sejak dilantik pada Maret 2021, Pengurus PMKRI Kota Jajakan Gorontalo St Yohanes Paulus II melaksanakan Rapat Kerja (Raker) dalam rangka evaluasi dan penyusunan program kerja (proker) serta rencana strategis (renstra) ke depan.

Raker digelar di Sekretariat PMKRI Kota Jajakan Gorontalo, Jl. Tenda Kecamatan Kota Selatan Kota Gorontalo, Sabru (15/5/2021).

Raker dipimpin Stevan Andrew Lintang (Koordinator PMKRI Kota Jajakan Gorontalo) dihadiri Pastor Ronny Marcelino Singal Pr (Moderator PMKRI) serta anggota Dewan Pertimbangan yaitu Handoyo Sugiharto dan Talulembang Sule serta diikuti para pengurus dan anggota PMKRI.

Raker diawali dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya yang diikuti dengan hikmat oleh seluruh peserta Raker sebagai wujud komitmen anggota PMKRI dalam mendukung dan memperjuangkan nilai nilai kebangsaan sesuai semboyan Pro Ecclesia et Patria (untuk Gereja dan Tanah Air).

Ketika menyampaikan laporan kinerja Pengurus PMKRI Kota Jajakan Gorontalo, Stevan menyatakan, meskipun keberadaan PMKRI di Gorontalo masih relatif baru dengan berbagai keterbatasannya namun PMKRI Kota Jajakan Gorontalo telah berupaya melaksanakan bebeberapa kegiatan.

Di antaranya, Masa Bimbingan Anggota, Diskusi Virtual tentang Moderasi Beragama yang melibatkan sejumlah Ormas Kemahasiswaan Berlatar Belakang Agama yaitu HMI.(Himpunan Mahasiswa Islam) GMKI (Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia) , PMII (Perhimpunan Mahasiswa Islam Indonesia), KMHDI (Kesatuan Mahasiswa Hindu Dharma Indonesia) dan IMM (Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah).

Selain itu, PMKRI Kota Jajakan Gorontalo telah melaksanakan Rekoleksi sehari dan program Penghijauan berupa penanaman 125 bibit pohon di lokasi Bukit Doa, Paroki St Theodorus Kabupaten Boalemo.

“Program dan kegiatan yang dilaksanakan tersebut selain dimaksudkan untuk membuktikan bahwa PMKRI telah hadir di Gorontalo sekaligus juga untuk menjadi dasar dalam rangka usulan peningkatan status PMKRI Gorontalo dari Kota Jajakan menjadi Calon Cabang,” kata Stevan.

Sementara itu, anggota Dewan Pertimbangan Handoyo Sugiharto yang sehari-harinya menjabat Kadis PU Prov Gorontalo mengingatkan kepada jajaran pengurus PMKRI agar terus meningkatkan kinerja dan sikap antisipatif mengingat ke depan Gorontalo akan semakin diminati sebagai kota tujuan studi dengan hadirnya berbagai perguruan tinggi baik negeri maupun swasta, apalagi kehadiran kampus baru Universitas Negeri Gorontalo (UNG) akan mampu menampung ribuan mahasiswa baik dari Gorontalo maupun dar luar daerah.

“Kedepan jumlah mahasiswa Katolik di Gorontalo akan semakin banyak. Mereka harus kita rangkul dalam wadah PMKRI. Jika perlu, umat Katolik di Gorontalo mulai saat ini sudah harus memikirkan kemungkinan membangun Asrama Mahasiswa Katolik yang akan menjadi pusat aktivitas dan pusat pembinaan mahasiswa Katolik dalam semangat Fraternitas (persaudaraan), Kristianitas (kekatolikan) dan Intelektualitas (kecendikiawanan),” ujar Handoyo sambil bernostalgia saat menjadi penghuni Margasiswa PMKRI Kampung Kakas Manado, semasa aktif menjadi anggota PMKRI Cabang Manado tahun delapan puluhan.

Pastor Moderator Ronny Singal Pr dalam pesannya kepada para anggota PMKRI menekankan pentingnya kehadiran PMKRI sebagai sarana pewartaan Injil.

“PMKRI harus mempu menampilkan wajah Gereja di tengah masyarakat melalui aktivitas dan kesaksian hidup para anggotanya. Selain itu, warga PMKRI perlu membuka diri dan bersikap moderat sehingga mampu membangun jembatan persaudaraan sejati dengan semua warga bangsa untuk kebaikan bersama. Jadilah 100 % Katolik dan 100 % Warga Negara,” pesan Pastor Ronny yang dalam kebijakan pastoralnya banyak menaruh perhatian terhadap pembinaan kaum muda termasuk mahasiswa.

Pastor Ronny berharap Raker PMKRI Gorontalo akan menghasilkan program dan kegiatan yang sinkron dengan Renstra Paroki St. Christoforus Gorontalo mengenai arah pembinaan dan pengembangan kelompok Ormas Katolik .

Anggota Dewan Pertimbangan Talulembang Sule menyerahkan konsep pemikiran Depertim tentang visi dan misi, program jangka panjang maupun jangka pendek serta program “Quick Wins” sebagai bahan masukan bagi Pengurus PMKRI untuk dibahas dan dirumuskan menjadi hasil akhir Raker PMKRI Kota Jajakan Gorontalo.

“Kita berharap agar PMKRI Kota Jajakan Gorontalo dapat segera diusulkan oleh DPC PMKRI Cabang Manado ke PP PMKRI menjadi Calon Cabang,” ujar Sule sambil mengingatkan pengurus PMKRI Gorontalo untuk segera menyusun laporan kegiatan yang telah dilaksanakan selama ini secara tertulis ke PMKRI Cabang Manado sebagai dasar pengusulan peningkatan status PMKRI Gorontalo. (lk)

Meimonews.com – Dalam suasana kemeriahan malam Tumbilotohe (tradisi malam pasang lampu masyarakat Gorontalo menyambut Idul Fitri 1442 H), umat Katolik Paroki St. Christoforus Gorontalo berkumpul di Pastoran untuk mengucap syukur dan bergembira atas Hari Ulang Tahun (HUT) ke-50 gembalanya Pastor Ronny Marcelino Singal Pr, Selasa (11/5/2021)

Acara HUT diawali perayaan ekaristi di gereja paroki yang dipimpin oleh Sang Yubilaris (Pastor Ronny) dengan dihadiri sekitar 150 umat Katolik.

Selanjutnya, Dewan Pastoral Paroki dan umat menuju ke pastoran untuk acara makan bersama sebagai ungkapan syukur atas rahmat Tuhan yang telah menambahkan usia kepada Pastor Ronny.

Perayaan HUT Pastor Ronny, meskipun berlangsung sederhana di tengah keprihatinan pandemi Covid 19, namun hal tersebut tidak mengurangi kegembiraan dan sukacita di hati umat dan Sang Yubilaris sebagaimana tercermin dalam kutipan Injil Lukas : “Sebab Ia telah memperhatikan aku, hambaNya yang hina ini” yang menjadi tema perayaan HUT.

Pastor Ronny dilahirkan di Kota Tomohon, Minahasa 50 tahun yang lalu (11 Mei 1971). Keputusannya menjadi imam timbul dari pengalamannya melihat dan bergaul dengan para pastor yang bertugas melayani umat Katolik khususnya di Lahendong, tempat tinggalnya semasa kecil.

Benih panggilan itu terus bersemi dan akhirnya berbuah melalui tahbisan imamat yang diterimanya pada tanggal 28 April 2001.

Mewakili umat Paroki St Christoforus Gorontalo, Frederik Putong (Wakil Ketua III Dewan Pastoral Paroki) menyampaikan ucapan selamat HUT disertai doa kiranya Pastor Ronny berumur panjang dan diberikan kesehatan serta kekuatan dari Tuhan dalam menjalani tugas penggembalaan di tengah umat.

Sementara itu, Sang Yubilaris ketika menyampaikan sambutannya meminta umat agar terus memberikan dukungan doa bagi dirinya dalam menjalankan tugas pelayanan sebagai imam.

John Lasut (salah seorang tokoh umat) di sela acara makan bersama menyatakan bahwa penugasan Pastor Ronny di tengah umat Katolik Gorontalo hanya selang 3 bulan sebelum terjadinya pandemi Covid 19 yang berdampak pembatasan aktivitas masyarakat termasuk aktivitas pelayanan pastoral.

“Meski demikian, Pastor Ronny terus bekerja dan mampu membangun kerjasama yang baik dengan umat sehingga pelayanan sakramen dapat terus terlaksana dengan baik,” ujarnya di dampingi Talulembang Sule (salah satu DPP St. Christoforus Gorontalo.

“Selamat HUT ke 50 Pastor Ronny. Semoga panjang umur, sehat selalu dan kuat dalam melaksanakan tugas pelayanan umat. Poficiat,” tambah Sule. (lk)

Meimonews.com – Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Lembaga Pembinaan dan Pengembangan Pesparani Katolik Daerah (LP3KD) Provinsi Gorontalo yang digelar sehari (Minggu, 9/5/2021) di Hotel Grand Q Kota Gorontalo menghasilkan beberapa program kerja dalam bentuk Kalender Kerja Tahunan.

Program kerja yang dihasilkan tersebut antara lain mencakup program konsolidasi, dalam hal ini, peningkatan fungsi kesekretariatan, pemantapan tupoksi masing masing bidang maupun penguatan pola hubungan kerja antar bidang.

Di bidang hubungan antar lembaga LP3KD Provinsi Gorontalo akan memperkuat hubungan silaturahmi dan kerjasama dengan lembaga2 sejenis seperti LPTQ (Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran / Islam ), LPPD (Lembaga Pengembangan Pesparawi Daerah/Kristen Protestan), UDD (Utsawa Dharma Gita / Hindu) dan STT (Swayamvara Tripitaka Gatha/ Budha).

“Melalui kegiatan kerjasama, dimungkinkan koor umat Katolik Gorontalo yang dibina LP3KD dapat berpartisipasi menyumbang lagu pada ibadah umat kristen Protestan atau sebaliknya, koor umat kristen Protestan dapat menyimbang lagu pujian pada perayaan misa umat Katolik,” ujar Sekretaris LP3KD Gorontalo Kristoforus Edison di dampingi Humas LP3KD Provinsi Gorontalo Talulembang Sule kepada Meimonews.com lewat telefon, Senin.(11/5/2021).

Demikian juga, sambung Edison, pada kegiatan lomba yang dilaksanakan LP3KD Provinsi Gorontalo sedapat mungkin akan mengundang lembaga-lembaga tersebut untuk ikut berpartisipasi menyemarakkan kegiatan dimaksud, demikian pula sebaliknya.

“Ini diharapkan dapat memperkuat toleransi dan persaudaraan antar umat beragama di Gorontalo,” sebut Edison.

Selain itu, ungkapnya, telah diagendakan kegiatan lomba koor dan mazmur tingkat daerah yang akan diikuti peserta dari wilayah, stasi dan kelompok kategorial di lingkup umat Katolik dari dua Paroki di Provinsi Gorontalo yaitu paroki St. Christoforus Kota Gorontalo dan Paroki St. Theodorus Kabupaten Boalemo.

“Kegiatan lomba tersebut tentu saja akan disesuaikan dengan kondisi Pandemi Covid 19 melalui penerapan protokol kesehatan yang ketat,” jelas Edison.

Sule menambahkan, untuk menunjang aktivitas Pengurus LP3KD Provinsi Gorontalo telah diprogramkan penyiapan sekretariat LP3KD Provinsi Gorontalo yang lebih representatif dengan didiukung sarana prasarana yang memadai untuk menunjang kegiatan LP3 KD agar semakin responsif dan profesional menghadapi tugas-tugas di masa mendatang.

Untuk memaksimalkan pelaksanaan fungsi pembinaan dan pengembangan paduan suara gerejani di lingkup umat Katolik se Provinsi.Gorontalo, sebut Sule, Raker LP3KD Provinsi.Gorontalo telah merekomendasikan agar pembentukan LP3KD di Kab Boalemo perlu segera dipercepat dengan melakukan supervisi ke Paroki St Theodorus Boalemo untuk membantu kelancaran proses pengurusan adminsitrasinya di Pemerintah Kabupaten Boalemo.

“Ditargetkan pada tahun 2021 ini, LP3KD Kabupaten Boalemo dapat segera dibentuk dan dilantik,” ujar aktivis Kerawan dan mantan Ketua Presidium PMKRI Cabang Manado ini.

Semua program kerja tersebut, sambungnya, kemudian disusun dan terkonsep dalam bentuk Kalender Kerja dengan mencantumkan waktu pelaksanaan disertai penganggarannya.

Ketika menutup Rakerda LP3KD Provinsi Gorontalo, Handoyo Sugiharto (Ketua LP3KD Provinsi Gorontalo) mengimbau agar pengurus LP3KD Provinsi Gorontalo semakin menunjukkan kinerja dan pengabdiannya yang terbaik bagi perkembangan musik liturgi di Provinsi Gorontalo.

Selain itu, “mampu mengangkat nama Gorontalo pada pentas lomba Pesta Paduan Suara Gerejani di tingkat nasional,” ujar Handoyo, yang adalah Kepala Dinas Pekerjaan Umum Provinsi Gorontalo. (lk)

Meimonews.com – Lembaga Pembinaan dan Pengembangan Pesparani Katolik Daerah (LP3KD) Gorontalo menggelar Rapat Kerja Daerah (Rakerda) di Hotel Grand Q Kota Gorontalo, Minggu (9/5/2021).

Rakerda yang dihadiri para pengurus LP3KD Gorontalo pimpinan Handoyo Sugiarto tersebut dibuka pelaksanaannya oleh Pembimas Katolik Kementerian Agama Provinsi Gorontalo Reyne Koraag, yang didahului dengan menyaksikan lagi Indonesia Raya.

Dalam sambutannya, Handoyo Sugiarto menjelaskan, Rakerda tersebut dilaksanakan dalam rangka evaluasi kegiatan dan program yang telah dilaksanakan tahun 2020 serta untuk merumuskan program dan kegiatan di tahun 2021.

Reyne Koraag dalam sambutannya ketika membuka Rakerda menyatakan bahwa LP3KD Provinsi Gorontalo telah menunjukkan eksistensi dan perannya bahkan terlibat secara aktif menyelenggarakan lomba paduan suara gerejawi baik di tingkat daerah

Selain itu, ikut menyiapkan peserta paduan suara gerrjani yang berlomba di pentas nasional. “Oleh karena itu Bimas Katolik Provinside Gorontalo akan terus memfasilitasi dan mendukung operasional LP3KD Provinsi Gorontalo,” ujar Koraag.

Talulembang Sule, salah satu Pengurus LP3KD Provinsi Gorontalo, Salam percakapan dengan Meimonews.com lewat telefon, Senin (10/5/2021) menjelaskan, rakerda LP3KD Provinsi Gorontalo berhasil merumuskan program kerja tahun 2021 dalam bentuk Kalender Kerja. (lk)

Meimonews.com – Aksi donor darah yang dilakukan Wanita Katolik Republik Indonesia (WKRI) Ranting Antoneta Airmadidi bekerjasama dengan Vox Point Indonesia (VPI) Minut sukses digelar.

Aksi kemanusiaan memperingati Hari Kartini dan Hardiknas 2021 ini dilaksanakan di Kompleks Gereja Katolik St. Antonius De Padua Airmadidi, Minggu (9/5/2021).

Sebanyak 18 kantong darah dari sejumlah pendonor berhasil diperoleh pada kegiatan yang mendapat respons positif dari umat Katolik Paroki Airmadidi.

Terlihat, sejumlah umat tampak antusias menunggu persiapan yang dilakukan petugas PMI Sulut.

Ketua WKRI Ranting Antoneta .Airmadidi Dhelpia AT Mokalu dan Ketua VPI Minut Youla Sumakud menyampaikan terima kasih pada umat dan anggota yang berpartisapi dalam kegiatan donor darah ini.

“Terima kasih untuk umat, anggota, PMI Sulut serta pihak lain yang telah berpartisipasi,” ujar Sumakud di dampingi Mokalu.

“Kegiatan ini patut kita dukung dan diharapkan tetap rutin untuk kemanusiaan. Sebab setetes darah dapat menyelamatkan manusia,” ungkap Marhaenus Rumondor (Staf Pengajar FMIPA Unsrat) yang telah 120 kali mendonorkan darahnya. (gl/lk)

Meimonews.com – Menindaklanjuti penetapan SMA Negeri 8 (Smandel) Manado sebagai Sekolah Penggerak, Mediatrix Ngantung.(Kepala Sekolah tersebut) mengadakan rapat dengan guru dan staf di Ruang Guru, Jumat (7/5/2021).

Sejumlah rencana aksi / kegiatan dibicarakan dalam rapat yang diawali pengantar dari Kepsek dan Ketua Komite Sekolah Johanes Bosco.

Mediateix memastikan memulai program sekolah penggerak dengan mengajak semua yang berperan di Smandel Manado mulai dari para Wakil Kepsek, Pengawas Kelas, Guru, Pegawai dan Staf dengan melibatkan semua orangtua untuk fokus secara maksimal kepada siswa.

Kepercayaan yang diberikan ini, menurut Mediateix, hendaknya diikuti dengan tindak lanjut berapa pelaksanaan kegiatan/program sebagaimana menjadi ukuran sehingga Smandel Manado ditetapkan sebagai Sekolah Penggerak.

Johanes-Bosco meminta kerjasama yang baik dan sama-sama melangkah dalam satu komando/arahan Kepsek sebagai Nahkoda Kapal Smandel selama 3 tahun ke depan

“Saya selaku Ketua Komite SMA Negeri 8 Manado akan scepatnya berkonsolidasi dengan semua orangtua siswa mulai dari kelas yang mau naik kelas XII dan naik kelas XI dan nantinya yang akan mau masuk ke kelas ,” ujarnya.

Johanes memastikan, pihaknua akan saling bekerjasama dan membagi tugas sesuai posisi dan tugas tanggung jawab sebagai orangtua karena kita akan terus menerus mensosialisasikan betapa pentingnya orangtua harus selalu bisa dan mau mendampingi anak-anaknya terutama di masa pandemi ini.

Smandel adalah salah satu SMA di Manado dan Sulut yang ditetapkan sebagai Sekolah Penggerak berdasarkan Keputusan Dirjen Pendidikan Usia Dini, Pendidikan Dasar dan Pendidikan Menengah Kemendikbud RI No. 6555/C/HK.00/2021 tanggal 26 April 2021.

Penyerahan Keputusan sebagai Program Sekolah Penggerak dilakukan Gubernur Sulut Olly Dondokambey saat upacara Hardiknas di SMA Kristen Tomohon, Rabu (5/5/2021). (af)

Meimonews.com – Dua ormas yakni WKRI (Wanita Katolik Republik Indonesia) dan VPI (Vox Point Indonesua) Minahasa Utara berkolaborasi untuk menggelar Donor darah memperingati Hari Kartini (21/4/2021) dan Hari Pendidikan Nasional (2/5/2021).

Kegiatan bakti sosial untuk kemanusiaan yang menggandeng PMI Sulut sebagai pelaksana teknis ini akan dilaksanakan pada Minggu (9/5/2021)di Kompleks Pastoran Paroki St. Antonius De Padua Airmadidi, Minut.

” Kegiatan ini merupakan aksi sosial kemanusiaan untuk membantu yang membutuhkan darah. Sebab, satu tetes darah dapat membantu menyelamatkan nyawa manusia,” ujar Ketua VPI Minut Yolanda Sumakud kepada Meimonews.com di Airmadidi, Sabtu (8/5/2021).

Dan, sambung Staf Pengajar Fakultas Pertanian Unsrat Manado itu, kegiatan ini juga, sebenarnya untuk kesehatan bagi pendonor darah.

Hal senada disampaikan Ketua WKRI Ranting Antoneta Paroki Airmadidi Dhelpia AT Mokalu ketika ditemui terpisah. “Kegiatan ini patut didukung oleh umat dan anggota,” ujarnya, Sabtu (8/5/2021).

Ditambahkan, aksi kemanusiaan ini tetap menerapkan protokol kesehatan. (af)